cover
Contact Name
Neneng
Contact Email
neneng@malahayati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Midwifery Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2775393X     EISSN : 27467953     DOI : https://doi.org/10.33024/mj.v5i3
Core Subject : Health,
MJ : Midwifery Journal, dengan nomor E-ISSN 2746-7953 (media online) dan P-ISSN 2746-7953 (media cetak) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh LPPM Universitas Malahayati MJ: Midwifery Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang kebidanan dan kesehatan. MJ : Midwifery Journal telah menggunakan Open Journal System dimana penulis, editor dan reviewer bisa memantau proses naskah secara online. Dalam satu tahun MJ : Midwifery Journal terbit sebanyak 4 kali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, Desember.
Articles 147 Documents
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN NEONATUS Safitri, Maya; Lathifah, Neneng Siti; Iqmy, Ledy Octaviani
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 2 (2021): Vol.1 No.2 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i2.3343

Abstract

Background : A pre-survey result conducted by the researcher in Wirahayu, ST.r., Keb private midwifery clinic showed that physiotherapists often conducted neonatal massage both for normal and abnormal neonates. This neonate’s massage was conducted when mothers bring their babies to visit for weighing and health examination in every Monday and Saturday. Purpose : The objective of this research was to find out the influence of neonate’s massage to neonate’s body weight improvement in Wirahayu, ST.r., Keb private midwifery clinic in Panjang of Bandar Lampung in 2020.   Method : This was a quantitative research by using quasi-experiment approach and one group pretest and posttest design. Population was all neonates in Wirahayu, ST.r., Keb private midwifery clinic from July 2020. 16 respondent samples were taken by using purposive sampling and this belongs to non-random sampling technique.Result : The research result showed that the averages (mean) of neonate’s body weights before and after neonate’s massage treatment were 3143.75 and 3425.00 respectively. Statistic test result derived derived p-value 0.000 < 0.05. Conclusion : It indicated that there was an influence of neonate’s massage to neonate’s body weight improvement in Wirahayu, ST.r., Keb private midwifery clinic in Panjang of Bandar Lampung in 2020. Suggestion : The researcher expects this research result to be additional health information concerning neonate’s massage for improving neonate’s body weight.      Keywords : neonate’s massage and body weight improvement ABSTRAK Latar belakang : Berdasarkan hasil survei pendahuluan yang peneliti lakukan di BPS Wirahayu, S.Tr.,Keb, peneliti mendapatkan informasi dari petugas fisioterapi bahwa pijat bayi sudah sering dilakukan pada bayi yang lahir BBLR maupun yang lahir normal. pijat bayi dilakukan pada bayi yang dibawa ibunya untuk ditimbang dan diperiksa kesehatannya dan pijat bayi ini dilakukan setiap hari senin sampai sabtu.Tujuan : Diketahui Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Neonatus Di BPS Wirahayu, S.Tr.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020.Metode : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Quasi Eksperimen dengan menggunakan desain eksperimen one group Pre-test – Post-test. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh bayi yang ada Di BPS Wirahayu, S.Tr.,Keb Panjang Bandar Lampung terhitung sejak bulan Juli 2020 yang berjumlah 16 responden. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling yaitu salah satu teknik sampling non random sampling.Hasil : Diketahui bahwa rata-rata (mean) berat badan neonates sebelum diberikan pijat bayi adalah 3143,75 dan sesudah diberikan pijat bayi adalah 3425,00. Berdasarkan uji statistic diketahui p-value 0,000 atau p-value < 0,05 .Kesimpulan : Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Neonatus Di BPS Wirahayu, S.Tr.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020.Saran : Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi kesehatan tentang Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Neonatus, sehingga berat badan dapat mengalami peningkatan. Kata Kunci : Pijat Bayi & Peningkatan Berat Badan 
Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Perubahan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Pre Sectio Caesarea Martinah, Yuliana; Hermawan, Dessy; Susilawati, Susilawati
MIDWIFERY JOURNAL Vol 5, No 1 (2025): Volume 5, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v5i1.20069

Abstract

Background : Pregnancy anxiety is one of the most common mental disorders during pregnancy. Basically the patient performed the action section caesarea feel anxiety. Classical music therapy is one of the distraction techniques used to reduce pre anxiety secsio sesaerea well, where the music is calm and gentle, giving a good effect for the fetus and mother.Research purposes : To determine the effect of classical music therapy on changes in anxiety levels in pregnant women pre sectio caesarea at RSIA Santa Anna Bandar Lampung.Research methods : Desaian This research is quantitative, with a design quasi experiment. The population in this study were 30 patients TM 3 pregnant women who will do section caesarea. Sampling with techniques purposive sampling . Result: Based on statistical tests, it was found that the average anxiety of respondents before being given classical music therapy was 31.10 and after being given classical music therapy, the average respondents' anxiety was 14.53. p-value 0,000 or p-value <0.05 which means that there is an effect of classical music therapy on changes in anxiety levels in pre-pregnant women sectio caesarea at RSIA Santa Anna Bandar Lampung in 2020.Conclusion: From the results of this study, it is hoped that classical music therapy can be used as an alternative way to reduce anxiety levels in pre-pregnant women sectio caesarea. Keywords : Classical Music Therapy & Anxiety Levels of Pregnant Women ABSTRAK Latar Belakang : Kecemasan kehamilan adalah salah satu gangguan kejiwaan yang paling umum terjadi pada saat kehamilan. Pada dasarnya pasien yang dilakukan tindakan section  caesarea merasakan kecemasan. Pemberian terapi musik klasik merupakan salah satu teknik distraksi yang digunakan untuk mengurangi kecemasan pre secsio sesaerea dengan baik, dimana musik klasih beriramakan tenang dan mengalu lembut memberikan efek yang baik bagi janin dan ibu.Tujuan penelitian : Untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik  terhadap perubahan tingkat kecemasan pada ibu hamil pre sectio caesarea di RSIA Santa Anna Bandar Lampung.Metode penelitian : Desaian penelitian ini adalah kuantitatif, dengan rancangan quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah  ibu hamil TM 3 sebanyak 30 pasein yang akan melakukan section caesarea .Pengambilan sampel dengan  tehnik  purposive sampling.Hasil : Berdasarkan uji statistik, didapatkan rata-rata kecemasan responden sebelum diberikan terapi musik klasik adalah 31,10 dan sesudah diberikan terapi musik klasik maka rata - rata kecemasan responden menjadi 14,53.Sedang hasilp-value 0,000 atau p-value < 0,05 yang artinya terdapat Pengaruh Pemberian Terapi Musik Klasik Terhadap Perubahan Tingkat Kecemasan  Pada Ibu Hamil Pre sectio caesarea di RSIA Santa Anna Bandar Lampung  Tahun 2020.Kesimpulan : Dari hasil penelitian ini diharapkan pemberian terapi musik klasik dapat dijadikan sebagai salah satu cara alternatif untuk mengurangi tingkat kecemasan pada ibu hamil pre sectio caesarea. Kata Kunci : Terapi Musik Klasik & Tingkat Kecemasan Ibu HamilAlba Yuliana ejournal.litbang.depkes.go.id › https:// Angka kejadian Sectio Caesarea di Indonesia menurut survey nasional tahun 2010. Diakses tanggal 20 Januari 2020.Aprianto, Dino. 2013. Efektifitas Teknik Relaksasi Imajinasi Terbimbing Dan Nafas Dalam Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi. Semarang : Poltekes Kemenkes Semarang: Volume 13, No. 2, 2017. tersedia dalam http://ejurnal.poltekkes-tjk. ac.id/index. php/JKEP/ article/view/938. Diakses tanggal 1 Januari 2020.Asfiati, Nur. 2014. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Dalam Menghadapi Proses Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tomia Induk Kabupaten Wakatobi. Buton: STIKES IST, Volume.1Nomor.1Agustus.2013.https://media.neliti.com/media/publicatio ns/109817-ID-fa Sadock BJ, Sadock VA, Ruiz P. 2015. Kaplan Sadock’s Synopsis of Psychiatry : Behavioral. Diakses tanggal 1 Januari 2020.Anik Maryunani,Yetty Sukaryati. 2011. Senam Hamin Senam Nifas Dan Terapi Musik, Penerbit : Trans Info Media,Jakarta.Anik Maryunani. 2011. Perawatan Luka sektio Caerarea (SC) Dan Luka kebidanan Terkini (dengan Penekanan “Moist Wound Healing”) Penerbit In Media Bogor.Ayustawati. 2019. Kehamilan : Buku Kesehatan Reproduksi ,www.INFORMASI MEDIKA.COM.Dinas Kesehatan Propinsi Lapung. Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2016.[Internet].http://www.depkes.go.id/resources/download/profil/PROFI L_KES_PROVINSI_2016/08_Lampung._2016.pdf.Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Riset Kesehatan Dasar. Jakarta:Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan,Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2013.Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.2012. Bidang Kesehatan Ibu dan Anak. 2012.Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.Diakses tanggal 2 Januari 2020.Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. 2013. Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.2013. di unduh diwww.translate.com/english/pada.2020. ini- dinas-kesehatan-provinsilampung-akan-melanjutkan-programunggulan- gubernur-lam/9953864.Diakses tanggal 2 Januari 2020.Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. 2012. Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung 2012. Bandar Lampung. Diakses tanggal 2 Januari 2020.Depkes RI.2012. Profil Kesehatan Republik Indonesia. 2012.(Online).Tersedia : http://www.depkes.go.id. 1Januari 2020.Dunkel Schetter. C.2011. Psychological Science On Pregnancy : Stress Processes, Biopsychosocial Mod-els, And Emerging Research Issues.  Annual Review of Psychology, 62, 531–558. doi:10.1146/ an nurev.psych. 031809.130727.Djohan. 2010. Terapi Musik Teori dan Aplikasi,Penerbit Galangpress:  Yogyakarta.Fazdria & meliani. 2014.Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Dalam Menghadapi Persalinan Di Desa Tualang Teungoh Kecamatan Langsa Kota Kabupaten Kota Langsa Tahun 2014.Aceh : Poltekes Kemenkes Aceh. Volume 16, No 1, Tahun 2014. http://www. jurnal. unsyiah. ac.id/JKS/article/view/5003. Diakses pada 16 februari 2018.Glover. 2014. Maternal Depression,Anxiety and Stress During Pregnancy and Childa Outcome: What Needs to Be Done. Best Practice and Researh: Clinical Obstetries and Gynaecology, 28.1.PP.25 35. https:// doi. org/ 1/1/2020/j.bpobgyn.2020.01.01.Gibson, James L, Donnelly Jr, James H, Ivancevich, John M, Konopaske, Robert. 2012. Organizationa Behavior, Structure, Processes, Fourteenth Edition (International Edition).1221 Avenue of The Americas, New York, NY 10020: McGraw-Hill.Handoko Riwidikdo. 2010. Statistik Kesehatan, Penerbit Mitra Cendikia press: Yogyakarta.Ikhsan, M dan Asdar, F dkk. (2012). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Terjadinya Peningkatan Tekanan Darah Pada Pasien Pre Operasi Laparatomi Di Rumah SakitUmum Islam Faisal Makassar. Makassar: STIKES Nani Hasanuddin MakassarJonathan Kushnir, PhD, Ahuva Friedman, RN, OR, MA, Mally Ehrenfeld, RN, PhD, and Talma Kushnir, PhD Coping with Preoperative Anxiety in Cesarean Section: Physiological, Cognitive,and Emotional Effects of Listening toFavorite MusicJeffrey,Denney1,Karen , Blackburn1, Courtney, Bleach1, Anibal,Martinez1, Jennifer Bromley Philips1, Kristi Lanier1,Laura Dean2, Heather Mertz1The Effects of Music Intervention on Women’s Anxiety Before and After Cesarean Delivery: ARandomized Controlled Trial.tahun 2018.Juditha dan Cynthia. 2011. Perawatan Luka Sektio Caesarea (SC) Luka kebidanan Terkini.Penerbit: In Media.2014.Wahyuni.2018. Jurnal Ners LENTERA, Vol. 6, No. 1, Maret 2018 27 STUDI.journal.wima.ac.id › NERS › article › download tanggal 1/1/2020.Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Riwayat Antenatal Care (ANC) Dengan Tindakan  Sectio Caersarea.Evrianasari. 2019. Jurnal Kebidanan Malahayati - Portal Jurnal MalahayatiEjurnalmalahayati.ac.id › kebidanan › article › view.Diakses tanggal 1 Januari 2020.Kementerian Kesehatan ( Internet ). 2020: 11.00 (22 Pebruari) https://www.kemkes.go.id › pusdatin › profil-kesehatan-indonesia. 2012.Legawati. 2018. Asuhan persalinan dan Bayi Baru Lahir, Penerbit Wineke Media. Notoatmodjo, Metodologi Penelitian Kesehatan Jakarta : Rineka Cipta. 2018.Novitasari T, Budiningsih TE, Mabruri MI. 2013. Keefektivan Konseling Kelompok Pra-Persalinan Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Primigravida Menghadapi Persalinan. Developmental and Clinical Psychology. 2 (2): 62-70.Nursalam.2013.Tingkat kecemasan dapat diukur dengan menggunakan Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A) yang sudah dikembangkan oleh kelompok Psikiatri Biologi Jakarta (KPBJ)  dalam  bentuk  Anxiety  Analog Scale (AAS).Mandagi DVV, Pali C, Sinolungan JSV. 2013. Perbedaan Tingkat Kecemasan Pada Primigravida dan Multigravida di RSIA Kasih Ibu Manado.Jurnal e-Biomedik (eBM). 1 (1): 197-201. Mutmainnah. 2018. Asuhan persalinan Normal dan Bayi Baru Lahir,Penerbit: Wineke Media.Oxorn, Harry. 2010. Ilmu kebidanan Patologi dan fisiologi Persalinan. Jogjakarta: Yayasan Essentia MedicaPieter Herry.Z & Lumongga .L Namora.2013. Pengantar Psikologi Untuk Kebidanan edisi revisi.Jakarta : Kencana Prenada Media Group.Diakses tanggal 1Januari 2020.Purnama, Baik W. R. 2015. Guided Imagery Terhadap Tingkat Kecemasan Menjelang Perselinan Pada Ibu Hamil. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang, Volume 3, No 2, Agustus 2015, http:// ejournal. umm. ac.id/ index .php/jipt/article/viewFile/3533/4066. Diakses pada 15 januari. 2018.Potter, P.A, Perry, A.G.2010. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep Proses dan Praktik, Edisi 4 volume 2. Jakarta: EGC.Pratiwi, Desi Ratna. 2014. Pemberian Terapi Musik Klasik terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan padaAsuhan Keperawatan Ny.s dengan Fraktur Femur Sinistra 1/3 Distal dan Fraktur Radius Ulna Dekstra 1/3 Tengah di Ruang Mawar RSUD dr.Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Tahun 2014. 44-45Philip Hepp1, Carsten Hagenbeck2, Julius Gilles2, Oliver T. Wolf3, Wolfram Goertz4, Wolfgang .2018. Janni5,Percy Balan2, Markus Fleisch1, Tanja Fehm2 and Nora K. Schaal 6 Jurnal Effects of music intervention during caesarean delivery on anxiety and stress ofthe mother a controlled, randomised study.Rohani dan Saswita. 2011. Asuhan Kebidanan pada Masa Persalinan,Penerbit: Salemba Medika: Jakarta. 2011.RISA Santa Anna Laporan Persalinan dan SC . 2019,2020.Sulis Diana.2019. Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi baru Lahir,Penerbit Wineke Media.Sri Rezeki dan Maya Sari : Jurnal Karakteristik Ibu Bersalin dengan Indikasi Indikasi section caesarea di Rumah Sakit Martha Friska Pula Brayan pada. 2018.Suryanadayat. 2012.Terapi Musik. https://books.google.co.id/booksdiakse s pada tanggal 05 Januari 2020.Sadock BJ, Sadock VA, Ruiz P. Kaplan & Sadock’s Synopsis of Psychiatry:Behavioral Sciences/Clinical Psychiatry.11th ed. Philadelphia: Lippincott Wolters Kluwer.2015.Siti Aspuah.2013.Kumpulan Kuesioner Dan instrument Penelitian Kesehatan, Penerbit Nuha Medika:Yogyakarta.Sugiyono. 2017. Metodologi penelitian kesehatan Jakarta : Rineka Cipto.2017. Depkes RI. 2015. Rencana Strategis Kementrian Kesehatan tahun 2015-2019.Jakarta: Departemen Kesehatan.WHO. 2014. Maternal Mortality. Diakses pada tanggal 5 Januari 2020 di http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs348/en/. Diakses tanggal 1 Januari 2020.  
Hubungan Jenis Dan Lama Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Terhadap Siklus Haid Br Ginting, Setia Arihta; Situmorang, Tetti Seriati; Simanjuntak, Markus Doddy; Theresia, Sisca; Sania, Putri
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 Desember 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i4.13102

Abstract

The Family Planning (KB) program is carried out in order to regulate the number of births or space births. The target of the family planning program is couples of childbearing age (PUS), with more emphasis on the group of women of childbearing age (WUS) who are in the age range 15-49 years. The majority of WUS currently use contraception, namely 59.7%.This study aims to determine the relationship between the type and duration of use of hormonal contraceptives on menstrual disorders in women of childbearing age in Pasar 8 Namotrasi village, Sei Bingai sub-district, Langkat district.This research is an analytical observational study with a cross-sectional design. There is a significant relationship between the type of hormonal contraception and menstrual disorders in women of childbearing age in Pasar 8 Namotrasi Village (p=0.000). There is a significant relationship between the duration of contraceptive use. hormonal and menstrual disorders in women of childbearing age in Pasar 8 Namotrasi Village (p=0.000).There is a need for further research regarding other factors, for example the level of WUS compliance with contraceptive use which affects menstruation. So you can find better treatment. Keywords: Type of birth control, duration of birth control, WUS ABSTRAK Program Keluarga Berencana (KB) dilakukan diantaranya dalam rangka mengatur jumlah kelahiran atau menjarangkan kelahiran. Sasaran program KB adalah Pasangan Usia Subur (PUS) yang lebih dititikberatkan pada kelompok Wanita Usia Subur (WUS) yang berada pada kisaran usia 15-49 tahun. Sebagian besar WUS saat ini menggunakan kontrasepsi, yakni sebanyak 59,7%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis dan lama penggunaan alat kontrasepsi hormonal terhadap gangguan menstruasi pada wanita usia subur di desa pasar 8 namotrasi kecamatan sei bingai kabupaten Langkat.Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional study).Terdapat hubungan yang bermakna antara jenis kontrasepsi hormonal dengan gangguan menstruasi pada wanita usia subur di Desa Pasar 8 Namotrasi (p=0,000).Terdapat hubungan yang bermakna antara lama penggunaan kontrasepsi hormonal dengan gangguan menstruasi pada wanita usia subur di Desa Pasar 8 Namotrasi (p=0,000).Perlunya dilakukan penelitian lebih lanjut terkait faktor lain misalnya tingkat kepatuhan WUS pada penggunaan kontrasepsi yang mempengaruhi menstruasi. Sehingga dapat menemukan penanganan yang lebih baik. Kata kunci : Jenis KB, Lama KB, WUS
Analisis Pengetahuan Ibu hamil dalam Pelaksanaan Perawatan Payudara Yulita, Nova; Juwita, Sellia; Amran, Husna Farianti; Febriani, Ade
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 4 (2021): Volume 1 Nomor 4, Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i4.5676

Abstract

Background : Pregnancy is an exciting time for prospective parents and families. Prospective parents, especially prospective mothers, need to have the knowledge and readiness to conceive, give birth and breastfeed their children. In the antenatal period, pregnant women must be prepared both physically and psychologically to care for their babies and prepare for lactation. Good antenatal care is to pay special attention to breast and nipple preparation in anticipating problems with breastfeeding for babies.Objective: This study aims to determine the relationship between mother's knowledge about breast care and the implementation of breast care in Limbungan Village.Methods: This study used an analytic design with a cross sectional approach. The population in this study were all pregnant women with TM II and III totaling 114 respondents. With a sample of 54 people taken by purposive sampling technique.Results: This study showed that the majority had good knowledge of 41 people (75.9%) and 38 people (70.4%) breast care and the results of the bivariate test showed that there was a relationship between knowledge of pregnant women and breast care in Limbungan Village with p value. =0.000.Conclusions It can be concluded that there is a relationship between knowledge of pregnant women and breast care in Limbungan Village with p value <0.05. suggestions: For this reason, it is hoped that in providing care, midwives as health workers can provide health education and counseling about breast care Keywords: Knowledge, breast care, pregnant women   Abstrak Latar belakang : Kehamilan merupakan masa yang menggembirakan bagi calon orang tua dan keluarga. Calon orang tua terutama calon ibu perlu memiliki pengetahuan dan kesiapan untuk hamil, melahirkan dan menyusui anak. Pada periode antenatal, ibu hamil harus dipersiapkan baik secara fisik maupun psikologis untuk merawat bayinya dan mempersiapkan masa laktasi.perawatan antenatal yang baik dengan memberikan perhatian yang khusus pada persiapan payudara serta puting susu dalam mengantisipasi permasalahan pemberian ASI pada bayi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang perawatan payudara dengan pelaksanaan perawatan payudara di Kelurahan Limbungan.Metode : Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil TM II dan III yang berjumlah 114 responden. Dengan sampel berjumlah 54 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling.Hasil : Penelitian ini menunjukkan mayoritas memiliki pengetahuan baik sebanyak 41 orang (75,9%) dan perawatan payudara 38 orang (70,4%) dan hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan perawatan payudara di Kelurahan Limbungan dengan nialai p value=0,000.Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan perawatan payudara di Kelurahan Limbungan dengan p value <0,05.saran Untuk itu diharapkan dalam memberikan asuhan bidan sebagai tenaga kesehatan dapat memberikan pendidikan kesehatan dan konseling tentang perawatan payudaraKata kunci:  Pengetahuan, perawatan payudara, ibu hamil 
Analisis Kinerja Membran Mikrofiltrasi Terhadap Penurunan Angka Coliform Di Instalasi Pengolahan Air Limbah Musyaffa, Muhammad Hariq; Santosa, Iman; Prianto, Nawan; Fikri, Ahmad
MIDWIFERY JOURNAL Vol 4, No 4 (2024): Volume 4, Nomor 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v4i4.18403

Abstract

Background: Water is very useful for household, industrial, and other public places. The availability of clean water is essential to support a healthy life. Especially in urban areas where the population growth rate is very high, it is increasingly difficult to get clean water that meets health requirements both in quality and quantity. Clean water that has been used 80% of it becomes wastewater. If the wastewater is not treated, it will cause human diseases such as diarrhea, polio, and worms.Purpose: The aim is to analyze the quality inspection of waste water samples at the IPAL Outlet of RSUD dr.A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung City.Methods: The type of research carried out is observation and the next test sample is further analyzed in the laboratory. The author wants to know the effectiveness of Microfiltration Membrane Performance on Reducing Coliform Numbers in the Wastewater Treatment Plant at dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung City in 2024.Results: The results of the study, based on the analysis of the quality inspection of wastewater samples at the Outlet of the WWTP at dr. A. Dadi Hospital. The performance of the Microfiltration Membrane, is able to suppress and reduce Coliform levels to 437 MPN/100 ml of test results, testing with Total Coliform parameters. Conclusion: The conclusion is that the performance of the Microfiltration Membrane is able to suppress and reduce Coliform levels from the initial test results found that the wastewater sample 7800 MPN/100 ml exceeds the maximum allowable level which should be 3000 MPN/100 ml. Of course this is still a problem because water discharged into water bodies can cause a source of disease for humans.Suggestion: Further research was carried out on the amount of water produced and how long it takes to saturate the microfiltration membrane. Keywords: Membrane, Wastewater Treatment Plant, Coliform ABSTRAK Latar Belakang: Air sangat berguna untuk kepentingan rumah tangga, industri, maupun tempat-tempat umum yang lainnya. Tersedianya air bersih adalah mutlak untuk menunjang kehidupan yang sehat. Terlebih di daerah perkotaan yang tingkat pertumbuhan penduduknya sangat tinggi dirasakan semakin sulit untuk mendapatkan air bersih yang memenuhi syarat-syarat kesehatan baik secara kualitas maupun kuantitas. Air bersih yang sudah dipakai 80% nya menjadi air limbah. Air limbah tersebut apabila tidak diolah akan menyebabkan timbulnya penyakit pada manusia seperti diare, polio, dan cacingan.Tujuan: Menganalisis kualitas air limbah di Outlet IPAL RSUD dr. A. Dadi. Tjokrodipo Kota Bandar Lampung menggunakan membrane mikrofiltrasi.Metode: Jenis penelitian yang dilakukan bersifat observasi dan sampel uji seterusnya dianalisis lebih lanjut di laboratorium. Penulis ingin mengetahui keefektifan kinerja membran mikrofiltrasi terhadap penurunan angka coliform di instalasi pengolahan air limbah di RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo kota Bandar Lampung tahun 2024.Hasil: Hasil penelitian, berdasarkan analisis pemeriksaan kualitas sampel air limbah di Outlet IPAL RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung, kinerja Membran Mikrofiltrasi, mampu menekan dan menurunkan kadar Coliform menjadi 437 MPN per/100 ml dari hasil uji, pengujian dengan parameter Total Coliform.Kesimpulan: Kesimpulan yaitu, bahwa pada kinerja Membran Mikrofiltrasi mampu menekan dan menurunkan kadar Coliform dari hasil pengujian awal ditemukan sampel air limbah 7800 MPN per/100ml melebihi kadar maksimum yang diperbolehkan yang seharusnya 437 MPN /100 ml. Tentunya hal tersebut sudah memenuhi persyaratan.Saran: Dilaksanakan penelitian lebih lanjut jumlah air yang dihasilkan dan berapa lama waktu jenuh dari membran mikrofiltrasi. KataKunci: Membran, Instalasi Pengolahan Air Limbah, Coliform 
Pemberian Putih Telur Rebus Dengan Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Lestari, Eka Dewi; Evayanti, Yulistiana; Utami, Vida Wira
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 September 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i3.12217

Abstract

Background : Chicken eggs are a food that has a high protein content. Types of eggs commonly consumed by Indonesians are chicken eggs and duck eggs. It is known that albumin in eggs (ovalbumin) is mostly found in egg whites rather than yolks. Egg white of purebred chickens in every 100 grams of chicken contains an average of 12.58 grams of protein yes and about 58% of the egg weight is albumin. 7 mothers with perineal wounds, 5 mothers said they did not know that consumption of boiled egg whites can heal perineal wounds and so far they have been doing pharmacological treatment in performing perineal treatment. At BPM Wirahayu, ST.r., Keb Panjang Bandar Lampung in 2020.Method : This type of quantitative research with the design used in this study is a pre-experiment with a Quasi-Experiment approach with the experimental design used is Two Group With Pretest-Posttest. The population in this study were all post partum mothers who had perineal injuries at BPM Wirahayu, ST.r., Keb Panjang Bandar Lampung with an average number of deliveries / month reaching 45 respondents with the sample to be used was the minimum sample for each group. namely 15 for the intervention group and 15 for the control group.Results : Based on the bivariate analysis using the Paired Sample T-Test, it is known that the p-value <0.05 is 0.000, which means that there is an effect of Giving Boiled Egg White with Perineal Wound Healing in Post Partum Mothers at BPM Wirahayu, ST.r., Keb Panjang. Bandar Lampung in 2020. The results of this study are expected to be additional information for BPM, especially for mothers who give birth in determining program policies and as a driving force for health-minded development and can improve ways to treat perineal wounds, one of which is providing training on administering traditional medicine. especially about processed boiled egg whites and how to use them, so that the patient's insight and knowledge increases Keywords: Egg White Boil & Perineal Wound Healing ABSTRAK Latar Belakang : Telur ayam adalah salah satu bahan pangan yang mempunyai kandungan protein tinggi. Jenis telur yang biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia ketersediaannya.Diketahui albumin pada telur (ovalbumin) paling banyak terdapat pada putih telurnya daripada kuningnya. Putih telur ayam ras dalam setiap 100 gram ayam mengandung rata-rata 12,58 gram protein ya dan sekitar 58% dari berat telur merupakan albumin , Berdasarkan data wawancara kepada 10 ibu post partum, terdapat 7 ibu yang mengalami luka perineum, setelah dilakukan wawancara kepada 7 ibu yang mengalami luka perineum, 5 ibu mengatakan tidak mengetahui bahwa konsumsi rebusan putih telur dapat menyembuhkan luka perineum dan selama ini mereka melakukan pengobatan secara farmakologi dalam melakukan pengobatan perineumTujuan penelitian ini adalah diketahui Pengaruh Pemberian Putih Telur Rebus Dengan Peyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Di BPM Wirahayu, ST.r.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020. Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pra Eksperimen dengan pendekatan Quasi Experiment dengan rancangan eksperimen yang digunakan adalah Two Group With Pretes-Posttes. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum yang mengalami luka Perineum Di BPM Wirahayu, ST.r.,Keb Panjang Bandar Lampung dengan jumlah rata-rata peralinan/bulan mencapai 45 responden dengan sampel yang akan digunakan adalah sampel minimum untuk masing-masing kelompok yaitu 15 untuk kelompok intervensi dan 15 untuk kelompok control. Hasil : Berdasarkan analisis bivariat dengan menggunakan uji Paired Sample T-Test, diketahui nilai p-value < 0,05 yaitu 0,000 yang artinya ada Pengaruh Pemberian Putih Telur Rebus Dengan Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Di BPM Wirahayu, ST.r.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020. Hasil penelitian ini diharapkan agar dapat menjadi tambahan informasi bagi BPM khususnya pada ibu yang melakukan persalinan dalam menentukan kebijakan-kebijakan program dan sebagai penggerak pembangunan berwawasan kesehatan serta dapat meningkatkan cara mengatasi luka perineum, salah satunya memberikan pelatihan tentang pemberian obat tradisional khususnya tentang olahan putih telur rebus dan cara pemakaian, sehingga wawasan dan pengetahuan para pasien menjadi meningkat Kata Kunci : Rebusan Putih Telur & Penyembuhan Luka Perineum 
Perbedaan Efektivitas Masase Kutaneus Dan Aroma Terapi Lavender Terhadap Dismenorea Anggraeni, Dini; Lathifah, Neneng Siti; Farich, Achmad; Utami, Vida Wira
MIDWIFERY JOURNAL Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3,September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v2i3.8415

Abstract

Background: Dysmenorrhea is a pain during period, the prevalence of women who get dysmenorrhea in Indonesia about 55%. The prevalence of dysmenorrhea reaches 59.7%. Of those who complain the pain, 12% severe, 37% medium, and 49% mild. Pain reduction therapy could be done by Cutaneous Massage and Lavender Aromatherapy. Pourpuse: To know the differences of cutaneous massage and lavender aromatherapy on dysmenorrhea in Diniyyah Putri Islamic Senior High School Lampung year of 2020. Methods: Quantitative research type with Quasy Experiment research design. The population was 168 with 30 people as purposive sampling technique. Divided into two groups, consist of 15 respondents of cutaneous massage and 15 respondents of lavender aromatherapy. Collecting data used observation sheet. Univariate and bivariate (t-test) data analysis. Result: The research result was known that the average of dysmenorrhea before given cutaneous massage was 5.5, after given cutaneous massage was 2.93, after given lavender aromatherapy in Diniyyah Putri Islamic Senior High School Lampung year of 2020 was 5.53 after given lavender aromatherapy was 3.47. Conclusion: There were differences of cutaneous massage and lavender aromatherapy on dysmenorrhea in Diniyyah Putri Islamic Senior High School Lampung year of 2020, p-value 0.038 with the difference as much as 0.533. Suggestion: The suggestion is to be able to give special attention for the students who are on period, such as reminding them to do pain reduction therapy. Keywords : Cutaneous Massage,Dysmenorrhea Pain, Lavender Aromatherapy, ABSTRAK Latar Belakang: Dismenorea adalah nyeri sewaktu haid, Prevalensi wanita yang mengalami dismenorea di Indonesia diperkirakan 55%. Prevalensi dismenorea mencapai 59,7%. Dari mereka yang mengeluh nyeri, 12% berat, 37% sedang, dan 49% ringan. Terapi pengurangan rasa nyeri dapat dilakukan dengan masase kutaneus dan aroma terapi lavender. Tujuan: Mengetahui perbedaan efektivitas masase kutaneus dan aroma terapi lavender terhadap dismenorea pada Siswi Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Diniyyah Putri Lampung Tahun 2020. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Quasi Eksperimen. Populasi sebanyak 168 dengan sampel sebanyak 30 orang teknik sampling purposive sampling yang dibagi menjadi dua kelompok, terdiri dari 15 responden kelompok masase kutaneus dan 15 orang kelompok aroma terapi lavender. Pengumpulan data dengan lembar observasi. Analisa data univariat dan bivariat uji t (t-test). Hasil: Hasil penelitian diketahui rata-rata nyeri dismenorea sebelum diberikan masase kutaneus adalah 5,5, setelah diberikan masase kutaneus adalah 2,93, sebelum diberikan aroma terapi lavender Pada Siswi Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Diniyyah Putri Lampung Tahun 2020 adalah 5,53 sesudah diberikan aroma terapi lavender adalah 3,47. Terdapat perbedaan Efektivitas Masase kutaneus dan Aroma Terapi Lavender Terhadap Dismenorea Pada Siswi Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Diniyyah Putri Lampung Tahun 2020, p-value 0,038 dengan perbedaan sebesar 0,533. Kesimpulan: Terdapat perbedaan Efektivitas Masase kutaneus dan Aroma Terapi Lavender Terhadap Dismenorea Pada Siswi Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Diniyyah Putri Lampung Tahun 2020, p-value 0,038, dimana masase kutaneus lebih efektiv dari aromaterapi lavender terhadap dismenorea. Saran: Diharapkan dapat perhatian khusus bagi siswi yang sedang haid, seperti mengingatkan untuk melakukan terapi pengurangan nyeri. Kata Kunci : Aroma Terapi Lavender, ,Nyeri Dismenorea, Masase Kutaneus
Evaluasi Program Penanggulangan TB Paru Karbito, Karbito; Purwaningsih, Dewi; Aliyanto, Warjidin; Muslim, Azhari; Fikri, Ahmad; Murwanto, Bambang
MIDWIFERY JOURNAL Vol 4, No 2 (2024): Volume 4, Nomor 2 Juni 2024
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v4i2.15606

Abstract

Background : One of the diseases that is still a problem in Indonesia that is Tuberculosis or TB, especially pulmonary TB, because it is the second highest disease in the world. Therefore, the TB control program in Indonesia is directed at accelerating the elimination of TB by 2030, with a strategy to increase the case detection rate to at least 90%, the treatment success rate to at least 90% and the prevention rate to at least 80%. Meanwhile, the TB incidence rate in Indonesia in 2022 will be 354 per 100,000 population. The problem of controlling pulmonary TB in Bandar Lampung City in 2022 has not yet reached the performance target, namely only reaching 54.3% from 74%.Purpose : This research aims are to find out how the Pulmonary TB management program is at the Sukamaju Public Health Center, Bandar Lampung City.Methods : The design of this research is qualitative, with the method used being interviews, namely Focus Group Discussion (FGD) and in-depth interviews, with triangulation of methods, data and sources, such as observation, etc.Result : The results of the research show that the Pulmonary TB management program at the Sukamaju Community Health Center, Bandar Lampung City has been running well with case detection and cure rates reaching 96.0%, while the obstacles experienced are only few and do not hinder the implementation of the program, namely the logistics of the mantoux test materials and cartridge.Conclution : The implementation of the pulmonary TB control programs at the Sukamaju Community Health Center, Bandar Lampung City is going well, where the TB program indicators have reached the target. The success of this program is also supported by TB cadres whose performance is quite successful. Keywords: TB, program, management Latar Belakang : Salah satu penyakit yang amsih menjadi masalah di Indonesia adalah Tublerculosis atau TB khususnya TB Paru, karena menjadi penyakit tertinggi kedua didunia. Oleh sebab itu program penanggulangan TB di Indonesia diarahkan untuk mempercepat eliminasi TB Tahun 2030, dengan strategi peningkatan angka penemuan  kasus mencapai minimal 90%, dan  angka keberhasilan pengobatan (success rate) minimal 90% serta angka pencegahan mencapai minimal 80%. Sementara insiden rate TBC di Indonesia tahun 2022 sebesar 354 per 100.000 penduduk. Permasalahan penanggulangan TB Paru di Kota Bandar Lampung pada tahun 2022 tersebut belum mencapai target kinerja yaitu baru mencapai 54,3% dari 74%.Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan program TB Paru di Puskesmas Sukamaju, Kota Bandar LampungMetode : Desain penelitian ini bersifat kualitatif, dengan metode yang digunakan wawancara yaitu Diskusi Kelompok Terarah/DKT  (Focus Group Discussion/FGD) dan wawancara mendalam (Indepth Interview), dengan trianggulasi metode, data maupun sumber, seperti observasi, dsb.Hasil : Hasil penelitian bahwa pengelolaan program TB Paru di Puskesmas Sukamaju Kota Bandar Lampung telah berjalan dengan baik dengan angka pencapaian penemuan kasus dan penyembuhan mencapai 96,0%, sedangkan hambatan yang dialami hanya sedikit dan tidak serta tidak menggambat pelaksanaan program, yaitu terhambatnya logistic bahan tes mantuk dan catrige.Kesrmpulan : Simpulan penelitian ini Pelaksanaan program penanggulangan TB paru di Puskesmas Sukamaju, Kota Bandar Lampung berjalan dengan baik, dimana indikator-inkator program TB tersebut telah mencapai target. Keberhasilan program tersebut juga didukung oleh para kader TB yang cukup berhasil kinerjanya.
Peranan Faktor-Faktor Kepatuhan Protokol Kesehatan Pada Masa Tatanan Baru Prihantoro, Prihantoro; Usman, Sarip; Helmy, Helina; Sutopo, Agus
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i2.10365

Abstract

Background: The concept of the Health Belief Model can provide an assessment of healthy actions to prevent Covid-19 at the individual level. So that a trust factor will be obtained which will be the background for carrying out the health protocol for preventing Covid-19 during the New Order Period for the Community of Sukarame District, Bandar Lampung City in 2020.Purpose: The purpose of this study is to find out what factors influence adherence to health protocols during the new order period in Sukarame District, Bandar Lampung City in 2021.Methods: This type of research is quantitative, with a cross sectional design. The research was conducted in Sukarame District, Bandar Lampung City.  The number of population and sample was determined based on accidental sampling so that the sample obtained in this study amounted to 97 respondents. The data analysis   techniques   used   were   univariate, bivariate (chi - square), and multivariate (multiple logistic egression). Results: The results showed that there was an effect of perceived vulnerability pv=0.001), perceived severity (pv=0.022), perceived barriers (pv=0.034), and perceived benefits (pv=0.018) on adherence to health protocols during the New Order in the District. Sukarame City of Bandar Lampung.Conclusion: This study suggests optimizing the program and minimizing misinformation about covid -19 at the local, cluster level by using pamphlets, banners, posters, or direct outreach media. Provide proper education about Covid-19 and equip officers with basic communication skills.Sugestion: Propose to the Bandar Lampung City Government through the Bandar Lampung City Health Office and government officials at the district, sub-district and urban village levels to make several efforts, such as optimizing the Health Promotion program to increase knowledge and minimize incorrect information about Covid-19 at the local, cluster level or community in the form of media pamphlets, banners, posters or direct counseling, as well as educating the public with correct and appropriate information about Covid-19, understanding community characteristics, mastering material and information from trusted sources, having basic communication skills so that information can be received and understood by society. Keywords: Covid-19, severity perception, vulnerability, benefits, and barriers ABSTRAK Latar Belakang: Konsep Health Belief Model dapat memberikan penilaian pada tindakan sehat untuk mencegah Covid-19 pada tingkat individu. Sehingga akan diperoleh faktor kepercayaan yang menjadi latar belakang melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 pada Masa Tatanan Baru Masyarakat Kecamatan Sukarame Kota Bandar Lampung Tahun 2020.Tujuan: Tujuan Penelitian ini adalah diketahuinya faktor faktor apakah yang mempengaruhi kepatuhan protokol kesehatan pada masa tatanan baru di Kecamatan Sukarame  Kota Bandar Lampung tahun 2021.Metode: Jenis penelitian kuantitatif, dengan desain crossectional. Penelitian dilakukan di Kecamatan Sukarame Kota Bandar Lampung. Waktu penelitian dilakukan dari bulan Januari– Oktober 2021 dengan jumlah populasi sebnyak 17.013 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 97 responden. Penentuan populasi dan sampel dilakukan dengan teknik cluster di setiap kelurahan kemudian dilakukan analisi MultifariatHasil: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh adanya hubungan persepsi kerentanan dengan nilai (pv=0,001), persepsi keparahan (pv=0,022), Persepsi Hambatan (pv=0,034) dan Persepsi manfaat (pv=0,018) terhadap protokol kesehatan di kecamatan Sukarame Kota Bandar Lampung.Kesimpulan: Penelitian ini menyarankan agar dilakukan perbaikan diantaranya mengoptimalkan program Promosi Kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan meminimalisisr informasi tidak benar tentang covid-19 di tingkat lokal, cluster atau komunitas dalam bentuk media pamflet, spanduk, poster atau penyuluhan langsung. Selain itu mengedukasi masyarakat dengan informasi yang benar dan tepat seputar Covid-19, memahami karakteristik masyarakat, menguasai materi dan informasi dari sumber terpercaya, memiliki keterampilan dasar komunikasi sehingga informasi bisa diterima dan dipahami oleh masyarakat.Saran: Mengusulkan kepada Pemerintah Kota Kota Bandar Lampung melalui Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung dan perangkat pemerintah di tingkat kabupaten, kecamatan dan kelurahan supaya melakukan beberapa upaya, seperti mengoptimalkan program Promosi Kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan meminimalisisr informasi tidak benar tentang covid-19 di tingkat lokal, cluster atau komunitas dalam bentuk media pamflet, spanduk, poster atau penyuluhan langsung, serta mengedukasi masyarakat dengan informasi yang benar dan tepat seputar Covid-19, memahami karakteristik masyarakat, menguasai materi dan informasi dari sumber terpercaya, memiliki keterampilan dasar komunikasi sehingga informasi bisa diterima dan dipahami oleh masyarakat. KataKunci: Covid-19, persepsi keparahan, persepsi kerentanan, persepsi manfaat dan persepsi hambatan 
COMPLIENCE (KEPATUHAN) IBU DALAM MEMBERIKAN OBAT PADA ANAK DENGAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) Amran, Husna Farianti; Kirana, Desi Nindya
MIDWIFERY JOURNAL Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2, Juni 2022
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v2i2.7085

Abstract

Introduction: Acute respiratory infection (ARI) is an infection that affects the structure of the respiratory tract above the larynx, but most of these diseases affect the upper and lower tract simultaneously or sequentially (Nelson, 2000). In general, the causes of respiratory tract infections are various microorganisms, but most are due to viral and bacterial infections. Factors that influence the spread of respiratory tract infections include environmental factors such as smoke outbreaks, poor public behavior towards personal and public health, and low nutrition.The Purpose The purpose of this study was to determine the factors that influence maternal compliance in giving drugs to children with Acute respiratory infection (ARI)Methods: This type of research is quantitative with an analytic design with a coss sectional approach. The population of all mothers who have children who experience ARI at BPM Islah Wahyuni Pekanbaru April-May 2022 as many as 189 people. Data were collected using a questionnaire and analyzed univariate and bivariate using the chi-square test (X2).Results: Variables that have statistical significance affect maternal compliance in giving drugs to children with ARI, namely knowledge about disease (P value 0.025), anxiety about drug side effects (P value 0.029), support from health workers (P value 0.018)Conclusion: Mother's compliance in giving medication to children with ARI (Upper Respiratory Tract Infection) is influenced by: Mother's knowledge about the disease, anxiety about drug side effects, and support from health workers. For this reason, it is suggested that midwives should provide support in the form of health education in order to increase maternal knowledge about ARI and reduce maternal anxiety about the side effects of ARI drugsSuggestion Midwives should provide support in the form of health education in order to increase maternal knowledge about ARI and reduce maternal anxiety about the side effects of ARI drugs. This is because the support from health workers is related to the compliance of mothers in giving drugs to children. Keywords : chronic toxoplasmosis infection, cat hygiene, cage sanitation 

Page 4 of 15 | Total Record : 147