cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Indrapuri
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Indo Publishing
ISSN : 30905125     EISSN : 30907985     DOI : https://doi.org/10.63822/ib
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian, pendampingan dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 106 Documents
PKM Mendemonstrasikan Daun Pisang dalam Tradisi Dole-dole   Bagi Masyarakat di Kelurahan Kadolomoko Kota Bau bau Laxmi Laxmi; Erens E. Koodoh; Zainal Zainal; I Subandrio; Sarlan Adi Jaya; Rahel Anggun Nita
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/z5fn1e83

Abstract

This Community Service Program (PKM) was conducted to demonstrate the role of banana leaves in the Dole-dole tradition among the community of Kadolomoko Village, Baubau City. The program was implemented by demonstrating how banana leaves—which grow abundantly in the vicinity of Kadolomoko Village—are used in the Dole-dole tradition, a life-cycle ceremony for the Buton people. The demonstration process involved the following stages: collecting the leaves, sorting those suitable for use in the ritual ceremony, and selecting the leaves to be used in the Dole-dole phase. The results of the PKM indicate that banana leaves are known to serve three primary functions for the Kadolomoko community: (1) as a mat for the baby during the swaddling ceremony, anointed with coconut oil, turmeric, and lime as a symbol of protection; (2) as a wrapper for ritual food (saba), a traditional Buton dish symbolizing patience and tranquility; and (3) as a cover for the poluka (copper pot) containing symbolic foods including eggs, glutinous rice, cassava, taro, bananas, and fish. The use of banana leaves reflects the collective cognitive knowledge system of the Buton community, which connects people, nature, and cultural traditions that have been preserved from generation to generation. Bhisa Bhawine, as the lead figure alongside a team of faculty and students in this PKM project, demonstrated the use of banana leaves to participants whose children follow the dole-dole tradition, helping them understand that the leaves serve not merely as a food flavoring, an ingredient in cake-making, or for preparing meat, but as a central element in the dole-dole tradition for children’s health and the observance of the life cycle rituals of the Buton people.  
Implementasi Spiritual Student Camp dalam Meningkatkan Ketenangan, Kesadaran Diri, dan Makna Kegiatan Ramadhan pada Siswa SMA Negeri 1 Praya Adawiyah Asti Khalil; Lalu Muhammad Arifrabbani; Faiqotul Mala; Salsabila Salsabila
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/wvaknb43

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketenangan, kesadaran diri (self-awareness), dan makna kegiatan Ramadhan pada siswa melalui program Spiritual Student Camp. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Praya, Kabupaten Lombok Tengah, pada bulan Ramadhan, tanggal 13 – 14 Maret 2026 dengan melibatkan ± 20 siswa dan empat guru pembina dan pendamping. Metode yang digunakan berupa pendekatan partisipatif melalui ceramah, muhasabah (refleksi diri), tadarus Al-Qur’an, serta diskusi dan sharing session. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test dengan skala Likert (1–5) serta pertanyaan terbuka untuk menggali pengalaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan ketenangan dan kebahagiaan siswa, peningkatan pemahaman diri, serta meningkatnya makna dalam menjalani kegiatan Ramadhan. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan frekuensi refleksi diri dan kedekatan dengan nilai-nilai kebaikan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental dan kualitas pengalaman spiritual siswa.
Inkubasi UMKM Berbasis Potensi Lokal untuk Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Nurul Huda; Arif Rahman; Dewi Aprilia; Feri Irawan; Gita Gutawa; Dwi Juni Juniar; Nurfaijah Nurfaijah; Kiki Anggriani; Miftahul Tazqiah Auliya; Jaenab Jaenab; Aerlangga Aerlangga
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/jr3w9g17

Abstract

Nipa Village, located in Ambalawi District, Bima Regency, West Nusa Tenggara, has strong local economic potential from fisheries and agriculture, including tuna, torani fish, corn, shallots, coconut, and rice. However, the potential of these commodities has not been fully optimized because most products are still sold in raw form, while micro, small, and medium enterprises (MSMEs) face limitations in product innovation, packaging, business management, and digital marketing. This community service program was designed as an MSME incubation activity to assist local business actors in transforming local resources into value-added products. The incubation process included needs assessment, entrepreneurial motivation, product diversification training, packaging innovation, business management assistance, digital marketing training, and monitoring and evaluation. The products developed through the program included tuna floss, tuna dim sum, tuna chili sauce, chocolate corn pudding, dried torani fish, fried shallots, virgin coconut oil, and packaged rice. The results indicate that MSME incubation strengthened participants' knowledge, production skills, packaging awareness, and readiness to market products both offline and online. This program demonstrates that village-based MSME incubation can become a strategic approach to improving household income and supporting sustainable local economic development in Nipa Village, Ambalawi District.
Strategi Pengembangan Usaha Pada UMKM Rumah Tenun Nggaliwara Melalui Pelatihan Digital Marketing dan Pembukuan Keuangan Berbasis Digital Ita Purnama; Tri Wahyuni Alifah; Salimatul Uyun
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/wew7g990

Abstract

Rumah Tenun Nggaliwara is a Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) engaged in the provision and marketing of traditional Bima weaving  products. In developing its business, the partner faced challenges related to suboptimal digital marketing and manual financial record-keeping practices. This Community Service Program aimed to improve the partner’s ability to utilize digital technology for marketing and financial management.The methods employed consisted of planning, implementation  and evaluation stages through observation, training, and mentoring activities. Digital marketing training was conducted using the Store.link website, which integrates product catalogs and business social media accounts, while digital bookkeeping training was carried out using Google Spreadsheet to record income, expenses, and business profits. The results showed that the partner successfully created and managed a Store.link account connected to business social media platforms and product catalogs. In addition, the partner was able to develop a digital bookkeeping system using Google Spreadsheet to record financial transactions in a more structured and systematic manner. This program successfully enhanced the partner’s capability in utilizing digital technology for marketing and financial management, thereby supporting more effective and sustainable business development.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Filter Air 1354 dalam Meningkatkan Kualitas Air Jernih di Masjid Assa’ada Desa Paya Rabo Lhok Haryo Triajie; Ansori Ansori; Candra Nova Putri; Sohib Sohib; Khula Khusnita; Ahmad Favian Maulana
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/5zar4203

Abstract

Banjir bandang yang melanda Aceh dan Sumatera pada akhir November 2025 mengakibatkan pencemaran sumber air Masjid Assa'ada Desa Paya Rabo Lhok, Kecamatan Sawang, Aceh Utara. Air masjid berubah keruh dan berbau akibat infiltrasi lumpur banjir, sehingga mengganggu kelancaran aktivitas ibadah jamaah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memulihkan kualitas air masjid melalui penerapan teknologi tepat guna Filter Air Fiber Reinforced Plastic (FRP) 1354 sekaligus meningkatkan kapasitas pengurus masjid dalam mengelola sistem pengolahan air secara mandiri. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahap, yaitu pra pelaksanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pengukuran kualitas air dilakukan sebanyak lima kali menggunakan parameter PPM (Parts Per Million) sebelum dan sesudah filtrasi, kemudian dianalisis menggunakan uji t berpasangan (paired sample t-test). Hasil pengukuran menunjukkan penurunan nilai PPM dari 177 PPM sebelum filtrasi menjadi 162–166 PPM setelah filtrasi. Uji t berpasangan menghasilkan nilai t hitung sebesar 14,7 yang lebih besar dari t tabel 2,776 pada taraf signifikansi α = 0,05, sehingga penurunan nilai PPM dinyatakan signifikan secara statistik. Filter Air FRP 1354 terbukti efektif menurunkan kandungan zat terlarut, mudah dioperasikan, tahan korosi, dan layak diterapkan sebagai solusi pengolahan air jangka panjang di fasilitas masjid pedesaan. Kegiatan ini berhasil memulihkan ketersediaan air layak pakai di Masjid Assa'ada pascabencana dan meningkatkan kemandirian pengurus masjid dalam mengelola sistem filtrasi secara berkelanjutan.
Pengembangan Kreativitas Mahasiswa Melalui Pelatihan Pemanfaatan Botol Bekas sebagai Kerajinan Vas Bunga Bernilai Ekonomis Muhammad Juwantho Lewa; Murni Nia; Abdul Rahman; Nur Hayun; Abdul Jarlin; Sudarsi Sudarsi; Efa Efa; Desi Desi; Sinar Maharani
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7tkv8309

Abstract

Plastic waste, particularly used plastic bottles, has become one of the environmental issues that requires productive and sustainable solutions. This community service activity aimed to enhance students' creativity through training on transforming used plastic bottles into flower vase crafts with economic value. The method employed was project-based learning, which actively involved participants in every stage of the production process, including material preparation, bottle cutting, bottle assembly, yarn wrapping, and finishing. Data were collected through observation and documentation during the implementation of the activity. The results showed that participants were able to create various attractive and creative flower vase designs according to their individual ideas and creativity. In addition, the activity improved participants’ understanding of plastic waste management, handicraft-making skills, and awareness of the importance of recycling in daily life. The products produced possess functional, aesthetic, and economic values and have the potential to be developed into creative business products with relatively low production costs. Therefore, training on the utilization of used plastic bottles as flower vase crafts can serve as an effective alternative activity to foster students' creativity while supporting environmental conservation efforts and the development of the creative economy.  

Page 11 of 11 | Total Record : 106