cover
Contact Name
Annisa Junaid
Contact Email
annisa.junaid@gmail.com
Phone
+6282194098257
Journal Mail Official
jilmateks@umi.ac.id
Editorial Address
Panaikang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JILMATEKS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil
ISSN : 26557266     EISSN : 26557266     DOI : https://doi.org/10.33096
Core Subject : Engineering,
JILMATEKS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil merupakan media publikasi tulisan ilmiah yang dibentuk oleh tim pengelola jurnal Program Studi Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia untuk mempublikasikan jurnal mahasiswa(i) teknik sipil berdasarkan hasil penelitian di bawah bimbingan dan arahan para dosen Program Studi Teknik Sipil dalam menghasilkan luaran penelitian yang inovatif dan memberikan kontribusi bagi kemajuan sains dan teknologi khususnya di bidang Teknik Sipil yang meliputi Teknik Struktur, Geoteknik, Teknik Transportasi, Teknik Keairan, dan Manajemen Konstruksi.
Articles 231 Documents
Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Akibat Pengaruh Pembangunan Infrastruktur Jalan di Tui Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai Fitrian, Muh. Akbar; Al-athur; Said, Lambang Basri; Syafei, Ilham; Watono
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/cg37tf55

Abstract

Kabupaten Sinjai mempunyai karakteristik alam dan sumberdaya manusia menjadi potensi keunggulan komparatif untuk mengembangkan komoditi unggulan pertanian, perikanan dan kelautan, dan pariwisata. Untuk itu, saat ini pemerintah daerah melakukan pembangunan infrastruktur jalan Tui di daerah Desa Mangarabombang Kecamatan Sinjai Timur untuk mendukung aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan ekonomi masyarakat akibat pembangunan jalan, menganalisis nilai guna lahan akibat pembangunan jalan, dan menganalisis nilai tarif/biaya angkutan transportasi akibat pembangunan jalan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode survei dengan pengumpulan kuesioner. Populasi yang didentifikasi adalah masyarakat di Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai, dengan jumlah populasi sebanyak 500 jiwa dengan sampel diambil sebesar 100 responden. Kuesioner memuat pertanyaan untuk mengidentifikasi karakteristik responden dan menggali penghasilan masyarakat sebelum dan selama pembangunan jalan. Angka korelasi antara pembangunan prasarana jalan dengan pendapatan masyarakat, nilai guna lahan, dan tarif transportasi secara berturut- turut sebesar 1,70%; 39,6%; dan 42,3%. Hasil ini menunjukkan bahwa pembangunan jalan memiliki pengaruh terhadap ketiga variabel tersebut meskipun pengaruhnya tidak kuat.
Analisis Persepsi Perbandingan Penggunaan Transportasi Online dan Transportasi Konvensional Bachtiar, Wachyudi; Wahab , A. Reyhan Riskiyawan; Said, Lambang Basri; Massara, Asma; Syafei, Ilham
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/761j7m27

Abstract

Perkembangan teknologi mendorong transformasi pada industri transportasi di seluruh dunia termasuk Indonesia. Kemudahan mengakses berbagai hal melalui ponsel pintar membuat beberapa perusahaan menggunakan peluang ini untuk mengembangkan aplikasi di bidang transportasi seperti Grab, Go-Jek, Uber, dll. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan tarif, kualitas pelayanan, dan kemudahan penggunaan antara transportasi online dan konvensional berdasarkan persepsi masyarakat. Survei dilakukan dengan populasi merupakan penduduk di Kota Makassar yang terpusat di kawasan jalan Urip Sumoharjo yang menggunakan transportasi online dan transportasi konvensional sebanyak 56.000 dengan memilih 100 sampel representatif. Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan aplikasi SPSS ver. 21 diperoleh bahwa untuk aspek tarif, transportasi online 25,4% memiliki pengaruh sedangkan untuk transportasi konvensional sebesar 18,6%. Pada aspek kualitas pelayanan untuk transportasi online sebesar memiliki pengaruh sebesar 22,9% berbanding atau 19,8% untuk konvensional. 23,6% transportasi online berbanding 32,8% transportasi konvensional untuk aspek keamanan dan kenyamanan. Untuk aspek kelancaran dan kecepatan diperoleh berbanding 33,2% banding 28,9% transportasi konvensional. Hasil ini menunjukkan bahwa transportasi online memiliki tarif yang lebih murah dengan kualitas pelayanan serta kelancaran yang lebih baik dibandingkan dengan transportasi konvensional.
Studi Kapasitas Drainase Di BTN Hamzy Kota Makassar Senna C., A. M. Ayrton; Musa, Ratna; Haris, Muhammad; Mallombasi, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/vw2hye08

Abstract

Perubahan fungsi lahan mengakibatkan perubahan besarnya jumlah air yang melimpas akibat hujan yang turun pada suatu daerah. Tertutupnya lahan menyebabkan limpasan bertambah sehingga mempengaruhi kapasitas drainase. Drainase didefinisikan sebagai tindakan teknis untuk menghilangkan kelebihan air yang tidak diinginkan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas dan kondisi sistem drainase terhadap laju aliran permukaan (debit), dan untuk mengevaluasi kapasitas dan kondisi sistem drainase di BTN. Hamzy Kota Makassar. Metode perhitungan analisis curah hujan rencana menggunakan Metode Log Person Type III dimana curah hujan harian maksimum rata-rata menggunakan data dari stasiun Panakkukang, Bonti-bonti, dan Tanralili dengan aljabar rata-rata. Untuk perhitungan debit banjir rencana menggunakan Metode Rasional dan untuk analisis hidrolika menggunakan rumus Manning. Dari hasil analisis diperoleh bahwa kapasitas saluran sudah tidak mampu menampung debit banjir rencana atau dalam hal ini debit limpasan lebih besar daripada debit pada saluran. Sehingga analisis menunjukkan bahwa ada 50 Loop yang tidak dapat menampung kelebihan air dan diperoleh yang paling besar kelebihan airnya yaitu Loop B titik B2-B3: Q Limpasan 2,4039 m3/det < Q Saluran 0,5314 m3/det = Tidak Dapat Menampung. Dengan kelebihan air yaitu 1,8725 m3/det atau sebesar 187%. Sehingga metode yang digunakan adalah penambahan tinggi saluran yang didapatkan dari selisih debit limpasan dan debit saluran.
Tinjauan Kerusakan Lapis Permukaan Perkerasan Kaku Jalan Poros Maros - Pangkep Hamzah , Muhammad Adam; Beu, Moh Fahrul Kamal; Idrus, Yasnawi; Mallombasi, Ali; Gecong, Alimin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 2 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/rkfgxg39

Abstract

Kerusakan yang terjadi pada perkerasan di jalan poros Maros-Pangkep di akibatkan oleh beberapa faktor, yang ditinjau dari jenis kerusakannya yang cukup bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerusakan yang terjadi pada lapis perkerasan kaku Jalan poros Maros - Pangkep dan mengkategorikan nilai kerusakannya. Metode pengumpulan data dilakukan dengan survei langsung ke ruas Maros-Pangkep tepatnya di Kelurahan Maccini Baji, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros dengan membagi ruas jalan menjadi beberapa segmen lalu diidentifikasi dan didokumentasikan jenis kerusakan jalan yang ada. Kerusakan jalan kemudian dianalisis dengan menghitung dan mengukur dimensi kerusakan tiap segmen jalan, menentukan jumlah dan mengevaluasi kerusakan jalan yang ada. Hasil survei dan data penelitian kemudian diolah untuk mengetahui apakah permukaan jalan yang ada di maros-pangkep mengalami kerusakan. Setelah diketahui persentase kerusakan jalan, kerusakan jalan kemudian diidentifikasi dengan pengamatan secara langsung dan membuat kategori kerusakan yang ada. Jenis kerusakan yang terjadi yatu retak (30,06 %), gompa (1,371), lubang (0,114 %) ambles (1,971 %), belahan (10,2 %).
Studi Perbandingan Perencanaan Biaya Konstruksi Flexible Pavement dengan Konstruksi Rigid Pavement Pada Ruas Jalan Dr. Leimena Musfira, Besse Afika; Ibrahim, Ibnu Ismail; Said, Lambang Basri; Gecong, Alimin; Syafei, Ilham
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/8r90tc93

Abstract

Pemilihan material perkerasan jalan merupakan salah satu tahapan krusial dalam konstruksi untuk mencapai kinerja jalan yang optimum hingga umur layan yang direncanakan. Perkerasan kaku dan lentur merupakan dua jenis perkerasan yang paling populer digunakan di Indonesia. Adanya perbedaan komponen penyusun kedua perkerasan ini baik secara struktural maupun fungsional menyebabkan perbedaan biaya yang dibutuhkan dalam proses pembangunannya. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan membandingkan besaran biaya dalam konstruksi perkerasan lentur dan kaku. Lokasi penelitian yang dipilih yaitu di jalan Dr. Leimena. Perhitungan biaya konstruksi berdasarkan data dari Dinas Bina Marga Provinsi Sulawesi Selatan berupa volume pekerjaan, analisa harga satuan dan gambar rencana. Dari kalkulasi biaya diketahui bahwa konstruksi rigid pavement memerlukan biaya sebesar Rp 6,548,785,000.00 dan konstruksi flexible pavement membutuhkan biaya sebesar Rp 4,187,789,000.00 dengan presentase penghematan biaya sebesar 36,05 % terhadap biaya perkerasan kaku dalam sekali overlay, untuk memenuhi umur rencana selama 10 tahun konstruksi rigid pavement lebih menghemat biaya dikarenakan pada konstruksi flexible pavement membutuhkan biaya sebesar Rp 34.833.355.000.-.
Analisis Penggunaan Derbo Sebagai Bahan Aditif Untuk Meningkatkan Kualitas Aspal Panas Hermansa, Andi Saputra; S, Andi Asrianto; Arifin, Winarno; Badaron, St. Fauziah; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/19114q60

Abstract

Tingginya curah hujan dan kelembapan di Indonesia menyebabkan kondisi agregat cenderung basah dimana lebih dari empat puluh persen proporsi penyebab kerusakan jalan adalah karena air. Pemanfaatan bahan tambah yang memenuhi spesifikasi teknis sebagai material lapisan perkerasan jalan merupakan alternatif solusi yang perlu ditempuh untuk meningkatkan kinerja ruas jalan. Derbo merupakan anti stripping agent yang potensial untuk meminimalisir kerusakan jalan akibat air sehingga mampu mempertahankan kinerja campuran selam umur layan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis batas optimum daya lekat dalam campuran Aspal AC-WC lapis permukaan dan menganalisis pengeruh penambahan Derbo terhadap karakteristik campuran aspal beton AC-WC. Kadar aspal rencana yang diuji yaitu 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0%, dan 6,5% sehingga diperoleh kadar aspal optimum sebesar 5,7%. Adapun variasi kadar zat aditif derbo yaitu 0,1%, 0,2%, 0,3%, dan 0.4%. Dari komposisi ini selanjutnya dilakukan pengujian Marshall tahap kedua. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi kadar Zat aditif Derbo 0,17% mengahasilkan karakteristik campuran yang rata -rata memenuhi spesifikasi Bina Marga sehingga disimpulkan bahwa variasi kadar Zat ditif derbo 0,17% memberikan hasil yang lebih baik daripada kadar Zat aditif derbo yang lain.
Tinjauan Perencanaan Substruktur Gedung Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia dengan Menggunakan Pondasi Pelat Taqwin, Aksan; Afiah, Indah Nur; Ashad, Hanafi; Fadhil, Arsyad; Maruddin, Mukti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/z6qhme97

Abstract

Struktur bawah (fondasi) pada bangunan merupakan bagian struktur yang bersentuhan langsung dengan tanah yang memikul beban-beban struktur yang berada diatasnya. Penentuan jenis fondasi dilakukan dengan melihat situasi area pembangunan gedung tersebut. Tujuan dari tinjauan perencanaan ini dapat merencanakan struktur fondasi pelat Gedung Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia dan mengetahui daya dukung fondasi pelat akibat pembebanan supersturktur serta membandingkan penggunaan material yang digunakan sehingga dapat diketahui efisiensi substruktur antara perencanaan lama dengan tinjauan perencanaan. Data yang digunakan dalam tinjauan perencanaan ini yaitu data perencanaan lama superstruktur yang telah ada sebelumnya dan pengambilan data tanah dikedalaman perencanaan 2 meter berupa handboring dan sondir. Metode yang digunakan dalam tinjauan ini yaitu analisa dimensi pelat dan drop panel, analisa koefisien untuk distribusi momen, distribusi Momen kejalur kolom dan jalur tengah dan analisa penulangan yang mengacu pada SNI 2013. Menurut hasil analisa yang dilakukan penggunaan fondasi pelat dua arah tanpa balok dengan dimensi pelat 35 cm dan dimensi drop panel 300 x 280 x 35 mampu memikul beban struktur atas dan aman terhadap geser, namun dalam estimasi biaya keseluruhan tidak ekonomis.
Tinjauan Perencanaan Struktur Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia dengan Sistem Struktur Baja Komposit Sarungkit, Ilham Eka; Kinanti, Shindita; Ashad, Hanafi; Mallombasi, Ali; Fadhil, Arsyad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2021): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ahv60629

Abstract

Struktur bangunan secara umum terdiri dari bangunan atas (super struktur) dan bangunan bawah (Sub Struktur). Dalam perencanaannya, salah satu struktur penyusun bangunan yang terdiri dari balok, kolom, pelat, dan pondasi harus memiliki dimensi yang kecil namun memiliki kemampuan menahan beban yang besar. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara penggunaan sistem struktur beton bertulang biasa dengan sistem struktur baja komposit pada gedung Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Aspek yang ditinjau adalah dimensi komponen struktur, besar gaya–gaya dalam yang terjadi, kinerja struktur, dan jumlah kebutuhan tiang pancang. Metode yang digunakan adalah metode perencanaan yang beracu pada SNI. Tahap awal penelitian ini adalah mengamati data perencanaan gedung sebelumnya, lalu memilah dimensi – dimensi bangunan yang baiknya diubah menggunakan beton komposit. Selanjutnya, mulai dihitung dimensi perencanaan baru yang menggunakan baja komposit. Hasil kajian menunjukkan bahwa dimensi komponen struktur sistem komposit lebih langsing jika dibandingkan dengan sistem beton bertulang biasa yang berarti penggunaannya lebih baik. Jumlah kebutuhan tiang pancang adalah sebanyak 97 buah berdiameter 60 cm atau sekitar 75% dari jumlah kebutuhan tiang pancang dengan sistem struktur beton bertulang biasa.
Analisis Kuat Tarik dan Modulus Resilien Pada Campuran Beton Aspal Terhadap Penggunaan Pasir Pantai Sebagai Fraksi Agregat Halus Wedda, Ahmad Alfian P.; Bea, Liliyan; Arifin, Winarno; Massara, Asma; Anies, Muh. Kasim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/04tccy87

Abstract

Pesatnya pertumbuhan penduduk menyebabkan semakin maraknya terjadi kerusakan dan keretakan pada konstruksi perkerasan jalan. Retakan terjadi karena adanya beban tekan berulang yang menimbulkan beban vertikal, sehingga terjadi gaya tarik para lapisan bawah yang mengakibatkan retakan yang akan merambat ke atas. Pemanfaatan material lokal menjadi alternatif yang dapat mengurangi biaya angkutan, memudahkan pekerjaan meninjau kualitas dan ekonomi material. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar didunia dan memiliki ketersediaan pasir pantai yang cukup banyak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pada cmpuran beton aspal menggunakan pasir pantai serta kekuatan tarik dan modulus resilien. Variasi pasir pantai adalah 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%. Aspal rencana yang digunakan adalah 6%, 6,5%, 7%, 7,5%, dan 8%. Pengujian pertama menggunakan alat Marshall Test guna mencari kadar aspal optimum dari tiap variasi persentase pasir pantai. Pengujian kedua menggunakan alat Indirect Tensile Strenght (ITS) berdasarkan Kadar Aspal Optimum dari variasi pasir pantai. Karakteristik campuran menggunakan pasir pantai dapat digunakan pada persentase tertentu dimana nilai hasil uji Marshall memenuhi spesifikasi. Berdasarkan hasil tersebut nilai kuat tarik tertinggi variasi 5% adalah 69283,79 KPa dan nilai modulus resilien tertinggi variasi 25% adalah 5358,49 KPa.
Pengaruh Panjang Serat Ijuk dan Temperatur Pada Campuran Beton Aspal Terhadap Deformasi Permanen Hairuddin, Akhmad; Felayati, Ismail Akbar; Badaron, St. Fauziah; Syarkawi, Mukhtar Thahir; Alifuddin, Andi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/xppyyx27

Abstract

Rancangan pada campuran beton aspal dengan melakukan penggabungan bahan-bahan tertentu yang memiliki sifat dan karakteristik yang diharapkan yang dapat meningkatkan kinerja terhadap kelemahan dari bahan lainnya. Serat Ijuk memiliki dua fungsi yaitu sebagai bahan yang merupakan suatu kesatuan yang tercampur secara acak pada campuran dan sisi lain sebagai penguat yang dapat memberikan kekuatan rutting dengan penggabungan beberapa bahan sebagai penyusun campuran beton aspal yang meningkatkan kekuatan deformasi selama proses pembebanan. Serat ijuk merupakan serat alam dimana tersedia begitu banyak, akan tetapi pemanfaatannya belum optimal. Serat ijuk dapat digunakan sebagai penguat alternatif untuk bahan komposit. Tujuan penelitian untuk menganalisis perilaku rutting terhadap panjang serat ijuk pada campuran aspal beton dan menganalisis ketahanan pengaruh variasi panjang serat ijuk dan temperatur terhadap konstruksi jalan lapis beton aspal terhadap deformasi permanen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang serat ijuk 8mm memiliki nilai D0 terendah 4,29 mm, DS yang terbesar 750 lintasan/mm, dan nilai RD yang terkecil yaitu 0,056 mm/menit. Pengujian wheel tracking menghasilkan data bahwa temperatur dengan penggunaan serat ijuk sangat berpengaruh pada ketahan campuran terhadap rutting.

Page 10 of 24 | Total Record : 231