cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umkudus.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umkudus.ac.id
Editorial Address
https://ejr.umku.ac.id/index.php/JAI/pages/view/editorial-boards
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 26544822     EISSN : 26542544     DOI : doi.org/10.26751/jai
Jurnal Abdimas Indonesia aims to disseminate scholarly works and best practices related to the implementation of community engagement and empowerment activities based on science, technology, and local wisdom. The journal seeks to bridge academic knowledge with real-world community needs, supporting sustainable development and improving community welfare through participatory and innovative approaches. Scope of the Journal The journal publishes articles derived from community service and engagement activities conducted by academics, practitioners, and students. The scope includes, but is not limited to, the following areas: Community empowerment and capacity building Application of science, technology, and innovation for community development Health promotion and disease prevention in communities Education, literacy, and learning empowerment programs Economic empowerment, entrepreneurship, and MSME development Environmental conservation and sustainable development Social innovation and community-based solutions Appropriate technology and digital transformation for communities Disaster preparedness, mitigation, and community resilience Public policy implementation and community participation Cultural preservation and local wisdom-based community programs Evaluation and impact assessment of community service programs
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 132 Documents
EDUKASI PENGELOLAAN HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS PADA LANSIA DI DESA BAE, KUDUS Ika Tristanti; Arina Novitasari; Galih Kurniawan; Muhammad Adhitya Wardhana
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 1 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i1.2170

Abstract

AbstrakHipertensi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Hipertensi merupakan suatu penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah diatas normal dan penyebab kematian nomor satu di dunia dari tujuh juta penduduk setiap tahun. Kematian akibat penyakit hipertensi memang sering terjadi secara tiba- tiba dan sebagian masyarakat menyebutnya sebagai The Silent Killer. Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit kronis dan berlangsung jangka panjang dengan ditandai oleh meningkatnya kadar gula darah (glukosa) hingga diatas nilai normal. Diabetes mellitus bisa menyerang siapa saja, termasuk yang masih berada di usia muda.Diabetes mellitus terbagi menjadi 2 tipe, tipe 1 dan tipe 2. Tujuan edukasi adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya yang lansia tentang pengelolaan Hipertensi dan Diabetes Mellitus. Peserta yang hadir adalah 40 lansia perempuan. Tempat pelaksanaan di rumah warga menggunakan media LCD. Hasil dari kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi dan Diabetes Mellitus. Saran untuk kedepannya perlu adanya promosi kesehatan yang lebih rutin yang di jadwalkan melibatkan puskesmas dan tenaga kesehatan.Kata kunci : Edukasi, Pengelolaan, Hipertensi dan Diabetes Melitus
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BLACK GARLIC PADA IBU PKK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT HIPERTENSI heny siswanti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1448

Abstract

Abstrak Hipertensi adalah istilah medis dari penyakit tekanan darah tinggi. Kondisi ini dapat mengakibatkan berbagai komplikasi kesehatan yang membahayakan nyawa sekaligus meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, bahkan kematian. Black Garlic telah dievaluasi penggunaannya dapat digunakan untuk pengobatan penyakit tekanan darah tinggi. Data dari Puskesmas Mayong 1 pada tahun 2020 jumlah penderita Hipertensim desa Pelang kecamatan Mayong kabupaten Jepara berjumlah 157. Sehingga perlu edukasi konsumsi Black Garlic mengingat khasiatnya yang besar dalam mencegah dan mengobati hipertensi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi pembuatan Black Garlic secara mandiri untuk kemudian dikonsumsi untuk pencegahan hipertensi. Uji laboratorium menunjukkan hasil Black Garlic memiliki prosentase antioksidan dan phenol yang lebih tinggi daripada bawang putih.Praktek langsung pembuatan Black Garlic oleh ibu PKK desa Pelang didapatkan hasil proses pembuatan selama kurun waktu 14 hari berupa olahan bawang putih yang telah terfermentasi menjadi bawang hitam (Black Garlic). Rasa Black Garlic yang manis dan asam dengan tekstur yang kenyal seperti Jenang atau dodol yang bisa dikonsumsi sehari-hari untuk memperlancar peredaran darah sehingga dapat mencegah penyakit hipertensi. Kata Kunci: Black Garlic, Hipertensi, Ibu PKK Pelang Abstract Hypertension is the medical term for high blood pressure. This condition can lead to various health complications that are life-threatening while increasing the risk of heart disease, stroke, and even death. Black Garlic has been evaluated its use can be used for the treatment of high blood pressure. Data from the Mayong 1 Health Center in 2020 the number of hypertension sufferers in Pelang village, Mayong district, Jepara district, amounted to 157. So it is necessary to educate on the consumption of Black Garlic considering its great efficacy in preventing and treating hypertension. The purpose of this community service is to provide education on making Black Garlic independently and then consumed for the prevention of hypertension. Laboratory tests showed that Black Garlic had a higher percentage of antioxidants and phenols than garlic. The direct practice of making Black Garlic by PKK Pelang village resulted in the production process for a period of 14 days in the form of processed garlic that has been fermented into black garlic (Black Garlic). ). The sweet and sour taste of Black Garlic with a chewy texture like Jenang or lunkhead that can be consumed daily to improve blood circulation so as to prevent hypertension. Kata Kunci : Black Garlic, Hypertension, Mother of PKK Pelang
EDUKASI KESEHATAN TERSTRUKTUR DEMAM BERDARAH DENGUE DAN PEMBUATAN PERANGKAP TELUR NYAMUK (OVITRAP) PADA ANAK USIA SEKOLAH Ririn Navita Sari; Intan Idiasari; Wiwik Dewi Mulyani; Nerlita Yogi Rizki Rulloh; Muhammad Niko Bagus Saputro; Sheva Jusuf Az Zahra; Sofiana Nur Mardhiyah; Nisa Herlina Puspitasari; Nanda Arum Widya Warapsari; Sukarmin Sukarmin; Muhamad Jauhar
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2727

Abstract

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia semakin meningkat, terutama dengan munculnya penyakit yang ditularkan oleh nyamuk seperti chikungunya dan virus Zika. Hal ini disebabkan oleh perilaku masyarakat yang mengabaikan kesehatan lingkungan. Jika tidak ditangani maka berdampak pada kondisi syok bahkan meimbulkan kematian. Perlu adanya pembentukan jumantik dan edukasi pembuatan ovitrap. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan   pengetahuan tentang DBD dam keterampilan pembuatan ovitrap pada siswa. Hasil kegiatan menunjukkan pemahaman yang baik tentang penyakit demam berdarah dengue dan keterampilan yang baik dalam pembuatan ovitrap pada siswa. Pemahaman dan keterampilan siswa termasuk dalam kategori baik setelah kegiatan. Kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk pembentukan juru pemantau jentik dan sosialisasi pembuatan ovitrap pada masyarakat yang lebih luas
MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA TEMULUS DENGAN PELATIHAN PEMBUATAN ECOPRINT Jeki Purnomo; Fifi Endah Irawati; Ade Ima Afifa Himayati; Widya Cholid Wahyudin; Edi Wibowo Suwandi; Maryatin Maryatin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2276

Abstract

AbstrakTrend gaya hidup yang ramah lingkungan sekarang semakin disukai oleh masyarakat. Salah satunya adalah dengan optimalisasi pemanfaatan potensi lingkungan sekitar dengan menciptakan produk kreatif ramah lingkungan seperti Ecoprint. Secara umum perekonomian desa Temulus relative baik, walaupun masih memiliki beberapa kendala seperti salah satunya pengganguran. Pelatihan produk kreatif dapat menjadi salah satu solusi untuk melatih kreatifitas penduduk desa Temulus khususnya bagi para ibu rumah tangga yang dapat dijadikan sumber pendapatan atau sebagai usaha untuk mendukung suami dalam mencari nafkah. Kegiatan pelatihan ini terlaksana sesuai dengan jadwal dan tahapan-tahapan yang telah tersusun. Kegiatan ini juga mendapatkan antusias yang luar biasa dari peserta. Hasil lain adalah kegiatan ini terbukti menambah wawasan, kreativitas dan pengetahuan para peserta. Harapan kedepan adalah dapat memasukkan program pendampingan bagi para ibu PKK desa Temulus karena dari pelatihan ini diketahui dari kegiatan tanya jawab, para ibu PKK desa Temulus masih kurang memahami cara pemasaran produk kedepannya.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SD DENGAN PEMBELAJARAN BERBASISI PERMAINAN TRADISONAL (ENGKLEK) Ade Ima Afifa Himayati; Yoga Awalludin Nugraha; Muhammad Aris Prasetyo; Ika Tristanti; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1692

Abstract

Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang saling mempengaruhi. Belajar adalah perubahan tingkah laku secara relatif permanen dan secara potensial terjadi sebagai hasil dari praktik atau penguatan yang dilandasi tujuan untuk mencapai tujuan tertentu. Kurangnya motivasi belajar siswa dapat terjadi akibat beberapa hal, salah satunya kurangnya inovasi dari guru dalam pelaksanan pembelajaran. Rendahnya motivasi belajar siswa ini terjadi juga di SD Negeri 1 Loram Kulon. Berdasarkan permasalahan tersebut, pelaksanaan pengabdian masayrakat di SD Negeri 1 Loram Kulon ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan motivasi belajar siswa dengan pembelajaran berbasisi permainan tradisional (engklek); dan (2) sedangkan untuk guru diharapkan dapat menerapkan Pernainan Tradisonal (Engklek) Sebagai Media Pembelajaran. Maka dari pelaksanaan pengabdian masyrakat ini dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman baru kepada guru maupun siswa.
APAPUN MASALAH KESEHATAN ANDA, SOLUSI KB NYA ADA DISINI, PART 1. nor asiyah; Fania Nurul Khoirun Nisa
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 1, No 2 (2019): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v1i2.1261

Abstract

Abstrak Indonesia menghadapi masalah yang besar yaitu pertumbuhan penduduk yang cepat. Sebagai upaya meningkatkan derajat kehidupan bangsa, maka Indonesia membangun ekonomi dan keluarga berencana secara bersamaan karena keduanya seperti dua sisi mata uang, hal itu dilakukan agar hasil pembangunan dapat bermakna. Menurut Malthus, pertumbuhan sumber daya alam seperti deret hitung, sedangkan pertumbuhan manusia mengikuti deret ukur, sehingga suatu saat sumber daya alam tidak akan mampu mencukupi kebutuhan manusia. Saat ini hal itu sudah mulai menjadi kenyataan, sehingga setiap keluarga harus memperhatikan dan merencanakan jumlah keluarga sesuai yang diinginkan. Indonesia berhasil menurunkan angka kelahirannya secara bermakna. Masyarakat dapat menerima hampir semua metode medis tehnik keluarga berencana yang dicanangkan oleh pemerintah. Metode keluarga berencana meliputi kontrasepsi pil kombinasi dan suntik 1 bulan, Mini pil progesterone, suntik 3 bulan DMPA dan suntik 2 bulan NET-EN, Implan, Alat kontrasepsi dalam Rahim (IUD), Kondom dan KB Permanen. Adapun masalah kesehatan yang dibahas di part 1 meliputi: Usia, Paritas, Nifas dan Menyusui. Sedangkan penyakit lain yang akan dibahas dipertemuan berikutnya ada Infeksi, kangker, Epitel serviks Neoplasma, Perdarahan Vagina, Penyakit radang panggul, Infeksi menular seksual, HIV/AIDS, Merokok, Hipertensi, Trombofeblitis Vena/Varises, Penyakit Jantung, Sakit Kepala, Diabetes Milletus (Kencing Manis) Penyakit Liver, Interaksi Obat dan Obesitas serta Fibroid Uteri. Kata Kunci : Masalah Kesehatan, Solusi KBnya. Abstrac Indonesia faces a big problem, namely rapid population growth. To improve the standard of living of the nation, Indonesia is building an economy and family planning simultaneously because they are like two sides of a coin so that the results of development can be meaningful. According to Malthus, the growth of natural resources is like an arithmetic progression, while human growth follows a geometric progression so that one-day natural resources will not be able to meet human needs. Now, this has started to become a reality, so every family must pay attention and plan the number of families as desired. Indonesia has succeeded in reducing its birth rate significantly. The public can accept almost all medical methods of family planning techniques announced by the government. Family planning methods include the combined pill and 1-month injection, Mini progesterone pill, DMPA 3-month injection and 2-month NET-EN injection, implants, intrauterine device (IUD), condoms, and permanent family planning. The health problems discussed in part 1 include Age, Parity, Postpartum, and Breastfeeding. While other diseases that will be discussed at the next meeting are infection, cancer, cervical epithelial neoplasm, vaginal bleeding, pelvic inflammatory disease, sexually transmitted infections, HIV/AIDS, smoking, hypertension, venous thrombophlebitis/varicose veins, heart disease, headaches, diabetes mellitus (Diabetes) Liver Disease, Drug Interactions and Obesity, and Uterine Fibroids. Keywords: Health Problem, Contraceptive Solution.
MENGAJARKAN PERAN DIGITALISASI DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA BANGET KALIWUNGU KUDUS Herri Wijaya; Tuti' Nadhifah; Muhammad Nur Salim; Supardi Supardi; Hanin Fitria; Devy Aufia Abshor; Dewi Nur Wakhidah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2150

Abstract

AbstrakDigitalisasi memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Melalui penerapan teknologi digital, masyarakat dapat membuka peluang usaha baru, meningkatkan aksesibilitas terhadap pasar global, dan meningkatkan efisiensi operasional. Namun, penerapan digitalisasi di Desa Banget masih menghadapi beberapa tantangan, seperti infrastruktur digital yang terbatas, kurangnya pengetahuan dan keterampilan digital, keterbatasan modal dan akses pembiayaan, serta tantangan keamanan digital. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan upaya dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Beberapa solusi yang dapat diusulkan antara lain: a. Meningkatkan akses internet dan infrastruktur digital di Desa Banget. b. Menyediakan pelatihan dan pendidikan digital kepada masyarakat. c. Memberikan akses modal dan pembiayaan bagi masyarakat dan UMKM. d. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat dan risiko digitalisasi. e. Dengan kerja sama yang kuat dari berbagai pihak, penerapan digitalisasi di Desa Banget dapat menjadi katalisator untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.Kata kunci: Digitalisasi, Desa Banget, Perekonomian Masyarakat, Tantangan, Solusi.AbstractDigitalization plays a crucial role in improving the economy of the community in Banget Village, Kaliwungu District, Kudus Regency. Through the implementation of digital technology, communities can explore new business opportunities, enhance accessibility to global markets, and improve operational efficiency. However, the implementation of digitalization in Banget Village still faces several challenges, such as limited digital infrastructure, lack of digital knowledge and skills, financial constraints, and digital security challenges. Overcoming these challenges requires efforts from various parties, including the government, private sector, and the community. Some proposed solutions include: a. Improving internet access and digital infrastructure in Banget Village. b. Providing training and digital education to the community. c. Offering financial access and support for the community and SMEs. d. Increasing community awareness of the benefits and risks of digitalization. e. With strong collaboration from various parties, the implementation of digitalization in Banget Village can act as a catalyst for sustainable economic growth.Keywords: Digitalization, Banget Village, Community Economy, Challenges, Solutions.
CEGAH SENDIRI STUNTING SISWA PAUD JUNIOR SKB UNGARAN Purbowati Purbowati; Dyah Kartika Wening
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1415

Abstract

Anak usia dini atau prasekolah berusia 3-6 tahun. Usia ini merupakan periode emas anak dalam pertumbuhan dan perkembangan sehingga perlu dilakukan penilaian status gizi secara rutin guna memantau pertumbuhannya. Masalah gizi kronis pada balita yang dapat terjadi yaitu stunting. Stunting adalah gangguan pertumbuhan linier yang disebabkan karena ketidakcukupan asupan zat gizi kronis atau penyakit infeksi kronis maupun berulang. Pada masa pandemi covid-19 kegiatan belajar dilakukan secara daring dari rumah, begitu pun pemantauan status gizi rutin di sekolah tidak dapat dilaksanakan. Peran orang tua sangat diharapkan dapat melakukan pemantauan tinggi badan anak secara mandiri. Sehingga perlu dilakukan kegiatan edukasi dan pelatihan pemantauan tinggi badan pada orang tua agar dapat diterapkan di rumah secara mandiri. Sasaran kegiatan ini yaitu orang tua siswa PAUD Junior SKB Ungaran. Kegiatan dilaksanakan pada bulan April 2021 bertempat di Aula SKB Ungaran Kabupaten Semarang. Program yang ditawarkan antara lain edukasi stunting, pelatihan pengukuran tinggi badan beserta ploting status gizi, dan pembagian stiker pengukur tinggi badan dan grafik pertumbuhan. Hasil evaluasi kegiatan yaitu terdapat peningkatan pengetahuan orang tua tentang deteksi stunting dari sebelum dan sesudah edukasi, orang tua antusias dan aktif mengikuti pemaparan materi dan pelatihan pemantauan tinggi badan anak, orang tua dapat mempraktikan pemantauan tinggi badan anak di rumah masing-masing.
MENINGKATKAN EFIKASI DIRI MENGHADAPI BENCANA MELALUI MINDFULNESS SPIRITUAL ISLAM PADA MASYARAKAT DI DAERAH RAWAN BANJIR Fariza Yulia Kartika Sari; Septiani Septiani; Ashri Maulida Rahmawati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2922

Abstract

Kesehatan mental masyarakat yang terdampak banjir perlu mendapatkan perhatian yang lebih. Beberapa warga desa Dorang yang  merupakan salah satu desa dari Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara yang rawan banjir, mengeluhkan merasa cemas setiap kali memasuki musim penghujan karena bencana banjir yang terus berulang dari tahun ke tahun. Salah satu upaya untuk mengatasi dampak psikologis pada korban bencana adalah pemberian terapi mindfulness spiritual yang bisa membantu meningkatkan efikasi diri sehingga individu memiliki keyakinan lebih akan kemampuannya untuk dapat mengatasi dan menghadapi situasi bencana. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan efikasi diri dalam emnghadapi bencana pada masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat telah terlaksana pada di PCNA Dorang berjalan lancar dengan total 18 peserta. Kegiatan dilaksanakan melalui 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan Evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi setelah diberikan terapi mindfulness dapat ditemukan adanya peningkatan efikasi diri dalam menghadapi bencana pada peserta sebesar 2,61, namun peningkatan ini dinilai belum signifikan terapi mindfulness dapat diberikan selama 4 sesi dalam kurun waktu 2 minggu untuk mendapatkan hasil peningkatan efikasi diri yang signifikan. Oleh karena itu, dilihat dari besarnya manfaat yang diberikan, kader siaga bencana perlu menindaklanjuti pemberian mindfulness spiritual islam agar dapat menghasilkan peningkatan efikasi diri yang signifikan
EDUKASI CUCI TANGAN ENAM LANGKAH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN 2 SETROKALANGAN Muhammad Naufal Ar Rosyad; Diana Aprilia; Ima Nur Faizah; Indah Ayu Sundari; Yayuk Mundriyastutik; Nunung Agus Firmansyah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2707

Abstract

Mencuci tangan dengan sabun merupakan salah satu langkah sederhana dan efektif dalam mencegah penyebaran penyakit menular seperti diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus. Namun, tingkat kesadaran dan kepatuhan anak usia sekolah dalam menerapkan kebiasaan mencuci tangan yang benar masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hidup bersih dan sehat serta keterampilan mencuci tangan anak-anak sekolah dasar melalui media edukatif berupa poster dan video edukasi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, media edukatif berupa poster dan video. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam pemahaman anak-anak mengenai manfaat dan prosedur mencuci tangan yang benar yaitu  sebelum intervensi, sekitar 55% anak belum memahami pentingnya mencuci tangan dan cara yang benar, namun setelah edukasi, terjadi peningkatan kesadaran dan keterampilan sebesar 80% dalam menerapkan enam langkah mencuci tangan sesuai standar kesehatan. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis visual dan praktik langsung lebih efektif dalam menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang berkelanjutan dengan metode yang menarik dan interaktif guna memastikan kebiasaan mencuci tangan dapat dipertahankan dalam jangka panjang dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. AbstractHandwashing with soap is one of the simple and effective steps in preventing the spread of infectious diseases such as diarrhea, acute respiratory infections (ARI), and diseases caused by bacteria and viruses. However, the level of awareness and compliance of school-age children in implementing proper hand washing habits is still low. This community service activity aims to improve the understanding and skills of washing hands of elementary school children through educational media in the form of posters and educational videos. The methods used include interactive lectures, demonstrations, focus group discussions, and hands-on practice. The results showed a significant increase in children's understanding of the benefits and proper handwashing procedures. Before the intervention, most children did not understand the importance of handwashing and the correct method, but after the education, there was an increase in their awareness and skills in applying the six steps of handwashing according to health standards. The success of this activity shows that a visual and hands-on educational approach is more effective in instilling clean and healthy living habits. Therefore, continued educational efforts with engaging and interactive methods are needed to ensure that handwashing habits can be maintained in the long term and contribute to improving the quality of public health.