cover
Contact Name
Mursyidin
Contact Email
mursyidin.pte@gmail.com
Phone
+6285260007582
Journal Mail Official
jka.bansigom@gmail.com
Editorial Address
Tgk Meurah Street No.122C Tibang Village Syiah Kuala Sub-district Banda Aceh 23124
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Kolaborasi Akademika
Published by Bansigom Na Publisher
ISSN : -     EISSN : 30466210     DOI : https://doi.org/10.26811/cxy12138
Jurnal Kolaborasi Akademika(JKA) adalah media komunikasi dan forum tanggapan untuk tulisan ilmiah, terutama terkait Education, Sains, Piskologi, Kesehatan,Ekonomi, Mitigasi. Artikel yang disajikan di Jurnal Kolaborasi Akademika adalah dari kolaborasi anatar akademisi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 104 Documents
ArtiInstilling Critical Thinking for Empowering Students Contribution Toward SDGs Realization Ferdi Nazirun Sijabat; Muhammad Ridha Ramli; Suri Amilia; Rahmad Tantawi
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/qw9bg586

Abstract

Critical thinking is a fundamental skill necessary for addressing global challenges, including the Sustainable Development Goals (SDGs). This paper explores strategies to instill critical thinking among students, empowering them to actively contribute to SDGs realization. By integrating critical thinking into education, students develop problem-solving abilities, ethical reasoning, and innovative mindsets. This study employs a qualitative approach, analyzing teaching methodologies and their impact on students' engagement with SDGs-related projects. The findings indicate that critical thinking fosters greater awareness and proactive behaviors, enabling students to tackle SDGs challenges effectively. The paper concludes with recommendations for integrating critical thinking into curricula to sustain long-term contributions to SDGs
Green Nanotechnology and Nanomaterials for Sustainable Development Goals (SDGs) Abdul Mujahid Hamdan; Yunasar; Muttaqin; Sri Indah Setiyaningsih
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/fd5gvk27

Abstract

Green nanotechnology and nanomaterials present innovative solutions to address global sustainability challenges. Their applications span renewable energy, water purification, agriculture, and healthcare, contributing to the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs). This article explores the principles of green nanotechnology, methodologies for sustainable nanomaterials synthesis, and their impact on SDGs. Experimental results highlight the effectiveness of green nanomaterials in enhancing energy efficiency and environmental remediation. The findings underscore the transformative potential of nanotechnology in fostering sustainable development.
Apa Peran EFT Untuk Kesehatan Mental Para Siswa? Salami Mahmud; Syatria Adymas Pranajaya; Maiza Duana
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/zmsg0816

Abstract

Emotional Freedom Technique (EFT) adalah teknik akupresur psikologis yang bertujuan untuk mengurangi penderitaan emosional, meningkatkan regulasi emosi, dan meningkatkan kesejahteraan secara umum. Artikel ini menyelidiki penggunaan EFT dalam konteks pendidikan, dengan penekanan khusus pada efeknya terhadap kesehatan mental dan emosional siswa. EFT, sebuah praktik penyadapan yang menggabungkan restrukturisasi kognitif dengan stimulasi meridian, memungkinkan siswa untuk memproses emosi, mengurangi kecemasan, dan mengelola stres. Penelitian ini mengkaji materi yang ada tentang manfaat EFT dan menggunakan studi kasus untuk menunjukkan bagaimana pendekatan ini dapat diperkenalkan ke dalam lingkungan pendidikan untuk membangun lingkungan yang lebih mendukung kemajuan siswa. EFT, dengan meningkatkan ketahanan emosional dan mengurangi hambatan emosional, dapat membantu siswa berprestasi lebih baik di sekolah dan secara keseluruhan. Selain itu, penelitian ini memberikan saran praktis bagi para pendidik untuk menerapkan teknik EFT di dalam kelas untuk mempromosikan lingkungan belajar yang seimbang dan positif.
Efektifitas Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran Qawaid Nahwiyyah  Melalui Diskusi Kelompok Intan Afrianti
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/aya7er33

Abstract

Penelitian ini meneliti efektivitas penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran Qawaid Nahwiyyah melalui diskusi kelompok. Kompleksitas tata bahasa Arab, khususnya Qawaid Nahwiyyah, sering menjadi tantangan besar bagi Mahasiswa. Untuk mengatasi hal ini, penelitian menggabungkan pembelajaran berbasis AI dan diskusi kelompok kolaboratif. Sampel penelitian terdiri dari 35 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Ar-Raniry pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025. Data dikumpulkan melalui pretest dan Posttest untuk mengukur perubahan hasil belajar setelah intervensi menggunakan AI dalam diskusi kelompok. Analisis data menggunakan uji t berpasangan menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dan Posttest, dengan p-value < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam pembelajaran Qawaid Nahwiyyah efektif dalam meningkatkan pemahaman Mahasiswa. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran inovatif dan efektif dalam bidang pendidikan Bahasa Arab.
Understanding Student Resilience: Insights From Hippocrates and Galenus in Modern Education Khaira, Wanty; Jun Musnadi Is
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/e0t2e791

Abstract

Penelitian ini membahas masalah penting mengenai resiliensi siswa dalam pendidikan modern, dengan menekankan pentingnya resiliensi dalam meningkatkan kinerja akademik dan kesejahteraan emosional. Meskipun terdapat banyak penelitian mengenai resiliensi, masih ada kesenjangan dalam mengintegrasikan wawasan klasik dari Hippocrates dan Galenus ke dalam praktik pendidikan kontemporer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip historis ini dapat memberikan informasi bagi strategi pengembangan resiliensi di kalangan siswa sekolah menengah. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dengan melibatkan survei terhadap 150 siswa dan wawancara kualitatif dengan peserta terpilih untuk mengumpulkan data yang komprehensif. Temuan menunjukkan bahwa resiliensi yang lebih tinggi berkorelasi dengan hasil akademik yang lebih baik dan strategi koping yang positif, menyoroti pentingnya lingkungan yang mendukung dan regulasi diri. Diskusi menekankan perlunya pendidik untuk menciptakan suasana kelas yang mendukung dan melibatkan keluarga dalam mempromosikan resiliensi. Akhirnya, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang resiliensi dalam pendidikan, menunjukkan bahwa integrasi prinsip kesehatan klasik dapat meningkatkan sistem dukungan bagi siswa.
Efektivitas Platform Digital untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Fera Annisa; Zahriah; Rusydi; Mirna
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/hfr13n34

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam era revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas platform digital dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika melalui metode literatur review. Studi ini mengidentifikasi dan mensintesis temuan dari berbagai penelitian sebelumnya mengenai penggunaan platform digital, seperti simulasi interaktif, visualisasi 3D, dan video pembelajaran. Hasil literatur review menunjukkan bahwa platform digital efektif dalam membantu siswa memahami konsep-konsep fisika yang kompleks, terutama melalui fitur interaktif yang mengubah konsep abstrak menjadi lebih konkret. Namun, terdapat kendala dalam penerapannya, seperti keterbatasan akses internet, kurangnya pelatihan teknologi, dan keterbatasan perangkat. Studi ini merekomendasikan pengembangan platform digital yang lebih interaktif dan ramah pengguna, peningkatan pelatihan teknologi bagi guru dan siswa, serta penelitian lebih lanjut dengan pendekatan empiris untuk mengukur dampak platform digital secara langsung. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran fisika yang lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
Strategi Guru Dalam Menanamkan Nilai Moderasi Beragama Di Lingkungan Pendidikan Dayah Formal Di Aceh Hayati
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/cm0mz093

Abstract

Moderasi beragama adalah elemen penting dalam membangun masyarakat yang harmonis, terutama di wilayah dengan keberagaman budaya seperti Aceh. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam kajian mengenai peran guru sebagai aktor utama dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama di dayah formal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai moderasi ke dalam pembelajaran. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen dari beberapa guru di dayah formal di Aceh. Temuan utama menunjukkan bahwa guru menggunakan pendekatan integratif, dialogis, dan berbasis keteladanan dalam mengajarkan nilai moderasi. Strategi ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya toleransi dan sikap moderat dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pelatihan dan dukungan kebijakan untuk memperkuat implementasi nilai-nilai moderasi dalam pendidikan berbasis Islam. Disamping itu strategi ini memberikan perubahan perilaku siswa menjadi lebih moderat.
Transforming Student Literacy for Quality Education and SDGs 2030 in the Digital Era Adean Mayasari; Cut Rizki Mustika; Rizki Julia Utama
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/0qf4g929

Abstract

Pendidikan berkualitas merupakan salah satu pilar penting dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030, khususnya dalam konteks literasi siswa di era digital. Transformasi literasi siswa memainkan peran kunci dalam mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan abad ke-21 yang didorong oleh kemajuan teknologi informasi. Artikel ini bertujuan untuk menggali pentingnya transformasi literasi siswa sebagai upaya mendukung pendidikan berkualitas dan pencapaian SDGs, dengan fokus pada bagaimana integrasi teknologi dapat mengubah cara siswa mengakses, memproses, dan menggunakan informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengkaji berbagai inisiatif dan praktik terbaik dalam mengembangkan literasi digital di berbagai negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan literasi digital siswa dapat memperkuat keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi, yang esensial dalam pendidikan abad ke-21. Selain itu, penggunaan sumber daya digital secara tepat dapat memperluas akses pendidikan dan mengurangi ketimpangan sosial, sejalan dengan tujuan SDGs untuk mencapai pendidikan yang inklusif dan merata. Penelitian ini juga membahas tantangan dan peluang yang muncul dalam implementasi literasi digital di sekolah-sekolah dan bagaimana kebijakan pendidikan dapat mendukung proses transformasi tersebut.
Strategi Orang Tua Muallaf dalam Pendidikan Agama di Banda Aceh Loeziana Uce
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/5tds3971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang diterapkan oleh orang tua muallaf dalam mendidik anak-anak mereka tentang pendidikan agama Islam di Banda Aceh. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi tantangan, pendekatan, dan peran komunitas lokal dalam mendukung orang tua muallaf menjalankan tanggung jawab pendidikan agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan wawancara mendalam dengan orang tua muallaf, anak-anak mereka, serta tokoh agama setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua muallaf menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya pemahaman mendalam tentang Islam, stigma sosial, dan keterbatasan akses ke sumber daya pendidikan agama. Meskipun demikian, mereka menerapkan strategi seperti belajar bersama anak-anak, memanfaatkan bimbingan komunitas masjid, dan menggunakan media digital sebagai sumber belajar. Dukungan komunitas Islam lokal di Banda Aceh juga berperan signifikan dalam membantu orang tua muallaf membangun fondasi pendidikan agama yang kokoh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan kolaboratif antara keluarga, komunitas, dan lembaga keagamaan diperlukan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi orang tua muallaf dalam mendidik anak-anak mereka tentang agama.  
Aplikasi CyberCounseling Berbasis Blender 3D untuk Mengatasi Bullying Nuzliah
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/tkj5pp30

Abstract

Remaja merupakan periode kritis masa peralihan dari anak menjadi dewasa. Pada masa remaja ini adalah masa yang sangat mudah terjadi perubahan secara hormonal, fisik, psikologis maupun sosial. Perkembangan remaja jika ditinjau dari sisi psikologis atau kematangan mental, Remaja sekarang banyak melakukan perilaku yang menyimpang, salah satunya adalah bullying. Gambaran kebutuhan lapangan terhadap aplikasi cybercounseling berbasis adroid 3D untuk mengatasi bullying di sekolah Prototipe aplikasi cybercounseling berbasis adroid 3D untuk mengatasi bullying di sekolah Keefektifitas penggunaan aplikasi cybercounseling berbasis adroid 3D untuk mengatasi bullying di sekolah. Penelitian ini akan menggunakan metode penelitian pengembangan. Adapun desain pengembangan yang digunakan adalah design thinking. Metode ini bertujuan untuk memahami kebutuhan guru BK/Konselor dan siswa tentang aplikasi cybercounseling berbasis android 3D yang dikumpulkan melalui observasi dan penyebaran kuesioner dengan skenario yang diberikan pada tahapan pertama. Tahap kedua adalah define (penetapan) yaitu melakukan analisis untuk memahami berbagai informasi/data yang diperoleh melalui empati, tujuannya untuk menentukan rumusan masalah. Tahap ketiga Ideate (Ide), yaitu tahapan ini merupakan masa transisi dari perumusan masalah ke pemecahan masalah yang berfokus untuk menghasilkan ide atau gagasan sebagai dasar pembuatan prototipe aplikasi cybercounseling. Keempat, Prototype (Prototipe), pada tahapan ini akan dilakukan desain awal produk yang dibuat sesuai dengan hasil pada tahapan ketiga. Selanjutnya, pada tahapan ini juga desain awal akan diuji sehingga pengguna dapat memperoleh tanggapan dan umpan balik yang tepat untuk memperbaiki desain  

Page 8 of 11 | Total Record : 104