cover
Contact Name
Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien
Contact Email
bhakti@unm.ac.id
Phone
+6285230026044
Journal Mail Official
lempupgsd@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. P. Pettarani, Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Lempu
ISSN : -     EISSN : 30634199     DOI : https://doi.org/10.70713/lempu.v1i3.4320
Core Subject : Education,
Pembelajaran di PGSD maupun di Sekolah Dasar yang membahas tentang kurikulum, teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, dan kebijakan pendidikan di sekolah dasar.
Articles 90 Documents
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran IPAS Kelas IV UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya 1 Ariani, Kadek Medi; Hasan; Nurmiati
Lempu PGSD Vol. 2 No. 2 (2025): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v2i2.4352

Abstract

Problem based learning pada pelajaran IPA kelas IV UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya 1. Jenis penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menerapkan model pembelajaran problem based learning dalam pelajaran IPA di UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya 1. Subjek penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas IVA di UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya 1 yang berjumlah 21 orang, terdiri dari 12 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar siswa dan literatur. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan pembelajaran dan hasil belajar siswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan deskriptif statistik untuk menggambarkan hasil belajar dan aktivitas siswa. Hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA mengalami peningkatan yang signifikan setelah diterapkannya model Problem Based Learning. Penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) pada pelajaran IPA kelas IV telah berhasil meningkatkan prestasi siswa secara signifikan. Hal ini terbukti dengan peningkatan nilai rata-rata menjadi 82 (kategori tinggi) dan persentase kelulusan mencapai 90% pada siklus II, dapat disimpulkan bahwa Model Problem Based Learning mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA.
Implementasi Pendekatan 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Dan Communication) dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V UPT SPF KIP V Bara Baraya Jaury, Miranda; Syamsuardi; Ambo Pai
Lempu PGSD Vol. 2 No. 2 (2025): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v2i2.4576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan 4C (Critical Thinking, Communication, Collaboration, Creativity) dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V di UPT SPF KIP V Bara Baraya. Penelitian dilakukan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 siswa yang diukur melalui tes hasil belajar dan observasi partisipasi siswa. Pada tahap prasiklus, rata-rata hasil belajar siswa adalah 60,5, dengan hanya 50% siswa yang mencapai standar ketuntasan minimal. Partisipasi siswa juga rendah, dan banyak yang kurang menunjukkan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas. Temuan ini menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif. Setelah menerapkan pendekatan 4C, hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada siklus I, rata-rata nilai siswa meningkat menjadi 70, dan pada siklus II, nilai rata-rata naik menjadi 85, dengan 90% siswa mencapai ketuntasan. Observasi juga menunjukkan siswa lebih aktif dan lebih baik dalam berpikir kritis serta menunjukkan kreativitas. Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan 4C efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa. Oleh karena itu, pendekatan ini direkomendasikan untuk diterapkan pada mata pelajaran lain agar hasilnya lebih komprehensif.
Upaya Peningkatan Minat Baca Siswa Kelas II Melalui Cerita Bergambar di UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya I Paruku, Chytra Evantri; Syawaluddin, Ahmad; Haspida
Lempu PGSD Vol. 2 No. 2 (2025): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v2i2.5373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca peserta didik kelas II di UPT SPF SDN KIP Bara-baraya 1 melalui penggunaan cerita bergambar sebagai media pembelajaran. Berdasarkan hasil studi pendahuluan media pembelajaran yang digunakan guru hanya berupa media bahan cetak seperti buku teks saja sehingga membuat siswa kurang bersemangat dan mudah bosan saat diminta untuk membaca. Rendahnya minat baca peserta didik menjadi permasalahan utama yang berdampak pada pencapaian hasil belajar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas beberapa siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan cerita bergambar dapat meningkatkan minat baca peserta didik secara signifikan. Hal ini terlihat dari meningkatnya keterlibatan siswa dalam aktivitas membaca serta antusiasme mereka terhadap pembelajaran. Dengan demikian, cerita bergambar terbukti efektif sebagai strategi untuk menumbuhkan minat baca pada anak usia sekolah dasar.
Pemanfaatan Flip-Card Sebagai Media Inovatif Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kosa-Kata Bahasa Inggris Peserta Didik Kelas 6 Adnan, Almira; Hartoto, Hartoto; Zainal, Astuti
Lempu PGSD Vol. 2 No. 2 (2025): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v2i2.5563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris siswa kelas 6 di UPT SPF SD Negeri Mattoangin 1 dengan memanfaatkan media flip-card. Penelitian ini dilakukan melalui metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas 6. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan flip-card sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris siswa secara signifikan. Pada siklus I, skor rata-rata mencapai 72, meningkat menjadi 85 pada siklus II. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan flip-card sebagai media pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Peserta Didik Kelas II Sekolah Dasar dalam Mengenal Huruf Melalui Intervensi Pembelajaran Ningsih, Atria; Ardiansyah, Muhammad; Oktafiani, Wiwi
Lempu PGSD Vol. 2 No. 2 (2025): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v2i2.5673

Abstract

Kemampuan mengenal huruf merupakan salah satu keterampilan dasar yang sangat penting dalam perkembangan literasi peserta didik di tingkat sekolah dasar. Tanpa penguasaan yang baik terhadap pengenalan huruf, peserta didik akan kesulitan dalam mengembangkan kemampuan membaca dan menulis di tahap pembelajaran selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik kelas II sekolah dasar dalam mengenal huruf melalui penerapan intervensi pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan terstruktur. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang melibatkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (kualitatif dan kuantitatif) untuk menganalisis data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan peserta didik  mengenal huruf, baik dari segi penguasaan huruf secara individual maupun kecepatan peserta didik dalam mengidentifikasi huruf secara keseluruhan. Strategi intervensi yang diterapkan mencakup penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi, aktivitas kelompok, dan metode pembelajaran berbasis permainan. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi guru dan tenaga pendidik untuk mengadopsi pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik guna meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning dengan Bantuan Media Flash Card dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas III UPT SPF SD Inpres BTN IKIP 1 Makassar Yuningsi, Fira; Muhammad Irfan; Arny Erawati
Lempu PGSD Vol. 2 No. 3 (2025): November
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v2i3.4355

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini merupakan penelitian observasional dengan siswa kelas III di UPT SPF SD Inpres BTN IKIP I di kota Makassar yang bertujuan untuk melihat apakah penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan bantuan media flash card dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas III. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes.Teknik pengumpulan analisis data menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menemukan bahwa persentase aktivitas siswa pada siklus I pertemuan 1 adalah 52,38% (cukup), dan pada pertemuan 2 adalah 61,90%. Aktivitas siswa siklus II pertemuan 1 adalah 76,19% (baik), dan pada pertemuan 2 adalah 85,71% (baik). Hasil belajar IPAS siswa kelas III pada siklus I persentase ketuntasan mencapai 70% (cukup), pada siklus II persentase ketuntasan mencapai 85% (baik). Dengan hasil penelitian yang telah dilakukan, mendukung gagasan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dengan bantuan media flash card dapat meningkatkan hasil belajar IPAS terkhusus pada siswa kelas III di UPT SPF SD Inpres BTN IKIP 1.
Penerapan Model Discovery Learning Berbantuan Teknik Ice Breaking Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas III UPT SPF SD INPRES BTN IKIP I Frisca, Ernos; Raihan, Siti; Munawarah
Lempu PGSD Vol. 2 No. 3 (2025): November
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v2i3.4357

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi peningkatan motivasi belajar siswa kelas III di UPT SPF SD INPRES Btn Ikip I. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi kualitatif yang dikenal sebagai Penelitian Tindakan Kelas, yang dibagi menjadi dua siklus dengan empat tahap: (PTK), pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Melalui observasi, kuesioner, dan rekaman kegiatan pembelajaran, penelitian ini mengumpulkan studi ini dari para pendidik dan peserta didik.mengumpulkan data dari para pendidik dan peserta didik. Nilai rata-rata motivasi angket daftar pertanyaan yang diterima siswa berdasarkan hasil penelitian siklus I adalah 59,823 % yang termasuk dalam kategori sedang .​ Rata- rata  pada siswa kuesioner motivasi di​siklus Siklus II sebesar 87,235 % termasuk dalam kelompok sangat tinggi .adalah 87,235%, termasuk dalam kelompok sangat tinggi . temuan studi penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan model discovery learning berbantuan teknik ice breaking dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas III
Penerapan Model Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya 1 Lisdawati; Ahmad Syawaluddin; Nur' Afiah
Lempu PGSD Vol. 2 No. 3 (2025): November
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v2i3.4359

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui model pembelajaran berdiferensiasi di kelas IV UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya 1 Penelitian ini menelaah Meningktakan Hasil Belajar Siswa Melalui Model pembelajaran berdiferensiasi. Subjek penlitian ini adalah siswa kelas IV yang terdiri dari 13 laki-laki dan 15 perempuan.penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan dengan empat tahap yaitu perencanaan, pelaskanaan, pengamatan dan refleksi.  Prosedur pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis deskriptip.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar murid pada siklus 1 dengan presentase hasil belajar siswa secara klasikal yaitu 69,89 % dan mengalami peningkatan hasil belajar pada siklus II dengan presentase hasil belajar siswa secara klasikal yaitu 84,28%, sehingga disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari siklus 1 ke siklus II
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV UPT SPF SDN Mattoangin 1 Tenriola Anwar, Andi Faradiba; Mahmud, Ramlan; Mardewi, Andi
Lempu PGSD Vol. 2 No. 3 (2025): November
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v2i3.5589

Abstract

Penelitian ini menelaah Penerapan Model PBL untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas IV UPT SPF SDN MATTOANGIN I. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian PTK. Fokus penelitian ini adalah fokus proses dan hasil belajar IPAS siswa dengan menerapkan model PBL. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini yaitu guru dan siswa yang terdiri dari 25 siswa. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini di rencanakan terdiri dari empat komponen yakni: 1)Perencanaan, 2)Tindakan, 3)Observasi 4)Refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian pada siklus I berada pada kategori Kurang dan terjadi peningkatan pada siklus II yaitu presentasi hasil belajar berada pada kategori baik dan telah mencapai indikator yang telah ditetapkan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah dengan menerapkan model PBL dapat meningkatkan proses belajar dan hasil belajar IPAS siswa Kelas IV UPT SPF SDN MATTOANGIN I. Berdasarkan hasil siklus I kegiatan proses pembelajaran guru dan siswa kategori Cukup dan hasil belajar siswa kategori Kurang, siklus II kegiatan proses pembelajaran guru dan siswa kategori Baik dan hasil belajar siswa kategori Baik maka disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dapan meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV.
Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Soal Cerita Matematika Siswa Kelas III Di SDN Kompleks IKIP Rahmah, A. Annisa; Achmad, Widya Karmila Sari; Ernawati
Lempu PGSD Vol. 2 No. 3 (2025): November
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v2i3.5605

Abstract

Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk menyelidiki seberapa efektif model Pembelajaran Berbasis Inkuiri dalam meningkatkan keterampilan memecahkan masalah yang terkait dengan soal cerita matematika di kalangan siswa kelas III di SDN Kompleks IKIP. Penelitian ini menggunakan kerangka penelitian tindakan kelas yang mencakup siklus perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan evaluasi. Peserta dalam penelitian ini adalah 27 siswa kelas tiga dari berbagai latar belakang akademis. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, tes kemampuan memecahkan soal cerita sebelum dan sesudah penerapan model, serta angket respon siswa. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Temuan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan siswa untuk menyelesaikan masalah cerita setelah penerapan model Pembelajaran Berbasis Penyelidikan. Pada siklus pertama, hanya 15% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum, sedangkan pada siklus kedua, angka ini meningkat menjadi 74%. Temuan ini menunjukkan bahwa Pembelajaran Berbasis Penyelidikan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa dan mendorong keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran.