cover
Contact Name
Ike Dian Puspta Sari
Contact Email
ikedianps@gmail.com
Phone
+6281330211770
Journal Mail Official
jurnalparadigma.budiutomo@gmail.com
Editorial Address
https://ejurnal.uibu.ac.id/index.php/paradigma/EditorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
ISSN : 26571803     EISSN : 26571803     DOI : https://doi.org/10.33503/paradigma
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya is a reputable scientific journal that has been recognized by SINTA with a ranking of 5. Published two times a year (January-June and July-December), the journal accommodates a variety of scientific articles that explore contemporary issues in philosophy, science, technology, and socio-culture. With its broad scope, Paradigma has become an important reference for researchers, academics, and practitioners interested in the intersections of various disciplines. Equipped with PISSN: 08523185 and EISSN: 2657-1803, the journal ensures the quality and accessibility of its publications. Paradigma accepts articles in the form of original research, literature reviews, and critical essays that fall within interdisciplinary scope: philosophy, science, technology, socio-culture.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 273 Documents
Pengaruh Edukasi Terhadap Peningkatan Keterampilan Foot Care Untuk Pencegahan Kaki Diabetikum di Puskesmas Maccini Sawah Musvira Mustafa; Brajakson Siokal; Sudarman
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2553

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Salah satu komplikasi kronis yang sering terjadi adalah kaki diabetikum. Edukasi foot care merupakan intervensi non-farmakologis yang efektif untuk meningkatkan sirkulasi darah, menjaga fungsi saraf, serta mencegah luka kaki diabetikum. Penelitian ini Adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap peningkatan keterampilan foot care pada penderita DM di Puskesmas Maccini Sawah. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus terhadap pasien DM dengan riwayat penyakit lebih dari dua tahun. Intervensi berupa edukasi dan latihan foot care dilakukan selama dua hari berturut-turut, dua kali sehari, masing-masing 15 menit. Setelah intervensi edukasi dan latihan foot care, terjadi peningkatan keterampilan pasien dibandingkan sebelum intervensi (hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan). Kesimpulan: Edukasi foot care efektif dalam meningkatkan keterampilan, sikap pencegahan, dan kondisi klinis kaki pada pasien diabetes. Program edukasi ini dapat diintegrasikan ke dalam layanan promotif dan preventif di Puskesmas.
Penerapan Analisis Asosiasi Untuk Mengetahui Pola Pembicaraan Depresi Pada X Rifqi Adi Prasetya; Munawar; Habibullah Akbar; Popong Setiawati
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pembicaraan yang mencerminkan gejala depresi pada media sosial X dengan menerapkan metode association rule mining. Dengan meningkatnya penggunaan media sosial sebagai wadah ekspresi emosional, studi ini berupaya mengungkap hubungan antar kata yang sering muncul bersamaan dalam konteks depresi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Knowledge Discovery in Database (KDD) yang mencakup tahapan seleksi data, pre-processing, transformasi data, data mining, interpretasi hasil, dan validasi pakar. Data dikumpulkan melalui tools Tweet Harvest dengan kata kunci seperti “capek”, “sedih”, “stress”, “sengsara”, “lelah”, “gelisah” dan “putus asa”, menghasilkan 21.020 tweet, yang kemudian diproses dan dianalisis menggunakan algoritma Apriori dan FP-Growth. Hasilnya menunjukkan 12 aturan asosiasi yang menggambarkan ekspresi emosi negatif dengan intensitas tinggi, seperti asosiasi antara “hidup” dan “sengsara” serta “sedih” dan “banget”, yang mencerminkan fokus pada diri sendiri, kelelahan emosional, dan persepsi negatif terhadap hidup sebagai indikasi umum dari depresi. Validasi pakar mengonfirmasi bahwa pola-pola tersebut memiliki relevansi klinis. Apriori terbukti lebih efisien dari segi waktu dan penggunaan memori dibanding FP-Growth. Temuan ini menunjukkan bahwa pola bahasa di media sosial dapat menjadi indikator dini gejala depresi.
Analisis Larangan Riba dan Dinamika Pinjaman dalam Ekonomi Islam Kontemporer: Telaah Ayat-Hadis dan Implementasi Mikro di Indonesia Nihro Afandi; Eka Julia Indah; Nur Safitri; Nur Hidayah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2565

Abstract

Larangan riba dalam perspektif Al-Qur’an dan hadis serta implementasinya dalam praktik pinjaman mikro berbasis syariah di Indonesia. Riba dilarang secara tegas karena dianggap menyebabkan ketimpangan ekonomi serta bentuk eksploitasi terhadap masyarakat. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini berfokus pada analisis terhadap ayat-ayat yang terdapat dalam Al-Qur’an seperti QS. Al-Baqarah: 275–279 dan hadis-hadis Nabi SAW yang menjelaskan bentuk, jenis, serta dampak riba terhadap kehidupan sosial ekonomi. Hasil kajian menunjukkan bahwa larangan riba bukan hanya bersifat hukum agama, tetapi juga memiliki nilai moral dan ekonomi yang bertujuan menjaga keseimbangan dan keadilan dalam masyarakat. Di Indonesia, prinsip anti-riba diimplementasikan melalui lembaga keuangan mikro syariah seperti Baitul Maal wat Tamwil (BMT), LAZISNU, dan BAZNAS, yang menerapkan sistem bagi hasil serta pembiayaan produktif tanpa bunga. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya integrasi nilai-nilai syariah dengan kebutuhan ekonomi modern melalui inovasi, transparansi, dan pengawasan syariah yang ketat agar lembaga keuangan syariah tetap relevan dan kompetitif di era global. Kesimpulannya, sistem keuangan syariah yang bebas riba berpotensi menciptakan tatanan ekonomi yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik di SMPN 40 Surabaya Rachel Hamdan Al Kahfi; Atta Yusli Salsabil; M. Oky Ramadan; Nabila Azahrotun Jihan; Nadia Oktavia
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2575

Abstract

Pendidikan merupakan dasar penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas, dimana lingkungan keluarga menjadi faktor eksternal yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan belajar siswa. Bagi siswa SMP yang sedang mengalami masa remaja awal yang ditandai dengan perubahan emosi dan tuntutan belajar yang tinggi, ada kebutuhan akan dukungan keluarga yang kuat untuk membentuk disiplin dan pola belajar yang baik. Namun, kenyataannya tidak semua siswa mendapatkan lingkungan yang mendukung, seperti kurangnya perhatian dari orang tua, suasana rumah yang tidak kondusif, atau kondisi ekonomi yang tidak stabil. Situasi ini sesuai dengan teori hierarki kebutuhan Maslow, dimana kebutuhan dasar siswa belum terpenuhi, sehingga menyulitkan mereka untuk focus dan mencapai prestasi terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) memahami kondisi lingkungan keluarga SMPN 40 Surabaya yang meliputi cara orang tua mendidik, dukungan yang diberikan, komunikasi, serta kondisi ekonomi, (2) melihat hasil belajar siswa dari nilai akademik mereka, dan (3) menganalisis secara kuantitatif seberapa besar pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belaajr. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan akademik mengenai hubungan antara kedua variabel tersebut di jenjang SMP. Secara praktis, hasil penelitian ini bisa menjadi pedoman bagi guru, sekolah, dan orang tua, dalam merancang strategi pendampingan dan pembelajaran yang efektif.
Implementasi dan Pengelolaan Kurikulum Pendidikan di MI Salafiyah Bahaudin Sidoarjo Moch Fauzan Maulana Syahroni; Faiqotul Afifah; Nurnafiza Maulina Harimbi; Syaiful Bachri; Ima Widiyanah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan pengelolaan Kurikulum Merdeka di MI Salafiyah Bahauddin Sidoarjo, khususnya terkait perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, kendala, serta strategi peningkatan kompetensi guru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, waka kurikulum dan guru, serta dokumentasi analisis Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) dan perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum perencanaan dilakukan melalui penyusunan KOM setiap awal tahun dengan memperhatikan karakteristik madrasah salafiyah dan prinsip Kurikulum Merdeka. Implementasi sinkronisasi mengintegrasikan program keagamaan seperti BTQ, Tahfidz, dan PEGO dengan digitalisasi pembelajaran melalui TIK, laboratorium komputer, dan program koding. Evaluasi evaluasi dilakukan melalui pengawasan klinis dan penilaian sumatif, meskipun penerapannya belum optimal akibat keterbatasan SDM dan minimnya pendampingan Kementerian Agama. Berbagai kendala yang ditemukan, seperti rendahnya literasi digital siswa, kurangnya kesiapan guru lansia dalam menghadapi perubahan kriteria, serta keterbatasan fasilitas digital. Madrasah menanggapi kendala tersebut dengan pelatihan internal, partisipasi dalam kegiatan pengembangan profesi, serta penguatan budaya belajar mandiri guru. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan Islam serta memberikan rekomendasi strategi bagi penguatan implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat madrasah.
ANALISIS PENGARUH STRATEGI MANAJEMEN SEKOLAH TERHADAP KEAKTIFAN EKSTRAKURIKULER SISWA DI SMP NEGERI 1 SUKODONO MAULIDIYAH, CALISTA; YULIANTI, AMANDA; SALSABILA, DALIAH; FEBRIANI, YULISA; PUTRA, AKHMAD; WULANDARI, AYU
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dan pengaruh yang signifikan antara strategi manajemen sekolah terhadap tingkat partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 1 Sukodono. Fokus utama studi ini adalah mengevaluasi strategi pengelolaan yang diterapkan di sekolah dan mengukur sejauh mana keaktifan siswa terlibat dalam program-program di luar kurikulum wajib. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, data dikumpulkan dari 76 siswa aktif yang menjadi responden melalui kuesioner terstruktur. Teknik analisis regresi linier sederhana digunakan untuk menguji kuatnya hubungan antara variabel independen (Strategi Manajemen Sekolah) dan variabel dependen (Keaktifan Ekstrakurikuler Siswa). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan dari strategi manajemen sekolah terhadap keaktifan ekstrakurikuler siswa. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya strategi pengelolaan yang efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa, yang pada akhirnya menunjang pengembangan potensi dan karakter siswa secara menyeluruh. Keterlibatan aktif dari guru dan staf sekolah juga terbukti krusial dalam menciptakan iklim belajar yang suportif. Disimpulkan bahwa manajemen strategi pendidikan yang optimal oleh pihak sekolah sangat penting untuk mendorong keaktifan siswa dan mencapai keberhasilan proses pendidikan. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah terus meningkatkan mutu pengelolaan strategis, melakukan evaluasi berkala, dan menyediakan pelatihan bagi seluruh staf.
Analisis Fenomenologis Terhadap Pengalaman Wajib Pajak Badan PT Wahana Metal Cahaya Sukses Dalam Menggunakan Coretax Sebagai Sistem Pelaporan Perpajakan Vanny Rezky Pratiwi; Laila Khusnul Khotimah; Zulfa Nur Angraini; Asiyah Intan Nurfianti
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2594

Abstract

Pengalaman pengguna menunjukkan bahwa Coretax memberikan kemudahan melalui integrasi layanan PPh dan PPN dalam satu sistem, fitur pengingat tenggat waktu, serta otomatisasi pelaporan setelah pembayaran billing. Meskipun demikian, error teknis, kesulitan login, lambatnya server, dan maintenance mendadak masih sering terjadi dan berdampak langsung pada keterlambatan pelaporan. Bahkan, informan mengalami denda STP akibat gangguan sistem yang menghambat proses pelaporan. Wajib pajak melakukan langkah antisipatif seperti mempercepat penyusunan laporan pajak sebelum tanggal tenggat, login berulang, menghubungi KPP atau helpdesk DJP, serta melakukan pengecekan berkala terhadap fungsi sistem. Persepsi pengguna terhadap Coretax cenderung positif dalam hal kemudahan, transparansi, dan efisiensi pelaporan. Fitur-fitur Coretax dinilai mampu mendorong kepatuhan wajib pajak karena memberikan struktur pelaporan yang jelas dan terintegrasi. Pemahaman pengguna juga cukup baik berkat pelatihan dan materi sosialisasi dari DJP. Namun demikian, efektivitas Coretax belum sepenuhnya optimal karena error teknis yang berulang masih menjadi hambatan utama dan menimbulkan keraguan terhadap keandalan sistem. Secara keseluruhan, penerapan Coretax memberikan manfaat signifikan dalam digitalisasi pelaporan pajak, tetapi peningkatan stabilitas sistem dan penguatan infrastruktur teknologi masih diperlukan agar manfaat tersebut dapat dirasakan secara maksimal oleh wajib pajak.
Kedudukan Akta Notaris dalam Pengalihan Hak Hunian Perumahan yang Masih dalam Proses Pembangunan (Pre-Project Selling) Mahardika Dirgantara; Maman Sudirman; Benny Djaja
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2595

Abstract

Alih hak atas properti hunian yang masih dalam tahap pembangunan (pre-project selling) merupakan praktik yang umum terjadi karena tingginya permintaan terhadap kebutuhan tempat tinggal. Namun, praktik ini berpotensi menimbulkan permasalahan hukum terkait kepastian hak danperlindungan konsumen. Dalam hal ini, akta notaris memiliki peran penting sebagai dokumen resmi yang menjamin kepastian hukum bagi semuapihak, termasuk pengembang, pembeli pertama, maupun pembeli berikutnya. Melalui akta notaris, perjanjian pengalihan hak dapat diformalkan secara tertulis dengan memenuhi syarat formil dan materiil sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya yang berkaitan dengan Undang-Undang Jabatan Notaris dan Undang-Undang tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Akta tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat bukti atas pengalihan hak, tetapi juga sebagai sarana perlindungan hukum untuk mencegah terjadinya sengketa, penipuan, atau wanprestasi. Namun, belum adanya pengaturan khusus yang secara eksplisit mengatur mengenai alih hak pada tahap pre-project selling menjadikan peran notaris semakin krusial dalam menjamin transparansi dan keadilan dalam perjanjian tersebut. Dengan demikian, kedudukan akta notaris dalam alih hak atas hunian pada tahap pre-project selling berfungsi sebagai sarana untuk menciptakan kepastian hukum, perlindungan konsumen, serta keseimbangan kepentingan antara pengembang dan masyarakat, sehingga transaksi dapat dilakukan secara aman dan adil.
Perubahan Paradigma Pemasaran Tradisional vs Kontemporer pada Rumah Sakit: Studi Kasus X Afina Hafshah Azhar; Aditya Adella Pratama; Ketut Wisma Wikrama; Ni Putu Darsini; Sarry Handayani
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2596

Abstract

Pemasaran rumah sakit telah mengalami evolusi signifikan dari paradigma berorientasi produk menuju paradigma berorientasi pelanggan, dengan penekanan pada pengalaman pasien, interaksi digital, dan manajemen hubungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran paradigma dari pemasaran tradisional kepemasaran kontemporer dalam konteks manajemen rumah sakit, dengan studi kasus Rumah SakitX. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui kajian literatur dan analisis data sekunder, artikel ini meninjau kerangka teoritis transformasi pemasaran, termasuk pemasaran digital, pemasaran relasional, dan pelayanan berpusat pada pasien. Hasil menunjukkan bahwa transformasi digital, manajemen pengalaman pasien, dan pemasaran berbasis data menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing rumah sakit. RSX berhasil menerapkan strategi tersebut melalui platform digital, sistem CRM, dan experiential marketing, sehingga meningkatkan keterlibatan pasien serta reputasi merek. Kesimpulannya, penerapan pemasaran kontemporer merupakan kebutuhan strategis bagi institusi kesehatan untuk mencapai keberlanjutan, loyalitas, dan keunggulan di era digital.
Tinjauan Yuridis Kewenangan Dinas Kebudayaan Dan Pariwisataan Dalam Memberikan Persetujuan Izin Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Di Kawasan Puncak Kabupaten Bogor Daffa Amaanullah Supriyanto; Noval Febriansyah; Zahra Febriani Nugraha; Isep H. Insan; Angga Perdana
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2597

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya persoalan kewenangan dalam penyelenggaraan perizinan usaha pariwisata di era desentralisasi dan penerapan sistem Online Single Submission (OSS). Kawasan Puncak sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional di Kabupaten Bogor memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi daerah, namun di sisi lain menghadapi tantangan regulatif dan administratif yang cukup kompleks. Ketidaksinkronan antara kebijakan pusat dan daerah dalam proses perizinan usaha pariwisata menyebabkan munculnya berbagai permasalahan seperti tumpang tindih kewenangan, lambannya pelayanan publik, serta kurangnya pengawasan terhadap kegiatan usaha yang tidak memiliki izin. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana kewenangan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor dalam pelaksanaan perizinan usaha pariwisata di Kawasan Puncak, serta mengidentifikasi permasalahan dan upaya penyelesaian yang dilakukan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis-empiris, dengan memadukan analisis terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan, observasi langsung di lapangan, serta wawancara dengan pihak-pihak terkait, termasuk aparat pemerintah dan pelaku usaha pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara yuridis, kewenangan pemberian izin usaha pariwisata di Kabupaten Bogor merupakan bentuk pelimpahan kewenangan dari Bupati kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Bogor Nomor 4 Tahun 2007, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam praktiknya, dinas terkait tetap memegang peran penting dalam melakukan verifikasi teknis dan pembinaan usaha, meskipun sistem OSS menempatkan proses penerbitan izin pada tingkat pusat. Hambatan yang dihadapi meliputi tumpang tindih regulasi, lemahnya koordinasi antarinstansi, rendahnya pemahaman pelaku usaha terhadap mekanisme OSS, serta keterbatasan sumber daya aparatur dalam mengawasi kepatuhan pelaku usaha. Upaya penyelesaiannya dilakukan melalui peningkatan koordinasi lintas sektor, pelatihan aparatur, pembaruan regulasi agar adaptif terhadap sistem OSS berbasis risiko, serta sosialisasi dan edukasi kepada pelaku usaha pariwisata mengenai pentingnya legalitas usaha. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kewenangan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor dalam perizinan usaha pariwisata merupakan kewenangan strategis yang bertujuan menjaga keseimbangan antara pengembangan ekonomi daerah dan pelestarian lingkungan di kawasan wisata Puncak. Pemerintah daerah perlu memperkuat sinergi kelembagaan, memperjelas pembagian kewenangan dengan DPMPTSP, serta memperbaiki mekanisme pengawasan dan evaluasi pasca-izin. Dengan demikian, sistem perizinan usaha pariwisata dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan, serta mampu meningkatkan daya saing pariwisata Kabupaten Bogor sebagai destinasi unggulan yang berbasis pada prinsip pembangunan berkelanjutan.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 1 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 5 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 4 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 3 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 2 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 1 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 3 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 5 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 4 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 2 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 1 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 4 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 3 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, danSosial Budaya Vol. 28 No. 2 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 1 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 27 No. 2 (2021): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 27 No. 1 (2021): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 26 No. 2 (2020): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2019): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya More Issue