cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Cendekia Ilmiah
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 4,259 Documents
The Effect of Corporate Social Responsibility, Company Size, and Capital Structure on Company Value Ririn Fitrianita; Sri Putri Winingrum W.A.
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16043

Abstract

This study provides empirical evidence on the role of Corporate Social Responsibility, firm size, and capital structure in explaining firm value within the consumer non-cyclicals sector listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020–2024 period. A quantitative approach was applied using panel data comprising 220 firm-year observations obtained from 44 companies selected through purposive sampling. Panel regression analysis was employed, with model selection and classical assumption testing guiding the choice of the Random Effect Model as the most appropriate estimation technique. The empirical results demonstrate that Corporate Social Responsibility, firm size, and capital structure do not exert a statistically significant effect on firm value, either simultaneously or individually. These findings suggest that firm value in the consumer non-cyclicals sector is not directly driven by CSR disclosure levels, firm scale, or capital structure policies, but is instead influenced by other determinants beyond the scope of the variables examined in this study.
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Pelaksanaan Tradisi Mbolo Weki di Desa Sakuru Kecamatan Monta Kabupaten Bima Andi Mauludin; Ahmad Hakim; Salim Hasan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16068

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk : (1) Untuk menganalisis dan mendeskripsikan bentuk pelaksanaan Mbolo Weki di Desa sakuru Kecematan Monta Kabupaten Bima. (2) Untuk menganalisis dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan Islam dalam Pelaksanaan Mbolo Weki di Desa sakuru Kecematan Monta Kabupaten Bima. (3) Untuk menganalisis dan mendeskripsikan dampak positif dan negatif dalam Pelaksanaan Tradisi Mbolo Weki di Desa Sakuru Kecamatan Monta Kabaupaten Bima. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu suatu penelitian yang berupaya memberikan gambaran mengenai fenomena dan keadaan yang terjadi di lokasi penelitian berdasarkan kondisi alamiah dari objek penelitian. Pada Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Pendekatan fenomenologi digunakan untuk mempelajari dan memahami nilai-nilai pendidikan Islam pada tradisi Mbolo Weki di Desa Sakuru Kecamatan Monta Kabupaten Bima dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan tradisi Mbolo Weki di desa sakuru kecamatan monta kabupaten bima dilaksanakan dengan (1) Mbei Sura (Mempersiapkan Undangan) (2) Doho Kambolo (Duduk Melingkar) (3) Kaboro Piti (Pengumpulan Sumbangan) (4) Kegiatan Utama (5) Penutup. Nilai-nilai pendidikan islam dalam pelaksanaan tradisi mbolo di desa sakuru kecamatan monta kabupaten bima. Nilai-nilai pendidikan islam dalam pelaksanaan tradisi mbolo yakni (1) Nilai Relgius, nilai yang dimaksud adalah nilai Akidah yakni adanya ritual Peta Kapanca (Peletakan daun Inai) dan penyediaan 99 butir telur. (2) Nilai Sosial, terdapat dalam Ritual Kareku Kandei (Pemukulan Lesung Kayu) dan Teka Ra Ne’e (Gotong Royong), ialah nilai Ta’awun (tolong menolong) dan nilai Ukhuwah (Persaudaraan). (3) Nilai Akhlak/Pendidikan Karakter, tampak dalam pelaksanaan Kareku Kandei (Pemukulan Lesung Kayu), perempuan mengenakan Tembe Nggoli (Sarung Tenun Adat Bima) atau Penggunaan Rimpu (Menutup Aurat). (1) dampak positif sangat membantu setiap kebutuhan warga seperti kebutuhan material maupun kebutuhan seperti tenda atau kursi sebagai wadah dilaksanakanya Mbolo Weki. (2) dampak negatif adanya masyarakat yang tidak sempat menghadiri rangkaian acara Mbolo Weki akan di nilai negatif.
Dari Rekrutmen hingga Profesionalisme: Model Manajemen Pendidikan Terpadu untuk Mencetak Prajurit Laut yang Unggul dan Tangguh Lucas Dewantoro; Muhamat Saikhu; Kustianing Sekar Dijastuti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16179

Abstract

Pendidikan militer matra laut Indonesia menghadapi tantangan peningkatan ancaman maritim global, baik tradisional maupun nontradisional. Institusi pendidikan dituntut mencetak prajurit yang unggul secara teknis, berkarakter, berkepemimpinan adaptif, dan bermental tangguh. Sistem pembinaan prajurit saat ini masih fragmentaris, terlihat dari kesenjangan antara fase rekrutmen, pendidikan dasar, dan penugasan operasional. Penelitian ini merumuskan Model Manajemen Pendidikan Terpadu yang menyinergikan siklus pembinaan prajurit laut, dari rekrutmen hingga pengembangan profesionalisme lanjutan. Melalui pendekatan kualitatif dan studi komparatif model pendidikan angkatan laut di lima negara (Amerika Serikat, Inggris, Australia, Jepang, dan Singapura), penelitian ini membedah rekrutmen, kurikulum, pendidikan karakter, dan manajemen karier di TNI Angkatan Laut. Efektivitas model terpadu ini bergantung pada integrasi empat pilar utama: (1) Rekrutmen Berbasis Kompetensi yang menyeimbangkan kapasitas intelektual dan ketahanan psikologis; (2) Kurikulum Adaptif yang menyatukan penguasaan teknologi maritim modern dengan tradisi kebaharian; (3) Pendidikan Karakter Terintegrasi yang mengoptimalkan metode pengajaran, pelatihan, dan pengasuhan; serta (4) Manajemen Karier Berkelanjutan yang bersendikan sistem meritokrasi. Model ini berpijak pada teori profesionalisme militer Huntington (1957) dan Janowitz (1960), teori modal manusia Becker (1964), serta kerangka evaluasi Kirkpatrick dan Phillips. Implementasi model ini dapat menjadi rujukan institusi pendidikan militer dalam mencetak prajurit laut berintegritas untuk menjaga kedaulatan maritim nasional.
Peran Panti Asuhan ‘Aisyiyah Dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals Ke-5 Kesetaraan Gender Herwandi, Aisya Nazelina; Hafid Adim Pradana; M. Subhan Setowara
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16301

Abstract

Kesetaraan gender adalah salah satu tujuan utama dari Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan kelima yang menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan dan anak perempuan. Peneltian ini bertujuan untuk menganalisis peran panti asuhan ‘Aisyiyah di Kota Batu dalam mendukung tercapainya SDGs melalui pendidikan, pembinaan karakter, dan pemahaman nilai kemandirian kepada anak perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang diisi oleh 21 anak dan wawancara mendalam terhadap 8 anak di panti asuhan ‘Aisyiyah. Penelitian ini menunjukkan bahwa panti asuhan ‘Aisyiyah tidak hanya berperan sebagai lembaga pengasuhan, tetapi juga sebagai jembatan, kontributor aktif, dan pengawas nilai kesetaraan gender di tingkat lokal. Meskipun masih terdapat tantangan dan hambatan dalam implementasinya, panti asuhan ‘Aisyiyah mampu menumbuhkan kesadaran gender serta meningkatkan kepercayaan diri anak perempuan sebagai generasi yang setara dan berdaya. Temuan dari penelitian ini menegaskan pentingnya peran lembaga sosial dalam mendorong pencapaian SDGs secara konsisten dan berkelanjutan, serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan anak perempuan di lingkungan panti asuhan ‘Aisyiyah.
Asymmetric Decentralization and Policy Misalignment in Jakarta: A Systematic Review of Governance, Coordination, and Conflict Management Sirod, Muhammad; Anang Puji Utama; Panji Suwarno; Arifuddin Uksan; Rachmat Setiawibawa
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16315

Abstract

This study systematically examines how asymmetric decentralization influences governance efficiency, intergovernmental coordination, and conflict management in Jakarta’s provincial administration. The research employs a Systematic Literature Review (SLR) method by analyzing 50 empirical studies selected through structured database searches, citation chaining, and relevance screening. The review focuses on key themes including administrative efficiency, policy-making dynamics, and mechanisms of conflict resolution within Jakarta’s unique decentralized governance structure. The findings indicate that decentralization enhances local government responsiveness and encourages policy innovation, allowing provincial authorities to address complex urban challenges more effectively. However, the implementation of asymmetric decentralization remains constrained by several structural issues, including institutional fragmentation, overlapping authority among governmental agencies, and inconsistent coordination across administrative levels. These challenges often reduce policy effectiveness and complicate governance processes. The study also highlights the growing potential of digital governance and participatory governance mechanisms to strengthen transparency, accountability, and policy coordination in metropolitan governance. Nevertheless, their implementation still faces limitations related to regulatory readiness, institutional capacity, and administrative integration. Overall, this study provides an integrated synthesis of Jakarta’s experience with asymmetric decentralization and offers context-sensitive policy insights for improving governance effectiveness in complex metropolitan regions while contributing to the broader theoretical discussion on asymmetric governance models.
SOEs Legal Regime of After the 2025 Law: Status on State Finance and State Administration Bagus Satrio Utomo
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.13319

Abstract

Indonesian State-Owned Enterprises (SOEs/BUMN) have historically operated within a legal framework containing a conflict between public and private law. This dualism exposes executives to criminalization risk for ordinary business losses. This study examines the cumulative 2025 legislative reforms, culminating in Law (UU) Number 16 of 2025 (The Fourth Amendment to the BUMN Law), to assess its effectiveness in resolving this legal dualism. The new law introduces a radical separation of regulator (BP BUMN) and operator (Danantara) functions. It legally redefines BUMN assets as corporate property (Article 4A(5)) and stipulates that an BUMN's loss is not a "state loss" (Article 4B). The findings show that Law No. 16 of 2025 provides a definitive normative solution to the ambiguity over BUMN assets and establishes a robust legislative foundation for the Business Judgment Rule (BJR). However, this reform introduces a new, sharp antinomy (disharmony of norms) by retaining the full audit authority of the Supreme Audit Agency (BPK) under Article 71(2). This provision directly conflicts with the new private-corporate status of BUMNs. The primary recommendations are the urgent legislative harmonization of the BPK Law, the Anti-Corruption Law, and the KPK Law to align the public accountability framework with this new corporate paradigm.
Analisis Implementasi Kebijakan Pembatasan Jam Operasional Truk Tambang sebagai Respons Masalah Ketertiban dan Pelayanan Publik Nabilla, Hosiatun; Hapsari, Ratu Ayu Yurika; Ulhaq, Sirhan Muzzafar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.13566

Abstract

Kebijakan pembatasan jam operasional truk tambang di Provinsi Banten diterapkan sebagai respons terhadap meningkatnya gangguan ketertiban lalu lintas, kerusakan jalan, serta menurunnya kualitas pelayanan publik. Untuk menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Banten mengeluarkan Keputusan Gubernur Nomor 567 Tahun 2025 yang menetapkan pembatasan aktivitas angkutan tambang pada pukul 22.00-05.00 WIB. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan tersebut melalui kajian terhadap efektivitas pelaksanaan, hambatan yang muncul, serta kontribusinya terhadap peningkatan ketertiban dan pelayanan publik. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan menelaah regulasi resmi, laporan pemerintah, dan literatur ilmiah terkait kebijakan transportasi dan pelayanan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini memberikan dampak positif dalam mengurangi intensitas gangguan lalu lintas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat. Namun, efektivitasnya masih dibatasi oleh lemahnya pengawasan, kepatuhan operator yang rendah, serta terbatasnya sosialisasi. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan koordinasi antarinstansi dan peningkatan sistem pengawasan merupakan langkah penting untuk memastikan kebijakan berjalan optimal dan berkontribusi berkelanjutan terhadap ketertiban serta pelayanan publik.
Masuknya Islam di Asia Tenggara dan Proses Penyebarannya Lutfiah Aila Nada; Mutia Arini; Muhammad Arif Parluhutan Sitompul; Muhammad Ihsan Syahaf Nasution
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.13753

Abstract

Penelitian ini membahas proses masuknya Islam ke Asia Tenggara serta dinamika penyebarannya di berbagai wilayah kepulauan Melayu. Islamisasi di kawasan ini merupakan hasil interaksi panjang melalui jaringan perdagangan internasional yang menghubungkan Timur Tengah, India, Persia, dan Nusantara. Berbagai teori seperti Teori Gujarat, Teori Arab, dan Teori Persia menunjukkan bahwa Islam tidak berasal dari satu sumber tunggal, melainkan menyebar melalui jalur laut yang melibatkan pedagang, ilmuwan, dan komunitas Muslim dari berbagai daerah. Proses penyebarannya berlangsung melalui hubungan dagang, perkawinan, dakwah para sufi dan ulama, serta peran institusi pendidikan dan kesusastraan Melayu-Islam. Selain itu, kehadiran kerajaan-kerajaan Islam khususnya Kesultanan Malaka mempercepat ekspansi Islam melalui kebijakan politik, fungsi pelabuhan internasional, serta penggunaan bahasa Melayu sebagai lingua franca yang memudahkan penyebaran ajaran agama. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan Islamisasi di Asia Tenggara tidak hanya ditentukan oleh aspek religius, Namun, hal ini juga dipengaruhi oleh faktor sosial, ekonomi, budaya, dan politik yang saling terkait. Oleh karena itu, proses masuknya dan penyebaran Islam di wilayah ini menunjukkan integrasi yang harmonis antara jaringan perdagangan global dan adaptasi nilai-nilai Islam terhadap budaya lokal.
Literature Review: Efektivitas Kurikulum Merdeka Dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Peserta Didik Lubis, Adelia Marta; Sinaga, Erickson; Simbolon, Legi Likasri; Aulia, Nazwa; Munthe, Raja Parnaungan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.13879

Abstract

The Independent Curriculum is an educational policy designed to provide learning flexibility, differentiation, and student-centered learning experiences. However, its effectiveness in fostering independent learning still shows mixed results across educational units. This study aims to analyze the effectiveness of the Independent Curriculum in enhancing student learning independence through a literature review approach. Data were collected from scientific articles indexed by Google Scholar, DOAJ, and the Garuda Portal with keywords related to "Independent Curriculum," "independent learning," "student autonomy," and "self-regulated learning." The analysis process was carried out through the stages of identification, filtering, and data extraction to identify patterns of findings, supporting factors, and barriers to implementation. The results of the study indicate that the flexibility of the curriculum structure, differentiated learning, and the Pancasila Student Profile Strengthening Project activities consistently contribute to improving students' abilities to plan, manage, and evaluate their learning process independently. However, the effectiveness of the Independent Curriculum is strongly influenced by teacher readiness, school facilities, learning culture, and students' internal motivation. Schools with strong learning ecosystems demonstrate significantly greater development of independence than educational units with limited resources. Overall, the Independent Curriculum has significant potential to foster independent learning, but its success requires synergy between policy, teacher competency, and a supportive learning environment.
Implementasi Model 8 Langkah Kotter dalam Transformasi Operasional PT X: Strategi Menghadapi Dinamika Perubahan Pasar E-Commerce di Indonesia Irmayani, Okta; Haludin, Guntur; Rohmiyanti, Fitriah; Aryanta, Ellen; Rahmawati, Rosi; Alika, Putri Juliana; Reva, Yayu Nova
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.14023

Abstract

Transformasi digital menuntut organisasi untuk beradaptasi cepat terhadap perubahan teknologi, dinamika pasar, dan ekspektasi pelanggan. PT X, sebagai perusahaan e-commerce besar, menjalankan transformasi operasional untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Model 8 Langkah Kotter dalam proses perubahan tersebut. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap enam informan yang terlibat langsung. Analisis tematik digunakan untuk menelaah setiap tahapan perubahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah Kotter telah diterapkan secara bertahap, dengan kekuatan utama pada komunikasi visi dan penciptaan urgensi. Namun, konsolidasi perubahan, pemberdayaan karyawan, dan pembentukan budaya baru belum berjalan optimal karena variasi pemahaman dan stabilitas SOP yang belum konsisten. Temuan ini menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital bergantung pada kepemimpinan yang stabil, komunikasi efektif, serta penguatan budaya kerja adaptif.