cover
Contact Name
Muhammad Rizky
Contact Email
admin@jurnalpustakacendekia.com
Phone
+6281274887803
Journal Mail Official
admin@jurnalpustakacendekia.com
Editorial Address
Address : Jl. Sei Sahang, N0. 5296, Kec. IB 1, Kel. Lorok Pakjo, Kota Palembang E-Mail : admin@pengabdiancendekia.journalpustakacendekia.com HP/Wa : 081274887803
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30906369     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Focus and Scope Jurnal Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan berfokus pada publikasi penelitian ilmiah dan kajian akademik di bidang farmasi serta kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk memperkaya wawasan ilmiah dan memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta praktik di sektor farmasi dan kesehatan. Ruang lingkup Jurnal Galen mencakup berbagai aspek dalam ilmu farmasi dan kesehatan, antara lain: Farmasi Klinis dan Komunitas – Studi tentang penggunaan obat dalam praktik klinis dan komunitas, termasuk interaksi obat, farmakokinetika, dan farmakoepidemiologi. Farmasi Industri dan Teknologi Farmasi – Pengembangan dan formulasi obat, sistem penghantaran obat, serta inovasi dalam teknologi farmasi. Farmakologi dan Toksikologi – Penelitian mengenai mekanisme kerja obat, efek samping, serta toksisitas pada berbagai sistem biologis. Bioteknologi Farmasi – Pengembangan produk farmasi berbasis bioteknologi, termasuk vaksin, antibodi monoklonal, dan terapi berbasis gen. Manajemen dan Kebijakan Farmasi – Kajian mengenai regulasi, ekonomi farmasi, serta kebijakan dalam sistem kesehatan yang berkaitan dengan obat dan layanan farmasi. Kesehatan Masyarakat dan Epidemiologi – Penelitian terkait kesehatan masyarakat, pola penyakit, serta intervensi farmasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Obat Herbal dan Fitokimia – Eksplorasi dan pengembangan bahan alam untuk keperluan farmasi, termasuk uji aktivitas farmakologi serta keamanan penggunaan obat herbal. Analisis Farmasi dan Instrumentasi – Metode analisis dalam pengujian kualitas obat, kontrol mutu, serta teknik instrumentasi dalam bidang farmasi. Kedokteran dan Ilmu Kesehatan – Penelitian dan kajian terkait ilmu kedokteran, diagnosis klinis, terapi medis, manajemen pelayanan kesehatan, serta inovasi dalam bidang kedokteran untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan. Ilmu Kesehatan Lainnya – Meliputi bidang terkait seperti kebidanan, keperawatan, fisioterapi, gizi, serta bidang kesehatan lain yang relevan dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan cakupan yang luas ini, Jurnal Galen diharapkan dapat menjadi sumber informasi ilmiah yang kredibel bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan profesional di bidang farmasi, kedokteran, serta berbagai disiplin ilmu kesehatan lainnya.
Articles 123 Documents
Artikel Review: Potensi Senyawa Bioaktif Bahan Alam dalam Pengembangan Obat Modern Berbasis Pendekatan Kimia Medisinal Saeful Amin; Dhearlyn Astania Oxtavia Amir
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.109

Abstract

Bahan alam telah lama dimanfaatkan sebagai sumber utama penemuan obat karena kandungan senyawa bioaktifnya yang memiliki berbagai aktivitas biologis. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah potensi senyawa bioaktif dari bahan alam dalam mendukung pengembangan obat modern melalui pendekatan kimia medisinal. Berbagai senyawa aktif yang memiliki peran penting dalam aktivitas biologis seperti flavonoid, polifenol, alakloaid, dan terpenoid termasuk sebagai agen antikanker, antidiabetik, antioksidan, dan antiinflamasi. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis sepuluh jurnal utama terbiatan tahun 2020-2025, diseratai sepuluh referensi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa senyawa bahan alam memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan menjadi kandidat obat modern melalui pendekatan komputasi, bioteknologi, dan sistem pengantaran obat berbasis nanoteknologi. Kajian ini menegaskan bahwa eksplorasi senyawa bioaktif yang berasal dari bahan alam merupakan strategis menuju inovasi farmasi yang berkelanjutan. 
Efektivitas Media Penyuluhan dengan Leaflet dan Ceramah untuk Peningkatan Pengetahuan Higiene Sanitasi Karyawan Restoran Grafika 2025 Pramestika, Zenanda; Narto; Sri Haryanti; Chairul Amri
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.120

Abstract

Penjamah makanan memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan. Kurangnya pengetahuan tentang higiene dan sanitasi dapat meningkatkan risiko penyakit bawaan makanan. Hal ini tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2023 tentang Kesehatan Lingkungan yang memberikan dasar hukum untuk penyelenggaraan kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat. Salah satu kegiatan tersebut adalah pengamanan makanan dan minuman, yang melindungi masyarakat dari makanan dan minuman yang tidak memenuhi standar kualitas. Oleh karena itu, diperlukan strategi edukatif yang efektif untuk meningkatkan pemahaman mereka. Mengetahui efektivitas media penyuluhan berupa leaflet dibandingkan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan higiene sanitasi Karyawan Restoran Grafika Kalasan. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan Non-Equivalent Control Group. Sampel terdiri dari 50 responden yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen (leaflet) dan kelompok kontrol (ceramah). Pengukuran dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan kuesioner terstandar. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Kelompok leaflet mengalami peningkatan rata-rata nilai pengetahuan sebesar 21,4 poin (27,65%), sedangkan kelompok ceramah meningkat sebesar 9,8 poin (12,31%). Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05), dengan media leaflet terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan. Media leaflet lebih efektif dibandingkan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan higiene dan sanitasi pada penjamah makanan.
Hubungan Status Imunisasi dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Gamping II Siska Setyaningrum; Armenia Diahsari; Siti Arifah
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.121

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama kematian menular pada anak-anak di seluruh dunia. Penyakit ini menyerang anak-anak di seluruh dunia, namun angka kematian tertinggi ditemukan di wilayah Asia Selatan dan Afrika Sub- Sahara. Tahun 2021, tercatat sebanyak 278.261 kasus pneumonia pada balita di Indonesia, menurun 10,19% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 309.838 kasus (Sumarni, 2023). Hal ini menunjukkan bahwa pneumonia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, khususnya pada kelompok usia rentan seperti balita.Tujuan Penelitian ini mengetahui hubungan antara status imunisasi dengan kejadian pneumonia pada balita. Desain penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasi dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling menggunakan Cluster Total Sampling dengan sampel sebanyak 43 anak yang berusia 12-59 bulan. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi kelengkapan imunisasi dan lembar observasi untuk kejadian pneumoni. Teknik Analisa data mengunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi ρ < 0,05. Dari hasil uji Chi-Square menghasilkan nilai (p=0,000) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara status imunisasi dengan kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja puskesmas Gamping II. Kesimpulan dan saran : ada hubungan antara status imunisasi dengan kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja puskesmas Gamping II.  penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu sumber referensi yang memperkaya kajian ilmiah terkait hubungan antara status imunisasi dengan kejadian pneumonia pada balita
Literatur Riview : Pengaruh Terapi Musik Klasik terhadap Kecemasan, Heart Rate, Respiratory Rate dan Saturasi Oksigen pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Pre Angiografi Hidayatul Dwi Septia; Yosi Oktarina; Andika Sulistiawan; Andi Subandi; Riska Amalya Nasution
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.124

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia dan sering menimbulkan kecemasan pada pasien yang akan menjalani prosedur kardiovaskular seperti angiografi dan PCI. Kecemasan pra-tindakan dapat memicu aktivasi sistem saraf simpatis sehingga memengaruhi stabilitas hemodinamik, termasuk peningkatan heart rate, respiratory rate, serta perubahan saturasi oksigen. Terapi musik klasik menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis yang banyak dikaji untuk membantu menurunkan kecemasan dan menjaga stabilitas fisiologis pasien. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bukti ilmiah mengenai pengaruh terapi musik klasik terhadap kecemasan dan parameter fisiologis pada pasien PJK pra-angiografi. Metode yang digunakan adalah literature review dengan penelusuran artikel pada PubMed, Google Scholar, Garuda, ResearchGate, dan Scopus, rentang publikasi 2020–2025, menggunakan kriteria inklusi desain RCT, quasi-eksperimen, dan cohort. Sebanyak tujuh studi memenuhi kriteria dan dianalisis secara deskriptif naratif. Hasil review menunjukkan bahwa terapi musik klasik maupun musik natural secara konsisten menurunkan kecemasan, dengan penurunan signifikan pada sebagian besar penelitian. Beberapa studi juga melaporkan perbaikan pada heart rate, respiratory rate, dan tekanan darah, meskipun perubahan saturasi oksigen tidak selalu konsisten. Kesimpulannya, terapi musik merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif, aman, dan mudah diterapkan untuk mengurangi kecemasan serta membantu menstabilkan beberapa parameter fisiologis pada pasien PJK sebelum menjalani tindakan kardiovaskular.
Lebih dari Sekadar Vaksin: Pentingnya Edukasi Pemilik Hewan di Indonesia Tentang Nilai Pengobatan Preventif Brainda Octacecillya Syafrina; Eirenne Pridari Sinsya Dewi
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.125

Abstract

Tren pemeliharaan hewan kesayangan di Indonesia terus meningkat seiring dengan bertambahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesejahteraan hewan. Namun, sebagian besar pemilik hewan masih belum memahami praktik perawatan yang tepat akibat keterbatasan pengetahuan mengenai pemeliharaan yang benar. Banyak pemilik beranggapan bahwa vaksinasi merupakan satu-satunya tindakan proteksi yang diperlukan, sehingga pilar-pilar kesehatan lain yang juga penting bagi kesejahteraan jangka panjang kerap terabaikan. Artikel ini bertujuan untuk mendefinisikan kembali konsep pengobatan preventif secara komprehensif serta menyoroti peran sentral edukasi oleh dokter hewan dalam mengubah persepsi pemilik hewan di Indonesia. Pembahasan difokuskan pada empat pilar utama pengobatan preventif, yaitu pemeriksaan kesehatan rutin (regular check-up), perawatan gigi, kontrol parasit, dan nutrisi seimbang. Selain itu, artikel ini juga menganalisis pentingnya peran dokter hewan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesejahteraan hewan (animal welfare). Metode yang digunakan adalah studi literatur melalui pengumpulan, evaluasi, dan sintesis berbagai karya ilmiah yang telah dipublikasikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa berbagai bentuk pengobatan preventif selain vaksinasi merupakan investasi kesehatan yang mampu menurunkan risiko penyakit serius serta memperpanjang usia hidup hewan. Dokter hewan juga memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan paradigma pemilik hewan dari pendekatan reaktif menuju pendekatan kesehatan yang lebih proaktif.
Analisis Risiko Kesehatan Hewan Liar Sebagai Reservoir Penyakit Emerging dan Re-Emerging Petrus K Aho Gudi; Eirenne Pridari Sinsya Dewi
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.126

Abstract

Penyakit zoonotik merupakan ancaman besar bagi kesehatan global karena ditularkan dari hewan ke manusia. Sekitar 75% infeksi baru berasal dari sumber zoonosis, menegaskan peran penting hewan liar sebagai reservoir patogen. Artikel ini mengidentifikasi risiko munculnya dan muncul kembali penyakit dari satwa liar ke populasi domestik dan manusia, serta menilai potensi satwa liar sebagai sistem peringatan dini kesehatan lingkungan. Metode yang digunakan meliputi analisis sistematis dan pemodelan ekologi risiko (pendekatan Eco-Health) dengan fokus pada deforestasi, perdagangan satwa liar ilegal, dan dampak perubahan iklim terhadap distribusi vektor. Hasil menunjukkan meningkatnya interaksi manusia–satwa liar akibat fragmentasi habitat, dengan kelelawar, primata, dan rodensia sebagai reservoir virus Filoviridae, Flaviviridae, dan Coronaviridae. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi konsep “One Health” dan perlunya penguatan regulasi perdagangan satwa liar serta pemantauan molekuler di wilayah berisiko.
Pengaruh Penerapan Pendidikan Kesehatan terhadap Persepsi Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi Endang Marlina Sihombing; Dini Rudini; Andika Sulistiawan; Netisa Martawinarti; Yosi Oktarina
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.127

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan gangguan metabolik kronis yang disebabkan oleh resistensi insulin atau sekresi insulin yang tidak memadai. Salah satu strategi penting dalam manajemen DM Tipe 2 adalah kepatuhan terhadap diet. Namun, banyak pasien yang masih memiliki tingkat kepatuhan rendah akibat persepsi dan pemahaman yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendidikan kesehatan terhadap persepsi kepatuhan diet pada pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Simpang Empat Sipin. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pre-test and post-test. Sampel terdiri dari 43 pasien DM Tipe 2 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur berdasarkan Health Belief Model (HBM) yang menilai persepsi kepatuhan diet. Data dianalisis menggunakan metode univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata persepsi setelah intervensi pendidikan kesehatan, dengan signifikansi statistik (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan efektif dalam meningkatkan persepsi dan motivasi pasien untuk mematuhi pengelolaan diet. Kesimpulan : Pendidikan kesehatan berpengaruh signifikan terhadap persepsi kepatuhan diet pada pasien DM Tipe 2. Perawat disarankan untuk melakukan program edukasi secara rutin guna memperkuat kepatuhan diet dan meningkatkan manajemen diri pasien diabetes.
Hubungan Dukungan Keluarga dan Literasi Kesehatan terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Shela Nazira; Dini Rudini; Putri Irwanti Sari; Andika Sulistiawan; Kintan Resqitha Ekaputri
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.129

Abstract

Tuberkulosis paru masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan memerlukan pengobatan jangka panjang dengan tingkat kepatuhan yang tinggi. Ketidakpatuhan minum obat dapat menyebabkan kegagalan pengobatan, kekambuhan, hingga resistensi obat. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan literasi kesehatan terhadap kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Metode penelitian: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 40 sampel penelitian dilibatkan dalam penelitian ini dengan menggunakan total sampling. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner dukungan keluarga Nursalam, Health Literacy Survey-Europe-16 Questions (HLS-EU-Q16) dan Morisky Medication Adhrence Scale (MMAS-8). Hasil penelitian spearman rho diperoleh nilai p=<0,001 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat serta antara literasi kesehatan dengan kepatuhan minum obat (p=<0,001). Kesimpulan dari hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan literasi kesehatan dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru di wilayah kerja puskesmas putri ayu.
Tinjauan Parameter Histologis Penyembuhan Luka Sayat pada Kulit setelah Terapi Daun Binahong Rie Dahniar Marissa Marpaung; Waluyo Rudianto; Miftahur Rohman; Susianti
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.130

Abstract

Anredera cordifolia merupakan tanaman obat asli Indonesia yang secara tradisional digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka. Secara ilmiah, daun A. cordifolia diketahui memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antibakteri, serta kemampuan mempercepat regenerasi jaringan yang berperan penting dalam pemulihan kulit. Kajian ini merangkum temuan studi praklinik mengenai efektivitas ekstrak etanol daun binahong terhadap proses penyembuhan luka insisi, dengan penekanan pada parameter histologis sebagai indikator kualitas perbaikan jaringan. Pencarian literatur dilakukan melalui basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan kriteria inklusi berupa penelitian in vivo yang mengevaluasi epitelialisasi, pembentukan jaringan granulasi, deposisi kolagen, proliferasi fibroblas, dan resolusi inflamasi. Hasil telaah menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun binahong memperlihatkan pola dosis-respons yang konsisten, di mana konsentrasi menengah hingga tinggi (±25–40%) mampu mempercepat epitelisasi, meningkatkan ketebalan serta organisasi serabut kolagen, meningkatkan densitas fibroblas, dan menghasilkan jaringan granulasi yang lebih matang. Efek biologis tersebut dikaitkan dengan kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, alkaloid, tanin, triterpenoid, dan vitamin C yang berperan dalam menghambat sitokin proinflamasi, meningkatkan angiogenesis, mengaktivasi jalur TGF-β dan VEGF, serta mendukung sintesis kolagen. Meskipun mendukung potensi binahong sebagai agen penyembuh luka topikal, diperlukan penelitian lanjutan terkait standardisasi ekstrak, optimasi konsentrasi, uji toksisitas jangka panjang, dan analisis mekanisme molekuler sebelum dikembangkan sebagai fitofarmaka teruji.
Hubungan Fatigue dengan Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa: Literature Review Alief Nisha Syafria; Yosi Oktarina; Andika Sulistiawan; Nurhusna; Andi Subandi
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.131

Abstract

Gagal ginjal kronis (GGK) merupakan masalah kesehatan global yang pada stadium akhir sering memerlukan terapi hemodialisa jangka panjang. Selain menimbulkan dampak fisik, hemodialisa juga berpengaruh signifikan terhadap kondisi psikologis dan sosial pasien, sehingga kualitas hidup menjadi indikator penting keberhasilan terapi. Salah satu keluhan yang paling sering dialami pasien GGK yang menjalani hemodialisa adalah fatigue, yang bersifat persisten dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara fatigue dan kualitas hidup pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa. Metode yang digunakan adalah penelusuran artikel ilmiah melalui beberapa basis data dengan kata kunci terkait GGK, hemodialisa, fatigue, dan kualitas hidup, disertai seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa fatigue memiliki prevalensi tinggi pada pasien hemodialisa dan secara konsisten berhubungan negatif dengan kualitas hidup. Tingkat fatigue yang lebih tinggi berkorelasi dengan penurunan kualitas hidup, terutama pada aspek fisik, psikologis, dan persepsi terhadap beban penyakit ginjal. Faktor anemia, kondisi psikologis, serta lamanya menjalani hemodialisa turut memengaruhi tingkat fatigue. Kesimpulannya, fatigue merupakan determinan penting kualitas hidup pasien GGK, sehingga perlu dinilai dan ditangani secara rutin dalam pelayanan hemodialisa guna meningkatkan kualitas hidup pasien secara menyeluruh.

Page 9 of 13 | Total Record : 123