PESHUM
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles
253 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 2: Februari 2026"
:
253 Documents
clear
Manajemen Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Smp Negeri 46 Merangin
Robby Hidayat;
Yulius Efendi;
Riska Meisyi Putri;
Anggia Pratiwi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15359
The implementation of the Independent Curriculum requires effective management to improve the quality of education at the educational unit level. A curriculum that provides flexibility and is student-oriented requires planned, collaborative, and contextual management for optimal implementation. This study aims to understand the implementation of the Independent Curriculum management in improving the quality of education at SMP Negeri 46 Merangin, as well as to identify supporting and inhibiting factors in its implementation. The study used a qualitative descriptive approach with research subjects including the principal, vice principal for curriculum, and teachers. Data were obtained through interviews, observation, and documentation, then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the Independent Curriculum management at SMP Negeri 46 Merangin is implemented through contextual curriculum planning, student-centered learning implementation, and the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project. This curriculum management contributes positively to increasing learning activity, learning quality, and strengthening student character. These findings confirm that the targeted and adaptive management of the Independent Curriculum plays a crucial role in achieving quality and sustainable education. Independent Curriculum, Curriculum Management, Education Quality
Konflik Sosial Masyarakat Multikultural Dalam Perspektif Sosiologi
Baharuddin, Baharuddin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15390
Penelitian ini melihat masyarakat multikultural ditandai oleh keberagaman suku, agama, ras, dan budaya yang berpotensi memunculkan konflik sosial apabila tidak dikelola dengan baik dalam kehidupan bermasyarakat. Perbedaan kepentingan, nilai, budaya serta latar belakang sosial sering menjadi faktor pemicu terjadinya konflik dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik sosial yang terjadi dalam masyarakat multikultural dengan menggunakan perspektif sosiologi sehingga kehidupan masyarakat dapat berjalan secara harmonis dan aman. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah berupa buku dan jurnal sosiologi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa konflik sosial dalam masyarakat multikultural dipengaruhi oleh faktor struktural, kultural, dan interaksional, seperti ketimpangan sosial, prasangka sosial, perbedaan budaya serta lemahnya komunikasi antarkelompok etnis yang multikultural. Dalam perspektif sosiologi, konflik tidak hanya dipandang sebagai gejala negatif, tetapi juga sebagai proses sosial yang dapat mendorong perubahan dan integrasi sosial apabila dikelola secara konstruktif dan efektif. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan nilai toleransi, dialog sosial, dan keadilan sosial untuk meminimalkan konflik dan menciptakan keharmonisan dalam masyarakat multikultural.
Model Ekopedagogi Islami Berbasis Ḥifẓul Bī’ah untuk Penguatan Karakter Peduli Lingkungan Mahasiswa
Sulaeman
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15394
Krisis lingkungan global menuntut peran strategis pendidikan tinggi dalam membentuk karakter peduli lingkungan mahasiswa melalui pembelajaran yang tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga berbasis nilai dan praktik nyata. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi model ekopedagogi Islami berbasis ḥifẓul bī’ah untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan model, implementasi terbatas, serta evaluasi dan penyempurnaan model. Penelitian dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Makassar dengan subjek mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) pada mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) IV yang memuat proyek Fikih Hijau. Data dikumpulkan melalui observasi, refleksi mahasiswa, dan angket karakter peduli lingkungan, kemudian dianalisis secara deskriptif-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rerata skor karakter peduli lingkungan dari 3,21 (kategori sedang) menjadi 3,78 (kategori tinggi). Temuan ini menegaskan bahwa model yang dikembangkan penting sebagai pendekatan pedagogis berbasis nilai Islam dalam memperkuat karakter ekologis mahasiswa.
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Dengan Digital Flipbook Berbasis AI Untuk Meningkatkan Kemampuan Memahami Teks
Khusna, Khotimatul;
Rahmawati, Amalia;
Prasetiyanto, Moh. Aris
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15407
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan digital flipbook berbasis AI terhadap kemampuan siswa kelas V sekolah dasar dalam memahami teks. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan rancangan eksperimen semu yang tidak memiliki kelompok kontrol yang setara. Subjek penelitian terdiri dari 63 siswa kelas V SD NU Tanwirul Qulub Kudus, yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode pengumpulan data mencakup tes untuk mengukur kemampuan memahami teks, kuesioner untuk mendapatkan tanggapan siswa, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Data dianalisis dengan melakukan pengujian validitas dan reliabilitas instrumen, uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test, uji paired sample t-test, serta uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan memahami teks antara siswa yang menjalani pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan bantuan digital flipbook berbasis AI dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, dan hasil N-Gain termasuk dalam kategori sedang hingga tinggi. Respon siswa menunjukkan kategori sangat sesuai terhadap penerapan pembelajaran ini. Oleh karena itu, pembelajaran kooperatif tipe STAD yang menggunakan digital flipbook berbasis AI terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman teks siswa di tingkat sekolah dasar.
Konfigurasi Politik di Era Orde Baru dan Keterkaitannya dengan Hukum Islam
Pratitis, Sugih Ayu;
Arfa, Faisar Ananda;
Nasution, M. Syukri Albani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15450
Studi ini meneliti politik hukum Islam selama era Orde Baru dan hubungannya dengan konfigurasi politik yang berkembang selama periode tersebut. Studi ini didasarkan pada asumsi bahwa hukum tidak muncul di ruang netral, melainkan sebagai produk dari dinamika dan kepentingan kekuasaan politik yang berkuasa. Selama periode Orde Baru (1966–1998), konfigurasi politik yang terpusat dan otoriter sangat memengaruhi arah kebijakan hukum negara, termasuk pengaturan dan pengakuan hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana politik hukum Islam diimplementasikan oleh rezim Orde Baru dan bagaimana konfigurasi politik yang berlaku menentukan ruang lingkup dan bentuk hukum Islam dalam sistem hukum nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan. Analisis dilakukan melalui pemeriksaan literatur ilmiah, kebijakan negara, dan peraturan perundang-undangan, menggunakan Teori Politik Hukum Mahfud MD sebagai kerangka analisis utama. Temuan menunjukkan bahwa politik hukum Islam selama era Orde Baru bersifat represif-akomodatif, menekan Islam di ranah politik formal sambil memberikan akomodasi terbatas di ranah privat. Negara berupaya mendepolitisasi Islam, sekaligus melegalkan hukum Islam di bidang hukum keluarga dan pengadilan agama melalui Undang-Undang Perkawinan, Undang-Undang Pengadilan Agama, dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Akomodasi ini diimplementasikan secara selektif, dari atas ke bawah, dan tetap berada di bawah kendali ketat negara. Studi ini menyimpulkan bahwa hukum Islam selama periode Orde Baru berfungsi sebagai kebijakan hukum yang sebagian besar ditentukan oleh konfigurasi politik otoriter dan berorientasi pada pemeliharaan stabilitas politik, sekaligus menunjukkan kesesuaian hukum Islam dengan Pancasila dan Konstitusi 1945.
Pertanggungjawaban Pidana Anak yang Berkonflik dengan Hukum Terhadap Pembunuhan Berencana Pada Aksi Begal
Dermawan, Haris;
Harahap, Mhd. Yadi;
Sukiati;
Nurasiah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15451
Studi ini mengeksplorasi kerangka hukum baik hukum Nasional maupun hukum Islam mengenai pengenaan hukuman terhadap anak di bawah umur yang terlibat dalam kasus perampokan (pencurian dengan kekerasan). Temuan menunjukkan bahwa pertimbangan peradilan dalam menjatuhkan hukuman kepada pelaku anak di bawah umur terutama dipengaruhi oleh usia pelaku, kepuasan unsur-unsur kriminal, dan kekuatan bukti yang disajikan selama persidangan. Untuk memerangi kejahatan tersebut, Undang-Undang Hukum Nasional (KUHP) Indonesia menerapkan strategi tiga bagian yang melibatkan tindakan pencegahan, preventif, dan represif. Sebaliknya, perspektif hukum Islam menekankan kepatuhan pada prinsip-prinsip Al-Quran sebagai landasan ilahi dan absolut untuk mitigasi kejahatan. Penelitian ini lebih lanjut mengungkapkan bahwa, baik dalam hukum pidana positif maupun syariah, tindakan pelaku anak di bawah umur diklasifikasikan sebagai pembunuhan berencana. Dalam yurisprudensi Islam, terdapat wacana ilmiah mengenai pembunuhan berencana oleh anak di bawah umur: satu aliran pemikiran menganjurkan penerapan qisas (pembalasan), sementara aliran lain menyarankan penggantiannya dengan diyat (uang darah). Pandangan yang berbeda ini dibentuk oleh penilaian psikologis dan konteks masyarakat kontemporer. Pada akhirnya, penanganan kenakalan remaja membutuhkan intervensi khusus untuk memastikan bahwa konsekuensi hukum berfungsi baik sebagai pencegah maupun sebagai mekanisme rehabilitasi karakter.
Waris Islam dalam Dinamika Sosial Kontemporer: Perspektif Living law di Daerah Istimewa Yogyakarta
Nurrohim, Ahmad;
Fitrohtul Khasanah;
Habib Muhsin Syafingi;
Miftakhul Ulya;
Rahmat Septa Pratama
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15473
Penelitian ini mengkaji hukum waris Islam (mawārīṡ) sebagaimana dipahami dan dipraktikkan dalam kehidupan sosial masyarakat Muslim di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan pendekatan living law. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis-empiris dengan metode kualitatif deskriptif, yang bertujuan memetakan pemahaman, sikap, dan praktik masyarakat terhadap pembagian harta warisan dalam konteks sosial kontemporer. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur terhadap 90 narasumber dari beragam latar belakang sosial, serta didukung oleh studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum waris Islam diakui secara normatif sebagai ajaran agama yang sah dan mengikat secara moral, terutama terkait prinsip dasar faraidh. Namun, dalam praktiknya, pembagian warisan lebih banyak diselesaikan melalui musyawarah keluarga dengan pertimbangan keadilan substantif, keharmonisan, dan pencegahan konflik. Peran tokoh agama dan tokoh masyarakat bersifat konsultatif dan legitimatif, bukan sebagai penentu teknis pembagian. Temuan ini menegaskan bahwa hukum waris Islam di Yogyakarta berfungsi sebagai living law yang hidup, dinegosiasikan, dan dijalankan secara kontekstual sesuai dinamika sosial masyarakat.
Kesesuaian Fatwa DSN MUI No: 86/DSN-MUI/XII/2012 Tentang Hadiah Dalam Penghimpunan Dana Lembaga Keuangan Syariah Terhadap Program Hujan Rezeki BSI Mobile Di Bank Syariah Indonesia
Dhea Ananda;
Huda, Rahmatul;
Umi Hani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15489
Program “Hujan Keberuntungan BSI Mobile” menawarkan hadiah berdasarkan aktivitas pelanggan saat menggunakan BSI Mobile, dengan mengikuti aturan tertentu yang ditetapkan oleh bank. Namun, konsep pemberian hadiah melalui lotre atau hadiah yang bergantung pada keberuntungan seringkali menimbulkan pertanyaan mengenai kepatuhan terhadap hukum Syariah. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka deskriptif-analitis legal-empiris, memanfaatkan sumber data dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program hujan keberuntungan BSI Mobile mencakup persiapan, sosialisasi melalui media sosial, pencatatan poin otomatis dalam sistem digital, pengundian transparan yang diawasi oleh notaris dan pihak berwenang, serta penyerahan hadiah sesuai dengan prosedur yang ketat. Dengan demikian, program ini sesuai dengan peraturan yang berlaku dan prinsip-prinsip Syariah. Program Hujan Berkah Mobile BSI di bank-bank Islam Indonesia sesuai dengan Fatwa DSN MUI No. 86/DS-MUI/XII/2012 tentang hadiah dalam pengumpulan dana oleh lembaga keuangan Islam, dan sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah, yaitu bebas dari riba (bunga), gharar (ketidakpastian), dan maysir (perjudian).
Proses Pembelajaran Paket C Pasca Pandemi COVID 19 Di Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Merangin Provinsi Jambi
Iswandi;
Ifrianto;
Diyan Andriani;
Sukur;
Musawwir
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15492
Penelitian ini dilatar belakangi oleh proses pembelajaran paket C yang dilakukan di SKB Merangin pada masa pandemi covid 19. Permasalahan dalam pembelajaran yaitu terletak pada metode yang digunakan, terutama pada program paket C dimana usia warga belajar berbeda-beda dan karakteristik warga belajar yang juga berbeda-beda membuat tutor harus tepat dalam memilih metode pembelajaran. Berdasarkan observasi, kegiatan pembelajaran program Paket C di SKB masih banyak dijumpai peserta didik yang berperilaku kurang disiplin banyaknya peserta didik yang datang terlambat peserta didik yang mengikuti pembelajaran program paket C hanya termotivasi untuk sekedar mendapatkan ijazah. Selain itu penggunaan media pembelajaran yang digunakan pada situasi pandemi Covid 19, terhadap rendahnya motivasi peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Dalam pengambilan data peneliti menggunakan beberapa tehnik, yaitu: observasi,wawancara dan dokumentasi. Adapun informan penelitian meliputi kepala dan tenaga pendidik di SKB Merangin. Teknik yang digunakan dalam penjaminan keabsahan data adalah tehnik Triangulasi.se dangkan untukkendala dalam proses pembelajaran kejar paket C di SKB Merangin, disebabkan masih kuatnya tradisi melangun yang dilakukan warga terutama suku SAD, kurangnya fasilitas berupa ruang kelas atau bangunan untuk tempat belajar dan kurangnya peralatan tulis atau media pembelajaran yang digunakan. Untuk itu diperlukan pemahaman tutor dalam mempersiapkan media pembelajaran yang menarik agar tercipta proses pembelajaran yang menarik dan mengupayakan untuk memenuhi kebutuhan alat tulis yang diperlukan warga belajar.
Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Prinsip Sustainable Development Dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan Kerja Yang Produktif: Sebuah Kajian Literatur
Ista, Akram;
Hadiasman Ibrahim;
Suhra Wardi;
Ferdi Fathurohman;
Aiedil Pebri Suwarna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15600
Pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang tidak berkelanjutan menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan yang berimbas langsung pada kualitas lingkungan kerja. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development) dalam pengelolaan SDA terhadap penciptaan lingkungan kerja yang produktif. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif melalui library research, dengan mengumpulkan berbagai macam referensi yang terkait dengan pengelolaan sumber daya alam berbasis sustainable development khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas di lingkungan kerja. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan sustainable development dalam pengelolaan sumber daya alam dalam meningkatkan kualitas lingkungan kerja yang produktif berdasar dalam 4 P, yaitu: profit (efisiensi ekonomi), planet (keberlanjutan lingkungan), people (keadilan sosial) dan partnership (kolaborasi lintas sektor). Penerapan 4 prinsip ini mendorong perusahaan dan lembaga publik untuk menjadikan sustainability sebagai bagian dari budaya organisasi, guna memastikan keseimbangan antara keuntungan ekonomi dan kesejahteraan sosial-ekologis jangka Panjang. Artikel ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam mendesain kebijakan manajemen lingkungan kerja yang berbasis pada prinsip-prinsip keberlanjutan sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembangunan berkelanjutan.