cover
Contact Name
PRISTIYANTORO
Contact Email
pristiyantoro@ikifa.ac.id
Phone
+628170779696
Journal Mail Official
jpi@ikifa.ac.id
Editorial Address
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA Jalan Buaran II No. 30A, RT.10/RW.13, Klender, Duren Sawit, Kota Jakarta Timur Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13470
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Ikifa
ISSN : 28093496     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pengabdian IKIFA adalah peer-review journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan terapan lainnya. Jurnal Pengabdian IKIFA menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah ke dalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 47 Documents
Penyuluhan Kepada Masyarakat Terkait Rasionalisasi Penggunaan Antibiotik Di Rt 04 Rw 04 Kelurahan Penggilingan Charles; Vidia Arlaini Anwar; Fachdiana Fidia; Gilang Al Qarana; Salsa Bila; Rakeysha Yulita Maesaroh
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional menjadi salah satu penyebab utama terjadinya resistensi antibiotik yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat di RT 04 RW 04 Kelurahan Penggilingan terkait rasionalisasi penggunaan antibiotik, serta meningkatkan pemahaman mereka mengenai bahaya resistensi dan cara pencegahannya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan secara langsung, yang dilaksanakan pada tanggal 21 Mei 2025 di Klinik Pratama MD "Smarts" dengan dihadiri oleh 20 orang. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan masyarakat. Hasil menunjukkan adanya peningkatan persentase jawaban benar pada soal nomor 1, 3, dan 5 setelah penyuluhan, meskipun secara keseluruhan perbedaan antara pre-test dan post-test tidak terlalu signifikan. Kesimpulannya, masyarakat menunjukkan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung dan mampu memahami materi yang disampaikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dinilai berhasil dalam menyampaikan informasi terkait penggunaan antibiotik secara bijak.
Pelatihan Produksi Eco Enzyme Dari Limbah Organik Rumah Tangga Untuk Mendukung Pengembangan Desa Ramah Lingkungan Erna Fitriany; Indah Tri Lestari; Valiandri Puspadina; Panji Ratih Suci; Andri Priyoherianto; M. Rizky Arif; Deny Budi L
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan dengan tema pembuatan eco enzyme yang dilaksanakan di RT 02, RW 04, Desa Pepelegi, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan ini disusun sebagai upaya edukatif untuk mengenalkan konsep pemanfaatan limbah organik rumah tangga melalui proses fermentasi menjadi eco enzyme, yaitu cairan serbaguna yang memiliki fungsi sebagai pembersih alami, pengurai bau, serta sebagai salah satu bahan pendukung dalam peningkatan kualitas lingkungan. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai jenis limbah organik yang dapat digunakan, tahapan pembuatan eco enzyme, manfaat ekologisnya, serta potensi pengembangan produk ini sebagai solusi alternatif dalam pengurangan volume sampah organik. Metode penyampaian dilakukan melalui pemaparan materi, demonstrasi langsung, dan diskusi interaktif, sehingga peserta dapat memahami konsep sekaligus mempraktikkan proses pembuatannya secara mandiri. Kegiatan pelatihan memberikan dampak positif yang ditunjukkan melalui hasil evaluasi tingkat kepuasan peserta. Indikator kepuasan yang diperoleh sebesar 0,97, melampaui batas minimal indikator sebesar 0,80. Nilai ini menunjukkan bahwa materi, metode penyampaian, dan manfaat kegiatan dianggap sangat relevan dan bermanfaat oleh masyarakat. Selain itu, pelatihan ini mampu mendorong perubahan pola pikir masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga, dari sebelumnya hanya dibuang menjadi bahan yang dapat diolah kembali dan memberikan nilai tambah bagi lingkungan. Secara keseluruhan, program ini dinilai efektif dalam meningkatkan literasi lingkungan dan memperkuat praktik pengelolaan sampah berkelanjutan di Desa Pepelegi.
EDUKASI PENGGUNAAN OBAT KONTRASEPSI FARMAKOLOGIS DAN NON FARMAKOLOGIS DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN REPRODUKSI MASYARAKAT DI DESA PEJANGKUNGAN - PRAMBON KABUPATEN SIDOARJO Andito, Didik; Ratih Suci, Panji; Raharjeng, Sih Wahyuni; Pangestuti, Zuanta; Umaroh, Muflikhatul
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Kesehatan reproduksi adalah kondisi sehat secara fisik, mental, dan sosial yang berkaitan dengan sistem reproduksi, fungsi, serta prosesnya. Salah satu komponen penting dalam mewujudkan kesehatan reproduksi adalah pengendalian kehamilan melalui penggunaan kontrasepsi. Kontrasepsi tidak hanya berfungsi untuk mencegah kehamilan, tetapi juga sebagai alat untuk menjaga kesehatan ibu, anak, dan keluarga secara keseluruhan. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan di Desa Pejangkungan - Prambon pada tanggal 29 September 2025 yang dihadiri 28 ibu-ibu PKK yang berusia 35-50 tahun yang bertujuan untuk mengenalkan jenis kontrasepsi dan penggunaannya dalam upaya meningkatkan kesehatan reproduksi. Ibu-ibu sangat antusias mengikuti kegiatan ini ditunjukkan dengan tingkat partisipasi yang tinggi dengan mengajukan beberapa pertanyaan serta kemampuan memahami dan mengerti manfaat penggunaan obat kontrasepsi bagi kesehatan reproduksi mereka.  Berdasarkan hasil observasi dari 28 peserta hampir 70% peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan partisipasi mereka dalam mengajukan beberapa pertanyaan yang dihadapi peserta dan keluarganya selama ini tentang kesehatan reproduksi yang berkaitan dengan penggunaan obat kontrasepsi dan hampir semua pertanyaan yang diajukan sudah terjawab semua sehingga peserta merasa puas dengan jawaban yang diberikan. Dari hasil pemberian edukasi dan tanya jawab tersebut narasumber melakukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta tentang edukasi yang diberikan dengan memberikan beberapa pertanyaan sederhana, hasilnya peserta mampu menjawab dengan benar beberapa pertanyaan yang diberikan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat berkontribusi terhadap kesehatan reproduksi ibu-ibu dalam kaitannya untuk memilih obat kontrasepsi yang tepat bagi mereka.
PENINGKATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) MELALUI EDUKASI DAN PENERAPAN DI SANGGAR BIMBINGAN SRIMUDA Nurriza, Davanita; Kurniasari, Dinda; Zakia, Nila Safira; Ananda, RA Dewinta Sukma
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya preventif penting dalam meningkatkan derajat kesehatan, khususnya pada anak usia dini yang rentan terhadap penyakit berbasis lingkungan seperti diare, cacingan, penyakit kulit, dan infeksi saluran pernapasan. Minimnya kebiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan pada anak menunjukkan perlunya intervensi edukatif sejak dini agar mereka mampu membangun perilaku sehat yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Sanggar Bimbingan Srimuda, Shah Alam, Malaysia, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan anak dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui pendekatan sosialisasi, demonstrasi, serta praktik langsung mencuci tangan, menyikat gigi, pola makan sehat, aktivitas fisik, dan menjaga kebersihan lingkungan. Metode pengabdian meliputi penyampaian edukasi interaktif, demonstrasi praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pendampingan praktik ulang oleh anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman anak serta munculnya kebiasaan positif, seperti konsistensi mencuci tangan, menjaga kebersihan diri, dan menerapkan perilaku sehat dalam aktivitas sehari-hari. Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terbukti efektif dalam membentuk perilaku sehat pada anak usia dini dan berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak dini penting sebagai fondasi menuju generasi yang lebih sehat dan produktif.
EDUKASI PENGGUNAAN OBAT RASIONAL DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS PADA FESTIVAL BANYU URIP DI DESA BONOREJO, BOJONEGORO Khoiriyah, Muhimmatul; Halizza Adira, Heda
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan obat yang tidak rasional masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang memengaruhi efektivitas terapi dan keselamatan pasien. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat yang rasional serta menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis pada Festival Banyu Urip di Desa Bonorejo, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi akademisi, Puskesmas Kecamatan Gayam, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, dan PMII Bojonegoro yang dilakukan pada tanggal 27 November 2025. Metode yang digunakan meliputi edukasi tatap muka dengan media leaflet, pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah sewaktu, serta donor darah. Kegiatan dihadiri 200 peserta pemeriksaan kesehatan dan 50 peserta donor darah. Hasil menunjukkan bahwa 70%–85% peserta memahami penggunaan obat yang tepat dan penyimpanan obat termasuk Batas Umur Pakai (BUD). Selain itu, ditemukan 30% peserta dengan tekanan darah tidak normal, 7,5% kadar gula darah tidak normal, 15% kadar kolesterol tinggi, dan 10% kadar asam urat tinggi. Kegiatan ini meningkatkan literasi kesehatan, kesadaran preventif, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya promotif dan preventif.
INOVASI BUNGA LAVENDER SEBAGAI REPELLENT SPRAY DAN AROMATERAPI DALAM USAHA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DUSUN DEMUNGAN, TUNTANG, KABUPATEN SEMARANG Suwarmi, Suwarmi; Suprijono, Agus; Kresnawati, Yani; Hesti W.S, A.Ariani; Susanti Hp, Eka; Martha Cahyani, Intan; Harni Pebriani, Tris; Sulistyarini, Indah; Maharani, Ika; Bayu Kristianto, Yosua; Adhityasmara, Dhimas; Hanandi, Afwin
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2019-2021 di Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang terjadi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal ini mendorong dilakukannya kegiatan fogging dan edukasi serta sosialisasi pencegahan DBD yaitu penerapan gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mengubur) tempat penampungan air, dan pencegahan lainya. Salah satu tanaman yang dapat menjauhkan serangga adalah bunga lavender, dimana minyaknya digunakan sebagai repellent spray untuk mencegah gigitan serangga. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk memberikan edukasi kepada warga Dusun Demungan terkait DBD dan cara pencegahannya, serta workshop pembuatan minyak bunga lavender sebagai repellent spray untuk mencegah gigitan nyamuk dan sebagai aromaterapi. Kegiatan PkM dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 Desember 2025 di rumah Kepala Dusun Demungan yamg dihadiri oleh 50 orang peserta. Tim PkM memberikan edukasi tentang demam berdarah dan cara pencegahannya dengan bantuan power point, serta workshop tentang pembuatan repellent spray dan lilin aromaterapi dari minyak bunga lavender. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui diskusi interaktif dan pengisian kuesioner tentang tingkat kepuasan peserta. Kegiatan PkM ini bermanfaat dan berdampak positif, yang ditunjukkan melalui hasil evaluasi tingkat kepuasan peserta. Indikator kepuasan yang diperoleh adalah 0,90 melebihi batas indikator minimum 0,80. Nilai ini menunjukkan bahwa kegiatan PkM sangat relevan dan bermanfaat oleh masyarakat dan tujuan kegiatan PkM telah tercapai.
PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN PEMANFAATAN OBAT HERBAL SEBAGAI ANTI KOLESTEROL Haerani, Ani; Lutfy, Aldiansyah; Nurfauziah, Fitri; Indriani, Yunita
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dislipidemia merupakan gangguan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kolesterol total, LDL, dan trigliserida, serta penurunan HDL, yang menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular di Indonesia. Berdasarkan studi terbaru, prevalensi hiperkolesterolemia masih tinggi, dengan sekitar 29,3% orang dewasa mengalami kadar kolesterol total di atas normal, seiring dengan meningkatnya konsumsi makanan berlemak dan pola hidup tidak aktif. Kesadaran deteksi dini masih rendah dan sebagian besar pengobatan menggunakan statin yang rentan efek samping jangka panjang. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan akses masyarakat terhadap terapi herbal lokal yang aman dan terjangkau, lewat kegiatan penyuluhan, pemeriksaan kolesterol gratis, dan pelatihan penggunaan tanaman jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) serta daun kersen (Muntingia calabura L.) di Desa Cihanjuang, Kabupaten Bandung Barat yang dilaksanakan pada 4 Juni 2025 dengan jumlah peserta 35 orang. Beberapa studi lokal menunjukkan potensi signifikan tanaman tersebut: pemberian jahe merah dosis 3,2 ml/kg BB selama 21 hari pada wanita dislipidemia menurunkan kolesterol total dan LDL sebesar 12–13% secara signifikan. Selain itu, infusa daun kersen juga terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol pada mencit percobaan, dan review farmasi mencatat daun dan buah kersen efektif sebagai nutrasetikal penurun kolesterol. Hasil lapangan memperlihatkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang dislipidemia dan munculnya antusiasme dalam praktik pembuatan ramuan herbal. Peserta mengekspresikan minat kuat untuk menerapkan terapi herbal berkelanjutan sebagai alternatif pengobatan lokal yang efektif dan ekonomis, tanpa ketergantungan terhadap obat sintetis.