cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 384 Documents
Menilik Potensi Geowisata Desa Gema Melalui Penyuluhan Pada Kelompok Pemuda Sadar Wisata Indriaty Indriaty; Andri Andri; Yudho Wibowo; David Opel Alexander; Romadhon Romadhon
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2065

Abstract

Desa Gema memiliki potensi geowisata yang besar, terutama di sepanjang Sungai Subayang. Namun, pengelolaan dan pengembangan geowisata menghadapi kendala, termasuk kurangnya keterlibatan dan koordinasi antar pemangku kepentingan serta infrastruktur pariwisata yang belum memadai. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Gema melalui pengelolaan dan pengembangan potensi geowisata secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi pelatihan, perencanaan, dan demonstrasi yang diikuti oleh 21 anggota Kelompok Pemuda Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Gema. Pelatihan dilaksanakan di rumah Kepala Desa Gema pada 13 Desember 2023. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola potensi geowisata. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan dan penyuluhan efektif dalam meningkatkan kapasitas Pokdarwis dalam mengembangkan geowisata secara berkelanjutan. Rekomendasi meliputi perlunya pelatihan lanjutan dan peningkatan infrastruktur pendukung untuk mendukung pengembangan geowisata yang lebih baik. Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak juga diperlukan untuk memastikan keberhasilan jangka panjang dari program ini. Examining the Geotourism Potential of Gema Village Through Counseling for Tourism Awareness Youth Groups  Gema Village has significant geotourism potential, particularly along the Subayang River. However, the management and development of geotourism face challenges, including a lack of stakeholder involvement and coordination, as well as inadequate tourism infrastructure. The aim of this activity is to improve the welfare of Gema Village's community through the sustainable management and development of its geotourism potential. The implementation methods include training, planning, and demonstrations attended by 21 members of the Gema Village Tourism Awareness Youth Group (Pokdarwis). The training was conducted at the Gema Village Head's house on December 13, 2023. The results indicate an increase in participants' knowledge and skills in managing geotourism potential. The conclusion of this activity is that training and counseling are effective in enhancing the capacity of Pokdarwis in sustainably developing geotourism. Recommendations include the need for ongoing training and improved supporting infrastructure to facilitate better geotourism development. Continued support from various stakeholders is also necessary to ensure the long-term success of this program.
Innovative Technical Guidance: Processing Corn Straw into Quality Feed for Beef Cattle for Veterinary Medicine Students at UNDIKMA with an Entrepreneurship Focus Mashur Mashur
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2069

Abstract

This study aims to improve the knowledge and skills of Veterinary Medicine students at UNDIKMA in processing corn straw into quality beef cattle feed through entrepreneurship-focused technical guidance. Our partners included local beef cattle farmers and student groups from the Faculty of Veterinary Medicine, UNDIKMA. We utilized a technology demonstration method showcasing four corn straw processing technologies: hay making, wet ammoniation, dry ammoniation, and haylage making. Results from pretest and posttest assessments of 41 students showed significant improvements in knowledge (average increase of 46.9%) and skills (average increase of 70.8%). Participants also demonstrated high willingness and readiness to apply and disseminate the techniques learned. We recommend the expansion of this training model to include more innovative processing methods and wider dissemination through various extension methods to effectively address the feed challenges in the beef cattle industry.
Sosialisasi Pentingnya Sertifikasi Halal untuk Meningkatkan Mutu Produk Keripik KWT Nine Seru Baiq Rika Ayu Febrilia; Sri Mulyawati; Rosyid Ridho; Isna Juliana Kurnia; Jihan Dita Faradila
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2073

Abstract

KWT Nine Seru telah memproduksi berbagai jenis keripik sejak lama, namun produk ini belum memiliki sertifikat halal. Padahal kepemilikan sertifikat halal pada suatu produk cukup mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli barang. Kelompok ini menghadapi permasalahan karena kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya sertifikasi halal produk serta belum adanya pengetahuan dan pengalaman dalam mengurus pengajuan sertifikat halal. Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan pentingnya sertifikasi halal untuk meningkatkan mutu produk keripik KWT Nine Seru. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab yang terdiri atas tiga tahapan, yaitu persiapan, implementasi dan evaluasi. Kegiatan sosialisasi ini telah berhasil dilaksanakan dan mendapatkan respon yang baik dari peserta. Hasil pre-test dan post-test peserta menunjukkan bahwa peserta telah sepenuhnya memahami pentingnya keberadaan label halal pada kemasan makanan dan pentingnya pemeriksaan keberadaan label halal dalam kemasan makanan atau minuman yang akan dikonsumsi. Peserta juga telah mendapatkan informasi mengenai adanya perubahan logo halal, tata cara pengajuan sertifikasi halal dan gambaran dokumen yang dibutuhkan dalam pengajuan tersebut. Socialization of the Importance of Halal Certification to Improve the Quality of KWT Nine Seru Chips Products KWT Nine Seru has been producing various types of chips for a long time, but this product does not yet have a halal certificate. In fact, having a halal certificate on a product is quite influential in consumer decisions in purchasing goods. This group faces problems due to a lack of knowledge about the importance of halal certification of products and the lack of knowledge and experience in managing halal certificate applications. Therefore, the purpose of this activity is to socialize the importance of halal certification to improve the quality of KWT Nine Seru chip products. Community service activities are carried out using lecture and question and answer methods consisting of three stages, namely preparation, implementation and evaluation. This socialization activity has been successfully implemented and received a good response from the participants. The results of the pre-test and post-test of participants showed that participants fully understood the importance of the existence of a halal label on food packaging and the importance of checking the existence of a halal label on food or beverage packaging that will be consumed. Participants have also received information about changes in halal logic, procedures for submitting halal certification and an overview of the documents needed in the application.  
Pemanfaatan Fitur Wabot Sebagai Respon Atas Kebutuhan Konsumen Secara Online Pada KWT Nine Seru Di Desa Lantan Sri Mulyawati; Tajidan Tajidan; Baiq Rika Ayu Febrilia; Idiatul Fitri Danasari; Ni Made Wirastika Sari; Ni Luh Mira Puspayani
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2074

Abstract

Wabot atau WhatsApp Chatbot merupakan salah satu fitur yang dikembangkan oleh aplikasi WhatsApp, khususnya WhatsApp Business. Munculnya aplikasi dan fitur-fitur tersebut disebabkan oleh perkembangan teknologi digital yang semakin massiv dan menyesuaikan kebutuhan pengguna. Pelaku usaha mikro kecil yang terletak di pelosok daerah membutuhkan bantuan untuk beradaptasi dengan teknologi, salah satunya adalah Kelompok Wanita Tani Nine Seru yang ada di Desa Lantan Kabupaten Lombok Tengah. Kelompok tersebut telah berdiri cukup lama, namun belum mampu memanfaatkan teknologi untuk menjawab kebutuhan konsumen secara online. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman KWT Nine Seru tentang Wabot dan cara untuk mengaktifkan, serta menggunakanya. Metode pelaksanaan pengabdian dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa tedapat peningkatan pemahaman peserta kegiatan tentang Wabot dan cara untuk mengaktifkannya. Hal ini dibuktikan dari jawaban 71% peserta kegiatan yang setuju bahwa Wabot bermanfaat untuk membangun kepercayaan konsumen melalui respon cepat dan otomatis. Sebagai luaran pengabdian, KWT Nine Seru telah memiliki aplikasi Whatsapp Business yang dapat digunakan untuk menjual dan mempromosikan produknya. Utilisation of the Wabot Feature As A Response To Consumer Needs Online At KWT Nine Seru In Lantan Village Wabot, or WhatsApp Chatbot, is one of the features developed by the WhatsApp application, especially WhatsApp Business. The emergence of these applications and features is due to the development of digital technology, which is increasingly massive and adapts to user needs. Micro and small businesses located in remote areas need help adapting to technology, one of which is the Nine Seru Women Farmers Group in Lantan Village, Central Lombok Regency. The group has been established for a long time, but has not been able to utilise technology to answer consumer needs online. Therefore, the purpose of this service activity is to increase KWT Nine Seru's understanding of Wabot and how to activate and use it. The service implementation method is divided into three stages, namely the preparation stage, implementation stage, and evaluation stage. The results of the service showed that there was an increase in the participants' understanding of Wabot and how to activate it. This is evidenced by the answers of 71% of activity participants who agree that Wabot is useful for building consumer trust through fast and automatic responses. As an output of the service, KWT Nine Seru has a WhatsApp Business application that can be used to sell and promote its products. 
Implementasi Ajaran Tri Hita Karana Dalam Mewujudkan Kerukunan Interen Umat Hindu Di Pura Giri Prajanatha Ni Ketut Ratini; Ni Luh Ayu Eka Damayanti; Ketut Yasini; Sugiarti Sugiarti; Nyoman Suparman; I Ketut Suparta
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2075

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat adalah salah satu tugas yang harus dilaksanakan oleh semua dosen dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dengan adanya dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh Tim Dari Kampus Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana Sulawesi Tengah, Umat Hindu di Kabupaten Sigi khususnya merasa lebih tersentuh dan diperhatikan keberadaannya. Pemilihan lokasi ini bertujuan untuk memberikan teori dan praktek mengenai keagamaan. Metode yang digunakan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) seperti; penyuluhan (dharmawacana), pembinaan, kerja bakti, persembahyangan bersama, penyerahan dana punia, Cendramata berupa pakaian Pinandita, dan wastra untuk Pura. Waktu dan Tempat pelaksanaan pada tanggal 17-19 Juni 2023, di Pura Giri Prajanatha Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah, pada hari suci tilem, yang disambut dengan suka cita dan ramah oleh pengurus Pura, PHDI, Ketua kerukunan umat, dan Seluruh Umat Hindu Kabupaten Sigi. Hasil diperoleh dalam kegiatan Pengabdian kepda Masyarakat ini diantara peningkatan pemahaman, perubahan perilaku dan komunitas yang aktif. Implementation Of Tri Hita Karana Teachings In Realizing Internal Harmony Of The People At Giri Prajanatha Pura, Central Sulawesi  Community Service is one of the tasks that must be carried out by all lecturers in implementing the Tri Dharma of Higher Education. By carrying out Community Service activities by the Team from the Hindu Dharma Sentana College of Central Sulawesi, Hindus in Sigi Regency in particular feel more touched and cared for. its existence. The purpose of choosing this location is to provide theory or material regarding religion. The methods used are Community Service activities such as counseling (dharmawacana), coaching, community service, group prayers, handing over of punia funds, souvenirs in the form of Pinandita clothing, and wastra for temples. Time and place of implementation on June 17-19 2023, at Giri Prajanatha Temple, Sigi Regency, Central Sulawesi Province, on the holy day of tilem, which was welcomed with joy and friendliness by the temple administrators, PHDI, Head of Community Harmony, and all Hindus in Sigi Regency. The results obtained in this Community Service activity can be carried out in a sustainable manner, synergy can always be maintained well and smoothly.
Pendampingan Rancangan Asesmen Formatif Kerangka Backward Desain Dalam Konsep Understanding By Desain Kurikulum Merdeka Muhammad Sholeh; Yantoro Yantoro; Desy Rosmalinda; Risdalina Risdalina; Andi Gusmaulia Eka Putri
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2078

Abstract

Rancangan asesmen formatif merupakan salah satu komponen kurikulum merdeka sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Berdasarkan hasil wawancara bersama kepala sekolah ditemukan beberapa informasi bahwa guru di sekolah masih kurang wawasan terkait asesmen formatif kurikulum merdeka, belum mengetahui rancangan asesmen formatif dalam konsep understanding sebagai wujud paradigma baru pembelajaran. Kegiatan pengambian ini dilakukan dan disusun sesuai waktu pelaksanaan pengabdian untuk mengetasi permasalahan tersebut. Pengabdian dilaksanakan menggunakan metode interaktif, alur kegiatan yaitu survei pendahuluan, pelatihan/ sosialisasi, bimbingan dan pendampingan, evaluasi serta seminar. Kegiatan pelatihan dan sosialisasi bagi guru melalui kegiatan sosialisasi pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh dosen PGSD tentang asesmen formatif kurikulum merdeka sekaligus dosen PGSD sebagai fasilitator nasional sekolah penggerak program merdeka belajar, tentunya akan memberi manfaat dan solusi dari permasalahan yang dihadapi guru. Target yang ingin dicapai dari kegiatan ini ialah : 1). Guru memiliki kemampuan dan pengetahuan untuk merancang asesmen formatif kurikulum merdeka 2) Dilakukan pendampingan yang bersifat konsultatif dalam merancang asesmen formatif.
Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Bidang Infrastruktur Desa Situ Ilir Cibungbulang Kabupaten Bogor Budiono Budiono; Agus Sasmita; Lirawati Lirawati; Puji Wiranto
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2092

Abstract

Desa Situ Ilir di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor menghadapi tantangan dalam pengembangan infrastruktur desa akibat keterbatasan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Program Samisade yang bertujuan mempercepat pembangunan desa terkendala oleh kurangnya kemampuan perangkat desa dalam perencanaan dan pengelolaan anggaran, serta ketergantungan pada jasa penyedia luar yang menambah biaya dan mengurangi kesempatan belajar bagi perangkat desa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi SDM di Desa Situ Ilir melalui pelatihan perencanaan dan perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) menggunakan software AutoCAD. Pelatihan ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Situ Ilir dengan peserta 12 orang yang terdiri dari karang taruna dan perangkat desa. Metode pelatihan mencakup ceramah, demonstrasi, dan latihan yang memadukan gambar, animasi, dan slide show untuk menyampaikan materi secara efektif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan AutoCAD serta kemampuan menyusun RAB yang akurat. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi SDM desa dalam pengelolaan anggaran, mengurangi ketergantungan pada jasa luar, dan memberdayakan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan infrastruktur desa. Rekomendasi untuk kegiatan ini adalah melanjutkan pelatihan secara berkelanjutan untuk memastikan peserta dapat menguasai materi dengan baik dan mendukung pembangunan desa yang efisien dan transparan. Human Resource Development in the Infrastructure Sector of Situ Ilir Village, Cibungbulang, Bogor Regency  Situ Ilir Village in Cibungbulang District, Bogor Regency, faces challenges in developing village infrastructure due to limited human resource (HR) skills. The Samisade program, aimed at accelerating village development, is hindered by the village officials' lack of competence in budget planning and management, as well as reliance on external service providers, which increases costs and reduces learning opportunities for village officials. This activity aims to improve the HR competence in Situ Ilir Village through training in planning and calculating Budget Plans (RAB) using AutoCAD software. The training was conducted at the Situ Ilir Village Hall with 12 participants consisting of youth organizations and village officials. The training method included lectures, demonstrations, and exercises that combined images, animations, and slide shows to deliver the material effectively. The results showed an increase in participants' understanding and skills in using AutoCAD and the ability to prepare accurate RABs. In conclusion, this training successfully enhanced the HR competence of the village in budget management, reduced reliance on external services, and empowered the community to actively participate in sustainable village infrastructure development. The recommendation is to continue the training program on an ongoing basis to ensure participants fully master the material and support efficient and transparent village development.
Pelatihan Pembuatan Konten Edukasi Berbahasa Inggris di Panti Asuhan Sulistiyani Sulistiyani; Dewi Rosaria Indah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2097

Abstract

Pelatihan Pembuatan Konten Edukasi Berbahasa Inggris di Panti Asuhan di Surabaya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anak-anak panti asuhan melalui metode pembelajaran yang menyenangkan dan pendekatan komunikatif. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah workshop intensif yang melibatkan pelatihan dan pendampingan bagi guru-guru di panti asuhan dalam penggunaan media dan metode pembelajaran yang inovatif. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah satu panti asuhan di Surabaya yang menampung anak-anak dengan keterbatasan akses pendidikan. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi, catatan lapangan, serta kuis dan tes evaluasi untuk mengukur pemahaman siswa sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan bahasa Inggris siswa dengan rata-rata skor meningkat dari 60 menjadi 80, serta N-Gain sebesar 0,50. Kesimpulan dari pelatihan ini adalah metode pembelajaran yang diterapkan efektif dalam meningkatkan keterampilan bahasa Inggris siswa, meskipun masih diperlukan peningkatan dalam pemanfaatan teknologi dan manajemen waktu. Rekomendasi untuk pelatihan selanjutnya mencakup peningkatan pendampingan teknologi bagi guru dan penyesuaian materi untuk siswa yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran berbasis audio. Pelatihan ini berpotensi untuk direplikasi di panti asuhan lain dengan penyesuaian sesuai kebutuhan setempat. English Language Educational Content Creation Training at Orphanages. The English Language Educational Content Creation Training at an Orphanage in Surabaya aims to enhance the English language skills of children in the orphanage through enjoyable learning methods and a communicative approach. The implementation method involved intensive workshops that provided training and mentoring for the orphanage teachers in using innovative teaching media and methods. The partner involved in this program is an orphanage in Surabaya, which accommodates children with limited access to education. Data collection instruments included observations, field notes, as well as quizzes and evaluation tests to measure students' understanding before and after the training. The training results showed a significant improvement in students' English language skills, with the average score increasing from 60 to 80 and an N-Gain of 0.50. The conclusion from this training is that the applied teaching methods were effective in enhancing students' English skills, although improvements are needed in the use of technology and time management. Recommendations for future training include increasing technological mentoring for teachers and adjusting materials for students who face difficulties with audio-based learning. This training has the potential to be replicated in other orphanages with adjustments based on local needs.
Pengembangan Kemampuan Soft Skill Dan Kepemimpinan dalam Mengefektifkan Pengelolaan UMKM Binaan Islamic Relief Andi Sitti Wafiqah Rahman; Niluh Putu Evvy Rossanty; Andi Indriani Ibrahim; Rian Risendi; Nini Andriani
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2099

Abstract

Islamic Relief, sebuah organisasi kemanusian dan pembangunan independent berbasis BIrmigham, Inggris, didirikan pada tahun 1984 sebagai amal kecil. Islamic relief berkomitmen untuk memberikan bantuan kemanusian dan proyek-proyek pembangunan kepada individu, keluarga dan komunikasi dilebih dari dari 45 negara. Penelitian ini menggunakan metode pendidikan masyarakat dan metode pelatihan. Untuk mengeksplorasi dan memahami bagaimana pengembangan kemampuan soft skill dan kepemimpinan dalam mengektifkan pengelolaan usaha pada UMKM yang mendapatkan bantuan dana sebenar Rp 4.000.000 / perorang dari Islamic Relief. Pelatihn yang dilakukan oleh Islamic Relief yaitu pelatihan literasi keuangan di sampaikan kepada 60 orang pelaku usaha budidaya ikan lele di Tanamodindi. Organisasi terkait menunjukan tingkat pemahaman dan penerapan soft skill yang tinggi oleh para peserta. Peserta meningkatkan keterampilan interpersonal, manajemen waktu, pengambilan keputusan, dan keterampilan kepemimpinan. Peningkatan kemampuan soft skill dan kepemimpinan sangat penting untuk mengelola usaha dengan lebih baik. Untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja tim, kemampuan soft skill seperti komunikasi, kerjasama, pemecahan masalah, dan manajemen waktu sangat penting. Development of Soft Skills and Leadership in Effectivizing UMKM Management Assisted by Islamic Relief Islamic Relief, an independent humanitarian and development organization based in Brmigham, UK, was founded in 1984 as a small charity. Islamic Relief is committed to providing humanitarian aid and development projects to individuals, families and communities in more than 45 countries. This research uses community education methods and training methods. To explore and understand how the development of soft skills and leadership abilities in streamlining business management in MSMEs that get real financial assistance of IDR 4,000,000 / per person from Islamic Relief. The training conducted by Islamic Relief, namely financial literacy training, was delivered to 60 catfish farming business actors in Tanamodindi. The relevant organizations showed a high level of understanding and application of soft skills by the participants. Participants improved their interpersonal skills, time management, decision-making and leadership skills. Improved soft skills and leadership skills are essential to better manage the business. To improve productivity and team performance, soft skills such as communication, cooperation, problem solving, and time management are essential.  
Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM dalam Menjalankan Usaha pada UMKM Binaan Inkubator Bisnis Fania Mhayugiastiwi; Yoberth Kornelius; Nilluh Putu Evvy Rossanty; Moh. Ali Murad
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2100

Abstract

UMKM memainkan peran krusial dalam perekonomian Indonesia, namun banyak yang menghadapi tantangan dalam pemasaran dan manajemen keuangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi SDM UMKM Alnata Taste dan Batik Nation, yang berada di bawah naungan inkubator bisnis, melalui pelatihan berbasis teknologi dan strategi manajerial. Metode yang digunakan mencakup seminar, diskusi, dan bimbingan langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan bisnis, keahlian teknis, dan kemampuan manajerial, terutama dalam pemasaran digital dan manajemen keuangan. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan kapasitas UMKM untuk bersaing di pasar yang lebih luas, namun perlu penguatan lebih lanjut pada diversifikasi produk dan branding. Disarankan agar program pelatihan berkelanjutan dilaksanakan untuk mendukung pengembangan UMKM secara komprehensif. Training to Improve Human Resource Competencies in Running a Business in Micro, Small, and Medium Enterprises Assisted by Business Incubators UMKM play a crucial role in Indonesia's economy, yet many face challenges in marketing and financial management. This community service activity aimed to enhance the human resource competencies of MSMEs Alnata Taste and Batik Nation, under the guidance of a business incubator, through technology-based training and managerial strategies. The methods included seminars, discussions, and direct mentoring. The evaluation results showed significant improvements in business knowledge, technical skills, and managerial capabilities, particularly in digital marketing and financial management. In conclusion, the training effectively increased the capacity of these UMKM to compete in broader markets; however, further strengthening is needed in product diversification and branding. It is recommended that continuous training programs be implemented to support the comprehensive development of UMKM.