cover
Contact Name
Nurain Suryadinata
Contact Email
semnasdies@fkip.unila.ac.id
Phone
+6285269017688
Journal Mail Official
nurain.suryadinata@fkip.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 2716053X     DOI : https://doi.org/10.23960/prosemfkip
Core Subject : Education,
Prosiding seminar nasional pendidikan FKIP Universitas Lampung merupakan media publikasi artikel-artikel ilmiah yang dipresentasikan dalam kegiatan seminar nasional pendidikan yang dilaksanakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. Artikel-artikel yang dimuat dalam prosiding ini merupakan artikel-artikel yang membahas kajian-kajian tentang dunia pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 118 Documents
Pengaruh Kecerdasan Visual dan Kreatifitas Terhadap Kemampuan HOTS siswa Sekolah Dasar Arief Aulia Rahman; Zul Amry; Edy Surya; Budi Halomoan Harahap
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan visual spasial dan kreativitas siswa terhadap kemampuan HOTS siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini berjenis kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Tanjung Mulia dengan sampel sebanyak 25 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen angket untuk kecerdasan visual spasial dan kreativitas serta soal tes untuk mengukur kemampuan HOTS. Untuk pengujian hipotesis penelitian ini menggunakan uji t, dari hasil uji t pada kecerdasan visual spasial diperoleh thitung = 1,884 dan ttabel = 1,717, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kecerdasan visual spasial terhadap kemampuan HOTS. Sedangkan untuk pengujian hipotesis kreativitas siswa dari hasil uji t diperoleh thitung = 2,008 dan ttabel = 1,717, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kreativitas siswa terhadap kemampuan HOTS siswa. Dan menggunakan uji F anova dengan nilai sig 5% sehingga didapat sig 0,00 < 0,05. Sehingga variabel predictor mempengaruhi secara simultan terhadap variabel dependen. Lalu berdasarkan koefisien determinan untuk mengukur besar pengaruh yang dihasilkan secara simultan adalah 54,3%. Hal ini menunjukkan bahwa kecerdasan visual spasial dan kreativitas siswa memberi pengaruh yang cukup besar terhadap kemampuan HOTS.
Batik Singo Mengkok sebagai Pendidikan Seni Berbasis Lokalitas Angga Fajar Ramadhan; Syakir; Djuli Djatiprambudi; Muhammad Ibnan Syarif
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi lokal yang berupa artefak batik Singo Mengkok masa Islam peralihan abad 15 M sebagai pendidikan seni berbasis lokalitas. Menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitik dengan teori ikonografi-ikonologi Erwin Panofsky dan konsep-konsep pendidikan seni sebagai pisau analisisnya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seni berbasis lokalitas dapat bersumber dari nilai-nilai artistik dan estetis batik Singo Mengkok. Nilai artistik berupa pengetahuan batik secara umum, sejarah lokal, fakta akulturasi-sinkretis, kreativitas lokal dan pengalaman atau keterampilan berkarya. Nilai estetis berupa makna simbolik yang bertautan erat dengan lingkungan sosio-budaya masyarakat pendukungnya. Motif singa merepresentasikan pengekang hawa nafsu, ajaran Islam dan tokoh Islamisasi (sembilan Waliullah) di tanah Jawa. Motif garuda merepresentasikan pelepasan, pengorbanan, bakti terhadap orang tua, cinta tanah air dan pemberantas kejahatan. Motif mahkota merepresentasikan kekuasaan Illahi dalam jagat raya, tingkatan alam dunia, ajaran Rasulullah dan unsur kehidupan. Batik Singo Mengkok dapat menjadi media ajar lokal dalam pendidikan seni formal, nonformal dan informal pada masyarakat pesisir utara Jawa, khususnya pada masyarakat pesisir Lamongan.
Strategi Pengembangan Profesionalisme Guru PAI dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan di Era Globalisasi Akmal Rizki Gunawan Hsb.; Muhammad Syakhil Afkar Ramadhani
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan profesionalisme guru PAI merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di era globalisasi. Era globalisasi ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta perubahan nilai-nilai yang terjadi di masyarakat. Hal ini menuntut guru PAI untuk memiliki kompetensi yang mumpuni dalam menghadapi tantangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan profesionalisme guru PAI dalam menghadapi tantangan pendidikan di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan profesionalisme guru PAI dalam menghadapi tantangan pendidikan di era globalisasi harus mencakup aspek-aspek berikut, antara lain; 1) Peningkatan kompetensi pedagogik, yakni kemampuan guru PAI dalam mengelola pembelajaran PAI yang efektif dan kontekstual. 2) Peningkatan kompetensi kepribadian, yakni kemampuan guru PAI dalam berperilaku dan bersikap yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. 3) Peningkatan kompetensi profesional, yakni kemampuan guru PAI dalam menguasai materi pelajaran PAI dan metodologi pembelajarannya. 4) Peningkatan kompetensi sosial, yakni kemampuan guru PAI dalam berinteraksi dengan siswa, orang tua, dan masyarakat. Strategi pengembangan profesionalisme guru PAI tersebut dapat dilaksanakan melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan, seminar, workshop, dan studi lanjut.
Pendesainan Instruksi Pemodelan Matematika untuk Membuat Kejadian Tunggal Asesmen dan Pembelajaran Bambang Riyanto
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asesmen sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dengan pembelajaran. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana mendesain instruksi pemodelan matematika untuk membuat kejadian tunggal asesmen dan pembelajaran yang valid?. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan yang dikembangkan oleh Akker, Gravemeijer, McKenney dan Nieveen. Penelitian pengembangan ini terdiri dari 3 langkah yaitu analisis, desain dan evaluasi. Pada langkah analisis, analisis siswa, kurikulum, pemodelan matematika dan masalah dunia nyata diimplementasikan. Langkah kedua, desain dan produk. Langkah terakhir, peneliti menggunakan desain evaluasi formatif yang terdiri dari self-evaluation, one-to-one, expert review, small group, dan field test. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif: (1) walk through, analisis berdasarkan komentar ahli untuk mendapatkan instruksi pemodelan matematika yang valid untuk membuat kejadian tunggal asesmen dan pembelajaran; (2) Menganalisis hasil review secara one to one. Berdasarkan validasi ahli instruksi pemodelan matematika berupa lembar kerja peserta didik (LKPD) proses sudah baik dan menantang. Siswa berkomentar bahwa soal pemodelan ini menarik dan bagus serta menantang. Instruksi pemodelan matematika ini dapat membuat kejadian tunggal asesmen dan pembelajaran, khususnya pembelajaran matematika. Perlu juga dilakukan riset untuk mata pelajaran lain. Sehingga, diperoleh perangkat instruksi pemodelan matematika berupa LKPD proses yang valid untuk membuat kejadian tunggal asesmen dan pembelajaran.
The Implementation Model of Contextual Teaching and Learning (CTL) Based on Local Wisdom Karapan Sapi to Train Students' Critical Thinking Abilities Mohd Zaidi Bin Amiruddin; Achmad Samsudin; Andi Suhandi; Suliyanah; Setyo Admoko; Abd. Kholiq; Abu Zainuddin; Titin Sunarti; Binar Kurnia Prahani; Muhammad Oka Ramadhan
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pendidikan di Indonesia diikuti dengan tren pengintegrasian kearifan lokal dalam satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa melalui model pembelajaran contextual teaching and learning berbasis kearifan lokal Karapan Sapi Madura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah one-shot case study dengan indikator berpikir kritis. Hasil penelitian ini menyajikan kemampuan berpikir kritis siswa peserta melalui hasil posttest. Terdapat 12 peserta didik dalam kategori sangat kritis, 20 peserta didik dalam kategori kritis, dan 2 peserta didik dalam kategori kurang kritis. Harapannya, kearifan lokal di Indonesia terus dikembangkan dan diimplementasikan sebagai bahan ajar agar peserta didik semakin paham.
Internalisasi Karakter Pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyyah Wali Songo Asy-Syirbaany Tangerang Selatan Ahmad Farid
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis upaya internalisasi karakter pendidikan Islam di Madrasah Ibtida’iyyah Walisongo Asy-Syirbaany, Jombang, Tangerang Selatan. Karakter pendidikan Islam mencakup nilai-nilai moral, budi pekerti, agama, dan watak yang menjadi fokus pengembangan di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara, dan studi dokumentasi untuk memahami budaya dan kehidupan sosial di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Madrasah Ibtida’iyyah Walisongo Asy-Syirbaany memiliki komitmen dan fokus yang kuat dalam menginternalisasi karakter pendidikan Islam melalui proses pembelajaran. Sekolah ini berupaya untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif bagi peserta didik untuk mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengintegrasikan pendidikan moral, budi pekerti, agama, dan watak dalam proses pembelajaran, Madrasah Ibtida’iyyah Walisongo Asy-Syirbaany berupaya membentuk karakter peserta didik yang berakar pada nilai-nilai Islam. Penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang upaya sekolah dalam mencapai tujuan internalisasi karakter pendidikan Islam. Hal ini akan membantu sekolah untuk terus memperbaiki dan mengoptimalkan pendekatan dalam pembentukan karakter peserta didik. Dengan demikian, diharapkan sekolah dapat menciptakan generasi peserta didik yang memiliki karakter kuat berdasarkan nilai-nilai Islam, yang berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Validitas dan Kepraktisan Instrumen Soal Higher Order Thinking Skills Berbasis Quizizz pada Materi Peredaran Darah untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik SMP Qurrotul Uyuni; Fajrul Falah
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitiam ini bertujuan untuk mengidentifikasi validitas dan kepraktisan instrumen soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang memanfaatkan platform Quizizz pada materi peredaran darah untuk peserta didik SMP kelas 8 untuk meningkatkan minat belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif deskriptif untuk mengetahui validitas dan kepraktisan instrument soal yang dikembangkan. Uji validitas dilakukan dengan memberikan instrument valisitas kepada validator ahli serta uji reabilitas menggunakan statistika, sedangkan uji kepraktisan dilakukan dengan menyebarkan angket respon peserta didik berisi yes no questions. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa instrument soal berbasis HOTS pada Quizizz memiliki dinyatakan sangat valid dan sangat praktis untuk meningkatkan minat belajar peserta didik. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil penilaian validator ahli yang mendapatkan nilai modus 5 yang berarti sangat valid serta hasil uji reabilitas 0,0698 > 0,6 yang berarti reabel. Selain itu, hasil uji kepraktisan dengan menyebarkan angket respon kepada peserta didik mendapatkan hasil 93% yang berarti sangat praktis. Penelitian ini memberikan sumbangan dalam pengembangan instrument evaluasi yang sesuai dengan pendekatan HOTS dan memberikan masukan bagi guru untuk mengukur kemampuan kognitif peserta didik. Selain itu, dengan menggunakan platform Quizizz, guru juga dapat memanfaatkan teknologi dalam mengukur dan mengingkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik pada materi peredaran darah serta dapat menciptakan suasana belajar yang interaktif ppada peserta didik SMP kelas 8.
Pengembangan Media Pembelajaran Digital Berbasis Media Sosial Instagram pada Materi Filsafat Islam (@filsafatdigital.id) bagi Mahasiswa Muhamad Redho Al Faritzi; Ahmad Qolbi Zidan Johnderose; Achmad Fauzan Kamil; Niken Sylvia Puspitasari
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya antusias mahasiswa dalam mempelajari dan memahami materi Filsafat Islam disebabkan minimnya variasi media pembelajaran yang digunakan oleh para pengajar. Di sisi lain, materi Filsafat Islam merupakan materi yang cukup berat karena materi ini mempelajari bagaimana berpikir secara kritis dan objektif. Sehingga diperlukan suatu media pembelajaran yang dirancang secara baik hingga akan sangat membantu mahasiswa dalam mencerna atau memahami materi pelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D), dengan menggunakan model pengembangan PPE (Planning, Production, dan Evaluation). Hasil penelitian ini membuktikan bahwa mempelajari filsafat Islam melalui media sosial instagram cukup efektif untuk kalangan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan responden menyatakan bahwa Instagram cukup baik digunakan sebagai media pembelajaran Filsafat Islam. Karena adanya kemudahan aksesibilitas media Instagram bagi mahasiswa secara keseluruhan. Penyajian materi dalam Instagram mudah dipahami dan penyampaian materi tidak hanya audio saja tapi dilengkapi visualisasi yang membantu mahasiswa untuk memahami materinya. Berdasarkan hasil uji deskriptif mencerminkan bahwa media pembelajaran filsafat Islam di Instagram cukup baik sehingga diperlukan pengembangan sesuai dengan hasil validasi ahli media dan ahli materi.
Pembelajaran Mendengarkan dengan Teknik Directed Listening and Thinking Activity Kaniah
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Directed Listening and Thinking Activity merupakan model pembelajaran yang dapat digunakan sebagai inovasi pembelajaran mendengarkan. inovasi pembelajaran ini sejalan dengan pembelajaran kontekstual. Inovasi pembelajaran ini pun dapat menggunakan bantuan teknologi digital. Dengan penggunaan inovasi pembelajaran ini siswa dapat terlibat dalam teks. Sayangnya, inovasi pembelajaran ini masih jarang digunakan di sekolah karena keterbatasan pengetahuan guru. Oleh sebab itu, penelitian ini menjadi penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Directed Listening and Thinking Activity dalam pembelajaran mendengarkan. Metode penelitian ini adalah literature review guna melihat keberhasilan penggunaan Directed Listening and Thinking Activity dalam pembelajaran mendengarkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Directed Listening and Thinking Activity dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam mendengarkan dan meningkatkan hasil belajar siswa. Pada penelitian ini juga menampilkan contoh model Directed Listening and Thinking Activity dalam pembelajaran mendengarkan. Oleh sebab itu, diperlukan inovasi pembelajaran mendengarkan dengan Directed Listening and Thinking Activity agar pembelajaran lebih bervariasi, berinovasi, dan tujuan pembelajaran tercapai dengan maksimal.
Respon Masyarakat terhadap Senior Citizen dan Relasi Antar Generasi dalam Perspektif Pendidikan Kewarganageraan Yasnita; Elisabeth Nugrahaeni Prananingrum; Chanissa Putri Tertia; Muhammad Fajar Sae Firdaus; Chiquitita Nikita Budi Putri
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merujuk pada data hasil Sensus Penduduk Tahun 2020, Indonesia saat ini sedang menuju negara berpopulasi tua, dengan persentase penduduk lansia mencapai angka 9,78 persen. Data ini menjadi indikator penting agar Indonesia segera menyiapkan diri untuk memasuki fase tersebut. Tujuan Penelitian ini adalah untuk meneliti bagaimana respon masyarakat terhadap senior citizen atau lansia dan relasi antar generasi (tua dan muda) untuk menggali dan mendapatkan informasi apakah terjadi gap generasi, baik di lingkungan pekerjaan, keluarga, maupun masyarakat. Hasil penelitian ini berkontribusi pada pengembangan keilmuan terutama pada aspek sosial kemasyarakatan dan kebijakan negara terhadap senior citizen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan secara mix methods observasi, observasi, dan wawancara. Data survei melibatkan 101 orang responden yang digunakan untuk menjaring data respon masyarakat terhadap senior citizen. Wawancara dilakukan kepada 17 informan lansia dan 7 informan masyarakat non lansia. Untuk mendapatkan data yang lebih komprehensif, data penelitian juga diperoleh dari hasil observasi di Kota Bekasi dan Taman Lansia Kota Bandung Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon masyarakat non lansia terhadap lansia cukup baik. Generasi muda menyatakan bahwa lansia harus dimuliakan, namun pada sisi lain, terjadi gap antara dua generasi tersebut yang disebabkan karena perbedaan pandangan. Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran sentral dalam mengedukasi warga negara agar memiliki keterampilan dalam berinteraksi dengan lansia, khususnya komunikasi. Hubungan yang harmonis antar generasi dapat berimplikasi pada kesejahteraan lansia.

Page 2 of 12 | Total Record : 118