cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 384 Documents
Membangun Kesadaran Lingkungan Melalui Pelatihan Teknik Ecoprint Hapazome Bagi Siswa Sma Luqman Al Hakim Surabaya Pramita Laksitarahmi Isrianto; Sukian Wilujeng; Sunaryo Sunaryo; Selly Tria A
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2181

Abstract

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan melalui pelatihan teknik ecoprint hapazome bagi 25 siswa SMA Luqman Al Hakim Surabaya. Program ini melibatkan dosen dan mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya sebagai tim pelaksana. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan pembuatan ecoprint, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Teknik yang diajarkan meliputi fermentasi daun untuk menghasilkan motif alami pada kain menggunakan bahan ramah lingkungan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap kepedulian lingkungan sebesar 90%, dan keterampilan pembuatan ecoprint mencapai rata-rata 88%. Siswa menghasilkan berbagai produk seperti tote bag dan kaos berbasis ecoprint. Kesimpulannya, program ini berhasil menanamkan karakter peduli lingkungan sekaligus membuka peluang kewirausahaan. Direkomendasikan untuk memperluas cakupan pelatihan dengan variasi teknik ecoprint serta mempromosikan kesadaran lingkungan melalui kegiatan kompetisi dan pameran.  Building Environmental Awareness Through Hapazome Ecoprint Technique Training for Luqman Al Hakim Surabaya High School Students This program aimed to enhance environmental awareness through hapazome ecoprint technique training for 25 students of SMA Luqman Al Hakim Surabaya. The initiative involved lecturers and students from Wijaya Kusuma University Surabaya as the implementation team. The method included socialization, ecoprint-making training, and evaluation through pre-test and post-test assessments. The taught techniques utilized leaf fermentation to create natural patterns on fabric using eco-friendly materials. Results showed a 90% improvement in students' environmental awareness and an average skill acquisition in ecoprint-making of 88%. Students produced various products, such as tote bags and T-shirts, using ecoprint methods. In conclusion, the program successfully instilled environmental care values while opening entrepreneurial opportunities. It is recommended to expand training coverage with diverse ecoprint techniques and promote environmental awareness through competitions and exhibitions.  
Pengelolaan Plastik (Paving Block Limbah Plastik) sebagai Upaya Daur Ulang Plastik di Kecamatan Marisa Rudi Arsyad; Erse Drawana Pertiwi; Fatmawati Fatmawati; Syalomita Gracella Ramapolii; Fadhil Ramadhan Rambe
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2188

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi masalah pengelolaan limbah plastik di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, yang hanya 37,23% dari 21.888,32 ton limbah tahunan dapat dikelola secara efisien. Solusi yang diusulkan adalah mengolah limbah plastik menjadi produk paving block bernama Palastik, melalui metode daur ulang yang melibatkan pencacahan plastik dan penggunaan alat press homemade. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi tentang dampak lingkungan limbah plastik, pelatihan teknis pembuatan Palastik, dan pendampingan intensif penggunaan mesin pencacah plastik serta alat press. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis mitra TPST Himalaya, yang kini mampu memproduksi paving block berkualitas secara lebih efisien. Evaluasi juga menunjukkan bahwa produk Palastik memiliki kekuatan lebih baik dibandingkan paving block konvensional, serta menawarkan peluang pasar baru. Rekomendasi dari penelitian ini adalah memperluas penggunaan mesin pencacah dan alat press untuk meningkatkan skala produksi, serta meningkatkan promosi produk daur ulang guna mendukung ekonomi sirkular dan pengurangan limbah plastik di Kabupaten Pohuwato. Assistance In Planning The E-Saving Application For Ampenan Sub-District This study aims to address the plastic waste management issue in Marisa District, Pohuwato Regency, where only 37.23% of the annual 21,888.32 tons of waste is effectively managed. The proposed solution involves recycling plastic waste into a product called Palastik (plastic waste paving blocks), using a plastic shredding machine and homemade press tools. The methodology includes environmental impact education, technical training for Palastik production, and intensive mentoring on machine and tool operation. The results showed significant improvement in the technical skills of the TPST Himalaya partners, who are now capable of producing high-quality paving blocks more efficiently. Evaluation revealed that Palastik products are stronger than conventional paving blocks and offer new market opportunities. The study recommends expanding the use of shredders and press tools to scale up production, and increasing product promotion to support circular economy initiatives and plastic waste reduction in Pohuwato Regency.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Kegiatan Bertanam Hidroponik Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Yang Berkelanjutan Di Kampung Munjul Kabupaten Garut Mia Nurkanti; Gurnita Gurnita; Afief Maula Novendra; Femi Syadella; Muhammad Iqbal Sadili
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan di Kampung Munjul, Garut, melalui pengenalan sistem pertanian hidroponik untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan. Bermitra dengan 10 ibu rumah tangga, program ini memanfaatkan kondisi lingkungan Munjul yang mendukung untuk menerapkan sistem hidroponik teknik film nutrisi (NFT). Kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, akses sumber daya, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan produktivitas sebesar 25% serta peningkatan keterampilan dan kemandirian peserta dalam mengelola sistem hidroponik. Data kuantitatif dari survei kepuasan peserta menunjukkan 90% peserta sangat puas, dengan manfaat berupa peningkatan produktivitas dan pemberdayaan. Program ini berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan. Rekomendasi meliputi pengenalan teknologi hidroponik lain dan integrasi energi terbarukan untuk meningkatkan keberlanjutan. Pendekatan ini menjadi model yang dapat direplikasi untuk meningkatkan mata pencaharian lokal melalui pertanian modern yang efisien sumber daya. Women Empowerment Through Hydroponic Planting Activities to Improve Sustainable Welfare in Munjul Village, Cintarakyat Village, Samarang District, Garut Regency  This study aims to empower women in Munjul Village, Garut, by introducing hydroponic farming to improve sustainable family welfare. Partnering with 10 housewives, the project leveraged Munjul's favorable environmental conditions to implement a nutrient film technique (NFT) hydroponic system. The initiative involved socialization, training, resource access, mentoring, and evaluation. Results showed a 25% increase in productivity and significant improvements in participants' skills and independence in managing hydroponic systems. Quantitative data from participant satisfaction surveys revealed that 90% of participants were highly satisfied, citing increased productivity and empowerment. The project contributes to Sustainable Development Goals (SDGs), specifically in sustainable agriculture and food security. Recommendations include expanding to other hydroponic technologies and integrating renewable energy solutions to enhance sustainability. This approach demonstrates a replicable model for improving local livelihoods through modern, resource-efficient agriculture.  
Pendampingan Lokakarya Ke-1 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 8 Kota Mataram Eliska Juliangkary; Ade Kurniawan; Sanapiah Sanapiah; Pujilestari Pujilestari; Sri Yuliyanti
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2193

Abstract

Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) berperan krusial dalam meningkatkan efektivitas pengajaran dan hasil belajar siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendukung 19 Calon Guru Penggerak (CGP) dalam memahami, mengidentifikasi posisi, serta merencanakan pengembangan kompetensi mereka. Tujuan utama pengabdian ini adalah memastikan CGP memiliki pemahaman komprehensif tentang alur PGP, peran tim pendukung, serta kompetensi yang diharapkan dari lulusan. Pelaksanaan dilakukan melalui lokakarya dengan metode presentasi, diskusi interaktif, evaluasi formatif, dan refleksi bersama. Hasil menunjukkan bahwa 89% CGP berhasil meningkatkan pemahaman, sementara 85% peserta merancang rencana pengembangan diri sebagai Guru Penggerak. Meskipun tantangan seperti keterbatasan waktu dan akses internet dihadapi, program ini tetap berhasil mendukung pertumbuhan profesional CGP. Kesimpulannya, pengabdian ini menekankan pentingnya investasi dalam pelatihan guru untuk meningkatkan pendidikan berkualitas dan hasil belajar siswa.   Workshop Mentoring to Enhance Teacher Competence in the 8th Cohort of the Teacher Leadership Program in Mataram City.  The Teacher Leadership Program (PGP) plays a crucial role in improving teaching effectiveness and student learning outcomes. This community service activity aimed to support 19 prospective Teacher Leaders (CGP) in understanding, identifying their position, and planning their competence development. The main objective was to ensure that CGP have a comprehensive understanding of the PGP structure, the roles of the support team, and the expected competencies of graduates. The program was delivered through workshops involving presentations, interactive discussions, formative evaluations, and joint reflections. Results showed that 89% of CGP improved their understanding, while 85% successfully developed their personal growth plans as Teacher Leaders. Despite challenges such as limited time and internet access, the program effectively supported CGP’s professional development. In conclusion, this activity highlights the importance of investing in teacher training to enhance education quality and student learning outcomes.
Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Guna Pencegahan Radang Gusi Pada Ibu Hamil Di Kelurahan Padangsambian Denpasar Tahun 2024 Asep Arifin Senjaya; Ni Made Dwi Purnamayanti; Ni Luh Putu Sri Erawati
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2198

Abstract

Setiap tahun, sekitar 15 juta bayi lahir prematur, dengan lebih dari 60% kasus terjadi di Afrika dan Asia Selatan. Indonesia menempati peringkat kelima dengan jumlah bayi prematur tertinggi di dunia. Kesehatan mulut yang buruk pada ibu hamil dikaitkan dengan kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah. Menyikat gigi merupakan tindakan preventif terhadap penyakit gigi dan mulut. Di Kelurahan Padangsambian Denpasar, terdapat 21 Posyandu, namun belum ada pelatihan kader terkait kesehatan gigi ibu hamil. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam pencegahan radang gusi pada ibu hamil. Pelatihan dilakukan melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, dan simulasi. Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan kader dalam menyuluh serta memeriksa kebersihan gigi. Evaluasi menunjukkan kader telah melakukan penyuluhan kepada ibu hamil. Disarankan pelatihan serupa dilakukan di daerah lain untuk meningkatkan kesehatan gigi ibu hamil. Capacity Building of Posyandu Cadres to Prevent Gingivitis in Pregnant Women in Padangsambian Village, Denpasar in 2024  Every year it is estimated that 15 million babies are born prematurely and >60% of premature babies Each year, approximately 15 million babies are born prematurely, with over 60% of cases occurring in Africa and South Asia. Indonesia ranks fifth in the world for the highest number of preterm births. Poor oral health in pregnant women has been linked to preterm birth and low birth weight. Brushing teeth is a preventive measure against oral diseases. In Padangsambian Village, Denpasar, there are 21 Posyandu, but no training has been conducted for cadres on pregnant women's oral health. This community service aims to enhance Posyandu cadres' capacity in preventing gingivitis in pregnant women. Training methods include lectures, discussions, demonstrations, and simulations. Results show a significant increase in participants' knowledge and skills in providing counseling and basic oral hygiene assessments. Evaluations confirm that cadres have conducted counseling for pregnant women. It is recommended that similar training be implemented in other areas to improve pregnant women's oral health.
Pengembangan Sistem Informasi Pengelolaan Data Warga RT 42 sebagai Inisiatif Pemberdayaan Komunitas Digital Ramadhan Paninggalih; Bowo Nugroho; Riska Kurniyanto Abdullah; Aninditya Anggari Nuryono; Rizal Kusuma Putra; Eko Agung Syaputra
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2202

Abstract

Tujuan dari PKM ini adalah mengembangkan Sistem Informasi Pengelolaan Data Warga untuk meningkatkan efisiensi administrasi dan keterlibatan warga di RT.42, Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan. Mitra utama adalah pengurus dan warga RT.42 yang mengalami kendala dalam pengelolaan data secara manual. Metode yang digunakan meliputi perancangan, pengembangan, dan pelatihan penggunaan sistem informasi kepada warga dan pengurus. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi dalam pengelolaan data dan penyampaian informasi yang lebih cepat. Rekomendasi diberikan untuk pemeliharaan sistem dan pengembangan fitur tambahan guna mendukung tata kelola yang lebih baik di lingkungan RT. Development of RT 42 Resident Data Management Information System as a Digital Community Empowerment Initiative The purpose of this PKM is to develop a Citizen Data Management Information System to enhance administrative efficiency and citizen engagement in RT.42, Gunung Bahagia Subdistrict, South Balikpapan. The main partners are the RT.42 administrators and residents, who face challenges in managing data manually. The methodology includes the design, development, and training on the information system for residents and administrators. Results indicate improved efficiency in data management and faster dissemination of information. Recommendations are provided for system maintenance and feature enhancements to support better governance in the RT environment
Peyuluhan Teknologi air bersih dengan Khitosan Desa Belener Kabupaten Cianjur Yayan Sanjaya; Suhara Suhara
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2203

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan teknologi berbasis kitosan untuk meningkatkan kualitas air di Desa Belener, Kabupaten Cianjur. Mitra kegiatan adalah kelompok petani setempat yang menghadapi permasalahan air tercemar akibat limbah pertanian. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Science Technology Society (STS), dengan pengembangan pengetahuan dan keterampilan berbasis praktik langsung. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait manfaat kitosan sebagai agen koagulasi alami, efektif dalam penjernihan air dengan efisiensi hingga 95%. Demonstrasi praktik dan pelatihan keterampilan menghasilkan antusiasme tinggi, dengan 70% peserta menilai materi sangat sesuai kebutuhan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah teknologi kitosan mampu menjadi solusi ramah lingkungan dan ekonomis untuk masalah kualitas air. Rekomendasi meliputi replikasi program ke daerah lain dengan memperkuat kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat. Clean Water Technology Extension with Chitosan in Belener Village, Cianjur This community service activity aims to introduce chitosan-based technology to improve water quality in Belener Village, Cianjur Regency. The partners in this program are local farmers facing water contamination issues caused by agricultural runoff. The implementation method uses the Science Technology Society (STS) approach, emphasizing hands-on knowledge and skill development. The results demonstrated increased participant understanding of chitosan's benefits as a natural coagulant, effectively purifying water with up to 95% efficiency. Practical demonstrations and training activities generated high enthusiasm, with 70% of participants rating the material as highly relevant to their needs. The conclusion of this program highlights chitosan technology as an environmentally friendly and cost-effective solution for water quality issues. Recommendations include replicating the program in other areas while strengthening collaborations between academics, governments, and communities
Optimalisasi Kurikulum Merdeka melalui Pelatihan Guru untuk Mengimplementasikan Teknologi AI dalam Pengembangan Media Pembelajaran An Nuril Maulida Fauziah; Wahono Widodo; Siti Nurul Hidayati; Ernita Vika Aulia; Dyah Permata Sari; Fatimatuz Zahro
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) ke dalam Kurikulum Merdeka melalui pelatihan yang terfokus. Menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), program ini melibatkan 26 guru IPA dari Pasuruan, Indonesia, dalam workshop berstruktur berbasis AI menggunakan PowerPoint sebagai alat pembelajaran. Fase pelatihan meliputi persiapan, pelatihan langsung dengan kegiatan praktis, dan evaluasi pasca-pelatihan untuk memastikan transfer dan penerapan keterampilan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan, dengan skor pengetahuan fitur AI meningkat dari 46,8% menjadi 61,5% untuk fungsi utama dan dari 59,6% menjadi 73,1% untuk transisi animasi. Umpan balik menyoroti perlunya penambahan durasi pelatihan dan sesi tatap muka yang berkelanjutan untuk mengoptimalkan pemahaman. Studi ini merekomendasikan pelatihan berkala yang berkelanjutan, terutama dengan memasukkan sesi praktis dan dukungan mentor, guna memperkuat kompetensi AI dan menjembatani kesenjangan akses teknologi di wilayah pendidikan pedesaan. Optimizing the Independent Curriculum through Teacher Training Assistance to Implement AI Technology in the Development of Learning Media This study aims to enhance teacher competence in integrating Artificial Intelligence (AI) technology into the Independent Curriculum through focused training. Utilizing a Participatory Action Research (PAR) approach, the program engaged 26 science teachers from Pasuruan, Indonesia, in a structured AI-based workshop using PowerPoint as a teaching tool. The training phases included preparation, direct training with hands-on activities, and post-training evaluation to ensure skill transfer and application. The results of the program showed significant improvements, with knowledge scores on AI features rising from 46.8% to 61.5% for core functions and from 59.6% to 73.1% for animation transitions. Feedback highlighted the need for extended training duration and ongoing face-to-face sessions to optimize understanding. This study recommends sustained, periodic training, especially incorporating practical and mentor-supported sessions, to strengthen AI competencies and bridge technology access gaps in rural educational settings
Inovasi Pemberdayaan di Panti Asuhan Aisyiyah Bekonang: Menumbuhkan Kemandirian Melalui Budidaya dan Pengolahan TOGA Santhyami Santhyami; Efri Roziaty; Ima Aryani; Dwi Astuti; Daniar Eka Nur Fauziah; Desty Sekar Prameswari; Mutia Ayu Kusuma
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2210

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Bekonang Sukoharjo, memberikan keterampilan hidup yang bermanfaat bagi anak-anak panti, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan. Komunitas sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah anak-anak Panti Asuhan Putri Aisyiyah Bekonang yang berjumlah 27 orang yang terdiri dari dua latar belakang pendidikan yaitu siswa SMP dan SMA. Metode pengabdian adalah pendekatan edukatif yang dilakukan melalui berbagai aktivitas, seperti sosialisasi mengenai Tanaman Obat Keluarga (TOGA), praktik langsung penanaman TOGA, pembuatan produk berbasis TOGA dan sosialisasi dan praktik pengemasan produk. Indikator keberhasilan diukur dengan pre dan post-test yang mengukur pengetahuan anak panti terkait TOGA, cara penanaman, pengolahan dan pengemasan produk.  Kegiatan   pemberdayaan anak panti melalui TOGA terlaksana dengan baik. Dari kegiatan ini, peserta sudah mampu menciptakan empat produk hasil TOGA yaitu minuman herba (kunyit asem dan wedang jahe), teh kelor, dan rempeyek herbal yang dikemas dalam bentuk kemasan siap jual. Hasil evaluasi menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata peserta terkait TOGA sebesar 12.47 %. Peningkatan ini berdampak pada minat anak panti untuk melanjutkan kegiatan inovasi TOGA ini sampai pemasaran. Empowerment Innovation at the Aisyiyah Bekonang Orphanage: Fostering Autonomy Through TOGA Cultivation and Processing  This community service aims to develop Family Medicinal Plants (TOGA) at the Women Orphanage of Aisyiyah, Bekonang Sukoharjo, providing useful life skills for orphanage children, as well as supporting environmental conservation efforts. The target community in this service activity is the 27 children of the Putri Aisyiyah Bekonang Orphanage, consisting of two educational backgrounds, namely middle school and high school students. The service method is an educational approach carried out through various activities, such as socialization about Family Medicinal Plants (TOGA), direct practice of planting TOGA, making TOGA-based products and socialization and product packaging practices. Success indicators are assessed using pre- and post-tests that evaluate orphanage children's understanding of TOGA, as well as their skills in planting, processing, and packaging products. Empowerment activities for orphanage children through TOGA were carried out well. From this activity, participants were able to create four TOGA products, namely herbal drinks (turmeric tamarind and ginger tea), moringa tea, and herbal peanut brittle packaged in ready-to-sell packaging. The evaluation results showed that there was an increase in the average knowledge of participants related to TOGA of 12.47%. This rise affects the desire of orphaned children in continuing TOGA innovative initiatives through marketing.
Implementasi Sistem Informasi LPM Sempaja Timur Sebagai Percepatan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pitrasacha Adytia; Wahyuni Wahyuni; Rizky Zakariyya Rasyad; Muhammad Fahmi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2213

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan Sistem Informasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (SILPM) di Kelurahan Sempaja Timur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui digitalisasi manajemen data, pemantauan kegiatan, dan kolaborasi. Mitra utama adalah LPMK Sempaja Timur, yang berperan aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan program. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 100% anggota LPM yang dilatih mampu mengoperasikan sistem informasi, serta 90% responden merasa terbantu dalam mengakses informasi dan pelaporan melalui SILPM. Sistem ini berhasil mendigitalisasi 95% data anggota dan mencatat 80% laporan kegiatan secara real-time. Kesimpulannya, digitalisasi manajemen LPM mendukung peningkatan transparansi, efisiensi program, dan keterlibatan masyarakat. Rekomendasi mencakup pelatihan lanjutan, pemantauan keberlanjutan sistem, dan integrasi dengan program pemberdayaan lainnya. Implementation of the East Sempaja LPM Information System as an Acceleration of Increasing Community Welfare This study aims to implement the Community Empowerment Institution Information System (SILPM) in East Sempaja Village to enhance community welfare through digitalized data management, activity monitoring, and collaboration. The main partner is the East Sempaja Community Empowerment Institution (LPMK), actively involved in planning and execution. The participatory method included socialization, training, technology application, and monitoring and evaluation. The results demonstrate significant improvements, with 100% of trained LPM members able to operate the information system and 90% of respondents finding it beneficial for accessing information and reporting. The system successfully digitalized 95% of member data and recorded 80% of activity reports in real-time. In conclusion, LPM management digitalization supports enhanced transparency, program efficiency, and community engagement. Recommendations include advanced training, system sustainability monitoring, and integration with other empowerment programs.