cover
Contact Name
Muhammad Yunus
Contact Email
m.yunus@polije.ac.id
Phone
+6281907755024
Journal Mail Official
jurnalsejagat.polije@gmail.com
Editorial Address
P3M Politeknik Negeri Jember Address: Jl. Mastrip PO BOX 164 Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30627249     DOI : https://doi.org/10.25047/sejagat
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat (EISSN. 3062-7249) contains the results of multidisciplinary community service, published 3 (three) times a year in June, October and February. The practice of peer review is an essential part of maintaining substantial standards in publishing and brings out the best possible scientific journal information from the potential authors and researchers globally. All articles submitted that go to the editorial staff will be selected through the desk review and initial manuscript evaluation process by eminent and renowned Editorial Board members. Then, the articles will be sent to the peer reviewers (two reviewers) who are highly appreciated in their fields and will go to the next selection by the single-blind peer review process. After that, the articles will be returned to the authors to revise. These processes take a month (4 weeks) for a maximum time. In each manuscript, the peer reviewer will be rated from the substantial and technical aspects. Articles that have been submitted take an average of about 8 weeks to publish.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 36 Documents
Pelatihan dan Pendampingan Masyarakat untuk Pengelolaan Potensi dan Optimalisasi Bank Sampah di Desa Arjasa Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Berkelanjutan: Pengelolaan Bank Sampah Suandana, Iwan Abdi; Karimah, Rinda Nurul; Perwiraningrum, Dhyani Ayu; Aprilya, Nurina; Puspitasari, Nilam
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Desember
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/sejagat.v2i3.6753

Abstract

Pengelolaan sampah yang kurang optimal berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, menghadapi tantangan dalam keberlanjutan Bank Sampah karena rendahnya partisipasi warga, keterbatasan sarana, dan lemahnya sistem operasional. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pengabdian masyarakat dari Program Studi Promosi Kesehatan Politeknik Negeri Jember melaksanakan program pelatihan dan pendampingan guna mengoptimalkan kembali fungsi Bank Sampah Arjasa. Metode kegiatan meliputi: (1) sosialisasi konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) melalui penyuluhan interaktif, (2) praktik pemilahan sampah dan simulasi alur kerja bank sampah, (3) penyediaan sarana timbangan digital untuk mendukung operasional, serta (4) penguatan kelembagaan melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama perangkat desa, pengurus bank sampah, dan tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, dalam pengelolaan sampah. Bank Sampah Arjasa berkomitmen untuk kembali beroperasi secara transparan dan profesional, sementara pemerintah desa memberikan dukungan positif terhadap keberlanjutan program. Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) dan poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Kesimpulannya, pelatihan dan pendampingan efektif dalam memperkuat komitmen pengurus dan masyarakat dalam mengoperasikan kembali Bank Sampah Arjasa. Disarankan adanya pendampingan berkelanjutan, inovasi pemasaran produk daur ulang, serta pengembangan jejaring kemitraan untuk mendukung kemandirian dan keberlanjutan Bank Sampah.
Pengembangan Rintisan Desa Wisata Berbasis Sejarah di Desa Seputih Kecamatan Mayang Kabupaten Jember Dzulkifli, Muhammad; Hikmatul Kamiliyah NH, Uystka; Milawaty; Dian Utami, Lely; Zuhro, Cholimatus; Novran Alexander , Rheza
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Desember
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/sejagat.v2i3.6757

Abstract

Desa Seputih merupakan salah satu desa di Kabupaten Jember yang tercatat memiliki potensi dalam bidang sejarah dan memiliki bentang alam pedesaan yang khas, namun potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal sebagai daya tarik wisata. Saat ini, Desa Seputih memiliki potensi peninggalan sejarah berupa Sarkofagus, kekayaan alam berupa dua air terjun dan DAM untuk pengairan sawah ditambah dengan potensi penunjang wisata berupa keberagaman industri UMKM berupa industri kerajinan rotan, kerajinan akar pohon jati dan industri tembakau, kopi, kacang tanah serta keripik singkong. Seluruh potensi yang telah terpetakan tersebut sejatinya dapat dijadikan berbagai paket wisata yang dapat menarik wisatawan. Pengabdian kepada Masyarakat ini mencoba mendampingi warga Desa Seputih untuk dapat mengelola potensi desanya menjadi desa wisata yang memiliki nilai tambah ekonomi. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan observasi awal, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan pendampingan berupa sosialisasi Gerakan Sadar Wisata yang fokus pada penerapan Sapta Pesona, selanjutnya yaitu evaluasi kegiatan pengabdian. Sasaran dari kegiatan Gerakan sadar wisata ini adalah kelompok Sadar Wisata, Karang Taruna, Perangkat Desa, Seniman, Budayawan, dan sesepuh atau orang yang memiliki pengaruh di Desa Seputih. Luaran pengabdian ini berupa Paket wisata, program pengembangan desa wisata dan perubahan tingkat sadar wisata yang dibuktikan dengan pre-test dan post-test.
Perancangan Website dan Penerapan Digital Marketing untuk UMKM Bahari Samudra dalam Meningkatkan Penjualan Dewanto, S.Kom, MT, Wahyu Kurnia; Firmansyah, Muhammad Hafidh; Albaab, Mochammad Rifki Ulil; Putra, Dhony Manggala; Tantri, Prisilia Angel
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Desember
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/sejagat.v2i3.6769

Abstract

Bahari Samudra MSMEs is a business engaged in marine aquaculture and fisheries, located in Banyuwangi, with lobsters and other marine fish as its main commodities. Despite having good cash flow, this MSME faces challenges in increasing sales because it still relies on traditional methods and lacks the use of digital technology. The main issues include the absence of a website, low knowledge of digital marketing, the lack of a digital financial recording system, and unstructured business management. This community service activity aims to improve the digital capacity of MSMEs through the following solutions: (1) website design and development, (2) digital marketing training, (3) digital accounting training, and (4) business management assistance. The implementation methods include preparation and field surveys, development of learning media, website implementation, training on the use of social media for marketing, and evaluation and monitoring. The expected outcomes of this activity are increased visibility and competitiveness of MSMEs, improved digital literacy, expanded market access, increased sales turnover, and contributions to strengthening the local economy. This program is designed as a concrete effort to encourage Bahari Samudra MSMEs to adapt to technological developments and changes in consumer behavior in the digital era.
Pemanfaatan Limbah Produksi Tempe untuk Perbanyakan Dekomposer Kotoran Sapi di Desa Rambipuji Siswadi, Edi; Rohman, Fadil; Dinata, Gallyndra Fatkhu; Utami, Christa Dyah; Salim, Abdurrahman; Shodik, Muhammad; Syauqi, Mochammad Syafiq
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Desember
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/sejagat.v2i3.6783

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung penerapan Integrated Farming System di Desa Rambipuji, Kabupaten Jember, melalui inovasi pemanfaatan limbah cair produksi tempe sebagai media perbanyakan dekomposer. Limbah rendaman kedelai yang dihasilkan oleh industri rumah tangga tempe memiliki kandungan bahan organik tinggi seperti protein, karbohidrat, dan mineral, yang sangat potensial sebagai sumber nutrisi bagi mikroorganisme pengurai. Dekomposer hasil perbanyakan kemudian dimanfaatkan dalam proses pengolahan bahan organik dari sektor peternakan, khususnya kotoran sapi, menjadi pupuk kompos. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, praktik lapang, dan pendampingan teknis kepada kelompok tani setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memperbanyak dekomposer secara mandiri dengan memanfaatkan limbah produksi tempe serta menggunakannya untuk mempercepat proses pengomposan. Penggunaan dekomposer lokal terbukti mempercepat waktu fermentasi dan menghasilkan kompos dengan ciri fisik yang memenuhi kriteria kompos matang. Aplikasi kompos pada lahan pertanian menunjukkan pertumbuhan tanaman padi yang lebih baik dibandingkan tanpa perlakuan kompos. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan masyarakat, pengurangan pencemaran lingkungan, serta peningkatan produktivitas pertanian secara terpadu.
Peningkatan Kapasitas Tefa Engineering Creative Corner (ECC) melalui Pelatihan dan Komersialisasi Produk Smart Robotik Kit di Desa Badean Purnomo, Fendik Eko; Rofi'i, Ahmad; Fanani, Nurul Zainal; Genarsih, Tunjung; Nari, Mochamad Irwan; Afianah, Nuzula; Dwianto, Sihmaulana; Putri, Salsabila Liandra; Rohman, Ardianto Syaifur; Afriansyah, Faisal Lutfi
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Desember
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/sejagat.v2i3.6793

Abstract

Smart Robotic Kit hadir sebagai solusi edukatif yang mampu mengintegrasikan berbagai aspek STEM secara interaktif dan menyenangkan. Dengan menggunakan robot sebagai media pembelajaran, siswa dapat memahami konsep-konsep fisika, logika pemrograman, dan sistem kontrol dengan cara yang lebih konkret dan bermakna.TEFA Engineering Creative Corner (ECC) Jurusan Teknik Politeknik Negeri Jember merupakan unit potensial yang telah mengembangkan produk inovatif berupa Smart Robotic Kit. Produk ini dirancang sebagai perangkat modular berbasis mikrokontroler dan sensor, yang mudah digunakan untuk pelatihan tingkat dasar hingga menengah. Meskipun pengembangan alat ini telah berjalan melalui riset sebelumnya, pemanfaatan dan hilirisasi produk tersebut masih terbatas karena belum adanya modul pelatihan standar serta strategi promosi yang terstruktur. Hal ini berdampak pada rendahnya tingkat adopsi produk oleh sekolah-sekolah mitra atau komunitas pendidikan lainnya. Permasalahan yang dialami oleh mitra antara lain; belum ada pengembangan modul pelatihan yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran STEM untuk penggunaan Smart Robotic Kit di lingkungan TEFA ECC di desa Badean, belum konfermasi dalam meningkatkan keterampilan dan pemahaman pelajar dalam bidang robotika dan teknologi melalui kegiatan pelatihan berbasis Smart Robot Kit dan belum adanya strategi promosi dan komersialisasi produk Smart Robotic Kit agar dapat diterima secara luas oleh sekolah-sekolah di desa Badean. Solusi yang diberikan pada mitra antara lain; didesain modul pelatihan yang efektif sesuai dengan kebutuhan pembelajaran STEM untuk penggunaan Smart Robotic Kit di lingkungan TEFA ECC. Manfaat yang dapat Memberikan akses terhadap pembelajaran STEM berbasis praktik langsung menggunakan teknologi robotika, meningkatkan minat belajar dan pemahaman konsep sains-teknik secara aplikatif, Meningkatkan kapasitas sebagai pusat pelatihan dan inovasi teknologi, serta memperkuat peran sebagai penghubung antara pendidikan vokasi dan industri, Mendorong hilirisasi hasil riset dosen dalam bentuk produk siap pakai yang mendukung pembelajaran berbasis teknologi dan menyediakan solusi teknologi edukatif yang dapat diakses untuk pelatihan mandiri, workshop, atau kegiatan pendidikan nonformal lainnya. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan minat dari mitra untuk mengetahui dan memahami tentang smart robotic kit dengan ditunjukkan melalui angket dan hasil wawancara mitra. Hal lain yang nampak adalah dengan semakin tingginya keikutsertaan mitra dalam menerapkan langsung pada lingkungan yang mendukung secara perekonomian dan sosial.
Optimalisasi Pengelolaan Pupuk melalui Implementasi Sistem Inventory Berbasis Digital di Desa Suci, Kabupaten Jember Etikasari, Bety; Ayuninghemi, Ratih; Perdanasari, Lukie; Widianta, Moh. Munih Dian; Hariyanto, Agus
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Desember
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/sejagat.v2i3.6801

Abstract

Desa Suci merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Desa ini dikenal sebagai wilayah agraris dengan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Komoditas utama pertanian di Desa Suci meliputi padi, jagung, dan beberapa tanaman hortikultura lainnya yang menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat setempat. Sebagai desa yang unggul pada bidang pertanian, tentunya terdapat beberapa tantangan yang dihadapi oleh Desa Suci salah satunya tentang pengelolaan pupuk seperti pencatatan yang manual, kurangnya transparansi distribusi dan kesulitan monitoring stok. Solusi yang dapat diterapkan dalam menghadapi tantangan tersebut adalah pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan pupuknya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu menerapkan sistem inventory digital untuk melakukan pengelolaan pupuk. Tahap pelaksanaan pengabdian terdiri dari analisis dan identifikasi permasalahan, pengembangan sistem, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dapat menerapkan sistem inventory manajemen pupuk di Desa Suci dengan baik. Hasil uji fungsional sistem informasi menunjukkan 100% berjalan sesuai dengan kebutuhan. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan setelah implementasi menunjukkan adanya peningkatan efisiensi dalam tata kelola pupuk, baik dari segi pencatatan, distribusi, maupun pengawasan stok. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan pupuk yang lebih modern dan berkelanjutan di tingkat desa.

Page 4 of 4 | Total Record : 36