cover
Contact Name
Mursyidin
Contact Email
mursyidin.pte@gmail.com
Phone
+6285260007582
Journal Mail Official
jka.bansigom@gmail.com
Editorial Address
Tgk Meurah Street No.122C Tibang Village Syiah Kuala Sub-district Banda Aceh 23124
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Kolaborasi Akademika
Published by Bansigom Na Publisher
ISSN : -     EISSN : 30466210     DOI : https://doi.org/10.26811/cxy12138
Jurnal Kolaborasi Akademika(JKA) adalah media komunikasi dan forum tanggapan untuk tulisan ilmiah, terutama terkait Education, Sains, Piskologi, Kesehatan,Ekonomi, Mitigasi. Artikel yang disajikan di Jurnal Kolaborasi Akademika adalah dari kolaborasi anatar akademisi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 104 Documents
Strategi Membangun Keterlibatan Keluarga dalam Pendidikan di Aceh Nurbayani; Suriana
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/t5xzs516

Abstract

aa
Peran Konselor dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Menuju SDGs 2030 Muslima; Elviana; Nuzliah; Syukriah
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/7ev8sd36

Abstract

Artikel ini membahas peran strategis konselor dalam mewujudkan pendidikan berkualitas sebagai bagian dari pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, khususnya pada Tujuan 4 yang menekankan pendidikan inklusif, merata, dan berkualitas. Konselor berperan penting dalam mendukung perkembangan akademik, emosional, dan sosial peserta didik. Melalui pendekatan holistik, konselor membantu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif, memberikan bimbingan akademik, serta mendukung kesehatan mental peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengidentifikasi kontribusi konselor dalam pendidikan berkualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konselor memainkan peran vital dalam pengembangan karakter, pencegahan masalah psikososial, dan kolaborasi dengan stakeholder pendidikan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas konselor dalam mendukung pencapaian SDGs 2030.
Basic Principles in Quality PAI Learning Assessment Ema Sulastri
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/sfe2e812

Abstract

Assessment in Islamic Religious Education (PAI) learning is a crucial aspect of the educational process aimed at measuring and enhancing the quality of learning. This article discusses the fundamental principles of quality assessment in PAI learning, basedon various literature and recent studies. In this context, assessment is not solely focused on final outcomes but also on the learning process itself. This research employs a literature review method by identifying and selecting articles, journals, and books focusing on evaluation and assessment in Islamic education. The findings reveal that the fundamental principles of PAI learning assessment should include:1) Validity, meaning that the assessment must accurately measure what it is intended to measure;2) Reliability, which pertains to the consistency of assessment results;3) Objectivity, ensuring that the assessment is free from the educator's personal bias;4) Connectivity, referring to the alignment of assessment with students' learning experiences and their social contexts; and5) Feedback, which helps students understand their strengths, weaknesses, and areas for improvement.This study aims to provide educators with deeper insights into implementing effective and relevant assessments in PAI learning
Fostering Educational Excellence: Differentiated Instruction in Teaching English in Kurikulum Merdeka Towards SDGs 2030 Siti Khasinah
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/n4rwer55

Abstract

This paper examines the role of Differentiated Instruction (DI) in Kurikulum Merdeka and its contribution to SDG 4: Quality Education. DI addresses students' diverse needs, interests, and readiness by customizing content, processes, products, and learning environments. It aligns with student-centered learning and Profil Pelajar Pancasila, promoting creativity, independence, and adaptability. Key components of DI include content differentiation, process variation, product customization, and inclusive learning environments. Challenges like limited time, resources, and teacher readiness are acknowledged, with solutions such as gradual implementation, leveraging technology, and fostering teacher collaboration through professional learning communities. Reflective practice and ongoing professional development are emphasized to enhance teachers' instructional strategies. The paper highlights DI’s contribution to SDG 10 by reducing educational inequalities. Presented during an international community engagement program, the study underscores global collaboration's role in advancing academic quality. By adopting DI, educators create inclusive, equitable, and impactful learning environments, supporting the achievement of SDGs 2030 and preparing students for a dynamic world.
Upaya Menumbuhkan Keterampilan Proses Sains Siswa Sekolah Dasar Melalui Implementasi Wati Oviana; Raudhah Hayatillah
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/hzv1t479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi strategi pembelajaran dalam menumbuhkan keterampilan proses sains pada siswa sekolah dasar. Keterampilan proses sains mencakup kemampuan mengamati, mengklasifikasi, memprediksi, mengukur, menyimpulkan, dan mengkomunikasikan, yang merupakan dasar penting untuk membangun pemahaman ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V di salah satu sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, serta dianalisis menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi pembelajaran berbasis eksperimen dan diskusi kelompok secara signifikan meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Siswa menjadi lebih aktif dalam mengajukan pertanyaan, melakukan pengamatan, dan menarik kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang interaktif dan kontekstual sangat efektif dalam membangun keterampilan proses sains di tingkat sekolah dasar. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi serupa secara lebih luas untuk mendukung pengembangan keterampilan sains siswa secara optimal.
Pengembangan Modul Praktikum Berbasis Web Pada Praktikum Kimia Dasar Hayatuz Zakiyah
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/xwdqdj98

Abstract

Pengembangan praktikum kimia dasar berbasis web pada mata kuliah kimia dasar di Laboratorium Kimia Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry awalnya dilatarbelakangi oleh adanya keterlambatan pelaksanaan kegiatan praktikum di laboratorium pada masa pandemi Covid19 dan belum tersedianya modul praktikum daring bagi mahasiswa. Sebelum adanya modul praktikum daring, metode pembelajaran yang diterapkan pada pelaksanaan praktikum adalah blended learning, dan adapun penunjang kegiatan praktikum aplikasi yang digunakan hanya Google Classroom, praktikum tersebut dirasa kurang efisien karena mahasiswa hanya menonton video praktikum tanpa mengerjakan praktikum secara mandiri. Salah satu mata kuliah yang memerlukan modul penunjang praktikum adalah Praktikum Kimia Dasar. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pengembangan praktikum kimia dasar berbasis web di Laboratorium Kimia Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry. Kelebihan dari modul praktikum berbasis web ini yaitu mudah diakses oleh mahasiswa, dan web ini juga mudah ditemukan pada mesin pencari Google. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan kimia yang berjumlah 27 orang. Jenis penelitian  pengembangan yang digunakan adalah ADDIE. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan validasi ahli dan penyebaran angket respon. Berdasarkan hasil validasi ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa terhadap media praktikum kimia berbasis web memperoleh presentase sebesar 83,55% dengan kriteria “Sangat Layak”. Hasil uji coba mahasiswa sebanyak 27 orang memperoleh presentase respon sebesar 90,74% dengan kriteria “Sangat Baik”. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media praktikum kimia berbasis web pada mata kuliah kimia dasar dikategorikan valid dan bisa diaplikasikan sebagai modul pembelajaran praktikum kimia dasar di Laboratorium Kimia Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry.
Melestarikan Budaya Leluhur oleh Generasi Muda Riswan Zulkarnain
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/1e1e1064

Abstract

Pentingnya melestarikan budaya leluhur semakin terasa seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan modernisasi. Generasi muda memiliki peran kunci dalam menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan relevan di tengah-tengah arus perubahan zaman. Artikel ini bertujuan untuk menggali pentingnya kontribusi generasi muda dalam melestarikan budaya leluhur melalui berbagai cara yang dapat dilakukan, baik secara aktif maupun pasif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur yang membahas tentang cara-cara pelestarian budaya, tantangan yang dihadapi, serta strategi yang dapat diambil oleh generasi muda dalam menghadapi era globalisasi. Hasil dari pembahasan ini menunjukkan bahwa pemahaman dan partisipasi aktif generasi muda sangat penting untuk kelestarian budaya bangsa.
Pendidikan Inklusif dan Peningkatan Partisipasi Sosial Anak Berkebutuhan Khusus Siti Mayang Sari; Muhammad Junaidi; Mhd Syafii
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/3p2ezr41

Abstract

Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk memahami fenomena secara mendalam melalui analisis data. Perorehan data melalui wawancara, observasi, atau dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang anak pendidikan anak inklusif dan peningkatan partisipati sosialnya. Selama ini, sebagian orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus kerap menyekolahkan anaknya di sekolah luar biasa atau Sekolah Luar Biasa (SLB). Hal ini dikarenakan metode pembelajaran di SLB memang dirancang dan disesuaikan dengan anak berkebutuhan khusus. SLB bukan satu-satunya pilihan bagi anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus juga dapat mengenyam pendidikan di sekolah inklusif, Pemerintah telah mencanangkan program sekolah inklusif agar anak berkebutuhan khusus tetap bisa mendapatkan haknya untuk mendapatkan pendidikan wajib selama 9 tahun. Anak-anak berkebutuhan khusus dapat belajar bersama dengan anak-anak normal lainnya. Sistem pembelajaran, pengajaran, kurikulum, sarana dan prasarana, serta sistem penilaian pada sekolah inklusif akan mengakomodasi kebutuhan anak penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat beradaptasi dan memperoleh pendidikan sebaik-baiknya. Partisipasi Sosial Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah pelibatan anak berkebutuhan khusus dalam berbagai kegiatan sosial dan kehidupan bermasyarakat, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat pada umumnya.
Deteksi Dini dan Edukasi Psikososial Terhadap Pencegahan Resiko Bunuh Diri pada Remaja Junizar; Yuli Heirina Hamid
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/yaq8xd34

Abstract

Pencegahan risiko bunuh diri pada remaja merupakan isu kesehatan mental yang sangat penting, mengingat tingginya angka bunuh diri di kalangan kelompok usia tersebut. Deteksi dini dan edukasi psikososial menjadi langkah kunci dalam mencegah tindakan bunuh diri dengan memberikan pemahaman kepada remaja tentang bagaimana mengenali gejala depresi, stres, dan masalah psikologis lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran deteksi dini dan edukasi psikososial dalam pencegahan bunuh diri pada remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan survei untuk mengumpulkan data dari remaja di beberapa sekolah menengah atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang mengikuti program deteksi dini dan edukasi psikososial memiliki tingkat pemahaman yang lebih baik tentang tanda-tanda peringatan bunuh diri dan lebih siap untuk mencari bantuan. Selain itu, pendidikan tentang keterampilan koping psikologis seperti manajemen stres dan teknik relaksasi terbukti efektif dalam mengurangi kecenderungan untuk melakukan tindakan bunuh diri. Studi ini menekankan pentingnya pengintegrasian program pencegahan bunuh diri berbasis deteksi dini dan edukasi psikososial dalam sistem pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan mental remaja.
Peran Akuntansi Keberlanjutan dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan di Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Eliana; Sufitrayati; Rahma Nurzianti; Puji Aryani
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/m3rzjp76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran akuntansi keberlanjutan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Akuntansi keberlanjutan menjadi alat penting untuk membantu UMKM mengelola sumber daya secara efisien, meningkatkan transparansi, dan memenuhi tanggung jawab sosial serta lingkungan. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa UMKM di berbagai sektor industri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen akuntansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi keberlanjutan mampu meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat transparansi, dan memperluas tanggung jawab sosial serta lingkungan. Namun, hambatan utama yang dihadapi UMKM meliputi keterbatasan dana, minimnya pengetahuan, dan regulasi yang kurang mendukung. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pemerintah, lembaga keuangan, dan organisasi terkait untuk mempercepat adopsi praktik ini. Kesimpulannya, integrasi akuntansi keberlanjutan dapat menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di sektor UMKM.

Page 7 of 11 | Total Record : 104