cover
Contact Name
Iman Jaladri
Contact Email
imanjaladri@gmail.com
Phone
+6285752879971
Journal Mail Official
imanjaladri@gmail.com
Editorial Address
Jalan 28 Oktober Siantan Hulu
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Media Gizi Khatulistiwa
ISSN : 30638259     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini dibuat untuk menampung minat dan perhatian insan gizi untuk memajukan dan mengembangkan ilmu gizi. Keberadaan jurnal ini diharapkan akan menjadi saling tukar informasi antara peneliti, dosen dan mahasiswa untuk bersama-sama menemukan cara yang tepat dalam mengatasi masalah gizi di Indonesia
Articles 104 Documents
PENGARUH PERMAINAN ULAR TANGGA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PESAN GIZI SEIMBANG  PADA ANAK SEKOLAH DASAR Nurdiyana; Suaebah; Iman Jaladri
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 1 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Maret 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1046

Abstract

Masalah yang ada pada anak sekolah dasar adalah minimnya pengetahuan tentang gizi seimbang. Pengetahuan seseorang akan mempengaruhi sikap seseorang. Perbaikan pengetahuan dan sikap masyarakat perlu didahului berbagai upaya agar mengarahpada perubahan praktek yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan ular tangga terhadap terhadap pengetahuan dan sikap tentang pesan gizi seimbang pada anak sekolah dasar. Penelitian ini adalah penelitian Quasy-Exsperiment dengan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian adalah berjumlah 60 responden, 30 perlakuan dan 30 kontrol. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan terhitung dimulai pada bulan Mei – April 2019. Hasil penelitian terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan permainan ular tangga gizi seimbang, dan terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan gizi seimbang pada kelompok perlakuan dan kontrol (p<0,05). Saran:Media ini dapat dijadikan alat pembelajaran untuk  menambah ilmu  pengetahuan dan sikap pada anak sekolah tentang pesan gizi seimbang. Media ini dapat digunakan sebagai media  pembelajaran kepada anak sekolah dasar untuk menyampaikan pesan gizi seimbang oleh tenaga kesehatan seperti puskesmas.
GAMBARAN PENGETAHUAN, PRAKTEK MENYUSUI DAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAIGON Istiqomah; Martinus Ginting; Didik Hariyadi; Iman Jaladri; Yanuarti Petrika; Nurrizky Natasha Gunawan
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 1 No. 4 (2024): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Desember 2024
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1047

Abstract

Breast milk is the best food and drink for babies because breast milk contains nutrients. Exclusive breast milk is breast milk that is given to babies from birth for six months, without adding or replacing it with other foods or drinks except medicines, vitamins and minerals. Nationally, the target for exclusive breastfeeding in Indonesia is 80%, while the coverage of achieving exclusive breastfeeding in Indonesia has only reached 48.6%. Based on data from the Pontianak City Health Service, exclusive breastfeeding coverage at the East Pontianak District Health Center (Saigon) is 39.2%. The aim of this research is to determine the description of knowledge, breastfeeding practices and exclusive breastfeeding in the Saigon Community Health Center working area. This research method. Data analysis used in this research uses univariate analysis using distribution frequencies and uses bivariate analysis using crosstabs. The results of this study found that in the exclusive breastfeeding category (61.9%). Good category knowledge (54.8%). Attachment in this study was categorized as good (57.1%). The breastfeeding position was in the good category (81.0%). How to suck in good category (61.9%). The conclusion is that it is known that knowledge, breastfeeding practices and exclusive breastfeeding are mostly good enough in the Saigon Health Center Working Area.
KAJIAN LITERATUR PENGARUH MEDIA VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN GIZI  DAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO PADA ANAK SEKOLAH Sindi Febrianti; Suaebah; Nopriantini; Nurrizky Natasha Gunawan
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 1 No. 1 (2024): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Maret 2024
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1019

Abstract

Background: School children are a human resource (HR) in the future as the nation's next generation whose potential and quality still need to be improved. Elementary school children are also one of the groups that are prone to experiencing malnutrition, the cause is a low economic level and unbalanced food intake and low parental knowledge. One of the factors causing nutritional problems in school-age children includes insufficient nutritional intake and insufficient nutritional knowledge. Objective: The research objective was to examine some of the research results with journals on the effect of visual media on nutritional knowledge and intake of macro nutrients in school children. Method: This type of research is a literature review which aims to analy ze journals in the form of nutritional knowledge and intake of macro nutrients in school children through visual media. With the limit of journal publication from 2009 to 2019, it consists of national and international journals. There are 14 journals used as material for literature review, which have themes related to writing topics or variables. Results:  The results of the literature review that have been carried out show that there is an increase in the average knowledge after being given visual media with an increase in the difference of 13.9. In addition, based on the results of the statistical test studied, it shows that there are differences in the average knowledge before and after being given visual media. The difference in knowledge difference between the visual media used has the highest result in comic media, namely 16. On carbohydrate nutrient intake with the difference increase after being given poster media (67.7) and comics (1.7). And the statistical results show that there is a difference in the average value before and after, but in the comic media, the statistical results show that there is no difference in the average value before and after. The intake of energy, protein and fat nutrients shows that the difference in the increase after being given poster and ppt media is decreasing, but in the protein intake using comic media with an increase in the difference there is an increase (16.7). And the results of statistical tests show that there is no significant difference using poster media on protein and fat intake. Suggestion : In this literature review, it is suggested that further research is expected to create visual media for nutrition education to school children related to nutritional intake by controlling the intake of food consumed, so that the factors that most influence the increase and decrease in nutritional intake of school children and to strengthen previous studies.
Perbedaan Tingkat Konsumsi Sayur dan Buah, Serat, Vitamin C dan Zat Besi Pada Mahasiswi Gizi dan Non Gizi Di Asrama Politeknik Kesehatan Pontianak Lisa, Margareta; Sopiyandi; Ikawati Sulistyaningsih
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 1 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Maret 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1071

Abstract

Latar belakang : Asupan sayur dan buah yang kurang dari kebutuhan dapat meningkatkan resiko penyakit tidak menular seperti obesitas, hipertensi, stroke dan anemia. Kandungan zat gizi yang banyak terkandung dalam sayur dan buah yaitu Serat, Vitamin C dan Zat Besi. Asupan zat gizi ini mempengaruhi anemia yang terjadi pada remaja putri. Asupan zat gizi diperoleh dari makanan yang dikonsumsi. Tingkat pengetahuan gizi dapat mempengaruhi Asupan zat gizi khususnya dalam pemilihan bahan makanan dan konsumsi pangan yang tepat, beragam dan seimbang. Mahasiswa gizi dianggap memiliki pengetahuan yang baik tentang gizi dibandingkan dengan jurusan non gizi. Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan konsumsi sayur dan buah, serat, vitamin dan mineral pada mahasiswi gizi dan non gizi di Asrama Politeknik Kesehatan Pontianak. Metode penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Metode pengambilan data menggunakan Semi quantitative Food Frequency Questionnare (FFQ) dan Recall 2x24 jam. Uji Statistik yang digunakan adalah Independent t-test dan uji Mann Whitney. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan persentase rata-rata kecukupan konsumsi sayur, konsumsi buah dan asupan serat tetapi ada perbedaan persentase rata – rata kecukupan asupan Vitamin C dan Zat Besi antara mahasiswi gizi dan mahasiswi non gizi. Hasil uji statistik nilai signifikansi konsumsi sayur (p=0,218), konsumsi buah (p=0,217), serat (p=0,162), Vitamin C (p=0,000) dan Zat Besi (p=0,018).
EDUKASI GIZI MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL BERTEMA “ISI PIRINGKU” TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN DAN KESESUAIAN PORSI PADA REMAJA DI SMAN 1 SEGEDONG Runi Yunieta; Desi; Jurianto Gambir; Nessy Anggriani
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 1 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Maret 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1048

Abstract

Gizi mempunyai peranan besar dalam daur kehidupan. Keadaan gizi yang baik akan meningkatkan kesehatan individu dan gizi yang tidak optimal berhubungan dengan kesehatan yang buruk. Salah satu penyebab timbulnya masalah gizi dan perubahan kebiasaan makan pada remaja adalah pengetahuan gizi yang rendah dan terlihat pada kebiasaan makan yang salah. Penggunaan media audio visual dapat mempertinggi perhatian anak dengan tampilan yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media audio visual bertema isi piringku dalam meningkatkan pengetahuan serta kesesuaian porsi pada remaja.Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Segedong, dengan total sampel 35 orang, penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimental dengan desain penelitian one group pretest and postest.Berdasarkan hasil analisa data pengetahuan menggunakan uji Wilcoxon, diperoleh p-value 0,000, menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan gizi. Hasil Analisa data kesesuaian porsi menggunakan uji McNemar diperoleh p-value karbohidrat 0,210 menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan, p-value protein hewani 0,815 menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan, p-value protein nabati 0,180 menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan, p-value sayur 0,012 menunjukkan ada perbedaan yang signifikan, p-value buah 0,219 menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan.
KAJIAN TENTANG PENINGKATAN PENGETAHUAN MAKANAN JAJANAN  PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR MELALUI MEDIA CETAK DAN MEDIA ELEKTRONIK Nurjanah; Desi; Jaladri, Iman; Anggriani, Nessy
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 1 No. 4 (2024): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Desember 2024
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1072

Abstract

Angka kejadian penyakit dan keracunan akibat makanan jajanan yang terjadi di kalangan anak usia sekolah saat ini meningkat. Anak usia sekolah memiliki kebiasaan jajan yang sembarangan sedangkan makanan jajanan yang tidak memenuhi syarat kesehatan dan gizi akan mengancam kesehatan anak sehingga diperlukan kemampuan anak dalam pemilihan jajanan yang tepat. Pendidikan gizi penting diberikan kepada anak usia sekolah untuk meningkatkan pengetahuan gizi. Pengetahuan gizi anak sekolah dasar sebelum diberikan pendidikan gizi adalah cukup dengan adanya pengetahuan gizi  akan mempengaruhi perilaku anak dalam memilih makanan jajanan melalui media cetak atau media elektronik. Salah satu faktor yang mempengaruhi pengetahuan gizi adalah kebiasaan makan. Anak usia sekolah mempunyai kebiasaan jajan.. Tujuan kajian ini Untuk mengkaji beberapa hasil penelitian dan jurnal-jurnal dengan tema Peningkatan Pengetahuan makanan jajanan Pada Anak Usia Sekolah dasar  Melalui Media Cetak dan Media Elektronik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian  kualitatif yang menekan kan pada pengamatan fenomena. Dengan metode penelitian literature review yang menekankan pada ulasan rangkuman dan pemikiran penulis tentang beberapa sumber pustaka. Hasil rata-rata  kenaikan pengetahuan antara keduanya terdapat perbedaan, kenaikan pengetahuan lebih besar  yaitu pada media cetak   sebesar 24,1 %  sedangkan media elektronik  sebesar 19%.
GAMBARAN DAYA TERIMA PEMBUATAN ABON IKAN MANYUNG (Arius Thalassinus) DAN REBUNG BAMBU (Dendrocalamus Asper) Kurnia Vio Viscesa; Mulyanita; Ikawati Sulistyaningsih; Sifha Aura Anggraini
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 1 No. 4 (2024): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Desember 2024
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1050

Abstract

Latar Belakang : Abon merupakan salah satu pangan fungsional yang sudah populer di kalangan masyarakat. Abon ikan manyung dan rebung bambu ialah pembuatan abon yang divariasikan dengan penambahan ikan manyung dan rebung bambu yang diolah dengan pembuatan abon pada umumnya. Keunggulan abon ialah termasuk salah satu makanan yang tahan lama yang memiliki protein tinggi dan memiliki kadar kolesterol yang rendah, yang sudah dikenal oleh masyarakat luas. Abon memiliki nilai tambah bagi pengelolanya dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan Penelitian : Untuk mengetauhi daya terima panelis meliputi warna, aroma, tekstur dan rasa terhadap abon ikan manyung dan rebung bambu. Metode : Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode uji hedonik terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa. Hasil : Berdasarkan hasil uji organoleptik terhadap warna menunjukkan pada yang paling disukai panelis pada perlakuan 2 paling tinggi panelis menyatakan suka (72%). Untuk aroma menunjukkan yang paling disukai panelis pada perlakuan 2 paling tinggi menyatakan suka (56%). Tekstur menunjukkan yang paling disukai panelis pada perlakuan 2 paling tinggi menyatakan suka (52%). Rasa menunjukkan yang paling disukai panelis pada perlakuan 1 paling tinggi panelis menyatakan suka (44%). Saran : Produk abon ikan manyung (Arius Thalassinus) dan rebung bambu (Dendracalamus Asper) dapat direkomendasikan salah satu alternatif makanan olahan dengan pemanfaatan pangan lokal dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terutama analisis gizi abon ikan manyung (Arius Thalassinus) dan rebung bambu (Dendracalamus Asper).
FORMULASI TEPUNG KACANG HIJAU (Vigna Radiata) DAN BUAH NAGA (Hylocereus Polyrhizus) TERHADAP DAYA TERIMA DAN ANALISA ZAT GIZI SNACK BAR SEBAGAI MAKANAN JAJANAN Icha Wahyu Septia; Nopriantini; Jonni Syah R. Purba
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 1 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Maret 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1051

Abstract

Snack bars adalah salah satu produk pangan berupa makanan ringan yang berbentuk batang dan padat. Snack bars dapat dikategorikan makanan ringan yang merupakan camilan sehat karena mengandung gizi yang lengkap yaitu protein, karbohirat, vitamin, dan mineral. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui formulasi tepung kacang hijau dan buah naga terhadap daya terima dan analisa zat gizi pada snack bar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperemental dimana formulasi yang digunakan yaitu tepung kacang hijau dan buah naga antara lain F1 (135 : 15 gram), F2 (120 : 30 gram), dan F3 (105 : 45 gram). Berdasarkan uji statistik Friedman yang disempurnakan oleh Conover menunjukkan bahwa ada pengaruh formulasi tepung kacang hijau dan buah naga dengan formulasi yaang berbeda terhadap warna, rasa, aroma dan tekstur snack bar dengan daya terima panelis. Snack bar yang paling disukai panelis terdapat pada formula F2 dengan formulasi 120 : 30 antara tepung kacang hijau dan buah naga. Hasil analisa kadar protein snack bar tertinggi terdapat pada formulasi F1yaitu sebesar 15,52%, hasil analisa kadar lemak snack bar tertinggi terdapat pada formulasi F2 yaitu sebesar 20,13%, hasil analisa kadar karbohidrat snack bar tertinggi terdapat pada formulasi F3 yaitu sebesar 95,59%, dan hasil analisa kadar serat snack bar tertinggi terdapat pada formulasi F2 yaitu 5,82%.
KAJIAN LITERATUR POLA ASUH TERHADAP STATUS GIZI PADA BALITA DI WILAYAH PERAIRAN Iranda Faradila; Sopiyandi; Yanuarti Petrika; Sifha Aura Anggraini
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 1 No. 4 (2024): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Desember 2024
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1052

Abstract

Latar belakang : Pola asuh orang tua adalah perilaku orang tua dalam mengasuh balita, seperti dalam memberikan makan berperan penting untuk penentuan status gizi anak dan meningkatkan tumbuh kembang anak balita. Pola asuh pemberian makan berkaitan dengan pemilihan dan cara makan. Perilaku ibu dalam menyusui atau memberi makan dengan makanan yang sehat dan bergizi serta mengontrol besar porsi yang dihabiskan dapat meningkatkan status gizi anak. Tujuan yaitu  mengkaji beberapa hasil penelitian dengan jurnal mengenai pola asuh terhadap status gizi pada balita di wilayah perairan. Metode : Jenis penelitian yang digunakan yaitu kajian literatur dengan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan penemuan baru dari beberapa jurnal artikel yang telah di review. Artikel yang dilakukan review tentang  pola asuh pada balita di  Daerah Aliran Sungai dan daerah pesisir. Hasil : Pola asuh dalam pemberian makan balita di daerah perairan sebagian besar kategori baik (68,7%) dan pola pemberian riwayat ASI Eksklusif sebagian besar kategori baik (72%). Balita yang bertempat tinggal di wilayah perairan sebagian besar memiliki status gizi baik (60,9%). Kajian jurnal menyatakan bahwa sebagian besar menyatakan terdapat hubungan signifikan antara pola asuh terhadap status gizi di wilayah perairan dengan p-value <0,05. Kesimpulan : Kesimpulan bahwa dari variabel pola asuh dalam pemberian makan balita sebagian besar kategori baik di daerah perairan dan pola asuh terhadap status gizi balita sebagian besar terdapat hubungan signifikan di wilayah perairan.
PENGGUNAAN MEDIA BOOKLET UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA UMUR 6-24  BULAN PADA KADER POSYANDU WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SAIGON Nasiha; Desi; Iman Jaladri
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 1 No. 3 (2024): Madia Gizi Khatulistiwa Edisi September 2024
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1053

Abstract

Motor development is divided into two, namely gross motor development and fine motor development. Gross motor development involves large muscles, including the development of head, body, limb movements, balance, and movement. The purpose of this study was to determine the increase in knowledge scores before and after the use of booklets to determine the gross motor development of infants aged 6-24 months at the integrated health post in the Saigon Health Center UPTD work area. The type of research conducted was experimental guasi with a one group pre-test - post-test design. The results of the study proved that it could be seen that the average knowledge score before being given counseling was 37.43, but after being given counseling the average increased to 84.86. the difference in knowledge increase before and after being given counseling with booklet media increased by 47.43. The minimum score before counseling was 20 then increased to 60 after being given counseling. The maximum value before counseling was 60 then increased to 100. Based on statistical analysis p value 0.000 <0.05 which means there is a significant difference in the average knowledge before and after counseling using booklet media. Suggestions need to be made for further improvements to the booklet media, namely the size of the writing is enlarged. Further research is needed to see attitudes and behaviors so that they can be applied in integrated health posts.

Page 4 of 11 | Total Record : 104