cover
Contact Name
Iman Jaladri
Contact Email
imanjaladri@gmail.com
Phone
+6285752879971
Journal Mail Official
imanjaladri@gmail.com
Editorial Address
Jalan 28 Oktober Siantan Hulu
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Media Gizi Khatulistiwa
ISSN : 30638259     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini dibuat untuk menampung minat dan perhatian insan gizi untuk memajukan dan mengembangkan ilmu gizi. Keberadaan jurnal ini diharapkan akan menjadi saling tukar informasi antara peneliti, dosen dan mahasiswa untuk bersama-sama menemukan cara yang tepat dalam mengatasi masalah gizi di Indonesia
Articles 104 Documents
PEMBUATAN BISKUIT UBI UNGU (Ipomoea batatas L. Poir) DENGAN SUBTITUSI TEPUNG KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) SEBAGAI ALTERNATIF PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) UNTUK IBU HAMIL Yeni Tamara; Mulyanita; Yanuarti Petrika
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 2 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Juni 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1077

Abstract

Purple sweet potato (Ipomoea batatas L. Poir) is a commonly found sweet potato variety. The purple color of sweet potatoes is caused by the presence of the purple pigment anthocyanin which is spread from the skin to the flesh of the sweet potato. The nutritional content of peanuts includes around 40- 50% fat, around 27% protein, around 18% carbohydrates, and vitamins. To determine the acceptability of panelists covering the color, aroma, taste and texture of Purple Sweet Potato Biscuits (Ipomoea batatas L. Poir) with the Substitution of Peanut Flour (Arachis hypogaea L.) as an Alternative to Supplementary Feeding (PMT) for Pregnant Women. This type of research is experimental research, with hedonic tests on taste, aroma, color and texture. There were 25 panelists. This research was carried out at the Food Technology Laboratory of the Pontiank Ministry of Health Polytechnic. Based on the organoleptic test results, the highest taste was 60% in treatment 3, for aroma the highest was 68% in treatment 3, for color the highest was 52% in treatment 2, and the highest texture was 52% in treatment 2. The acceptability of taste, aroma, color and texture shows that the preferred treatment is treatment 2 with a total score of 402 with a composition of 50% purple sweet potato flour and 20% peanut flour.
GAMBARAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKESMAS PARIT MAYOR KECAMATAN PONTIANAK TIMUR KOTA PONTIANAK Sri Intan, Shela; Desi; Hariyadi, Didik; Anggraini, Tiara
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 1 No. 3 (2024): Madia Gizi Khatulistiwa Edisi September 2024
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1062

Abstract

Kekurangan energi kronik (KEK) yaitu suatu keadaan ibu hamil yang menderita kekurangan makanan yang berlangsung lama (kronik) dengan berbagai timbulnya gangguan kesehatan pada ibu hamil. Ibu hamil yang mengalami KEK akan berdampak buruk pada dirinya masupun bayi yang dikandungnya. Kehamilan merupakan periode yang sangat menentukan kualitas manusia di masa depan (Devi Rafika, 2021). Menurut Riskesdas di Kalimantan barat memiliki proporsi resiko KEK pada ibu hamil tahun 2018 sebesar 13,9 %. Tujuan penelitian : untuk mengetahui Gambaran Asupan Zat Gizi Makro dan Status Gizi Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Parit Mayor. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu hamil di wilayah puskesmas parit mayor, variabel penelitian adalah status gizi, asupan zat gizi makro. Menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi pada ibu hamil dengan antropometri yaitu pengukuran Lila dengan kategori normal sebesar 68,3 %, sedangkan ibu hamil dengan kategori KEK sebesar 31,7 %. Asupan energi kurang sebesar 58,5%, Asupan energi baik sebesar 41,5%, Asupan protein baik sebesar 46,3%, Asupan protein kurang sebesar 29,3% dan Asupan protein lebih sebesar 24,4%. Asupan lemak kurang sebesar 61,0%, kategori baik sebesar 31,7%, Asupan karbohidrat kurang sebesar 85,4%, Kategori baik sebesar 14,6%.
Pengaruh Penyuluhan Metode Mewarnai Gambar Pesan Gizi Seimbang Terhadap Peningkatan Pengetahuan Gizi pada Anak SDN 39 dan SDN 03 Sungai Ambawang Nur Ariska, Cece; Jaladri, Iman; Agus Hermansyah
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 3 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi September 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pengaruh Penyuluhan Metode Mewarnai Gambar Pesan Gizi Seimbang Terhadap Peningkatan Pengetahuan Gizi pada Anak SDN 39 dan 03 Sungai Ambawang. Cece Nur Ariska. Jalan 28 Oktober. Berbagai masalah gizi dan kesehatan dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan mengenai gizi seimbang. Media pendidikan gizi yang digunakan pada penelitian ini adalah buku mewarnai gambar pesan gizi.   Tujuan: Mengetahui pengaruh penyuluhan metode mewarnai gambar pesan gizi seimbang terhadap peningkatan pengetahuan anak di SDN 39 dan 03 Sungai Ambawang.   Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2019. Populasi studi penelitian ini adalah siswa kelas 1 dan kelas 2 dengan sampel berjumlah 36 siswa. Analisis data menggunakan paired t-test dan independent t-test.   Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah mewarnai gambar pesan gizi, dan terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan gizi seimbang. Hasil uji independent t-test tidak terdapat perbedaan peningkatan pengetahuan pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol p= 0,0596 (p>0,05). Media mewarnai gambar pesan gizi tidak memiliki perbedaan dengan penyuluhan gizi seimbang dalam peningkatan pengetahuan siswa. Kata kunci: Penyuluhan, Metode Mewarnai Gambar, Pesan Gizi Seimbang, Peningkatan Pengetahuan Gizi Pada Anak
DAYA TERIMA, KADAR AIR DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA TEH DAUN SIRSAK (Annona Muricata L) DENGAN PENAMBAHAN DAUN JERUK NIPIS Agusta, Mila; Jonni Syah R Purba; Gambir, Jurianto
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 3 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi September 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teh adalah jenis minuman yang memiliki khasiat bagi tubuh dan dapat dinikmati dengan penyeduhan. Bahan teh dapat  berasal dari daun sirsak yang mengandung senyawa flavonoid, kumarin alkaloid, kalsium fosfor, karbohidrat, vitamin A, vitamin B, vitamin C. Air rebusan daun sirsak yang diolah secara tradisional telah lama digunakan oleh masyarakat sebagai obat herbal, penambahan daun jeruk nipis diharapkan akan semakin memperkaya cita rasa dari minuman teh celup herbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima (kadar air dan aktivitas antioksidan) teh daun sirsak (Annona Muricata.L) dengan penambahan daun jeruk nipis (Citrus  Aurantifolia). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen adapun perlakuan yang diberikan yaitu penambahan daun sirsak dan daun jeruk nipis sebanyak P1 (75% : 25%), P2 (85% : 15%), dan P3 (95% + 5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh terhadap daun sirsak dan daun jeruk nipis dengan konsentrasi yang berbeda terhadap warna, rasa, aroma dan tekstur teh celup herbal. Teh daun sirsak yang paling disukai panelis terdapat pada perlakuan P2 dengan konsentrasi daun sirsak 85% daun jeruk nipis 15% dan hasil analisis kadar air teh daun sirsak tertinggi yaitu sebesar 9,91% pada perlakuan P1, dan hasil aktivitas antioksidan teh daun sirsak tertinggi yaitu sebesar 31,31% pada perlakuan P2.
Pemberian Jus Mix Lidah Buaya  (Aloe Vera) dan Jambu Biji (Psidium Guajava) Terhadap Kadar Gula Darah Puasa Pada Penderita Hiperglikemia Sahanaya, Grace; Nopriantini; Agusanty, Shelly Festilia
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 3 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi September 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pangan fungsional adalah makanan yang bermanfaat untuk kesehatan di luar zat gizi dan nutrisi yang tersedia. Berdasarkan definisi pangan fungsional, penambahan bahan untuk nilai kesehatan telah ditambahkan ke makanan. Snack bar merupakan produk baru bagi masyarakat Indonesia. Snack bar adalah penganan padat yang berbentuk batang dan merupakan campuran dari berbagai bahan kering seperti sereal, kacang-kacangan, buah-buahan kering yang digabungkan menjadi satu dengan bantuan binder. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan nilai gizi formulasi snackbar berbasis tepung ampas kelapa dengan penambahan konsentrat daun kelor (Moringa oleifera L) sebagai makanan selingan. Metode: penelitian ini menggunakan eksperimen. Perlakuan yang digunakan dengan tepung ampas kelapa dengan penambahan konsentrat daun kelor adalah F1 (45gr:5gr), F2 (40gr:10gr), F3 (35gr:15gr), F4 (30gr:20gr), F5 (25gr:25gr). Uji yang digunakan ada 2 yaitu uji organoleptik dan uji proksimat. Hasil: Berdasarkan hasil uji organoleptik meliputi warna, aroma, rasa dan tekstur yang dihitung berdasarkan pangkat dari jumlah percobaan menunjukkan pada perlakuan F5 25gr tepung ampas kelapa dan 25gr konsentrat daun kelor, dengan jumlah 410. Untuk hasil uji proksimat, dari 100 gr dengan kandungan kadar protein 12%, lemak 15.75%, karbohidrat 20.25%, serat 4%, kadar abu 1.35%, dan kadar air 13.05%. Kesimpulan: Tidak terdapat pengaruh daya terima warna, aroma, rasa, tekstur, dan tidak terdapat pengaruh terhadap nilai gizi snackbar tepung ampas kelapa dengan penambahan konsentrat daun kelor. Saran: Perlu dilakukan modifikasi formula snackbar dan perlu penambahan zat gizi atau sumber bahan pangan lain untuk meningkatkan penerimaan panelis dan untuk dijadikan makanan selingan yang sehat dan praktisatar belakang : Sarapan penting bagi anak sekolah untuk Pengetahuan merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan dan sikap seseorang. Penggunaan media flashcard merupakan upaya peningkatan pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan perubahan pengetahuan dan sikap.
PENGARUH POSTER BAHASA MANDARIN TERHADAP PENGETAHUAN DAN KONSUMSI PANGAN LOKAL PADA ANAK USIA 9-12 TAHUN ETNIS TIONGHOA DI YAYASAN BAHUSSUTA SEKOLAH DASAR ASOKA KOTA SINGKAWANG Sonia, Sely; Sopiyandi; Sulistyaningsih, Ikawati
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 2 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Juni 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1057

Abstract

Latar Belakang: Masalah gizi pada anak sekolah ini sering dikaitkan dengan pola konsumsi kebiasaan makan dan perilaku baik dirumah maupun di sekolah. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan seseorang untuk memperoleh perubahan perilaku yaitu dengan pemberian informasi pendidikan gizi melalui pemberian poster bahasa Mandarin. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan konsumsi pangan lokal pada anak usia 9-12 tahun etnis Tionghoa di Yayasan Bahussuta Sekolah Dasar Asoka Kota Singkawang. Metode: Penelitian ini menggunakan Pre Experiment dengan desain One Grup Pre-Test and Post-Test dengan metode Purposive Sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa-siswi kelas IV Sekolah Dasar Asoka sebanyak 26 sampel yang berusia 9-12 tahun. Pengumpulan data dengan wawancara kuesioner dan formulir Recall 1x24 Jam. Hasil: Ada terdapat perbedaan pengetahuan dan konsumsi pangan lokal sebelum dan sesudah diberikan poster bahasa mandarin dengan p=0,000. Kategori umur tertinggi yaitu 10 tahun sebanyak 14 responden (53.8%) dan jenis kelamin laki-laki sebanyak 14 responden (53.8%). Nilai selisih rata- rata sebelum dan sesudah pengetahuan yaitu sebesar 20.04 dan nilai selisih rata-rata konsumsi energi (kkal) sebelum dan sesudah sebesar 203.09 kkal. Kesimpulan: Ada perbedaan pengetahuan pangan lokal sebelum dan sesudah diberikan intervensi gizi berupa poster bahasa mandarin tentang pangan lokal. Ada perbedaan konsumsi energi (Kkal) pangan lokal sebelum dan sesudah diberikan intervensi gizi berupa poster bahasa mandarin tentang pangan lokal.
PENGARUH PEMBERIAN SARI BUAH LABU SIAM (SECHIUM EDULE) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMASKARYA MULIA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT Sapariyah; Shelly Festilia A; Yanuarti Petrika
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 3 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi September 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan gangguan sistem peredaran darah yang menyebabkan kenaikan tekanan darah diatas nilai normal, yaitu melebihi 140/90 mmHg. Hipertensi sering disebut sebagai pembunuh gelap atau silent killer karena termasuk penyakit yang gejalanya tersembunyi namun perlahan-lahan mematikan. Faktor pemicu atau risiko penyakit hipertensi dapat dibedakan menjadi faktor yang tidak dapat diubah dan faktor yang dapat diubah. Sayuran berpotensi menurunkan tekanan darah antara lain tomat, wortel, seledri, ketimun, dan labu siam. Salah satu tanaman yang berkhasiat obat adalah labu siam (Sechium edule), Labu siam memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh diantaranya dapat menurunkan tekanan darah tinggi karena mengandung kalium. Untuk mengetahui pengaruh sari buah labu siam (Sechium Edule) dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Karya Mulia Pontianak Kalimantan Barat. Penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah semua kelompok umur yang menderita hipertensi yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Karya Mulia Pontianak. Sebanyak 20 sample dan 20 kontrol dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara langsung dengan alat bantu kuesioner. Data dianalisis dengan dengan Uji Man Whitney untuk melihat perubahan tekanan darah. Rata-rata tekanan darah menunjukan bahwa pada kedua perlakuan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan sari buah labu siam diperoleh p-value sebesar 0,244 dan 0,447 yang berarti tidak ada perbedaan rata-rata tekanan darah sebelum diberikannya sari buah labu siam antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol. Tidak ada pengaruh sari buah labu siam (Sechium Edule) dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN ASUPAN ENERGI IBU HAMIL KURANG ENERGI KRONIK (KEK) MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUJUH BELAS TAHUN 2023 Hadi, Abdul; Ginting, Martinus; Rafiony, Ayu
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 3 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi September 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO 2017, mengemukakan prevalensi Kurang Energi Kronis (KEK) pada kehamilan 35% sampai 75%. Riskesdas 2018, sebesar 17,3 % ibu hamil mengalami KEK. Resiko KEK pada ibu hamil dapat menyebabkan anemia, pendarahan, berat badan ibu tidak bertambah secara normal, dan terkena penyakit infeksi. Pengetahuan mengenai gizi dan kesehatan akan berpengaruh terhadap pola konsumsi pangan. Tujuan penelitian: untuk mengetahui perbedaan pengetahuan gizi dan asupan energi ibu hamil kurang energi kronik (KEK) melalui permainan ular tangga di wilayah kerja Puskesmas Tujuh Belas Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang. Jenis penelitian: eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain penelitian one group pre test-post test design. Hasil: Berdasarkan hasil uji non parametrik (Wilcoxon) diketahui bahwa Asymp. Sig. (2-tailed) bernilai 0.000, artinya ada perbedaan signifikan antara pengetahuan gizi dan asupan energi ibu hamil KEK sebelum dan sesudah edukasi gizi menggunakan ular tangga. Adanya peningkatan nilai pre-post test dan asupan enrgi ibu hamil. Kesimpulan: Ada perbedaan pengetahun gizi dan asupan energi ibu hamil KEK di Puskesmas Tujuh Belas Kecamatan Tujuh Belas sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi menggunakan permainan ular tangga.
PENGARUH PENGGUNAAN KARTU EDUKASI SEHAT TANPA ANEMIA (SETAMI) TERHADAP PENGETAHUAN DAN ASUPAN PROTEINHEWANI DALAM MENCEGAH ANEMIA PADA REMAJA DI SMP NEGERI 01 TELUK BATANG Redha Listya Dwiningrum; Lakshmi Puspita, Widyana; Nopriantini
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 3 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi September 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Remaja adalah salah satu yang rawan terhadap masalah gizi salah satunya adalah defisiensi zat besi. Masalah gizi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius karena berdampak pada perkembangan fisik, psikis, perilaku, dan etos kerja seseorang. Upaya untuk meningkatkan pengetahuan anemia dapat dilakukan dengan media yang tepat, menarik dan mudah dipahami oleh remaja putri. Salah satunya dengan media visual. Tujuan: Penelitian kajian literatur ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media visual terhadap pengetahuan anemia pada remaja putri. Metode: Menggunakan PICO framework, yang terdiri dari Population/problem yaitu masalah remaja putri. Intervention yaitu penatalaksanaan terhadap pengetahuan anemia dengan media visual. Outcome yaitu hasil yang diperoleh adalah pengaruh media visual terhadap pengetahuan anemia. Hasil: Persentase selisih pengetahuan anemia tertinggi sebesar 69,88% dengan media visual flash card, sedangkan persentase selisih terendah yaitu sebesar 1,96% dengan media visual booklet. Rata-rata persentase selisih kenaikan pengetahuan anemia sebesar 20,07%. Kesimpulan : Terdapat perbedaan peningkatan pengetahuan anemia remaja putri sebelum dan sesudah diberikan menggunakan media visual.
PENGARUH KEGIATAN KELAS BALITA GIZI KURANG TERHADAPPENGETAHUAN GIZI IBU, POLA MAKAN DAN BERAT BADANBALITA DI DESA SUNGAI KELAMBU Monica, Astri; Rafiony, Ayu; Gambir, Jurianto
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 3 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi September 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kekurangan gizi pada anak dapat menimbulkan dampak   seperti lambatnya pertumbuhan badan, rawan terhadap penyakit, menurunnya tingkat kecerdasan, terganggunya mental anak, jika ini tidak diatasi maka kekurangan gizi yang serius dapat menyebabkan kematian anak. Upaya preventif yang dilakukan terhadap balita underwaight adalah dengan kegiatan edukasi   kelas balita gizi kurang sebagai pendidikan gizi dan kesehatan untuk ibu balita.   Tujuan : untuk mengetahui pengaruh kegiatan kelas balita gizi kurang terhadap pengetahuan gizi ibu, pola makan dan berat badan balita di desa Sungai Kelambu wilayah kerja Puskesmas Sei Kelambu. Metode : dengan pre-eksperimen one group pre-test and post-test. Jumlah sampel 27 balita gizi kurang usia 6-59   bulan. Hasil penelitian : rata-rata skor pengetahuan gizi ibu sebelum diberikan   edukasi adalah 11,78 dan setelah diberikan edukasi meningkat menjadi 17,22.   Rata-rata skor pola makan balita sebelum edukasi adalah 34,00 meningkat   menjadi 38,41 setelah edukasi..  Berat  badan balita juga menunjukkan   peningkatan dengan rata-rata sebelum edukasi adalah 8,87 kg meningkat   menjadi 9,08 kg. Kesimpulan : ada pengaruh kegiatan kelas balita gizi kurang   terhadap pengetahuan gizi ibu, pola makan dan berat badan balita di Desa Sungai   Kelambu  

Page 8 of 11 | Total Record : 104