cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umkudus.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umkudus.ac.id
Editorial Address
https://ejr.umku.ac.id/index.php/JAI/pages/view/editorial-boards
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 26544822     EISSN : 26542544     DOI : doi.org/10.26751/jai
Jurnal Abdimas Indonesia aims to disseminate scholarly works and best practices related to the implementation of community engagement and empowerment activities based on science, technology, and local wisdom. The journal seeks to bridge academic knowledge with real-world community needs, supporting sustainable development and improving community welfare through participatory and innovative approaches. Scope of the Journal The journal publishes articles derived from community service and engagement activities conducted by academics, practitioners, and students. The scope includes, but is not limited to, the following areas: Community empowerment and capacity building Application of science, technology, and innovation for community development Health promotion and disease prevention in communities Education, literacy, and learning empowerment programs Economic empowerment, entrepreneurship, and MSME development Environmental conservation and sustainable development Social innovation and community-based solutions Appropriate technology and digital transformation for communities Disaster preparedness, mitigation, and community resilience Public policy implementation and community participation Cultural preservation and local wisdom-based community programs Evaluation and impact assessment of community service programs
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA" : 8 Documents clear
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL MELALUI EDUKASI MASYARAKAT Dhina Cahya Rohim; Avira Budianita; Ade Ima Afifa Himayati; Fathimah Isnina; Milad Naufal Akbar; Findasari Findasari; Manggalastawa Manggalastawa
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 1 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i1.2473

Abstract

Kehidupan di era yang semakin maju ini telah mengahdirkan berbagai macam teknologi canggih yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Teknologi tersebut menjadi perantara untuk mendapatkan informasi terkini yang dibutuhkan oleh masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat berusaha untuk meningkatkan kemampuan menggunakan teknologi digital untuk memudahkan dalam beraktifitas dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, secanggih apapun teknologi saat ini harus seimbang dengan pola pikir mayarakat dalam menyerap dan memahami informasi yang sedang beredar. Oleh karena itu masyarakat harus mampu meningkatkan literasi digital demi tercipta suasana yang selalu kondusif. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini mencoba untuk memberikan edukasi kepada masyarakat di desa Kalirejo Kecamatan Undaan untuk mampu meningkatkan literasi digital agar lebih bijak lagi dalam menggunakan teknologi digital, mampu menyerap dan memaknai dengan baik informasi yang ada agar dapat meminimalisir tindakan kejahatan dan kriminalitas melalui teknologi digital.
UPAYA PENCEGAHAN DEPRESI PASCA MELAHIRKAN DENGAN EDINBURGH POST-NATAL DEPRESSION SCALE Dyah Ayu Utari; Salis Nur Hidayah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 1 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i1.2367

Abstract

Ibu pasca melahirkan yang gagal menempatkan diri beserta tugas yang baru akan berdampak pada kesehatan mental ibu yang dinamakan depresi pasca melahirkan. Upaya pencegahan depresi pasca melahirkan dapat dilakukan dengan mendeteksi secara dini adanya gangguan depresi. Tujuan pengabdian masyarakat diharapkan tercapai perubahan perilakuindividu untuk lebih perduli akan kesehatan mental dirinya. Metode yang digunakan menggunakan skrining Edinburgh Postpartum Depression Scale (EPDS) dan penyuluhan kesehatan, diperoleh 7 ibu pasca melahirkan dengan kriteria inklusi ibu pasca melahirkan 2 sampai 6 minggu pada bulan September 2023 di salah satu Posyandu wilayah Kudus. Diperolehhasil bahwa 2 ibu pasca melahirkan (28,60%) tidak mengalami depresi, 5 ibu pasca melahirkan (17,40%) menunjukkandepresi dapat terjadi. Kesimpulan Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat agar lebih perhatian terhadap kondisinya. Hal ini menunjukan masih pentingnya deteksi dini dilakukan terlebihlagi jika diberikan dari masa kehamilan akhir. Rekomendasi pengabdian masyarakat ini guna untuk menghindari risiko terjadinya gangguan psikologis pasca melahirkan.
PEMANFAATAN PEPAYA MENTAH MENJADI STIK PEPAYA SEBAGAI ALTERNATIF USAHA BAGI MASYARAKAT Tuti Nadhifah; Devy Aufia Abshor; Cikita Berlian Hakim; dian rosita; Jeki Purnomo; Nelly Rhosyida
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 1 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i1.2443

Abstract

Pepaya merupakan salah satu tanaman yang banyak dijumpai di Desa Banget, namun masyarakat setempat kurang memanfaatkan buah pepaya. Sleian itu pepaya memiliki nilai jual yang rendah dan permintaan konsumen masih sendikit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang memiliki tujuan memberikan solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat khususnya ibu rumah tangga dalam menghasilkan olahan produk kreatif. Dengan menggali potensi sumber daya alam yang ada dapat bermanfaat dalam meningkatkan usaha sampingan selain bertani maupun pekerjaan lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan oktober 2023 dan diikuti oleh 40 peserta dari ibu-ibu PKK dan masyarakat desa Banget. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tiga tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahan evaluasi. Hasil evaluasi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penguasaan peserta sebanyak  40 orang atau 80% berada dikategori minimal baik, yang artinya peserta yang mengikuti sosialisasi telah menguasai materi yang di sampaikan TIM PKM. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dilaksanakan di sesa Banget dapat dinyatakan berhasil, karena terjadi peningkatan pengetahuan terhadap peserta kegiatan. Saran bagi masyarakat di Desa banget diharapkan dapat diterapkan dengan mengolah pepaya mentah menjadi aneka makanan yang lain sehingga pepaya dapat bernilai jual tinggi dan dapat menambah keankaragaman makanan untuk bisa dijadikan peluang usaha bagi masyarakat.
PEMANFAATAN URBAN FARMING TOGA DAN PENGELOLAAN MENJADI PRODUK UNGGULAN DESA Muhammad Nurul Fadel; Intan Adevia Rosnarita; Bintari Tri Sukoharjanti; Riana Putri Rahmawati; Muhamad Khudzaifi; Emma Jayanti Besan; Hasriyani Hasriyani; Galih Kurniawan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 1 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i1.2420

Abstract

Urban farming merupakan dapat menjadi salah satu solusi atas permasalahan semakin langkanya lahan pertanian di kota-kota besar. Penggunaan obat tradisional untuk pengobatan di masyarakat terus meningkat dengan tujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Salah satu inisiatif penggunaan obat tradisional adalah TOGA (tanaman obat keluarga) dengan memanfaatkan lahan yang ada sebagai urban farming. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat dan kegunaan TOGA dalam kehidupan sehari-hari serta pemanfaatan urban farming. Metode pengabdian masyarakat dilakukan melalui edukasi dan diskusi tentang cara meningkatkan pengalaman dan pengetahuan masyarakat dalam penerapan urban farming TOGA, baik dalam penanaman maupun pemanfaatannya serta diskusi mengenai pentingnya pemanfaatan bahan alam dan TOGA sebagai alternatif pilihan pengobatan untuk minor ilness. Hasil pengabdian ini dapat meningkatkan produktivitas dan keberdayaan warga terhadap pemanfaatan urban farming terutama tanaman obat keluarga (TOGA) dan juga meningkatkan empati serta kepedulian apoteker dan tenaga kefarmasian dalam memberikan edukasi dan swamedikasi tanaman obat.
PEMBUKUAN DAN OPTIMALISASI WHATSAPP BUSINESS DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN HOME INDUSTRI Heni Risnawati; Nur Hayati; Hafni Aulida
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 1 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i1.2428

Abstract

There is various information that can be distributed, such as educational material to increase knowledge about bookkeeping and optimizing WhatsApp to increase sales for home industry businesses. In home industry businesses, it is very important to optimize the WhatsApp Business application as a promotional tool to increase sales. Apart from that, bookkeeping or recording financial reports is also very important. Systematic bookkeeping is useful in providing reliable cash information regarding a business's financial position at a certain time. The aim of this activity is to provide additional knowledge to the community, especially those in Klaling Village, Kudus Regency, about simple bookkeeping methods and optimizing WhatsApp Business. The method used in this activity is lecture and participatory discussion. The results obtained by the participants were that participants were able to make simple bookkeeping and were able to optimize the use of WhatsApp Business to increase sales in home industry businesses.Keywords: Bookkeeping, Optimization, WhatsApp Business, Home Industry 
Upaya Peningkatan Pengetahuan Tentang Penyakit Kelainan Genetik Pada Remaja Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Dewi Hartinah; Iswatun Qasanah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 1 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i1.2476

Abstract

Penyakit kelainan genetika yaitu penyakit kelainan pada gen seseorang, dimana penyakit ini pada umumnya diturunkan kepada keturunannya dan mempunyai sifat tidak menular. Penyebabnya yaitu bakteri, virus, radiasi, zat kimia, asaprokok, makanan awetan serta minuman beralkohol yang berpotensial menyebabkan mutasi gen. Sekarang ini makin banyak bermunculan berbagai penyakit genetika yang di akibatkan agen-agen penyebab mutasi gen. Pengetahuan pada masyarakat khususnya remaja terkait penyakit kelainan genetika masihsangat kurang, kebiasaan gaya hidup yang tidak teratur, kebiasaan merokok, lingkungan yang kotor, makan makanan yang tidak bergizi dan minum minuman beralkohol sering terpapar zat beracun di lingkungan sekitar karena polusi. Pendidikan kesehatan sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di SMA N 1 Mejobo Kudus dengan sasaran siswa kelas IX sejumlah 36 siswa. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan pengetahuan tentang penyakit kelainan genetika pada remaja. Metode kegiatan dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Siswa terlibat aktif dan antusias dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.Kata Kunci: Penyakit kelainan genetik, Remaja AbstractThe Genetic disorders are disorders in a person’s gene, where these diseases are generally passed on to their offspring and are not contagious. The causes are bacteria, viruses, radiation, chemicals, cigarette smoke, alcoholic drinks and preserved foods which have the potential to cause gene mutations. Currently, more and more genetic diseases are emerging due to the large number of agents that cause gene mutations. The public, especially teenagers, have very little insight into genetic disosders, they have irregular lifestyles, have a dirty environment, eat non-nutritious food,  have the habit of smoking and drinking alcoholic beverages and are often exposed to toxic substances around them due to pollution. Health education as a from of the community service is carried out at SMAN 1 Mejobo Kudus targeting focuses on increasing kwowledge about genetic disorders in adolescents. The activity methode is lecture, discussion and question and answer. Students are actively involved and enthusiastic in carrying out community service activities.Keywords: Genetic disorders, Adolescent.
BEBAS DARI GHIBAH: KUNCI KEBAHAGIAAN DI BALIK JERUJI Supardi Supardi; Rizka Himawan; Toni Ardi Rafsanjani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 1 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i1.2541

Abstract

Ghibah merupakan masalah sosial yang dapat merusak hubungan antarmanusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas program pengabdian masyarakat dalam mengurangi perilaku ghibah di kalangan narapidana Rutan Kudus. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, diskusi kelompok, dan kegiatan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang dampak negatif ghibah dan memotivasi mereka untuk berubah. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu dan perbedaan tingkat pendidikan peserta. Disarankan untuk memperpanjang durasi program, memperkaya materi, dan membentuk kelompok diskusi untuk mendukung perubahan perilaku jangka panjang.
EDUKASI PENGELOLAAN HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS PADA LANSIA DI DESA BAE, KUDUS Ika Tristanti; Arina Novitasari; Galih Kurniawan; Muhammad Adhitya Wardhana
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 1 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i1.2170

Abstract

AbstrakHipertensi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Hipertensi merupakan suatu penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah diatas normal dan penyebab kematian nomor satu di dunia dari tujuh juta penduduk setiap tahun. Kematian akibat penyakit hipertensi memang sering terjadi secara tiba- tiba dan sebagian masyarakat menyebutnya sebagai The Silent Killer. Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit kronis dan berlangsung jangka panjang dengan ditandai oleh meningkatnya kadar gula darah (glukosa) hingga diatas nilai normal. Diabetes mellitus bisa menyerang siapa saja, termasuk yang masih berada di usia muda.Diabetes mellitus terbagi menjadi 2 tipe, tipe 1 dan tipe 2. Tujuan edukasi adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya yang lansia tentang pengelolaan Hipertensi dan Diabetes Mellitus. Peserta yang hadir adalah 40 lansia perempuan. Tempat pelaksanaan di rumah warga menggunakan media LCD. Hasil dari kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi dan Diabetes Mellitus. Saran untuk kedepannya perlu adanya promosi kesehatan yang lebih rutin yang di jadwalkan melibatkan puskesmas dan tenaga kesehatan.Kata kunci : Edukasi, Pengelolaan, Hipertensi dan Diabetes Melitus

Page 1 of 1 | Total Record : 8