cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 253 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2: Februari 2026" : 253 Documents clear
The Practice of Profit-Sharing Agricultural Land According to Islamic Law in Bulukumba Mustafaenal, Mustafaenal; Sodikin, Sodikin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15604

Abstract

This study examines the practice of agricultural land profit-sharing in Bulukumba Regency through the lenses of Islamic law and Indonesian positive law. The traditional profit-sharing system, known as tudang sipulung, is still conducted orally without formal written agreements, often leading to inequalities in the distribution of profits. Using a descriptive-normative approach, this research analyzes how local profit-sharing practices align with Islamic legal principles, particularly concerning the muzara'ah and musaqah contracts. The findings reveal that agricultural profit-sharing in Bulukumba Regency is deeply rooted in local traditions, even as it incorporates some elements of Islamic law. However, it fails to fully embody the principles of justice outlined in both Islamic and positive law. The lack of written agreements and the observed inequalities in profit-sharing indicate a weak adherence to the principles of justice and legal certainty. Therefore, there is a significant need to integrate Islamic values into agrarian policies to strengthen distributive justice and enhance the welfare of farmers in the region.
Pengaruh Penggunaan Media Canva Dan Quizizz Terhadap Kemudahan Evaluasi Belajar Siswa Generasi Z Rahmadani Fitri Ginting; Dwi Anjani; Meitiya Wendri Yana; Nazwa Khairin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan Canva dan Quizizz terhadap kemudahan evaluasi pembelajaran di kalangan siswa Generasi Z. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada karakteristik Generasi Z, yang sangat familiar dengan teknologi digital dan cenderung lebih menyukai pembelajaran interaktif dan visual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi kelas yang melibatkan siswa tingkat menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Canva membantu guru menyajikan materi pembelajaran dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami, sementara Quizizz memberikan pengalaman evaluasi yang menyenangkan, cepat, dan interaktif bagi siswa. Kombinasi kedua media ini ditemukan dapat meningkatkan motivasi belajar dan efektivitas keseluruhan proses evaluasi. Oleh karena itu, penggunaan Canva dan Quizizz sangat relevan dengan pendidikan abad ke-21, yang menekankan kreativitas, kecepatan, dan keterlibatan aktif siswa
Pendidikan Sebagai Pembentuk Karakter Bangsa: Analisis Konsep Negara Ideal Al-Farabi Neneng Nurhayati; Ahmad Yakin; Yopi Ardila; Rifqi Khairul Anam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15725

Abstract

Penelitian ini menganalisis urgensi reorientasi pendidikan nasional di tengah krisis karakter yang diakibatkan oleh reduksi pendidikan menjadi sekadar fungsi ekonomi dan politik. Artikel ini bertujuan untuk merekonstruksi visi pembentukan karakter bangsa dengan menelusuri fondasi filosofis dalam konsep Negara Utama (Al-Madīnah al-Fāḍilah) yang diusung oleh Al-Farabi. Melalui metode kualitatif dan pendekatan analisis filosofis, penelitian ini menggali bagaimana Al-Farabi menempatkan pendidikan sebagai jalan tunggal menuju Kebahagiaan Paripurna (Sa‘ādah), bukan hanya sebagai instrumen teknis. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembentukan karakter bangsa harus berakar pada hierarki intelektual dan moral, di mana pemimpin pendidikan (al-ra’īs al-awwal) berfungsi sebagai akal (‘aql) yang membimbing warga menuju kesempurnaan. Kesimpulan: Model pendidikan yang otentik menuntut integrasi tujuan etis dan epistemologis Al-Farabi untuk menciptakan warga negara yang tidak hanya fungsional tetapi juga terpadu secara moral dan intelektual, sehingga mampu mewujudkan tatanan sosial yang stabil dan bijaksana
Relevansi Konsep Penyucian Jiwa (Tazkiyatun Nafs) Al-Ghazali untuk Pendidikan Karakter di Abad ke-21 Imam Abdimullah Al Ishaq; Fajaruddin Himmawan; Fa’izah Hanifah; Rifqi Khairul Anam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15734

Abstract

Akselerasi digital Abad ke-21 menghasilkan diskrepansi antara capaian kompetensi teknis (4C dan literasi digital) dengan ketangguhan karakter moral-spiritual peserta didik. Ketimpangan ini termanifestasi dalam rapuhnya regulasi diri, krisis identitas, dan literasi digital yang belum beradab. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual untuk mengintegrasikan Tazkiyatun Nafs Al-Ghazali dengan kerangka kompetensi modern. Menggunakan studi kepustakaan dan analisis filosofis, penelitian ini menyintesis Tazkiyatun Nafs melalui poros takhalli (pelepasan sifat negatif), tahalli (penanaman kebajikan), dan tajalli (aktualisasi nilai) sebagai arsitektur nilai yang ko-evolutif dengan 4C. Hasilnya, takhalli memperkuat critical thinking sebagai disiplin batin; tahalli menopang collaboration dan communication berbasis adab; sementara tajalli mengarahkan creativity pada kemaslahatan publik (maqashid). Penelitian ini menawarkan novelty dalam pemadanan eksplisit Tazkiyatun Nafs dengan indikator kompetensi abad ke-21 secara operasional, menghasilkan kerangka kurikulum-pedagogi-asesmen yang dapat diturunkan menjadi praktik pembelajaran holistik, alih-alih sekadar moralitas tambahan. Kesimpulan menegaskan bahwa Tazkiyah adalah mekanisme integratif yang mengikat domain intrapersonal, interpersonal, dan transpersonal untuk merespons krisis etis generasi modern.
Gaya Retorika Bang Ary Item Menjadi Master Of Ceremony (MC) Kondang di Kota Tebing Tinggi Nur Indah Fahrunnsiyah; Dwi Fitri; Cut Andyna; Anismar; Muchlis
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya retorika yang diterapkan Bang Ary Item dalam perannya sebagai Master of Ceremony (MC) di Kota Tebing Tinggi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi langsung dan wawancara dengan masyarakat yang pernah menggunakan jasanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bang Ary Item menerapkan tiga unsur retorika Aristoteles, yaitu ethos, pathos, dan logos. Unsur ethos tampak paling dominan, karena Bang Ary memiliki kredibilitas, kepribadian yang kuat, serta kemampuan menciptakan suasana akrab selama memandu acara. Unsur pathos terlihat dari kemampuannya membangun emosi dan keterlibatan audiens, sementara logos tercermin melalui penyampaian informasi yang logis dan faktual sehingga meningkatkan kepercayaan publik. Selain itu, Bang Ary juga memadukan gaya komunikasi verbal dan nonverbal. Secara verbal, ia berbicara dengan jelas, lugas, dan mudah dipahami oleh pendengar. Secara nonverbal, ia menggunakan bahasa tubuh seperti senyuman, tawa, dan gerakan tangan yang mendukung pesan verbalnya. Kombinasi gaya retorika dan komunikasi tersebut menjadikan Bang Ary Item sebagai MC yang profesional, karismatik, dan mampu menciptakan interaksi yang hangat dengan audiens
Efektivitas Mekanisme Pengawasan Penegakan Pelanggaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Mewujudkan Perlindungan Tenaga Kerja Aqila Fayyaza Ghafur; Astri Nuraina; Alayya Rihadatul Aisya
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15741

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas penegakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Indonesia, yang diatur pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. Latar belakangnya menyoroti tantangan struktural seperti keterbatasan jumlah pengawas ketenagakerjaan yang jauh dari standar Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), serta ketidakefektifan sistem sanksi administratif dan pidana dalam memberi efek jera kepada perusahaan pelanggar, yang sering menyebabkan kecelakaan kerja berulang. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi mekanisme pengawasan dan sanksi K3, serta mengidentifikasi hambatan yang menghalangi perlindungan tenaga kerja secara menyeluruh. Metode yang diaplikasikan ialah penelitian hukum normatif melalui studi pustaka, meliputi analisis peraturan perundang-undangan, literatur, maupun doktrin hukum terkait, dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menerangkan bahwa keterbatasan pengawas menyebabkan pengawasan bersifat reaktif dan melemahkan pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), sementara sanksi belum optimal karena inkonsistensi penegakan hukum dan kesadaran perusahaan yang rendah. Kesimpulan ini menekankan pentingnya peningkatan pengawas, supervisi pusat, dan evaluasi sanksi pidana korporasi untuk mewujudkan perlindungan tenaga kerja yang efektif dan berkelanjutan.
Kontrak Kerja dalam Hukum Ketenagakerjaan: Analisis Perlindungan Hukum Hak dan Kewajiban Para Tenaga Kerja Arjuna Galih Djati; Zahra Anisa Wira Yudha; Intan Nur’Aini
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15750

Abstract

Penelitian ini mengkaji kedudukan kontrak kerja sebagai instrumen fundamental dalam hubungan ketenagakerjaan serta tingkat perlindungan hukum terhadap hak dan kewajiban tenaga kerja di Indonesia. Permasalahan dalam penyusunan dan pelaksanaan kontrak kerja masih banyak ditemukan, terutama terkait bentuk PKWT dan PKWTT, ketidaksesuaian dengan peraturan perundang-undangan, serta rendahnya posisi tawar pekerja. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif melalui pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlindungan hukum telah diatur secara jelas dalam UU Ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja, dan PP 35/2021, namun implementasinya masih bergantung pada kepatuhan pengusaha, efektivitas pengawasan, dan pemahaman hukum pekerja. Pelanggaran kontrak kerja dapat menimbulkan kerugian ekonomi, sosial, dan psikologis bagi pekerja, serta konsekuensi administratif, perdata, maupun pidana bagi pengusaha. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan regulasi, peningkatan literasi hukum pekerja, dan mekanisme penegakan yang lebih efektif untuk mewujudkan hubungan kerja yang adil dan seimbang.
Dampak Pola Asuh Toxic Parents Pada Remaja Di Kota Makassar Andi Ummul Mu’minah K. Petta Lolo; Rohmah Rifani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak pola asuh toksik pada remaja di Makassar. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, subjek penelitian terdiri dari dua remaja yang mengalami pola asuh toksik dari orang tua mereka. Hasil penelitian mengungkapkan dampak psikologis seperti penarikan diri, emosi yang terpendam, kompleks rasa bersalah, masalah dengan ibu, persaingan antar saudara kandung, dan pengalaman pelecehan verbal dan fisik. Setiap subjek juga menunjukkan mekanisme penanggulangan yang berbeda dalam menghadapi tekanan emosional. Penelitian ini menekankan pentingnya pola asuh yang suportif secara emosional dalam menjaga kesehatan mental remaja.
Analisis Tingkat Pemahaman Siswa Terhadap Pendidikan Karakter Di SMPN 2 Sungguminasa Sri Nurhalisah; Nur Ismi Arfah; Kartini; Ibrahim Arifin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15759

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menilai sejauh mana siswa memahami konsep pendidikan karakter di SMPN 2 Sungguminasa Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa dalam siswa mengerti dan menghayati nilai-nilai karakter seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kolaborasi, dan spiritualitas yang diterapkan dalam proses belajar mengajar, serta melihat perbedaan pemahaman pendidikan karakter antara siswa pria dan wanita. Metodologi yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan tinjauan pustaka yang ditujukan kepada guru dan siswa. Hasil yang diperoleh dari studi ini menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter di SMPN 2 Sungguminasa berjalan cukup efektif, yang terlihat dari meningkatnya kesadaran siswa dalam menerapkan nilai-nilai karakter selama kegiatan pembelajaran. Siswa berhasil menunjukkan sikap sopan, disiplin, dan partisipatif dalam proses belajar mereka. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa tantangan, terutama terkait dengan konsistensi penerapan nilai-nilai karakter di luar sekolah. Temuan ini menunjukkan perlunya kerjasama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk mendukung pengembangan karakter siswa dalam jangka panjang.
Pengembangan Media Abjad Audio Braille Untuk Mengenal Huruf Braille Pada Anak Tunanetra Kelas VII Di SLB A Yapti Makassar Nuzul Fitria Novitasari; Syamsuddin; Kasmawati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15778

Abstract

Masalah yang dikaji dalam penelitian ini dilatar belakangi oleh kebutuhan media yang dapat mendukung proses pembelajaran mengenal huruf braille. Selain itu, ditemukan siswa tunanetra kelas VII yang mengalami kesulitan dalam akademiknya yaitu kesulitan dalam mengenal huruf braille. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimanakah hasil analisis kebutuhan, tahap pengembangan, prototype, validitas dan keefektifan media abjad audio braille untuk mengenal huruf braille pada siswa tunanetra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis kebutuhan, tahap pengembangan, prototype, validitas dan keefektifan media abjad audio braille untuk mengenal huruf braille pada siswa tunanetra. Penelitian ini menerapkan model pengembangan 4-D (Four D Models) yang terdiri dari 4 tahapan: tahap pendefinisian (define), tahap desain (design), tahap pengembangan (development), dan tahap desiminasi (disseminate). Hasil penelitian yaitu: (1) Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa siswa tunanetra kelas VII membutuhkan media abjad audio braille yang memiliki tampilan yang menarik dan interaktif sehingga membuat anak lebih semangat dalam belajar; (1) Tahap pengembangan dimulai dari pendefinisian, tahap desain dan pengembangan, dalam penelitian pengembangan ini hanya sampai pengembangan; (3) Prototype media abjad audio braille yang didesain digunakan untuk memberikan gambaran visual awal sebelum lanjut ke tahap pengembangan.; (4) Hasil validitas media abjad audio braille berada pada kriteria sangat baik dan Keefektifan media abjad audio braille berada pada kategori sangat efektif.