cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 30312728     EISSN : 30312736     DOI : https://doi.org/10.54082/jpmii.idpaper
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia (JPMII) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia (JPMII) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 3031-2728 dan E-ISSN : 3031-2736. Selain itu, JPMII terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jpmii.idpaper
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 165 Documents
Partisipasi Kolektif dalam Membangun Kesadaran Masyarakat untuk Mewujudkan Lingkunga Bersih di Kawasan Desa Jatisari Habibah, Faticha Uhti; S, Monicke Fitri; Dzulhilmi, M. Aziz; Nuriyah, Ashinta; M, Laila Desty; Izzah, Mamlu'atul; Mustafid, M. Fatih Hidayatul; Mahardini, Suci Awwalya; Naba'ul, Nufia Ainin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 2 (2025): JPMII - April 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.637

Abstract

Pembahasan ini ini mengeksplorasi efektivitas pendekatan Participatory Action Research (PAR) dalam program kerja bakti yang dilaksanakan oleh kelompok KKN 37 UIN Sunan Ampel Surabaya di Desa Jatisari. Melalui keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahap dan tindakan, program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga desa dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan kerja bakti, yang meliputi pembersihan area publik dan pengolahan sampah plastik menjadi ecobrick, berhasil mengurangi jumlah sampah serta memperkuat ikatan sosial di antara warga desa. Kegiatan ini melibatkan observasi, perencanaan aksi, implementasi, dan evaluasi untuk mengukur keber-hasilan program dan mengidentifikasi perbaikan yang diperlukan. Hasilnya menunjukkan peningkatan rasa gotong royong, solidaritas, dan kualitas hidup masyarakat. Namun, tantangan seperti kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan tetap ada. Oleh karena itu, upaya berke-lanjutan melalui edukasi lingkungan dan penguatan peraturan pengelolaan sampah diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program ini. Program kerja bakti dengan pendekatan PAR ini dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kebersi-han lingkungan.
Bonding itu Penting: Program Edukasi Pentingnya Child-Mother Relationship terhadap Perkembangan Kognitif Anak Balita di Kelurahan Cilangkap, Depok, Jawa Barat Rafi, Hani 'Athiyya; Herawati, Tin; Saprudin, Saprudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 1 (2025): JPMII - Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.638

Abstract

Mengukir masa depan cemerlang bagi generasi mendatang dimulai dengan memastikan perkembangan optimal anak balita. Namun, anak-anak Indonesia masih menghadapi tantangan kognitif, terlihat dari skor PISA 2022 yang jauh di bawah rata-rata OECD. Selain itu, prevalensi stunting sebesar 21,6% pada tahun 2022 berpotensi menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Ditambah, ku-rangnya pemahaman ibu tentang hubungan emosional ibu-anak dan stimulasi kognitif juga memen-garuhi kondisi ini. Program "Bonding Itu Penting!" bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu mengenai pencegahan stunting dan pentingnya hubungan ibu-anak dalam mendukung perkembangan kognitif anak balita. Program ini dilaksanakan melalui dua sesi edukasi pada 29 September dan 6 Ok-tober 2024. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, dan evaluasi pretest serta post-test. Sesi pertama bertema "Cegah Stunting Itu Penting!" memberikan edukasi tentang dampak stunting terhadap perkembangan kognitif. Sesi kedua berfokus pada "Bonding Itu Penting!" dan "Langkah Cerdas untuk Anak Hebat," dengan menekankan pentingnya hubungan emosional ibu-anak serta stimulasi kogni-tif berdasarkan tahapan perkembangan anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta. Pada sesi pertama, rata-rata skor pretest sebesar 60 meningkat menjadi 86 pada post-test. Sementara itu, pada sesi kedua, skor rata-rata pretest sebesar 52,22 naik menjadi 86,67 pada post-test. Evaluasi ini mencerminkan keberhasilan program dalam meningkatkan pengetahuan ibu terkait pencegahan stunting, penguatan hubungan ibu-anak, dan stimulasi kognitif sesuai tahap perkem-bangannya.
Srikandi Sejati sebagai Alternatif Program Peningkatan Kepercayaan Diri dan Penguatan Growth Mindset Perempuan Penyandang HIV di Bogor Fadilla, Annisa Nurul; Hasanah, Atina Aulia; Isnaini, Nopi; Rafi, Arrasyid Putra; Hidayah, Alif Nur; Islamiah, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 1 (2025): JPMII - Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.639

Abstract

Bagi orang dengan Human Immunodeficiency Virus (ODHIV), menjalani hidup dapat menjadi tantangan besar, baik secara fisik maupun mental. Secara psikologis, ODHIV menghadapi stres disebabkan salah satunya akibat stigma negatif masyarakat terhadap mereka. Untuk itu diperlukan program penguatan pola pikir perempuan penyandang HIV untuk menghadapi tantangan sosial. Program Srikandi Sejati dengan menggunakan metode ACTORS bertujuan meningkatkan kepercayaan diri dan menguatkan pola pikir growth mindset. Nama Srikandi Sejati bermakna perempuan penyandang HIV yang berani dan kuat untuk menghadapi tantangan sepanjang hidupnya. Program ACTORS terdiri dari Authority, Confidence, Competence, Trust, Opportunity, Responsibility, dan Support. Program ini dimulai dengan persiapan, pre-event: sosialisasi program dan pre-test, dilanjutkan dengan sesi utama dan ditutup dengan post-event: closing dan post-test, serta monitoring dan Evaluasi. Program ini berhasil memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepercayaan diri dari 5 ODHIV sebesar 50%. Selain itu, terdapat juga penguatan pola pikir growth mindset sasaran, yaitu sebanyak 4 ODHIV mengalami peningkatan dan 4 lainnya mendapatkan skor maksimal setelah mengikuti program.
Pelatihan Implementasi Pendekatan Restorative Justice dalam Penanganan Tindak Pidana Ringan di Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar Maradona, Maradona; Aprilianto, Sapta; Cahyani, Prilian; Agustin, Erni; Brouwer, Darryl Evan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 6 (2024): JPMII - Desember 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.651

Abstract

Restorative Justice bertujuan untuk penyelesaian hukum dengan menciptakan kesepakatan atas penyelesaian perkara pidana. Restorative justice sebagai prinsip penegakan hukum dalam penyelesaian perkara yang dapat dijadikan instrumen pemulihan sudah dilaksanakan oleh Mahkamah Agung dalam bentuk pemberlakuan kebijakan, namun tata pelaksanaannya dalam sistem peradilan pidana Indonesia belum dilakukan secara optimal. Restorative justice fokus pada pemidanaan yang diubah menjadi proses dialog dan mediasi yang melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/ korban, dan pihak lain yang terkait. Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar memiliki rumah restorative justice yang telah diresmikan oleh pemerintah daerah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam penyelesaian perkara pidana yang adil dan seimbang antara para pihak dapat memulihkan pola hubungan yang baik dalam masyarakat. Metode pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan bagi masyarakat Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Sebagai hasil kegiatan ini, masyarakat meningkat pengetahuan dan ketrampilannya dalam menerapkan konflik di bidang pidana ringan yang terjadi di desanya.
Pendampingan Hukum dalam Sertipikasi Tanah: Langkah Konkret Mewujudkan Kepastian Hukum Penguasaan Tanah di Desa Sambogunung Kabupaten Gresik Wijoyo, Suparto; Prihatiningtyas, Wilda; Noventri, Ardhana Christian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 1 (2025): JPMII - Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.659

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas pembangunan berimplikasi pada meningkatnya kebutuhan atas tanah, baik untuk permukiman, pertanian, peternakan, maupun infrastruktur. Hal ini menyebabkan permasalahan pertanahan menjadi semakin kompleks, tidak terkecuali di Desa Sambogunung, Kabupaten Gresik. Sebagian besar tanah di desa tersebut diwariskan secara turun-temurun namun belum terdaftar atau bersertipikat sehingga mengakibatkan ketidakpastian hukum dan rentannya terjadi sengketa. Oleh sebab itu, pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah melalui penyuluhan hukum dan pendampingan sertifikasi tanah. Dengan metode penelitian meliputi: observasi dan identifikasi masalah; penyuluhan hukum; dan pendampingan penerbitan sertipikat. Hasil akhir dari pengabdian masyarakat ini ialah terciptanya pemahaman masyarakat akan pentingnya pendaftaran tanah dan sertpikat tanah sebagai bukti kepemilikan hak atas tanah yang sah hingga bermuara pada terlaksananya koordinasi pengumpulan persyaratan pendaftaran tanah bagi warga yang akan mengajukan sertipikasi ke Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik. Dampak jangka panjang yang diharapkan dari pengabdian ini ialah terwujudnya tertib administrasi pertanahan, perlindungan hukum bagi masyarakat, dan pengurangan potensi konflik pertanahan di Desa Sambogunung, Kabupaten Gresik.
Pendampingan Perumusan Unique Selling Point sebagai Strategi dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Kampung Wisata Kali Gajah Wong, Yogyakarta Kurniawati, Lucia; Hardanti, Yuliana Rini; Sutadi, Theodorus; Ernawati, Maria Theresia; Wuri, Josephine
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 1 (2025): JPMII - Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.663

Abstract

Kampung Wisata Kali Gajah Wong telah beroperasi beberapa tahun dan mengalami banyak perkembangan. Perkembangan terakhir adalah adanya rintisan budidaya maggot yang berpotensi se-bagai daya tarik wisata edukasi. Selain itu, pengembangan daya tarik wisata edukasi lainnya sudah da-lam rintisan. Terkait dengan hal ini, pengelola perlu melakukan pembenahan terutama dari sisi komu-nikasi pemasarannya karena adanya variasi yang cukup lebar antara daya tarik wisata yang satu dengan yang lain. Pengelola perlu merumuskan Unique Selling Points yang akan menjadi substansi dari semua komunikasi pemasaran yang dilakukan kepada publik. Melalui aktivitas Focus Group Discussion, tim pengabdi bersama mitra pengelola merumuskan bahwa Uniques Selling Point dari Kampung Wisata Gajah Wong adalah Wisata Edukasi Lingkungan (Eco-edutourism) di Wilayah Perkotaan. Melalui kegiatan PkM ini, mitra mendapatkan pengalaman mengenai tata kelola usaha jasa wisata berupa kampung wisata yaitu berupa perumusa Unique Selling Points yang kuat agar mampu bersaing dengan usaha jasa wisata yang lain.
Pemberdayaan Perempuan untuk Pencegahan Stunting melalui Optimalisasi Kelompok Masyarakat di RW 17, Kelurahan Pegambiran, Kota Cirebon, Jawa Barat Marlina, Tina; Maulida, Irma; Ulfah, Siti Maria; Putri, Dessy Ika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 1 (2025): JPMII - Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.676

Abstract

Penurunan angka stunting di Indonesia masih menjadi tantangan besar yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Meskipun faktor penyebabnya sangat kompleks dan melibatkan banyak aspek, termasuk ekonomi, lingkungan, dan akses terhadap layanan kesehatan. Tidak sedikit juga pihak yang hanya menyalahkan ibu ketika anak mengalami stunting. Hal ini menyebabkan ibu menjadi merasa tidak berdaya dan sulit untuk fokus memenuhi nutrisi dan gizi anak. Oleh karena itu, program pemberdayaan perempuan menjadi penting dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pemberdayaan perempuan melalui optimalisasi kelompok masyarakat dalam mencegah stunting, serta bagaimana efektifitas program pemberdayaan perempuan melalui optimalisasi kelompok masyarakat dalam mencegah stunting. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris, yaitu dengan wawancara kepada ibu-ibu di RW 17, Kelurahan Pegambiran yang memiliki anak balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman ibu tentang pentingnya pola makan sehat, pengasuhan yang baik, serta akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Program ini membuka ruang bagi ibu untuk saling berbagi pengalaman dan saling mendukung dalam upaya mencegah stunting sehingga membuat ibu menjadi percaya diri dalam menghadapi stigma negatif dan mencegah stunting pada anak-anak mereka. Hasilnya, terjadi penurunan angka balita stunting yang cukup signifikan yaitu sebesar 3,88% dari bulan Juni-September 2024.
Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Penguatan Pendidikan dan Sosial di Era Globalisasi melalui Kegiatan Charity of Science Ramadhani, Fitriana; Risqi, Fitri Dea Mawa; Yunianti, Natasya Eka; Apriani, Siti Khopsah; Sutrisno, Zulfia Indah Putritama
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 1 (2025): JPMII - Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.713

Abstract

CoS (Charity of Science) Chapter 2 adalah program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan IPA. Kegiatan ini meliputi mengajar anak-anak sekolah, sosialisasi pentingnya pendidikan bagi anak-anak, dan pengecekan kesehatan. Bertempat di Desa Girimulyo, program ini bertujuan membantu mengatasi permasalahan pendidikan, termasuk isu pernikahan dini, yang menjadi salah satu tantangan utama di daerah tersebut. Program “Charity of Science Chapter 2” yang diselenggarakan oleh HIMAPIPA bertujuan memberikan dampak positif kepada masyarakat melalui kegiatan edukatif dan sosial. Adanya observasi dan wawancara dengan masyarakat sekitar dan perangkat desadilakukan untuk mengetahui permaalahan yang ada di desa tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan melakukan wawancara dan observasi di desa setempat untuk memperoleh hasil yang akan digunakan dalam penelitian secara lebih lanjut. Program Charity of Science memilih Desa Girimulyo sebagai lokasi pelaksanaan, karena desa tersebut memiliki permasalahan sosial seperti rendahnya tingkat pendidikan dan tingginya angka pernikahan dini. Pemilihan lokasi didasarkan pada evaluasi menyeluruh terhadap kondisi sosial setempat, sehingga program ini dapat memberikan kontribusi nyata yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan pemahaman masyarakat tentang pernikahan dini masih sannagtlah mini. Perlu adanya sosialisasi lebih lanjut kepada masyarakat setempat dan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya Pendidikan wajib 12 tahun.
Pelatihan Manajemen Investasi di Era Digital dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga bagi Karang Taruna Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat Adiputra, I Gede; Agustina, Micshella; Khosasih, Vinsson
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 1 (2025): JPMII - Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.716

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat akan pentingnya menginvestasikan sebagian pendapatan yang mereka miliki dan memberikan pelatihan edukasi tentang salah satu bentuk investasi yaitu pasar modal. Hal ini perlu dilakukan mengingat sangat kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya berinvestasi untuk meningkatkan nilai kekayaan mereka di masa yang akan datang agar tidak tergerus oleh inflasi. Metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah tutorial dan pelatihan pengenalan pasar modal serta pelatihan dan pendampingan cara bertransaksi saham, memilih saham, bagaimana menentukan saham yang baik dan buruk, strategi bertransaksi saham, serta menjaga kestabilan psikologis seorang investor individu. Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Karang Taruna Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat yang dibina oleh Koperasi Jaya Mandiri Sejahtera. Hasil kegiatan ini adalah pengetahuan serta keterampilan peserta tentang pentingnya perencanaan keuangan dan pengelolaan investasi telah mengalami peningkatan, para peserta pengabdian sudah dapat melakukan Analisa findamental dan Analisa teknikal untuk identifikasi terhadap saham-saham perusahaan yang layak untuk dikoleksi sebagai investasi.
Pelatihan Keterampilan Dasar Komputer untuk Peningkatan Soft Skill Pemuda Karang Taruna di Desa Tanjung Tambak Baru, Sumatera Selatan Noviardy, Andrian; Novriyanti, Suci; Heriyanto, Heriyanto; Elpanso, Efan; Mellita, Dina; Fitriasuri, Fitriasuri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 1 (2025): JPMII - Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.718

Abstract

Karang Taruna memiliki peran strategis sebagai organisasi kepemudaan yang berada di garis depan pembangunan desa, Namun, tidak semua anggota Karang Taruna memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi diri, termasuk dalam hal penguasaan teknologi informasi dan soft skill. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mengenai dasar komputer seperti Microsoft Word, Excel, dan Powerpoint kepada kelompok Karang Taruna di Desa Tanjung Tambak Baru. Metode Pelatihan ini berfokus pada identifikasi kebutuhan peserta melalui wawancara dan tes awal. Pelatihan ini bersifat interaktif, menggabungkan diskusi, tanya jawab, dan latihan praktik. Setelah dilakukan pelatihan ini terlihat bahwa anggota Karang Taruna dapat memahami secara mendalam mengenai keterampilan pengoperasian Microsoft Office. Dengan demikian kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan soft skills berbasis komputer di komunitas Karang Taruna di Desa Tanjung Tambak Baru.