cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2025): February" : 23 Documents clear
Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Guna Pencegahan Radang Gusi Pada Ibu Hamil Di Kelurahan Padangsambian Denpasar Tahun 2024 Asep Arifin Senjaya; Ni Made Dwi Purnamayanti; Ni Luh Putu Sri Erawati
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2198

Abstract

Setiap tahun, sekitar 15 juta bayi lahir prematur, dengan lebih dari 60% kasus terjadi di Afrika dan Asia Selatan. Indonesia menempati peringkat kelima dengan jumlah bayi prematur tertinggi di dunia. Kesehatan mulut yang buruk pada ibu hamil dikaitkan dengan kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah. Menyikat gigi merupakan tindakan preventif terhadap penyakit gigi dan mulut. Di Kelurahan Padangsambian Denpasar, terdapat 21 Posyandu, namun belum ada pelatihan kader terkait kesehatan gigi ibu hamil. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam pencegahan radang gusi pada ibu hamil. Pelatihan dilakukan melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, dan simulasi. Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan kader dalam menyuluh serta memeriksa kebersihan gigi. Evaluasi menunjukkan kader telah melakukan penyuluhan kepada ibu hamil. Disarankan pelatihan serupa dilakukan di daerah lain untuk meningkatkan kesehatan gigi ibu hamil. Capacity Building of Posyandu Cadres to Prevent Gingivitis in Pregnant Women in Padangsambian Village, Denpasar in 2024  Every year it is estimated that 15 million babies are born prematurely and >60% of premature babies Each year, approximately 15 million babies are born prematurely, with over 60% of cases occurring in Africa and South Asia. Indonesia ranks fifth in the world for the highest number of preterm births. Poor oral health in pregnant women has been linked to preterm birth and low birth weight. Brushing teeth is a preventive measure against oral diseases. In Padangsambian Village, Denpasar, there are 21 Posyandu, but no training has been conducted for cadres on pregnant women's oral health. This community service aims to enhance Posyandu cadres' capacity in preventing gingivitis in pregnant women. Training methods include lectures, discussions, demonstrations, and simulations. Results show a significant increase in participants' knowledge and skills in providing counseling and basic oral hygiene assessments. Evaluations confirm that cadres have conducted counseling for pregnant women. It is recommended that similar training be implemented in other areas to improve pregnant women's oral health.
Pemanfaatan Inovasi Moveable Book Sebagai Peningkatan Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue Pada Siswa SD Negeri 02 Besuki Kabupaten Situbondo Nurnaningsih Herya Ulfah; Muhammad Al Irsyad; Indana Tri Rahmawati; Septa Katmawanti; Dea Aflah Samah; Oktavia Sri Wahyuni; Salmania Khnsa Nabila Desandyansyah; Naura Assyifani Qolbi; Reza Pahlevi; Muhammad Fahmi Rabbani
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2228

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sering menjadi KLB (Kejadian Luar Biasa) karena cepatnya perkembangan dan cenderung fluktuatif yang biasa terjadi di wilayah negara tropis. Jawa Timur tepatnya di Kecamatan Besuki menjadi salah satu wilayah dengan prevalensi KLB demam berdarah dengue yang cukup tinggi setelah Kecamatan Situbondo. Terbatasnya tenaga ahli serta kurangnya fasilitas kesehatan menjadi faktor penghambat tersampaikannya informasi kesehatan pada warga sekitar, mulai dari pencegahan penyakit secara mandiri hingga pengobatan. Oleh karena itu, perlu adanya penyampaian informasi kesehatan menggunakan media inovatif yang menarik terlebih untuk anak-anak sebagai pondasi pengetahuan dalam mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak dini. Sasaran kegiatan ini adalah siswa SD Negeri 02 Besuki dengan jumlah 30 siswa. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini  menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyampaian materi menggunakan movable book dengan hasil (p-value=0.000). Selain itu, adanya edukasi melalui movable book mampu mendorong siswa untuk secara sadar dapat melindungi diri mereka sendiri dari gigitan nyamuk Aedes aegepti. Selain itu dengan edukasi pengenalan gejala demam berdarah juga dapat memungkinkan anak-anak untuk mengenali gejala awal demam berdarah. Utilization of Moveable Book Innovation as an Improvement of Dengue Fever Prevention Education for Students of SD Negeri 02 Besuki, Situbondo Regency  Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) frequently escalates into outbreaks due to its rapid spread and fluctuating patterns, particularly in tropical regions. East Java, specifically Besuki District, ranks among the areas with a high prevalence of DHF outbreaks, second only to Situbondo District. The scarcity of medical professionals and inadequate healthcare facilities hinder the effective dissemination of crucial health information to the community, ranging from self-preventive measures to proper treatment. Consequently, it is essential to convey health education through innovative and engaging media, particularly targeting children as a crucial foundation for early DHF prevention. The primary audience of this initiative consists of students from SD Negeri 02 Besuki with a total of 30 students. The outcomes of this community service program reveal a significant improvement in students'knowledge levels before and after receiving educational materials through interactive movable books with results (p-value=0.000). Furthermore, this approach has motivated students to take proactive steps in protecting themselves from Aedes aegypti mosquito bites. Additionally, the education on recognizing dengue fever symptoms has empowered children to identify early signs of the disease
Edukasi Teknologi Silase Melalui Pendampingan Partisipatif untuk Meningkatkan Ketersediaan Pakan Ternak di Desa Bonto Bulaeng Tahyul Tahyul; Reski Amaliah; Nursani Nursani
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2262

Abstract

Komoditas utama para peternak sapi adalah daging, yang mereka berikan kepada penduduk sebagai sumber pangan. Kecenderungan penurunan populasi sapi menjadi permasalahannya. Khususnya pada musim kemarau, pertimbangan pakan mempengaruhi peningkatan populasi sapi. Untuk meningkatkan produksi sapi, pakan ternak yang berkelanjutan dan berkualitas tinggi harus tersedia. Para peternak sapi di Desa Bonto Bulaeng sedang menghadapi permasalahan ini. Para peternak kesulitan mendapatkan pakan pada musim kemarau karena kurangnya persiapan, sedangkan para peternak sangat bergantung pada pakan ternak yang melimpah pada musim hujan. Selain itu, petani belum mempunyai keahlian dalam menangani limbah pertanian, seperti jerami padi dan daun jagung, yang dibakar atau dibuang, bukan dijadikan pakan ternak. Hal ini membantu memastikan pakan ternak tersedia secara konsisten selama musim kemarau. Melalui penerapan teknik silase dan teknologi mesin pemotong hijauan, program pengabdian ini berupaya meningkatkan produktivitas ternak. Kegiatan pengabdian ini menggunakan konseling dan instruksi praktis langsung dalam persiapan pakan. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pemahaman, keahlian, dan pengetahuan peternak sebesar 96,225% dalam mengelola pakan ternak sehingga meningkatkan produktivitas sapi. Untuk menjamin ketersediaan pakan pada musim kemarau, anggota kelompok ternak mempunyai kemampuan untuk secara mandiri menyiapkan pakan ternak yang dikonservasi dari hijauan.   Education on Silage Technology Through Participatory Assistance to Increase the Availability of Animal Feed in Bonto Bulaeng Village  The main commodity of cattle breeders is meat, which they provide to the population as a food source. The trend of decreasing cattle population is the problem. Especially in the dry season, feed considerations influence the increase in cattle population. To increase cattle production, sustainable and high-quality animal feed must be available. Cattle breeders in Bonto Bulaeng Village are facing this problem. Farmers have difficulty getting feed in the dry season due to lack of preparation, while breeders are very dependent on abundant livestock feed in the rainy season. In addition, farmers do not have the expertise to handle agricultural waste, such as rice straw and corn leaves, which are burned or thrown away, rather than used as animal feed. This helps ensure animal feed is consistently available during the dry season. Through the application of silage techniques and forage cutting machine technology, this service program seeks to increase livestock productivity. This service activity uses counseling and direct practical instruction in feed preparation. The result of this activity is an increase in farmers' understanding, skills and knowledge in managing animal feed thereby increasing cow productivity. To ensure the availability of feed during the dry season, livestock group members have the ability to independently prepare livestock feed that is conserved from forage.
Transformasi Digital UMKM Budidaya Ikan Rundan Ali Sejahtera untuk Pengelolaan Manajemen dan Peningkatan Produktivitas Wahyuni Wahyuni; Pitrasacha Adytia; Rizky Zakariyya Rasyad; Yunita Yunita
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2301

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dengan judul Transformasi Digital UMKM Budidaya Ikan Rundan Ali Sejahtera Untuk Pengelolaan Manajemen dan Peningkatan Produktivitas bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses bisnis yang terjadi pada UMKM tersebut. Adapun hasil yang diharapkan pada program pengabdian ini adalah tercapainya tujuan untuk menerapkan transformasi digital pada UMKM Rundan Ali Sejahtera untuk pengelolaan manajemen dan peningkatan produktivitas. Transformasi digital yang dilakukan adalah: (i) Pendigitalan proses. (ii) Kolaborasi digital. (iii) Peningkatan keterampilan digital. Sistem manajemen yang dibuat sangat membantu para anggota untuk melakukan pencatatan keuangan. Selain itu sistem juga dapat dimanfaatkan untuk pemesanan tempat dan waktu untuk memancing. Kegiatan ini juga memperkenalkan platform E-Fishery dan sosial media Instagram. Sedangkan sosial media Instagram digunakan sebagai media promosi kolam pemancingan. Dibuatkan pula alat pemberi pakan ikan otomatis yang diberi nama WFish Feeder. Peningkatan keterampilan digital oleh anggota POKDAKAN Rundan Ali Sejahtera rata-rata berkisar antara 20% - 50%. Pertanyaan terkait penggunaan perangkat digital dalam pekerjaan sehari-hari serta kepercayaan diri dalam menggunakan aplikasi online mengalami peningkatan sekitar 25%. Pertanyaan yang terkait dengan akses internet untuk informasi budidaya dan kemampuan mengiklankan produk secara online memiliki persentase peningkatan sekitar 30%. Keterampilan membuat konten digital dan menggunakan aplikasi keuangan sederhana menunjukkan peningkatan sekitar 25%. Digital Transformation of Rundan Ali Sejahtera Fish Farming UMKM for Management and Increasing Productivity Community service entitled Digital Transformation of Rundan Ali Sejahtera Fish Farming UMKM for Management and Increased Productivity aims to increase the effectiveness and efficiency of business processes that occur in the UMKM. The expected results of this community service program are the achievement of the goal of implementing digital transformation in Rundan Ali Sejahtera UMKM for management and increased productivity. The digital transformation carried out is: (i) Process digitization. (ii) Digital collaboration. (iii) Improving digital skills. The management system created is very helpful for members to record finances. In addition, the system can also be used to book places and times for fishing. This activity also introduced the E-Fishery platform and Instagram social media. While Instagram social media is used as a promotional media for fishing ponds. An automatic fish feeder was also made, named WFish Feeder. The improvement of digital skills by members of POKDAKAN Rundan Ali Sejahtera averaged between 20% - 50%. Questions related to the use of digital devices in daily work and confidence in using online applications increased by around 25%. Questions related to internet access for cultivation information and the ability to advertise products online have increased by about 30%. Skills in creating digital content and using simple financial applications have increased by about 25%.
Mitigasi bencana dalam mempersiapkan kader siaga bencana dan perawatan luka akut pada kondisi cedera di Desa Mandalahaji Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung: Mitigasi Bencana Ade Tika Herawati; Sri Mulyati Rahayu; Sumbara Sumbara; Inggrid Dirgahayu
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2343

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Desa Mandala Haji dalam menghadapi bencana melalui pelatihan kader siaga bencana dan perawatan luka akut. Mitra dalam program ini adalah kader desa, pemerintah desa, serta tenaga akademik dari Universitas Bhakti Kencana. Metode yang digunakan mencakup edukasi, simulasi, serta praktik mitigasi bencana dan penanganan kegawatdaruratan, seperti bantuan hidup dasar dan penanganan patah tulang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman kader, di mana sebelum pelatihan hanya 18% yang memiliki tingkat pengetahuan baik, sementara setelah pelatihan meningkat menjadi 72%. Kesimpulannya, edukasi dan simulasi yang diberikan terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan kader terhadap bencana. Program ini berkontribusi dalam membangun kapasitas masyarakat secara berkelanjutan, sehingga dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mengembangkan strategi mitigasi berbasis komunitas. Disaster Mitigation in Preparing Disaster Preparedness Cadres and Acute Wound Care in Injury Conditions in Mandala Haji Village, Pacet District, Bandung Regency This program aims to enhance the disaster preparedness of the Mandala Haji Village community through training for disaster preparedness cadres and acute wound care. The partners in this program include village cadres, the village government, and academic staff from Bhakti Kencana University. The methods used involve education, simulations, and practical training in disaster mitigation and emergency response, such as basic life support and fracture management. The evaluation results showed a significant improvement in cadre knowledge, with only 18% having a good level of knowledge before the training, increasing to 72% afterward. In conclusion, the provided education and simulations were proven effective in enhancing cadre preparedness for disasters. This program contributes to building sustainable community capacity and can serve as a model for other regions in developing community-based disaster mitigation strategies.
Penerapan Mesin Tanam Padi Elektrik dan Sprayer Otomatis serta manajemen kelompok dalam mengoptimalisasi produktivitas Kelompok Tani Sido Makmur I Theodorus Wiyanto Wibowo; Prayudi Setiawan Prabowo; Albrian Fiky Prakoso; Rizdana Galih Pambudi; Markus Yohanes Ronaldo Da Santo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2411

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi produktivitas dan efisiensi dalam pengelolaan pertanian, dengan Mesin Tanam Padi Elektrik dan Sprayer Otomatis sebagai salah satu langkah strategis untuk membantu Kelompok Tani Sido Makmur I dalam menyelesaikan masalah saat musin tanam tiba. Metode pelaksanaannya dimulai dengan observasi terhadap kondisi lapangan, dilanjutkan dengan diskusi untuk merumuskan rencana, dilaksanakan pelatihan kepada anggota Kelompok Tani Sido Makmur I, dan terakhir dilakukan evaluasi. Mitra dalam pengabdian ini adalah Kelompok Tani Sido Makmur I yang beranggotakan 15 petani. Hasil dari satu hektar sawah dengan penggunaan mesin tanam padi elektrik mampu menggantikan tenaga kerja manual, mengurangi kebutuhan tenaga kerja dari 25 orang menjadi 8 orang, dan meningkatkan efisiensi proses penanaman dari semula 8 jam mampu menjadi 5 jam. Selain itu, penggunaan sprayer otomatis juga dapat meningkatkan efisiensi dalam penyemprotan pestisida. Di samping penerapan teknologi, peningkatan manajemen kelompok tani menjadi solusi kunci dalam pembukuan yang baik memungkinkan kelompok tani untuk melacak pengeluaran dan pendapatan secara lebih akurat sehingga mempermudah dalam perencanaan keuangan dan pengambilan keputusan ekonomi. Application of Electric Rice Planting Machines and Automatic Sprayers as well as group management in optimizing the productivity of the Sido Makmur I Farmer Group This service aims to optimize productivity and efficiency in agricultural management, with Electric Rice Planting Machines and Automatic Sprayers as one of the strategic steps to help the Sido Makmur I Farmer Group in solving problems when the planting season arrives. The implementation method begins with observation of field conditions, followed by discussions to formulate plans, training is carried out for members of the Sido Makmur I Farmers Group, and finally an evaluation is carried out. The partner in this service is the Sido Makmur I Farmers Group, which consists of 15 farmers. The results from one hectare of rice fields using an electric rice planting machine can replace manual labor, reduce the need for labor from 25 people to 8 people, and increase the efficiency of the planting process from 8 hours to 5 hours. Apart from that, using an automatic sprayer can also increase efficiency in spraying pesticides. In addition to the application of technology, improving farmer group management is a key solution in good bookkeeping, enabling farmer groups to track expenses and income more accurately, making financial planning and economic decision making easier.
Pemberdayaan Kelompok Pengolah dan Pemasar Ikan Iwak Sumber Rejeki Tulungagung Melalui Paket Pengolah Abon Ikan dan Pemasaran Berbasis Digital Fandi Fatoni; Lucia Tri Pangesthi; Djoko Suwito; Fitrotin Ni'ma Intan Sari; Catur Surya Saputra
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2412

Abstract

Kabupaten Tulungagung, yang terletak di pesisir selatan Jawa Timur, merupakan salah satu daerah penghasil ikan yang potensial, khususnya dari hasil tangkapan laut dan budidaya. Meskipun potensi perikanan di Tulungagung sangat besar, tantangan yang dihadapi oleh kelompok pengolah ikan di daerah ini masih cukup kompleks salah satunya pada proses pemasaran ikan seperti yang dialami oleh Kelompok Pengolah dan Pemasar Ikan ‘Iwak Sumber Rejeki’. Upaya mengatasi permasalahan yang terjadi maka dilakukan Penelitian pengabdian masyarakat menggunakan metode pemberdayaan partisipatif dengan pendekatan observasi, diskusi, pelatihan, dan evaluasi. Dengan hasil melalui paket pengolah abon ikan dan pemasaran berbasis digital telah memberikan dampak signifikan berupa peningkatan kapasitas,waktu,dan tenaga sebesar 60 % dari produksi semula dalamsehingga meningkatkan efisiensi produksi dan efektivitas pemasaran sealigus memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi lokal di Tulungagung, sejalan dengan tujuan pemberdayaan komunitas dan pengembangan UMKM. Empowerment of the Sumber Rejeki Tulungagung Iwak Processing and Marketing Group through Fish Shredded Processing Packages and Digital-Based Marketing Tulungagung Regency, located on the southern coast of East Java, is one of the potential fish-producing areas, especially from marine capture and aquaculture. Although the potential of fisheries in Tulungagung is very large, the challenges faced by fish processing groups in this area are still quite complex, one of which is the fish marketing process as experienced by the 'Iwak Sumber Rejeki' Fish Processing and Marketing Group. In an effort to overcome the problems that occur, community service research is carried out using participatory empowerment methods with observation, discussion, training, and evaluation approaches. With the results, the shredded fish processing package and digital-based marketing have had a significant impact in the form of an increase in capacity, time, and energy by 60% from the original production in order to increase production efficiency and marketing effectiveness while making a positive contribution to the local economy in Tulungagung, in line with the objectives of community empowerment and MSME development.
Penerapan Paket Mesin Pembuat Pakan Ikan Otomatis dari Limbah Ikan dan Penguatan Manajemen Kelompok Pembudidaya Ikan “Sari Jati Unggul” Tulungagung Ahmad Ajib Ridlwan; Dewanto Dewanto; Albrian Fiky Prakoso; Dita Aprilia Widowati; Moh Bima Fahrosyid Rizki Abdillah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2413

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membuat alat pakan ikan yang berbahan dari limbah ikan yang sudah tidak digunakan lagi seperti kepala dan duri ikan sehingga bisa menekan biaya operasional untuk membeli pakan ikan. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah observasi, diskusi, dan evaluasi. Mitra dalam pengabdian ini adalah kelompok pembudidaya ikan “Sari Jati Unggul” Tulungaggung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan mesin pembuat pakan ikan otomatis telah berhasil dalam menekan biaya operasional pakan ikan hingga 70%. Dengan adanya mesin ini, efisiensi dalam proses produksi pakan ikan dapat ditingkatkan secara signifikan, yang kemudian berdampak langsung pada penghematan biaya operasional yang sebelumnya dikeluarkan untuk pembelian pakan ikan. Pemanfaatan mesin pakan yang menggunakan limbah ikan sebagai bahan baku merupakan langkah inovatif yang ramah lingkungan dalam budidaya ikan. Penguatan manajemen keuangan, mitra sduah dapat memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan operasional sangatlah krusial dalam menjaga kesehatan finansial dan keberlanjutan usaha budidaya ikan. Kesimpulan pengabdian ini adalah dengan penerapan teknologi mesin pembuat pakan ikan otomatis dari limbah ikan serta penguatan manajemen kelompok terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan usaha kelompok. Teknologi ini berhasil mengurangi ketergantungan pada pakan komersial, yang selama ini menjadi salah satu komponen biaya terbesar, sehingga menurunkan biaya produksi dan meningkatkan keuntungan. Implementation of Automatic Fish Feed Making Machine Packages from Fish Waste and Strengthening Management of Fish Farming Groups “Sari Jati Unggul” Tulungagung This community service research aims to make fish food equipment made from fish waste that is no longer used, such as fish heads and spines, so that it can reduce operational costs for buying fish food. The methods used in service are observation, discussion and evaluation. The partner in this service is the fish cultivator group "Sari Jati Unggul" Tulungaggung. The results of the activity show that the implementation of an automatic fish feed making machine has been successful in reducing operational costs for fish feed by up to 70%. With this machine, efficiency in the fish feed production process can be increased significantly, which then has a direct impact on saving operational costs previously spent on purchasing fish feed. The use of feed machines that use fish waste as raw material is an innovative, environmentally friendly step in fish farming. Strengthening financial management, partners are able to separate personal finances from operational finances, which is crucial in maintaining financial health and sustainability of fish farming businesses. The conclusion of this service is that the application of automatic fish feed making machine technology from fish waste and strengthening group management has proven effective in increasing efficiency, productivity and sustainability of group businesses. This technology has succeeded in reducing dependence on commercial feed, which has been one of the largest cost components, thereby reducing production costs and increasing profits.
Pendampingan Penyusunan Laporan Biaya Produksi pada UMKM Food and Beverage (FnB) X di Jakarta Selatan Saminem Saminem; Radina Modjaningrat; Agustina Indriani; Atik Isniawati; Jombrik TPR; Ahmad Basid Hasibuan
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2475

Abstract

Pengelolaan biaya produksi yang tepat dan penetapan harga jual yang kompetitif merupakan tantangan utama bagi UMKM di sektor Food and Beverage (FnB). Banyak UMKM kesulitan dalam menyusun laporan biaya produksi yang akurat dan menentukan harga jual yang sesuai dengan kondisi pasar, yang dapat mempengaruhi profitabilitas usaha. Pendampingan ini bertujuan untuk membantu UMKM di Jakarta Selatan dalam mengelola biaya produksi dan harga jual dengan menggunakan Ecurate, sebuah alat yang mempermudah pembuatan laporan biaya yang terstruktur dan berbasis data. Melalui serangkaian tahapan seperti identifikasi kebutuhan, sosialisasi Ecurate, implementasi, serta analisis laporan biaya dan harga jual, diharapkan UMKM dapat menetapkan harga jual yang lebih tepat, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengoptimalkan margin keuntungan. Selain itu, pendampingan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman UMKM dalam penggunaan data keuangan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik. Hasil dari pendampingan ini diharapkan dapat memperkuat daya saing UMKM di pasar yang semakin kompetitif dan mendukung keberlanjutan usaha mereka melalui pengelolaan biaya yang lebih efisien.
Sosialisasi Prevensi dan Mitigasi Penyakit Emerging dan Re-Emerging pada Industri Peternakan Sapi Perah di Koperasi Unit Desa Sembada Puspo Kabupaten Pasuruan Dwi Kristanto; Widi Nugroho; Danung Nur Adli; Aprilia Rizky Riadini; Ari Vithon Khasib Mubarok; Atsir Farhan; Bilqis Afifa Dana Putri; Hanifa Zahra Wibowo; Nadia Ananda Prasetia Dion; Rahmadhani Angger Syahputra; Teguh Dwi Widodo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2478

Abstract

Penyakit emerging dan re-emerging yang melanda peternakan ruminansia di Indonesia dalam dua tahun terakhir menyebabkan penurunan populasi ternak dan kerugian ekonomi besar. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran paramedik veteriner dan peternak dalam deteksi dini penyakit melalui sosialisasi dan edukasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Agustus 2024 di KUD Sembada Puspo, Kabupaten Pasuruan, melibatkan 35 peserta, termasuk ketua kelompok ternak dan paramedik veteriner. Tahapan pelaksanaan meliputi pre-sosialisasi (engagement, identifikasi masalah, need assessment, dan FGD), sosialisasi (pemaparan materi tentang penyakit, pencegahan, dan penanganan wabah), serta post-sosialisasi (evaluasi dampak melalui pre- dan post-test serta indeks kepuasan masyarakat). Hasil pre-test menunjukkan 25,43% peserta memiliki pengetahuan baik, 49,14% cukup, dan 25,43% kurang. Setelah program, hasil post-test meningkat menjadi 73,71% baik, 23,14% cukup, dan 3,14% kurang. Indeks kepuasan masyarakat menunjukkan delapan aspek di atas 60%, sementara dua aspek masih di bawah. Kesimpulannya, program ini efektif meningkatkan pengetahuan peserta dan mencegah masuknya penyakit ke kawasan peternakan. Dampaknya adalah nol kasus emerging dan re-emerging disease, yang berkontribusi pada produktivitas susu serta keberlanjutan peternakan. Socialization of Prevention and Mitigation of Emerging and Re-Emerging Diseases in the Dairy Cattle Industry at the Sembada Puspo Village Unit Cooperative, Pasuruan Regency Emerging and re-emerging diseases affecting ruminant farming in Indonesia over the past two years have led to a decline in livestock populations and significant economic losses. This program aims to raise awareness among veterinary paramedics and farmers about early disease detection through socialization and education. The program was conducted in August 2024 at KUD Sembada Puspo, Pasuruan Regency, involving 35 participants, including livestock group leaders and veterinary paramedics. The implementation stages included pre-socialization (engagement, problem identification, need assessment, and FGD), socialization (presentation on disease identification, prevention strategies, and outbreak management), and post-socialization (impact evaluation through pre- and post-tests and a community satisfaction index). Pre-test results showed that 25.43% of participants had good knowledge, 49.14% had moderate knowledge, and 25.43% had poor knowledge. After the program, post-test results improved to 73.71% good, 23.14% moderate, and 3.14% poor. The community satisfaction index indicated that eight aspects scored above 60%, while two aspects remained below this threshold. In conclusion, the program effectively enhanced participants' knowledge and helped prevent disease outbreaks in livestock farming areas. The impact resulted in zero emerging and re-emerging disease cases, contributing to milk productivity and sustainable livestock farming

Page 1 of 3 | Total Record : 23