cover
Contact Name
Annisa Junaid
Contact Email
annisa.junaid@gmail.com
Phone
+6282194098257
Journal Mail Official
jilmateks@umi.ac.id
Editorial Address
Panaikang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JILMATEKS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil
ISSN : 26557266     EISSN : 26557266     DOI : https://doi.org/10.33096
Core Subject : Engineering,
JILMATEKS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil merupakan media publikasi tulisan ilmiah yang dibentuk oleh tim pengelola jurnal Program Studi Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia untuk mempublikasikan jurnal mahasiswa(i) teknik sipil berdasarkan hasil penelitian di bawah bimbingan dan arahan para dosen Program Studi Teknik Sipil dalam menghasilkan luaran penelitian yang inovatif dan memberikan kontribusi bagi kemajuan sains dan teknologi khususnya di bidang Teknik Sipil yang meliputi Teknik Struktur, Geoteknik, Teknik Transportasi, Teknik Keairan, dan Manajemen Konstruksi.
Articles 231 Documents
Penerapan Metode Transportasi Untuk Distribusi Material Megariana; Trisnawanti; Supardi, Sudarman; Watono; Anies, Muh. Kasim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/s1z1r020

Abstract

Model transportasi adalah suatu metode yang digunakan untuk mengatur proses distribusi suatu produk (material) dari berbagai sumber yang menyediakan produk (material) ke berbagai tujuan (lokasi proyek). Distribusi ini dilakukan sedemikian rupa sehingga permintaan dari beberapa tempat tujuan dapat dipenuhi dari beberapa sumber material yang masing-masing dapat memiliki permintaan atau kapasitas berbeda. Tujuan dari model transportasi adalah untuk mengatur proses distribusi yang dapat meminimalkan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan material beton ready mix yang didistribusikan ke setiap titik penempatan material dan untuk mendapatkan biaya minimum distribusi material beton ready mix pada proyek pembangunan Masjid 99 Kubah Center Point of Indonesia dengan menerapkan model transportasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode nortwest corner rule dan untuk mengetahui komposisi pada tahap ini apakah sudah minimum dengan menggunakan method of multipliers. Jika belum mencapai biaya minimum maka dilanjutkan dengan metode loop construction. Dengan penerapan model transportasi biaya distribusi material dari tiga sumber material untuk lokasi titik A, titik B, dan titik C pada proyek pembangunan Masjid 99 Kubah Center Point of Indonesia dari solusi awal Rp. 8.578.894.760,- menjadi Rp. 8.574.195.800,- dengan besar penurunan sebesar Rp.4.698.960, sehingga rata-rata penurunan 5,48%.
Pengaruh Variasi Lama Perendaman Terhadap Durabilitas Campuran Aspal dengan Abu Sekam Kayu pada Perkerasan Asphalt Concrete – Wearing course Sari, Mustika; Montolalu, Winda; Arifin, Winarno; Syarkawi, Mukhtar Thahir; Anies, Muh. Kasim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/0xrp4n62

Abstract

Faktor yang mempengaruhi durabilitas pada campuran aspal adalah faktor genangan air yang menyebabkan hilangnya daya lekat aspal terhadap agregat sehingga campuran harus memiliki sifat durable. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis durabilitas campuran aspal beton dengan abu sekam kayu dengan melakukan modifikasi rendaman selama 1, 2, 3, 4, dan 5 hari. Kadar aspal yang digunakan mulai 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0%, sampai 6,5% dengan hasil Marshall menunjukkan nilai KAO 5,7%. Pengujian selanjutnya yaitu penambahan abu sekam kayu dengan kadar filler dari kadar 0,2%, 0,4%, 0,6%, 0,8%, sampai 1%. Kemudian pembuatan benda uji normal dan benda uji dengan abu sekam kayu untuk pengujian durabilitas pada suhu tetap ±60oC. Berdasarkan hasil penelitian, benda uji normal maupun dengan bahan tambah mengalami kehilangan kekuatan seiring bertambahnya waktu perendaman menghasilkan nilai indeks kekuatan sisa pada perendaman 1,2 dan 3 hari dengan hasil ≥ 75% diatas batas minimal yang disyaratkan Bina Marga, (2010). Namun, pada perendaman 4 dan 5 hari sudah tidak memenuhi spesifikasi. Untuk benda uji normal penurunan stabilitasnya lebih landai dibanding benda uji dengan abu sekam kayu, dan total kehilangan kekuatan lebih besar dialami oleh benda uji dengan bahan tambah abu sekam kayu sehingga lebih tidak durable.
Analisis Penggunaan Pasir Terhadap Stabilisasi Tanah pada Wilayah Danau Tempe Untuk Dijadikan Sebagai Material Timbunan Hadisaputra, Aboerisal; Aswar; Arifin, Winarno; Maruddin, Mukti; Arief, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/4khp2434

Abstract

Peran tanah dasar dalam menyokong lapisan perkerasan jalan di atasnya merupakan hal yang perlu dipertimbangkan dalam perencanaan konstruksi jalan raya. Proses persiapan tanah atau material yang buruk sebagai material perkerasan akan berdampak buruk untuk kinerja perkerasan. Untuk memperoleh kekuatan tanah dasar yang dibutuhkan, stabilisasi dengan menambahkan material pasir menjadi salah satu pilihan metode penanganan kondisi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh serta kelayakan stabilisasi tanah pada wilayah Danau Tempe dengan penambahan pasir dan menentukan jumlah persentase penambahan pasir terhadap stabilisasi tanah lempung agar dapat meningkatkan nilai CBR agar sesuai dengan standar untuk material timbunan. Tanah yang dipilih sebagai material untuk distabilisasi adalah tanah lempung yang berasal dari desa Tancung Kec.Tanasitolo Kab.Wajo Provinsi Sulawesi-Selatan. Pasir digunakan sebagai salah satu penyusun komposisi dengan variasi sebesar 10 % dan 15 % dari berat total campuran. Dari sampel yang telah tersedia selanjutnya dilakukan pengujian kompaksi, CBR, dan batas-batas atterberg untuk setiap sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar kadar campuran pasir, semakin menurun kadar air. Selain itu, penambahan kadar campuran pasir berbanding lurus dengan nilai CBR tanah dan batas plastis,namun berbanding terbalik dengan nilai batas cair dan indeks plastisitas.
Analisis Karakteristik Material Tanah Danau Tempe Kabupaten Wajo Yunus, Wahyudi; Amir, Mursyid; Musa, Ratna; Arifin, Winarno; Zaifuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/bacb9q51

Abstract

Peranan dari tanah sebagai dasar pendukung seluruh beban di atasnya baik itu beban konstruksi maupun beban lalulintas sangat besar. Dalam konstruksi jalan seringkali karakteristik dan kualitas tanah yang dijadikan sebagai bahan timbunan belum diidentifikasi secara jelas yang berpengaruh terhadap ketidakakuratan perencanaan struktur lapisan perkerasan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, sifat fisik dan mekanik tanah material tanah Danau Tempe Kabupaten Wajo. Penelitian eksperimental dilaksanakan pada tiga sampel tanah meliputi pengujian karakteristik material, fisik, dan mekanik di Laboratorium Mekanika Tanah Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia. Persyaratan bahan material timbunan harus mempunyai nilai Indeks Plastis (PI) maksimal 6%. Sementara itu, hasil pemeriksaan didapatkan nilai PI sampel A 58,97%, sampel B 43,13 %, sampel C 28,98 %, dimana nilai PI lebih besar dari 6%. Hal ini menunjukkan bahwa tanah Danau Tempe tidak dapat di jadikan tanah timbunan yang di peruntukkan untuk konstruksi bangunan, tanah Danau Tempe dapat di jadikan tanah timbunan konstruksi bangunan jika dilakukan perkuatan tanah (stabilisasi) seperti JMF (Jobs Mix Formula) atau penggunaan geosintetik.
Analisa Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas (Black Spot) di Kabupaten Gowa Zainal; Ismail, Syahrul Rezi; Said, Lambang Basri; Salim, Abd. Kadir; Arsal, St Fatmah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/g580q656

Abstract

Jalan Poros Malino yang menghubungkan kota Makassar dan kawasan wisata Marino berpeluang besar terjadi kecelakaan. Maksud dari penelitian ini ialah guna tahui jumlah lakalantas dan tempat darurat (black spot), menganalisis karakteristik kecelakaan, dan memberikan alternatif penanganan daerah darurat pada ruas jalan utama. Malino Gova, Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah kematian di jalan raya dari tahun 2012 hingga 2017 tersebut diperoleh dari Biro Manajemen Lalu Lintas Kepolisian Gova. Berdasarkan referensi tersebut maka metode EAN (Equivalent Number of Accidents) dapat digunakan untuk menghitung dan menganalisis tingkat kecelakaan, sehingga BKA dapat digunakan untuk mencari daerah yang rawan kecelakaan. (Batas Kontrol Atas) dan UCL (Batas Kontrol Atas). Berdasarkan hasil batas kendali yang dihitung dengan metode BKA dan UCL, teridentifikasi tiga lokasi penelitian di jalan raya Poros-Malino yaitu Bu'julu, Paranglo dan Lebong, dan Gova Regensi tergolong bercak hitam yaitu Bu ' julu Nilai EAN adalah 396 titik perhentian lainnya (BKA = 166 dan UCL = 168), Parangloe EAN 333 lebih tinggi dari ambang batas referensi (BKA = 143 dan UCL = 144) dan 375 EAN Lebong lebih tinggi dari ambang batas referensi (BKA = 159) dan UCL = 160). Faktor utama penyebab sering terjadinya kecelakaan di kawasan ini adalah faktor pengemudi dan lingkungan
Tinjauan Penerapan Balok Baja Kastela (Castellated Beam) Dengan Menggunakan Program SAP 2000 Pada Struktur Gedung Administrasi Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Windasari; Asyhari, Muhammad; Ashad, Hanafi; Idrus, Yasnawi; Zaifuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/6djt2x67

Abstract

Castellated beam adalah balok yang digunakan untuk konstruksi, yang berupa 2 profil baja yang disatukan menjadi 1 untuk mendapatkan tinggi profil yang sesuai. Profil tersebut dilubangi untuk memperkecil berat sendiri profil. Pada penulisan ini penulis berinisiatif untuk membahas tentang perbandingan sistem struktur balok dan kolom menggunakan beton, baja IWF, dan castellated beam pada Gedung Administrasi Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab dengan menggunakan analisis program komputer SAP 2000, yang ditinjau dari segi volume dan estimasi harga materialnya. Ukuran profil yang digunakan untuk profil IWf adalah 300x150x6,5x9. Ukuran profil yang digunakan untuk profil castellated beam adalah 450x150x6,5x9. Pada penelitian yang dilakukan dengan mengunakan program SAP2000, pada penelitian yang dilakukan perencanaan gedung dengan menggunakan balok profil IWF tidak memenuhi kapasitas atau mengalami keruntuhan. Sedangkan setelah dimodifikasi profil IWf yang sama menjadi profil castellated beam, pada perencanaan gedung sudah memenuhi kapasitas. Secara umum perbandingan harga antara tinjauan perencanaan awal terhadap perencnaan lama pada bagian balok adalah Rp. 1,772,274,382.35 atau 171,31 %.
Analisis Sistem Pengelolaan Terminal Tipe B Kota Barru Hidayat, Wahid; DS, Eka Putra Satya; Said, Lambang Basri; Badaron, St. Fauziah; Syafei, Ilham
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/th10nf75

Abstract

Terminal angkutan jalan raya, baik untuk penumpang maupun barang merupakan suatu prasarana yang cukup penting menunjang kelancaran, keamanan serta ketertiban pada angkutan jalan raya. Khususnya terminal Kb ota Barru yang dibangun dengan kondisi atau letak yang berdampingan dengan pasar sentral, dengan luas areal terminal 0,7 Ha, merupakan titik sentra pertemuan masyarakat sehingga berakibat pada pergerakan arus lalu lintas yang cukup tinggi. Adapun tujuan penulisan ini ialah untuk mengetahui kondisi dan fungsi fasilitas pendukung terminal berdasarkan persepsi pengguna dengan menggunakan metode persentase dengan untuk mengetahui kondisi dan fungsi fasilitas utama berdasarkan persepsi pengguna dengan menggunakan metode skala likeart. berdasarkan persepsi responden menunjukkan bahwa 9 fasilitas pendukung terminal dipersepsikan oleh responden dengan nilai “Baik”, dengan sebesar 46,7% dipersepsikan oleh responden untuk nilai “Baik”, sebesar 42,7% dipersepsikan oleh responden untuk nilai “Sedang” dan sebesar 10,6% dipersepsikan oleh responden untuk nilai “Kurang Baik” dan dengan hasil Analisis metode pengukuran skala likert pada fasilitas utama terminal dengan skor ideal 250 dan skor nilai Likert 178,56 maka termasuk pada kategori “Baik”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa fasilitas pendukung terminal dalam kondisi baik.
Tinjauan Analisis Biaya Menggunakan BOW Pada Proyek Gedung Perkuliahan UIN Alauddin Makassar Gaffar, Muh.Sulthan Gaffar1; Aziz, A. Aditra Fachriadi; Supardi, Sudarman; Watono; Anies, Muh. Kasim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/gz4ara69

Abstract

Biaya konstruksi merupakan suatu hasil estimasi perkalian antara harga satuan baik indeks bahan bangunan maupun upah kerja dengan harga terkini dari setiap komponen bahan bangunan dan standar upah kerja dalam suatu penyelesaian proyek konstruksi. Untuk memperoleh total anggaran biaya yang akurat, ekonomis, dan akuntabel, ketelitian dalam perhitungan harga satuan adalah sebuah keharusan khususnya dalam penentuan metode analisis anggaran yang cocok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan biaya antara harga satuan pekerjaan menggunakan metode SNI dan BOW yang dimana metode SNI yang digunakan sabagai objek untuk membandingkan harga satuan pekerjaan metode BOW. Penelitian dilakukan pada proyek pembangunan gedung perkuliahan kampus UIN Makassar yang terletak di jalan Romangpolong, Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Berdasakan hasil perhitungan diperoleh total anggara biaya menurut metode BOW sebesar Rp. 2.985.666.220,00 sedangkan menurut metode SNI, anggaran biaya sebesar Rp. 2.847.490.840,00. Dari dua nilai anggaran ini timbul selisih anggaran sebesar Rp. 138.175.380,00 dimana metode BOW menghasilkan anggaran yang lebih besar dari metode SNI. Yang menjadi faktor pembeda adalah nilai koefisien yang tergantung pada bahan, tenaga, tingkat produktivitas, dan alat yang digunakan.
Analisa Durabilitas Pemanfaatan Polyvinyl Chloride Sebagai Bahan Tambah Pada Lapisan Aspal Porous dengan Variasi Waktu Rendaman Iman, Yuslifah Nurul; Cindy, Siti Maizarah; Hafran, St. Maryam; Aminuddin, Muliadi; Gecong, Alimin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/98mnyz48

Abstract

Faktor yang mempengaruhi ketahanan atau durabilitas pada perkerasan aspal porous adalah faktor genangan air. Hal ini disebabkan karena kondisi lingkungan, kemiringan, kelandaian jalan, dan sistem drainase yang buruk. Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengetahui tingkat durabilitas aspal porous terhadap variasi waktu rendaman dengan menggunakan Polyvinyl Chloride (PVC) sebagai bahan tambah, untuk nilai Indeks Kekuatan Sisa (IKS), Indeks Durabilitas Pertama (IDP), dan Indeks Durabilitas Kedua (IDK). Dengan Proporsi bahan tambah Polyvinyl Chloride (PVC) 2%, 4%, 6%, 8% dan 10%. Adapun dari hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10% Polyvinyl Chloride (PVC), didapatkan nilai Stabilitas tertinggi yaitu sebesar 558,07 kg, Flow 2,47 mm, Marshall Quotient (MQ) 247,665 kg/mm, Cantabro Loss 17,81%, Binder Drain Down 0,13%, Permeability 30,22 cm/dtk pada kadar aspal 5,25%, sehingga didapatkan kadar bahan tambah optimum sebesar 5,2%. Nilai Indeks Kekuatan Sisa pada hari pertama sebesar 96,13%, dan terus mengalami penurunan hingga pada hari kedelapan yaitu sebesar 83,97%. Hasil ini menunjukkan bahwa Polyvinyl Chloride (PVC) tidak dapat meningkatkan durabilitas campuran aspal porous.
Uji Kepadatan Mutlak terhadap Indirect Tensile Strengh pada Campuran Aspal dengan Menggunakan Abu Serat Jute Firdani, Resky; Hasmin, Indra; Arifin, Winarno; Badaron, St. Fauziah; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Juli 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/1pn8rh04

Abstract

Dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang berbanding lurus dengan beban kendaraan yang diterima oleh lapisan permukaan jalan sehingga banyak ditemukan lapisan permukaan jalan mengalami yang namanya deformasi ataupun keretakan. Salah satu cara untuk meminimalisir deformasi dari suatu perkerasan jalan adalah dengan pengujian kepadatan mutlak. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui nilai kepadatan tertinggi dari suatu lapisan perkerasan jalan sehingga nilai deformasi bisa diketahui. Setelah nilai kepadatan tertinggi diketahui dilakukan pengujian inderect tensile strenght agar dapat diketahui kemampuan perkerasan jalan sampai menemui nilai keretakan. Seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang menyebabkan cepatnya rusak dan retak pada permukaan jalan, maka perlu dilakukan modifikasi campuran dengan menggunakan bahan tambah abu serat jute sebagai filler dalam pencampuran aspal. Kemudian Pengujian Indirect Tensile Strenght. Dengan menggunakan nilai KAO Ialah 5,7%, sedangkan Variasi Abu jute ialah 0%, 0,2%, 0,4%, 0,6%, 0,8%, dan 1,0%. Dari hasil pengujian Kepadatan Mutlak terhadap Indirect Tensile Strenght dengan menggunakan abu serat jute mampu menerima beban 16881,33 KPa. Sedangkan Pengujian Kepadatan Standar hanya mampu menerima beban 15244,47 KPa. . Dari Pengujian ini dapat kita ketahuai Kepadatan mutlak lebih kuat menahan beban dibandingkan kepadatan standar.

Page 11 of 24 | Total Record : 231