cover
Contact Name
Muhammad Zulkifli
Contact Email
sudutwarna@gmail.com
Phone
+6281235871313
Journal Mail Official
sudutwarna@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tanjung Rema, Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura Kabupaten: Banjar Provinsi: Kalimantan Selatan
Location
Kab. banjar,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
ISSN : 18580750     EISSN : 26856336     DOI : https://doi.org/10.58791/drs
Core Subject : Religion, Social,
bidang ilmu Keislaman, Sosial dan Pendidikan. Jurnal Darussalam secara khusus menitikberatkan pada permasalahan pokok dalam pengembangan ilmu Islam
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 64 Documents
PERLINDUNGAN HAK ANAK PASCA PERCERAIAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF: STUDI PERBANDINGAN DAN IMPLEMENTASINYA Yulianti, Yulianti
Darussalam Vol. 25 No. 02 (2024): Darussalam : Jurnal Ilmiah dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v25i02.193

Abstract

Perceraian sering kali membawa dampak signifikan terhadap anak, khususnya terkait perlindungan hak-haknya. Artikel ini bertujuan untuk membahas perlindungan hak anak pasca perceraian dalam perspektif hukum Islam dan hukum positif di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif-normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam menekankan pada prinsip maslahah (kepentingan terbaik anak), sedangkan hukum positif lebih mengutamakan regulasi formal dan penegakan hukum. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama, implementasi di lapangan menghadapi tantangan berupa kesenjangan pemahaman hukum, peran lembaga perlindungan anak yang belum optimal, serta kendala sosial dan ekonomi. Rekomendasi diberikan untuk memperkuat sinergi antara lembaga agama dan pemerintah, meningkatkan sosialisasi hukum, serta memperbaiki sistem pengawasan pelaksanaan putusan pengadilan
PENGARUH KEPEMIMPINAN AUTENTIK TERHADAP KINERJA GURU Zulaichah, Siti; darmawan, didit
Darussalam Vol. 26 No. 01 (2025): Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v26i01.206

Abstract

Kinerja guru dapat ditingkatkan jika ada kesesuaian antara pekerjaan dengan keahliannya, begitu pula penempatan guru pada bidang tugasnya. Kinerja guru merupakan keberhasilan guru untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar yang bermutu. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengeksplorasi pengaruh kepemimpinan autentik terhadap kinerja guru beserta faktor-faktor lain. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa gaya kepemimpinan autentik berpengaruh terhadap kinerja guru. Makin kuat pengaruh kepemimpinan autentik kepala sekolah maka kinerja yang dihasilkan oleh guru makin tinggi.  Oleh karena itu untuk meningkatkan kinerja para guru diharapkan adanya peningkatan indikator-indikator dari kepala sekolah.
ISYBA’ DALAM ALQURAN Muhammad Syamsudin Noor; Dede Hidayatullah
Darussalam Vol. 22 No. 01 (2021): Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v22i01.212

Abstract

Abstrak Isyba’ adalah memperjelas dan memperkuat harakat tuturan, dan memperlama dalam membunyikannya, sehingga memunculkan huruf mad, yaitu alif pada fatah, ya pada kasrah dan wau pada damah. Isyba’ adalah cara bertutur yang tersebar pada banyak kabilah di Arab. Ia ditemukan dalam tuturan orang Arab baik pada nama, kata kerja maupun huruf. Ia ada pada bangunan kata (morfem) juga pada akhir kata. Ia tidak hanya ada pada untaian syair Arab, juga terdapat pada ungkapan kalimat biasa (prosa/nasr). Isyba’ ini juga terdapat di dalam Alquran. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kata-kata yang mengandung isyba‘ di dalam Alquran berdasarkan pada beberapa cara membaca (qiraat) menurut para Imam qiraat. Metode yang digunakan adala metodedeskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah alquran. Data berupa kata-kata dalam alquran dikumpulkan, diklasfikasi dan dianalisis sesuai dengan teori isba’. Dalam Alquran, isyba’ ditemukan pada 15 kata bentuk kata kerja (fi’l), 13 kata bentuk nomina (ism) dengan membuat isyba‘ pada pronominal persona singular maskulin (domir ga‘ib mufrad muzakkar) dan dan huruf mim plural (mim al-jam’) dalam banyak ayat itu menjadi masing-masing satu kategori saja), dan dua kata bentuk harf. Kemudian isyba‘-isyba’ tersebut dapat pula diklasifikasikan menjadi tiga bagian. Yaitu, 13 kata kategori isyba’ karena alasan kebahasaan (dengan membuat isyba‘ pada pronominal persona singular maskulin (domir ga‘ib mufrad muzakkar) dan huruf mim plural mim al-jam’ dalam banyak ayat itu menjadi masing-masing satu kategori saja), dan tiga kata kategori isyba‘ karena alasan kelurusan makna, dan 14 kata kategori isyba‘ yang tanpa ada alasan. Kata kunci: isyba’, mad, Al-Quran
PENDEKATAN USHUL FIQH DAN TEORI MAQASHID SYARIAH DALAM PENETAPAN HUKUM ISLAM (TEORI DAN PRAKTIK) Achmad Shobirin Hasbulloh; Jalaluddin; Fathurrahman Azhari; Fahmi Hamdi
Darussalam Vol. 25 No. 01 (2024): Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v25i01.235

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang perbandingan antara pendekatan ushul fiqh dan teori maqashid syariah dalam penetapan hukum Islam untuk mengetahui secara jelas hubungan, persamaan, dan perbedaan antara keduanya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah bahwa pengertian ushul fiqh adalah kumpulan kaidah yang bersifat global (umum) dan pembahasan yang dapat digunakan untuk menetapkan hukum. Pengertian maqashid syariah adalah tujuan dan hikmah yang maksudkan oleh pembuat syariat, yaitu Allah swt. pada setiap hukum yang ditetapkan untuk mewujudkan kemaslahatan bagi hamba-hamba-Nya, yakni dengan memelihara agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta mereka. Ushul fiqh telah ada sejak adanya fikih. Selama pada suatu masa terdapat permasalahan fikih, ushul fiqh pasti juga telah ada. Secara esensial, maqashid syariah sudah ada sejak adanya hukum syariat. Artinya, maqashid syariah muncul bersamaan dengan turunnya al-Quran dan hadis Rasulullah saw. Menurut Ibnu ‘Asyur, maqashid syariah dapat dipahami dengan metode istiqra’ terhadap perilaku syariat, menggunakan dalil-dalil dari nash-nash al-Quran yang mempunyai kejelasan makna, dan menggunakan hadis-hadis mutawatir. Terdapat juga metode lain untuk memahami maqashid syariah yang disebutkan oleh ulama, seperti halnya metode al-munasabah (kecocokan). Maqashid syariah merupakan bagian dari ushul fiqh. Hal ini bisa diketahui secara jelas pada banyak pembahasan ushul fiqh. Menurut penulis, maqashid syariah tidak tidak bisa menjadi sumber hukum Islam yang mandiri, sebagaimana al-Quran, hadis, ijma, dan qiyas. Menurut penulis, sumber hukum Islam atau dalil syar’i yang berdekatan dengan maqashid syariah adalah mashlahah syar’iyyah. Jika kita dihadapkan dengan permasalahan fikih baru yang belum pernah dijelaskan hukumnya oleh para ulama terdahulu dan tidak bisa terjawab dengan dalil dari al-Quran, hadis, ijma, dan qiyas, maka maqashid syariah dapat menjadi pijakan pengambilan hukum, akan tetapi tidak secara langsung, melainkan melalui dalil mashlahah.
PEMIKIRAN POLITIK HASAN AL-BANNA Achmad Shobirin Hasbulloh; , Ahmadi Hasan; Masyithah Umar; Nuril Khayi’in
Darussalam Vol. 25 No. 01 (2024): Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v25i01.236

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini memaparkan pemikiran politik Hassan al-Banna dan membahas pemikirannya mengenai isu-isu terpenting yang memicu perdebatan ilmiah di Mesir. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan metode deskriptif dan analisisi historis. Sejak kecil hingga lulus dari Kulliyyah Dar al-Ulum, Hasan al-Banna sangat menyukai pergerakan dakwah. Penulis meyakini bahwa perkumpulan dan kelompok yang diikuti Hasan al-Banna sangat mempengaruhi cara dan pergerakan dakwahnya, memberinya semangat kepemimpinan, dan mengembangkan kemampuan berpikir dalam dirinya untuk dapat mengabdi kepada masyarakat. Selain itu, peristiwa-peristiwa yang disaksikannya dan rasa haus masyarakat muslim untuk kembali kepada agama Allah swt. setelah tersebarnya keburukan dan kerusakan yang dibawa oleh penjajah juga menjadi penyemangat bagi Hasan al-Banna untuk melakukan dakwah dan perubahan. Hasan al-Banna mendirikan Jamaah al-Ikhwan al-Muslimin pada tahun 1928 M. Hasan al-Banna dalam akidah berpaham Asy’ari. Sedangkan dalam fikih, Hasan al-Banna bermazhab Hanafi. Menurut Hasan Al-Banna, bentuk negara yang ideal adalah khilafah. Dalam merealisasikan pandangan politiknya tentang sistem pemerintahan, Hasan al-Banna tidak menerapkannya dengan cara membabi buta. Ia memahami bahwa untuk merealisasikan pendangannya itu membutuhkan proses waktu yang panjang. Hal ini terlihat dari prinsipnya atau strateginya dengan terlebih dulu membentuk pengkaderan individu muslim, diiringi tahapan berikutnya, yakni terbentuknya keluarga muslim, lalu fase selanjutnya, yakni terbentunya negara Islam. Hingga sampai ke penghujung dan puncak perjuangan, yaitu dengan berdirinya khilafah islamiyyah. Hasan al-Banna tidak setuju terhadap konstitusi Mesir dan ingin melakukan perubahan secara total. Akan tetapi, ia kemudian menarik diri dari kritiknya terhadap konstitusi Mesir karena takut terhadap penguasa Mesir pada saat itu. Hassan al-Banna menolak demokrasi yang diserukan Barat. Hasan al-Banna menegaskan dalam risalahnya bahwa negara-negara Islam telah mengenal konsep yang lebih komprehensif daripada konsep demokrasi. Konsep tersebut dikenal dengan syura. Kata Kunci: Al-Ikwan al-Muslimun, Hasan al-Banna, Pemikiran, Politik, Siyasah
EKSTRAKULIKULER TAHFIDZ QUR’AN DALAM MEMPERKUAT AKHLAK KARIMAH DI SMK NEGERI 1 BANJARBARU RIF, RIFAH
Darussalam Vol. 26 No. 01 (2025): Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v26i01.257

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler Tahfidz Qur’an memiliki kontribusi yang signifikan dalam membentuk akhlak karimah pada peserta didik. Menghafal Al-Qur’an bukan sekadar melatih ketekunan dan kedisiplinan, tetapi juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai moral yang terkandung dalam ajaran Islam. Proses ini mengajarkan peserta didik untuk bersikap sabar, konsisten, serta menghormati ilmu dan guru, sehingga membentuk karakter keislaman yang kuat. Focus penelitian ini yaitu bagaimana keadaan akhlak siswa dan bagaimana program ekstrakurikuler Tahfidz Qur’an dalam memperkuat akhlak karimah siswa di SMK Negeri 1 Banjarbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kegiatan ekstrakurikuler Tahfidz Qur’an dalam memperkuat akhlak karimah para siswa. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di SMK Negeri 1 Banjarbaru yang menjalankan program ekstrakulikuler Tahfidz Qur’an. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat beberapa akhlak siswa yang kurang baik, seperti sibuk dengan diri sendiri dan kurang fokus saat pembelajaran, datang terlambat dan berkata yang kurang sopan. Adapun aktivitas menghafal Al-Qur’an yang terdiri dari tahsin, tahfizh dan muroja’ah tidak hanya meningkatkan kemampuan hafalan peserta didik, tetapi juga membantu mereka menginternalisasi dan memperkuat nilai-nilai akhlak karimah seperti disiplin, sopan santun dalam bersikap, dan menghormati guru. Oleh karena itu, kegiatan ekstrakurikuler Tahfidz Qur’an dapat dijadikan sebagai pendekatan yang efektif dalam membentuk akhlak karimah, yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 
ASKETISME DALAM ISLAM (Telaah Historis Munculnya Zuhud) emroni
Darussalam Vol. 26 No. 01 (2025): Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v26i01.272

Abstract

Abstrak Zuhud dalam Islam mengalami pasang surut, yang esensinya telah ada sejak Nabi Muhammad Saw, yang kemudin dijadikan sebagai metode kehidupan dan berkembang pada abad ke I dan II H. sampai kahirnya menjadi bagian yang tak terpisahkan dari tasawuf. Secara terminologi zuhud tidak bisa dilepaskan dari dua aspek, pertama zuhud sebagai bagia yang tak terpisahkan dari tasawuf, kedua zuhud sebagai bagian moral Islam dari gejala sosial. Para sarjana, baik dari orientalis maupun kalangan Islam sendiri saling berbeda dalam menyikapi kemunculan zuhud dalam Islam secara garis besar dua faktor yang melatarbelakangi munculnya zuhud tersebut, yakni faktor intenal dan eksternal. Kata kunci : Asketis (zuhud), internal, eksternal, moral, materialisme.
Peran Guru Akidah Akhlak Dalam Mencegah Akhlak Mazmumah Siswa Kelas X MAN 2 Tapin Ulfah, Emilya
Darussalam Vol. 26 No. 01 (2025): Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v26i01.274

Abstract

The background of this research is the effect of globalization which has brought changes in attitudes in positive and negative forms and can have an impact on students' poor behavior or bad morals. The role of the moral akidah teacher is very necessary in preventing mazmumah morals from occurring in class X MAN 2 Tapin. The author aims to determine the role of moral akidah teachers in preventing mazmumah morals; and knowing the supporting factors in preventing mazmumah morals in class t MAN 2 Tapin. The data collection technique used is through observation, interviews and documentation. Data analysis uses qualitative descriptive analysis and in drawing conclusions uses an inductive method. The results of the writing show that the role of akhkak akidah teachers in preventing students' mazmumah morals is carried out by educating, guiding, directing, advising and motivating them to run well. Supporting factors in preventing mazmumah morals are that the teacher has a good educational background, the teacher has experience, and the teacher has also attended training/seminars.
KARAKTERISTIK REMAJA SEBAGAI PESERTA DIDIK (Analisis Surat Al-Kahfi) Rif'ah
Darussalam Vol. 24 No. 01 (2023): Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v24i01.278

Abstract

ABSTRAK: Masa remaja adalah masa transisi, yaitu masa yang paling banyak mengalami perubahan dan perkembangan dalam rentang kehidupan manusia, jasmani maupun rohani. Alhasil, remaja dapat menjadi manusia yang baik dan lurus, namun dapat juga mengalami penyimpangan dan permasalahan perilaku. Anak yang berhasil melewati masa remaja dengan baik telah digambarkan oleh al-quran dalam ayat-ayatnya dengan begitu jelas. masa remaja yang identik dengan usia dimana proses pendidikan sedang dalam tahap berjalan. Dalam al-qur’an terdapat karakteristik remaja sebagai peserta didik yang patut ditiru dan dicontoh agar menjadi sukses dalam masa pendidikannya. Utnuk itu perlu diteliti bagaimana sosok remaja sebagai peserta didik dalam AL-Qur’an. Fokus dan tujuan penelitian adalah bagaimana karakteristik remaja sebagai peserta didik pada surat Al-Kahfi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis maudhui. Data utama berupa ayat-ayat Al-Qur’an tentang remaja, data pendukung berupa kitab-kitab tafsir dan kitab pendukung lainnya. Pengumpulan data dilakukan dengan membaca bermacam rujukan yang sesuai, memilih sumber utama dan pendukung, mencari ayat dan hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik remaja sebagai peserta didik dalam surat al Kahfi adalah belajar dengan niat beribadah karena Allah, mempunyai tekad kuat dan semangat untuk belajar, menunjukkan kesungguhan dengan adab dan rendah hati, menempatkan diri selaku orang yang memerlukan pengetahuan, memuliakan guru, dan mematuhi kesepakatan dalam berguru yang ditetapkan. Kata Kunci, Karakteristik, Remaja, dan peserta didik
Improving Ability Of Grade XI Students In Reading At Madrasah Aliyah Negeri Kota Banjarbaru By Using SQ3R Tecnique Ridhani Fizi
Darussalam Vol. 24 No. 01 (2023): Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v24i01.279

Abstract

Abstract This study is categorized as a classroom action research (CAR). This study proposed teaching reading by using SQ3R tecnique as the strategy in the teaching English at the second grade students of MAN Kota Banjarbaru to solve the students’ incompetency on reading skill. As the result of the preliminary study indicated that the students’ problems toward their reading competence was students could not comprehend the text. Their literal and inferential reading skills were low. It seems that they did not know the details passage on which main ideas, cause and effect relationship are built. In comprehending the explicit information, the students could not locate the details. They just focused on understanding the meaning of sentences. As the result they got difficulty in answering the comprehension questions. Moreover, the students could not make inferences that were implied in the text. They could not understand the text and merely took the last paragraph as a conclusion of the paragraph. Therefore, the criteria of success were directed to the mentioned problems. The results showed that by using SQ3R tecnique, the students’ reading comprehension achievement and the students’ participation in the classroom were improved highly positive. Keywords: SQ3R, improve, reading comprehension achievement