cover
Contact Name
Annisa Junaid
Contact Email
annisa.junaid@gmail.com
Phone
+6282194098257
Journal Mail Official
jilmateks@umi.ac.id
Editorial Address
Panaikang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JILMATEKS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil
ISSN : 26557266     EISSN : 26557266     DOI : https://doi.org/10.33096
Core Subject : Engineering,
JILMATEKS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil merupakan media publikasi tulisan ilmiah yang dibentuk oleh tim pengelola jurnal Program Studi Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia untuk mempublikasikan jurnal mahasiswa(i) teknik sipil berdasarkan hasil penelitian di bawah bimbingan dan arahan para dosen Program Studi Teknik Sipil dalam menghasilkan luaran penelitian yang inovatif dan memberikan kontribusi bagi kemajuan sains dan teknologi khususnya di bidang Teknik Sipil yang meliputi Teknik Struktur, Geoteknik, Teknik Transportasi, Teknik Keairan, dan Manajemen Konstruksi.
Articles 237 Documents
Analisis Biaya Transportasi Pengguna Angkutan Umum di Kota Makassar Setiawan, Surya; Ramadhan, Imran; Massara, Asma; Syarkawi, Mukhtar Thahir; Zaifuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/34t9x310

Abstract

Kota Makassar tidak terlepas dari permasalahan transportasi tepatnya pada angkutan umum (pete-pete) Kota makassar. Biaya yang dikeluarkan pengguna pete-pete tidak sebanding dengan fasilitas yang tersedia. Maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis model biaya angkutan umum serta mengetahui karakteristik sosial-ekonomi pengguna angkutan umum pete-pete di Kota Makassar. Pengumpulan data dilakukan pada angkutan umum (pete-pete) Kota Makassar trayek D dengan cara wawancara dan membagikan kuesioner, data yang diperoleh yaitu tabulasi skala likert persepsi pengguna angkutan umum. Hasil survey kemudian diolah dengan menggunakan SPSS versi 24 sehingga didapatkan persentase karakteristik pengguna angkutan umum dan model biaya transportasi pengguna angkutan umum (pete-pete). Pada hasil perhitungan diketahui karakteristik pengguna yang dominan yaitu wanita 81%, usia 15-25 tahun 41%, pendidikan terakhir SMA sederajat 41%, pelajar/mahasiswa 42% dan penghasilan 1,5-2,5 juta 46%, sedangkan model biaya transportasi pengguna angkutan umum yaitu Y = -0,427 + 0,371X1 + 0,360X2 + 0,344X3, artinya setiap peningkatan kinerja kemurahan (X1) sebesar 1% maka pengguna pete-pete yang puas (Y) akan bertambah sebesar 0,371 orang, setiap peningkatan kinerja pelayanan (X2) sebesar 1% maka pengguna pete-pete yang puas (Y) akan bertambah sebesar 0,360 orang dan setiap peningkatan kinerja kenyamanan (X3) sebesar 1% maka pengguna pete-pete yang puas (Y) akan bertambah sebesar 0,344 orang.
Penilaian Indikator Tentang Transportasi Berkelanjutan Kawasan Perkotaan : Studi Kasus Ruas Jalan A.P Pettarani Makassar Arifin, Aswar; Setiawan, Agung; Hafran, St. Maryam; Badaron, St. Fauziah Badaron; Badaron, Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/my4tkd27

Abstract

Tuntutan terhadap tingkat pertumbuhan yang tinggi, mendorong mobilitas manusia pada daerah perkotaan yang tinggi pula, karena itu dituntut pula penyediaan sarana dan prasarana yang baik dengan system pelayanan yang baik pula dengan konsep transportasi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberlanjutan transportasi pada indikator ekonomi dari segi aksesibilitas wilayah yang baik dan efisiensi aktivitas transportasi di ruas jalan A.P Pettarani Kota Makassar dari tahun 2015 hingga tahun 2018. Observasi melalui survei lapangan dilaksanakan untuk mengumpulkan data primer dibutuhkan dan dilengkapi dengan data yang telah diperoleh dari intansi terkait Kota Makassar. Terdapat dua lokasi survei yang dipilih yaitu depan pasar tamamaung dan depan kampus Universitas Negeri Makassar. Hasil survei dan data penelitian kemudian diolah untuk mengetahui indeks aksesibilitas jalan, indeks mobilitas jalan, kemantapan jalan, data kepemilikan kendaraan bermotor, laju peningkatan kepemilikan kendaraan bermotor dan kinerja ruas jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kumulatif tingkat keberlanjutan transportasi pada indikator ekonomi dari segi aksesibilitas wilayah yang baik dan efisiensi aktivitas transportasi pada ruas jalan AP Pettarani hanya terpenuhi pada satu indikator yaitu indikator kemantapan jalan.
Analisis Parameter Karakteristik Aliran Melalui Pelimpah Segiempat dan Trapesium Pada Saluran Terbuka (Uji Model Laboratorium): Studi Kasus Ruas Jalan A.P Pettarani Makassar Fatmasari, Fifin; Pannai, Arifah Zahiyah; Musa, Ratna; Umar, Muhammad Haris; Mallombasi, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/1aqeng35

Abstract

Karakteristik aliran yang melewati pelimpah akan tergantung pada bentuk dan pelimpah itu sendiri. Ketidakjelasan memahami karakteristik aliran dan hubungan antara parameter-parameter karakteristik aliran merupakan permasalahan yang dapat menimbulkan kesalahan dalam perencanaan. Oleh karena itu perlu analisis kembali gambaran karakteristik aliran sebelum, sedang dan sesudah melewati pelimpah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meganalisa karakteristik sebelum dan sesudah melewati pelimpah segiempat dan trapesium, untuk mengetahui pengaruh bentuk pelimpah terhadap energi spesifik, dan untuk mengetahui loncatan hidraulik dengan ruang olakan. Penelitian ini dilakukan pada saluran terbuka menggunakan pelimpah segiempat dan pelimpah trapesium dengan varias debit serta variasi kemiringan. Pada bagian hilir saluran dipasangkan sekat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hubungan antara tinggi muka air dengan debit yang sama untuk pelimpah trapesium lebih tinggi dari pelimpah segi empat. Dilihat dari loncatan air pelimpah trapesium lebih panjang loncatanya dibandingkan pelimpah segiempat. Sedangkan dari segi kedalaman kritisnya pelimpah segiempat lebih rendah dari pada pada pelimpah trapasium. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh perbedaan luas penampang pelimpah. Manfaat dari penelitian ini yaitu dapat diketahui karakteristik aliran dan sebagai referensi dalam perencanaan bangunan-bangunan air pada saluran terbuka.
Analisa Kinerja Simpang Pasca Perubahan Arus (Jalan Penghibur dan Jalan Metro Tanjung Bunga) Hamzah, Hasrian; Yamin, Andi Lucretia Ramadanty; Salim, Abdul Kadir; Massara, Asma; Gani, Ishak
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/mst6wf86

Abstract

Kota Makassar tidak terlepas dari permasalahan transportasi termasuk pada simpang Jl. Penghibur dan Jl. Metro Tj. Bunga akibat semakin meningkatnya arus lalu lintas yang tidak sebanding dengan tingkat kinerja jalan. Salah satu upaya pemerintah dalam menangani kemacetan di Jalan Penghibur adalah dengan melakukan perubahan arus lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas guna mengetahui tingkat pelayanan simpang Jl. Penghibur dan Jl. Metro Tj, Bunga berdasarkan tundaan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara survei langsung di lapangan dengan data yang diperoleh yaitu volume lalu lintas dan lebar jalan. Hasil survei kemudian diolah dengan menggunakan pedoman MKJI 1997 sehingga didapatkan kapasitas simpang jalan, derajat kejenuhan, tingkat pelayanan, dan tundaan. Pada Jalan Penghibur dan Jalan Metro Tanjung Bunga dengan kondisi kapasitas memiliki 3226 smp/jam, derajat kejenuhan sebesar 0,84, dengan kategori tingkat pelayanan C. Kondisi lalu lintas pada Jl. Metro Tj. Bunga dan Jl. Penghibur mulai stabil, kecepatan dan pergerakan lebih ditentukan oleh volume yang tinggi sehingga pemilihan kecepatan sudah terbatas dalam batas-batas kecepatan jalan yang masih cukup memuaskan. Setelah mengetahui kinerja simpang Jl. Penghibur dan Jl. Metro Tj. Bunga, maka perlu dilakukan penutupan Jl. H. Saleh Daeng Tompo agar kendaraan tidak saling berpotongan yang mengakibatkan kendaraan terhambat pada pendekat selatan.
Analisa Koefisien Kekasaran Terhadap Penggunaan Batu Silika Dan Batu Pecah (Uji Laboratorium) Semariyati, Desy Sri; Fatahillah, Andi Indra; Musa, Ratna; Wellang, Musyafir; Haris, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/t863t556

Abstract

Untuk membuat suatu perencaaan konstruksi khususnya konstruksi dreinase atau saluran maka salah satu faktor yang harus diperhitungkan yaitu koefisien kekasarannya dan kecepatannya, karena Kondisi aliran saluran terbuka yang rumit berdasarkan kenyataan bahwa kedudukan permukaan yang bebas cenderung berubah sesuai waktu dan ruang dan juga bahwa kedalaman aliran, debit, kemiringan dasar saluran dan permukaan bebas adalah tergantung satu sama lain. Tujuan percobaan ini untuk mengetahui perubahan kecepatan terhadap batu silika dan batu pecah dengan menggunakan debit konstan, pengukuran kecepatan aliran menggunakan metode current meter dan pelampung. Pengambilan data dilakukan dilaboratorium hidrolika dengan menggunakan debit konstan yaitu 0,0025 m3/dtk dan kemiringan 1%. Dari hasil pembahasan mengenai analisa kekasaran manning dan kecepatan aliran dengan debit konstan serta bahan batu yang bervariasi, maka aliran air dapat mengalami perubahan ketinggian muka air karena adanya penambahan batu sehingga berpengaruh pada kecepatan aliran dipengaruhi oleh tinggi permukaan air, semakin tinggi nilai muka air maka nilai kecepatan aliran semakin rendah. Dimana pada debit 0,0025 m3/det dengan kemiringan 1% pada kondisi tanpa batu angka nilai kekasarannya yaitu 0,010, pada batu silika yaitu 0,030, sedangkan pada batu pecah yaitu 0,024. menunjukkan bahwa hasil perhitungan kecepatan dan koefisien kekasaran manning pada penelitian ini adalah semakin tinggi nilai kecepatan maka nilai kekasaran manning semakin rendah.
Integrasi GIS Ke Civil 3D dalam Desain Geometrik Jalan Pada Ruas Jalan Hertasning Menuju Ke Ruas Jalan Malino Malik, Ince Muhammad Mahfud; Kasim, Ahmar; Said, Lambang Basri; Mallombasi, Ali; Zaifuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/98ce7v60

Abstract

Metode GIS merupakan solusi atau alternatif untuk mengefesienkan waktu dan biaya dalam pembuatan data topografi perencanaan jalan. GIS sebagai alat yang digunakan untuk mengolah data yang bereferensi geografis dan Civil 3D adalah software desain yang membawa proses desain infrastruktur ke level terbaik dan yang lebih mudah dimengerti, dan kompatibilasinya dengan teknologi terkini Building Information Modeling (BIM) telah terbukti meningkatkan efesiensi dalam konstruksi. Dua unsur antara GIS dan Civil 3D diintegrasikan untuk mendapatkan desain geometrik jalan seperti data topografi perencanaan trase jalan dan hasil desain geometrik jalan menggunakan Civil 3D. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer yang didapatkan dari analisa GIS dan Survey lokasi perencanaan. Metode yang digunakan adalah aplikasi GIS seperti Google Eatrh, Global Mapper dan ArcGIS. Desain geometrik menggunakan Civil 3D dan analisa perhitungan geometrik jalan. Dari hasil analisis didapatkan topografi 4 kecematan Kabupaten Gowa diantaranya Bontomarranu (364Ha), Pallangga (1.372Ha) Pattalassang (315Ha), dan Somba Opu (1.869Ha) ketinggian 40 m sampai 390 m diatas permukaan air laut dan hasil desain geometrik jalan dengan panjang ruas jalan 7,917 km, tikungan sebanyak 10 diantaranya S-C-S sebanyak 6, F-C Sebanyak 4 tikungan dan lengkungan vertikal 54, cekung 24 dan cembung 30, total galian 102.478,64 m3 timbunan 7.292,72 m3.
Analisis Perbandingan Biaya Operasional Kendaraan Dari pintu Utara Menuju Kota Makassar Melalui Jalan Tol dan Jalan Perintis Kemerdekaan Tansil, Hendra; Dachrin, Muhammad Bagindo Athif; Badaron, St. Fauziah; Gecong, Alimin; Syafei, Ilham
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/madsdn35

Abstract

Perbedaan biaya operasional kendaraan setiap melintasi ruas jalan tol dan Jalan Perintis Kemerdekaan dari dan menuju kota Makassar perlu diketahui sebagai salah satu variabel yang mempengaruhi pemilihan rute. Biaya operasional kendaraan yang diteliti meliputi biaya tetap dan biaya tidak tetap (biaya varialbel). Pengambilan data dilakukan pada dua lokasi yaitu Jl. Perintis kemerdekaan dan Jl. Tol Ir. Sutami selama 1 minggu yang dilakukan pada jam kerja, yaitu pada pukul 07.00 – 18.00. Hasil analisis BOK diklasifikasikan menjadi dua biaya tetap yaitu biaya depresiasi sevesar Rp 740,83,- dan biaya pajak kendaraan sebesar Rp 370,83,-/km/tahun. Sementara untuk biaya tidak tetap terdiri dari biaya BBM senilai Rp 851,96,-/km pada kecepatan 15 km/jam dan Rp 564,45-/km pada kecepatan 70km/jam. Biaya Konsumsi Oli yaitu Rp. 88,31 lt/km untuk semua kecepatan dan jarak tempuh tahunan, biaya konsumsi suku cadang = Rp 213,97,-/km/tahun dan Biaya Konsumsi Ban adalah Rp. 34,35/ km. Seluruh jenis biaya ini diperhitungkan dalam analisis untuk kedua ruas sehingga BOK yang diperoleh untuk jalan perintis kemerdekaan sebesar Rp. 27.248,- dan untuk Jalan Tol Ir Sutami adalah Rp. 14.062,- di tambah biaya karcis tol = Rp. 14.062 + Rp 12.500= Rp 26.562. Dari hasil penelitian ini dapat direkomendasikan bahwa pelaku lalu lintas arah utara menuju Kota Makassar sebaiknya memilih ruas jalan Tol Ir Sutami.
Studi Pengaruh Bukaan Pintu Sorong Terhadap Aliran Sempurna dan Tidak Sempurna dan Loncatan Air Pada Saluran Terbuka Ibrahim, Fajar Yulian; Fadhil A.H, Achmad; Musa, Ratna; Wellang, Musyafir; Mallombasi, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/zktr3468

Abstract

Di dalam sistem saluran irigasi, pintu sorong biasanya ditempatkan pada bagian pengambilan dan bangunan bagi sadap baik itu sekunder maupun tersier. Dengan tinggi bukaan pintu tertentu maka akan didapatkan debit yang dimaksud. Variasi bukaan pintu akan mempengaruhi debit aliran dan profit muka air dibagian hilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variasi bukaan pintu air terhadap perubahan aliran yang ditimbulkan dan mengamati pengaruh kondisi aliran sebelum dan sesudah terjadinya loncat air pada saat pintu sorong dibuka. Penelitian berbasis eksperimen dilakukan pada saluran terbuka dengan dasar saluran dan dinding terbuat dari (kaca). Tinggi bukaan pintu sorong (Yg) diatur dengan tinggi yang sudah ditentukan yaitu 1 cm, 1,5 cm, dan 2 cm dengan menggunakan tiga kali pengulangan dengan debit yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bukaan pintu tertentu menyebabkan kecepatan aliran berubah dan mempengaruhi perubahan aliran yang terlihat terutama aliran sempurna dan tidak sempurna. Untuk bukaan pintu dengan ukuran 0,015 dan 0,010 aliran yang terjadi adalah sempurna sedangkan bukaan pintu sorong dengan ukuran 0,025 dan 0,020 aliran yang terjadi adalah tidak sempurna. Aliran yang terlihat setelah terjadinya loncatan air mempunyai kondisi yang berbeda, kecepatan aliran pun berbeda antara hilir dan hulu.
Perbandingan Variasi Bentuk Agregat Kasar Terhadap Sifat Mekanik Beton Pongarrang, Edward; Fualu, Ariyandi Rahmat; Ashad, Hanafi; Fadhil, Arsyad; Mappiasse, Anwar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/gpgaby30

Abstract

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan agregat sebagai material konstruksi seperti ukuran dan gradasinya, kebersihan, kekuatan, kekekalan bentuk, bentuk permukaan, dan bentuk butirnya. Penggunaan agregat kasar yang memiliki berbagai macam bentuk dapat mempengaruhi kekuatan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan dan tarik belah suatu beton dengan variasi agregat kasar yang berbeda beda dan melihat seberapa besar penurunan dan kenaikan tiap variasi bentuk agregat yang berbeda beda dari mutu yang direncanakan. Bentuk agregat yang digunakan yaitu agregat kasar berbentuk bersudut (batu pecah), berbentuk bulat (kerikil), berbentuk pipih (batu pecah) sebesar 20% dan bersudut (batu pecah) sebesar 80%, dan berbentuk lonjong (batu pecah) sebesar 20% dan bersudut (batu pecah) sebesar 80%. Pada pengujian kuat tekan dengan agregat bersudut dan bulat mengalami kenaikan kuat tekan sebesar10.73% dan 2.24% menjadi 33.220 Mpa dan 30.672 Mpa dari mutu rencana sebesar 30 Mpa. Untuk agregat pipih dan lonjong masing-masing sebesar 20% dan dicampur agregat bersudut sebesar 80% mengalami penurunan kuat tekan sebesar 3.74% dan 6.25% menjadi 28.879 Mpa dan 28.124 Mpa dari mutu rencana. Untuk kuat tarik belah agregat bersudut dan bulat memiliki nilai kuat tari belah sebesar 4.128 Mpa dan 3.232 Mpa sedangkan agregat pipih dan lonjong masing-masing sebesar 20% dan dicampur agregat bersudut sebesar 80% memiliki kuat tarik belah sebesar 2.972 Mpa dan 2.925 Mpa.
Analisa Karakteristik Aliran dengan Menggunakan Alat Ukur Pintu Sorong pada Saluran Terbuka Muh. Ikbar, La Ode.; Sahitua, Aldi; Musa, Ratna; Mallombasi, Ali; Haris, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/frxg3a61

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang sangat berguna dan paling potensial dalam kehidupan manusia serta makhluk hidup lainnya. Pintu sorong merupakan bangunan hidrolik yang sering digunakan untuk mengatur debit intake pada embung atau di saluran irigasi. Bangunan pengatur debit ini sering digunakan oleh karena kemudahan perencanaan dan pengoperasiannya. Pada pintu sorong, penetapan besaran debit aliran dilakukan melalui operasi pintu, dimana tinggi bukaan, a, menentukan debit yang mengalir setelah pintu sorong. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik aliran yang melalui pintu sorong dan menganalisis pengaruh tinggi bukaan pintu terhadap bilangan Froude. Penelitian eksperimen dilaksanakan di laboratorium hidrolika yaitu pada saluran terbuka dengan dasar saluran terbuat dari viber. Pengambilan data berulang dilakukan dengan mengubah bukaan pintu tanpa mengubah debit aliran. Hasil perhitungan secara teoritis diperoleh nilai Cd sebesar 0,6237. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, karakteristik aliran berdasarkan Bilangan Froude (Fr) berubah karena pengaruh debit, tinggi bukaan pintu, kecepatan aliran dan gravitasi bumi. Jika bukaan pintu semakin kecil dengan debit tetap maka kecepatan yang terjadi besar pula sehingga dapat membuat aliran menjadi superkritis.

Page 9 of 24 | Total Record : 237


Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2026): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2026 Vol. 7 No. 4 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Oktober 2025 Vol. 7 No. 3 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Juli 2025 Vol. 7 No. 2 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2025 Vol. 7 No. 1 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2025 Vol. 6 No. 2 (2024): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2024 Vol. 6 No. 1 (2024): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2024 Vol. 5 No. 2 (2023): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2023 Vol. 5 No. 1 (2023): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2023 Vol. 4 No. 2 (2022): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2022 Vol. 4 No. 1 (2022): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2022 Vol. 3 No. 2 (2021): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2021 Vol. 3 No. 1 (2021): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2021 Vol. 2 No. 2 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2020 Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020 Vol. 1 No. 4 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Oktober 2019 Vol. 1 No. 3 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Juli 2019 Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019 Vol. 1 No. 1 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2019 More Issue