cover
Contact Name
M.Ahkam Alwi
Contact Email
m.ahkam.a@unm.ac.id
Phone
+628979544520
Journal Mail Official
m.ahkam.a@unm.ac.id
Editorial Address
Fakutas Psikologi UNM Jl. AP. Pettarani
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29859557     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat is an open journal system that uses a peer-reviewed system in the journals published by the Faculty of Psychology, Makassar State University. Jurnal Psikologi Kebajikan is an Open-Access journal and published four times a year every January, May, August and November. Articles/Journals published with aims and scope around: (1) Educational and Developmental Psychology; (2) Social Psychology; (3) Industrial and Organizational Psychology; and (5) Clinical Psychology
Articles 104 Documents
MENINGKATKAN QUALITY OF LIFE WARGA BINAAN LAPAS KELAS II A PAREPARE Nurul Fajria Ramadhani Yulia Saputri; Ahmad Razak; Muzdalifa Muzdalifa; Riana Riana
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2024): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i3.57566

Abstract

Lembaga pemsyarakatan merupakan sebuah tempat untuk membina dan mendidik narapidana agar menjadi warga negara yang baik kemudian dikembalikan dan diterima oleh Masyarakat. Lembaga pemasyarakatan memiliki beberapa jenis diantaranya Lembaga pemasyarakatan umum, Lembaga pemasyarakatan anak dan Lembaga pemasyarakatan wanita. Lembaga pemasyarakatan kelas IIA Parepare adalah Lembaga yang melayani narapidana berada di daerah pare-pare dengan berbagai kegiatan dan keterampilan untuk bekal setelah menyelesaikan masa tahannya. Kualitas hidup memiliki konsep luas yang mencakup banyak komponen mulai dari Kesehatan fisik, psikologi, ekonomi dan budaya. Psikoedukasi dilakukan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait Quality of life warga binaan Perempuan Lembaga pemasyarakatan kelas II A Pare-pare. Kegiatan ini dilakukan dengan metode psikoedukasi dimulai dari persiapan alat, bahan dan ruangan, pemaparan materi dan penutupan. Adapun hasil yang didapatkan dari kegiatan psikoedukasi ini adalah warga binaan yang awalnya belum mengetahui terkait Quality of life setelah mendapatkan materi, warga binaan menjadi paham dilihat dari pretest dan postest yang berisikan beberapa pertanyaan.
Psikoedukasi Pendidikan Seksual dengan Mengajarkan Batasan Privasi Tubuh sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Siswa SD Pertiwi Makassar Eka Sufartianinsih Jafar; Ruhana Ruhana; Andi Zulfa Afiva; Andi Yahdini Firsyah Nadhirah; Anggun Mutiara
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i4.64723

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of a psychoeducation program that uses posters to teach body privacy boundaries to students at SD Pertiwi Makassar. The psychoeducation approach included direct explanations of the poster content, small group discussions, and role-playing sessions. Informative and interactive posters were displayed in classrooms and on school bulletin boards as ongoing visual reminders.Qualitative data were gathered through observations and interviews with the students. Results indicated a significant improvement in the students’ knowledge and skills related to body privacy boundaries and self-protection strategies against sexual abuse after participating in the program. Students demonstrated the ability to identify private body parts, understood who is allowed to touch them, and showed an enhanced capacity to refuse inappropriate touches and report incidents. The posters, featuring engaging illustrations and simple language, served as effective visual aids. This study underscores the importance of integrating sex education into the elementary school curriculum in Indonesia, utilizing effective psychoeducation methods such as poster media.
Psikoedukasi Tentang Pola Asuh Efektif di Masa Kini Fadhel Muhammad Rizal; Nur Hanifah Firdaus; Nurul Auliah As Fataillah; A Maulia Fitri; Irdianti Irdianti; Uswatun Hasanah
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v1i1.38563

Abstract

In the present, parents must choose an effective parenting pattern so that children avoid deviant behavior. This psychoeducational program explains the parenting pattern of parents who have children in the city of Makassar. The implementation method in this service activity is carried out offline through the provision of materials and sharing experiences. The participants in this activity are 10 subjects who had children. Activities were evaluated using the pre-test and post-test measurement models. Based on the results of the analysis using the Paired Sample T-Test, it was found that there was an increase, namely the results of the pre-test < post-test or 75,00 < 93,00. It can be concluded that this activity illustrates 
Penerapan Strategi Tidy Up Dengan Metode Montessori Sebagai Upaya Melatih Kemandirian pada Anak Down Syndrome Eka Sufartianinsih Jafar; Andi Nahliah Bungawali; Rohmah Rifani; Andi Halimah; Yunis Liana Galib
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i2.72872

Abstract

Anak down syndrome memiliki keterbatasan terhadap kemandirian yang membutuhkan keterampilan dan koordinasi antara motorik kasar dan motorik halus hingga perlu senantiasa berada dalam pengawasan dan membutuhkan bantuan secara intensif dari orang tua dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Tujuan penelitian ini yaitu penerapan strategi tidy up dengan menggunakan metode montessori sebagai upaya melatih kemandirian pada anak down syndrome dalam menjalankan aktivitas sehari-hari seperti merapikan mainan dan barang pribadi milik anak dan menjalankan berbagai aktivitas keseharian dengan lebih mandiri. Dengan menggunakan strategi tidy up anak down syndrome mampu bertanggung jawab terhadap mainan dan barang miliknya sendiri. Peneliti memberikan pembelajaran strategi tidy up pada anak down syndrome dengan metode montessori seperti menggunakan berbagai macam mainan montessori untuk menstimulasi kemampuan motorik kasar dan halus anak. Anak down syndrome juga dilatih untuk merapikan mainan dan menyimpan benda pada tempat semula yang dilakukan secara berulang sehingga anak mampu menerapkannya secara mandiri meskipun tanpa arahan
PELATIHAN ECOPRINT UNTUK KELUARGA PENYANDANG DISABILITAS Kurniati Zainuddin; Haerani Nur; Faradillah Firdaus; Rohmah Rifani; Dian Novita Siswanti
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2023): Januari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v1i2.47220

Abstract

People with disabilities can be trained to be productive with a number of skills, but training individuals with disabilities apparently requires more strenuous effort and takes longer. Therefore, parents or families can take a role in optimizing it. Batik is a product that has high selling value and is quite easy to make. Providing batik and ecoprint training to families with disabilities is an effort to empower families, and these skills can also be taught to families with disabilities.
OPTIMALISASI KINERJA FOREMAN PT HADJI KALLA TOYOTA Fira Yunia; Nur Akmal; Faradillah Firdaus; Titi Ayu Tifani
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i2.59101

Abstract

Kinerja karyawan merupakan penunjang keberhasilan suatu perusahaan. Dalam meningkatkan kinerja karyawan, perusahaan berperan penting dalam pengembangan karyawan dengan melakukan pelatihan. Pelatihan merupakan rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi keahlian yang dimiliki karyawan. Salah satu pelatihan yang dilakukan PT Hadji Kalla Toyota ialah training foreman oleh Training and Performance department untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki oleh foreman. Foreman berperan untuk mengarahkan dan mengawasi teknisi dalam bekerja. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui efektivitas pelatihan karyawan terhadap kinerja foreman PT Hadji Kalla Toyota. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah wawancara dengan instruktur training dan peserta training foreman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya efektivitas pelatihan karyawan pada foreman yang meliputi pemahaman terkai job description, kemampuan penyelesaian pekerjaan, dan meningkatknya kemampuan berpikir analitis. Kata kunci : Pelatihan, kinerja, karyawan, foreman
Psikoedukasi Prokrastinasi pada Siswa SMKN 3 Gowa: Memahami Pola, Dampak, dan Solusinya Irdianti Irdianti; Sri Putri Rahayu; Hilda Sulistiani; Nardi Nardi; Muh Adri Latif; Muh Ainun
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i1.78806

Abstract

Prokrastinasi adalah penundaan sukarela terhadap suatu tindakan yang seharusnya dikerjakan, meskipun individu mengetahui bahwa penundaan tersebut dapat menimbulkan konsekuensi negatif. Prokrastinasi akademik merupakan permasalahan yang cukup menonjol karena berdampak pada penurunan prestasi belajar, kedisiplinan, serta kesejahteraan psikologis siswa. Observasi awal menunjukkan bahwa siswa SMKN 3 Gowa memiliki kecenderungan menunda pekerjaan sekolah maupun tugas praktik, sehingga diperlukan intervensi edukatif untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai perilaku tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan psikoedukasi mengenai konsep prokrastinasi, bentuk-bentuk perilaku menunda, faktor internal maupun eksternal yang memengaruhinya, serta membantu siswa mengenali tanda-tanda prokrastinasi pada diri sendiri dan memahami dampaknya terhadap proses belajar, dan strategi untuk mengatasi prokrastinasi secara adaptif. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu (1) eksplorasi pengalaman siswa terkait kebiasaan menunda dan situasi pemicunya; (2) pemaparan materi mengenai konsep, faktor penyebab, dan dampak prokrastinasi; (3) latihan strategi pengelolaan, seperti time blocking, mengerjakan tugas kecil terlebih dahulu, serta restrukturisasi kognitif; dan (4) evaluasi melalui post-test. Sebanyak 50 siswa aktif SMKN 3 Gowa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum mengenal istilah prokrastinasi maupun memahami akar penyebabnya. Setelah mengikuti psikoedukasi, siswa menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai konsep, faktor pemicu, serta strategi mengatasi prokrastinasi. Kesimpulannya, program psikoedukasi efektif dalam meningkatkan literasi psikologis siswa dan mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih adaptif.
PENANAMAN VALUE BERAKHLAK BAGI ASN GURU Resekiani Mas Bakar; St Hadjar Nurul Istiqamah; Elshafa Salsabil Anwar; Muh Irsyad
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2023): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i1.54145

Abstract

The work behavior of ASN teachers in everyday life is based on the value of BerAKHLAK. The implementation of BerAKHLAK values cannot be achieved if civil servants do not know and understand these values. ASN Teacher service activities aim to provide knowledge related to the value of BerAKHLAK by exploring self-awareness and application of these values in the teacher's daily work activities. The approach method carried out in instilling BerAKHLAK values uses coaching groups. The participants of the activity were 31 ASN MAN 2 Polewali Mandar teachers. The activity of providing BerAKHLAK material and coaching group was carried out for 120 minutes (2 hours). ASN teachers show high involvement in participating in activities. The evaluation results show that training activities are considered useful and relevant in instilling BerAKHLAK values for ASN teachers.
Psikoedukasi Menabung Sampah pada Siswa Kelas 4 SD Unggulan Puri Taman Sari Kurniati Zainuddin; Adelia Magfiratul Maula; Aldawiah Aldawiah; Nurul Azizah Futri As
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i1.64831

Abstract

Waste has always been a problem that until now has not yet found the best solution. Until now, the behavior of public concern for waste is still very low. Based on these problems, it is important to carry out psychoeducation from an early age about waste sorting and how to save waste so that knowledge about waste processing increases. The method for analyzing the results of this psychoeducation is to use a quantitative method. Before and after the psychoeducation was carried out, participants were given a pre-test and post-test using a scale that aims to measure the extent to which participants understand the material presented by the researcher. Based on the results of the data analysis carried out, it was found that the psychoeducation carried out was able to increase understanding of the definition of waste, the impact of unprocessed waste, sorting waste based on the type of waste, and how to save at a waste bank.
PELATIHAN STRATEGI PENANGANAN TANTRUM PADA ANAK USIA DINI BAGI PEKERJA SOSIAL UPT PPRSA INANG MATUTU Eka Sufartianinsih Jafar; Nabila Sekartaji Febriatika; Nurul Ilma; Nahda Wafiah Idrus; Asfinolia Asfinolia; Nirmayanti Nirmayanti
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v1i1.38358

Abstract

Tantrum merupakan kondisi ledakan emosi yang umum dialami oleh anak-anak prasekolah yaitu mengekspresikan kemarahan mereka dengan cara menangis, menjerit- jerit, melempar barang, berguling dilantai dan tindakan agresif lainnya. Perilaku tantrum merupakan perilaku yang normal jika terjadi pada anak yang berusia 15 bulan sampai 6 tahun. Perilaku tantrum yang tidak diatasi dapat membahayakan fisik anak, membuat anak kehilangan kontrol, menjadi lebih agresif, dan mengakibatkan anak tidak mampu beradaptasi dengan lingkungan luar. Orang tua atau pengasuh perlu merespon perilaku tantrum secara tepat dan proporsional agar tidak berdampak negatif terhadap perkembangan anak. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan keterampilan para pekerja sosial Inang Matutu dalam dalam menghadapi anak tantrum. Partisipan dalam pengabdian ini berjumlah 16 orang yang merupakan para pekerja sosial di Inang Matutu. Adapun tahapan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah melakukan analisis situasi, identifikasi masalah, menentukan tujuan, merumuskan rencana pemecahan masalah, melakukan pendekatan sosial, dan evaluasi. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pretest-posttest design, sharing knowledge dan role play. Materi yang dipaparkan dalam kegiatan pengabdian ini terkait definisi tantrum, penyebab tantrum, ciri-ciri tantrum, dan cara penanganan tantrum. Hasil pre test dan post test menunjukkan bahwa ada perubahan pemahaman oleh peserta pelatihan sebelum dan setelah menerima materi terkait tantrum.  Jadi, dapat disimpulkan bahwa pelatihan yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta pelatihan.

Page 7 of 11 | Total Record : 104