cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
hasansyahrizal311@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
hasansyahrizal311@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
QAYID: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 31106412     DOI : https://doi.org/10.61104/qd.v1i2
Core Subject : Religion, Education,
QAYID: Jurnal Pendidikan Islam dengan e-ISSN 3110-6412 LINK Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka yang ditinjau oleh rekan sejawat dan mengikuti kebijakan single blind review. Artikel ilmiah Jurnal QAYID merupakan hasil penelitian orisinil, gagasan konseptual, dan kajian mutakhir dalam lingkup Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Agama Islam (PAI), Teknologi Pendidikan Islam (TPI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Kependidikan Islam (KPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Ilmu-ilmu Keislaman. Artikel ilmiah Jurnal QAYID dapat ditulis secara individu atau ditulis secara tim, baik yang berafiliasi dengan institusi di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa institusi. Para penulis dari universitas atau peneliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor dan reviewer jurnal yang kompeten di bidangnya. Artikel yang terpilih akan dipublikasikan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi ShareAlike 4.0 International License.
Articles 77 Documents
Pengaruh Penggunaan Smartphone Terhadap Kualitas Tidur Remaja di Pasir Pengaraian Frethi Hananta; Syamzaimar
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v1i2.739

Abstract

Fenomena meningkatnya intensitas penggunaan smartphone di kalangan remaja menunjukkan kecenderungan pergeseran pola tidur yang semakin menjauh dari prinsip kesehatan, terutama di wilayah Pasir Pengaraian yang memiliki karakter sosial dan kebiasaan digital tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan smartphone terhadap kualitas tidur remaja melalui pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap 100 responden berusia 13–18 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dan instrumen Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), kemudian dianalisis melalui uji korelasi Pearson dan regresi linear untuk menilai kekuatan hubungan dan kontribusi variabel penggunaan smartphone. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara durasi penggunaan smartphone dan kualitas tidur, di mana aktivitas media sosial dan permainan daring sebelum tidur berkontribusi terhadap meningkatnya latensi tidur dan menurunnya durasi tidur. Implikasi temuan ini menegaskan perlunya keterlibatan keluarga, sekolah, dan pemangku kebijakan dalam mengembangkan literasi digital dan pengelolaan waktu layar secara sistematis guna mendukung kesehatan tidur dan keberlanjutan prestasi akademik remaja
Pengembangan Desain Kurikulum Terpadu di Al-Rifa’ie Satu Intan Karisma Intan; Uchik Rini Qomaria; Muhammad Umar Faruq; Sita Acetylena
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.706

Abstract

Pengembangan kurikulum pesantren menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian tradisi keilmuan Islam dan tuntutan kompetensi abad ke-21. Penelitian ini bertujuan menganalisis desain dan implementasi kurikulum terpadu di Pondok Pesantren Al-Rifa’ie dalam mengintegrasikan Kurikulum Diniyyah, Kurikulum Kepesantrenan, dan Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum terpadu mampu membentuk santri yang memiliki kompetensi keagamaan, akademik, dan sosial secara seimbang melalui penguatan kajian kitab klasik, pembelajaran bahasa Arab dan Inggris, literasi digital, program bimbingan belajar, pembentukan akhlakul karimah, serta pengembangan keterampilan komunikasi dan kepemimpinan. Meskipun menghadapi tantangan dalam sinkronisasi tiga sistem kurikulum yang berbeda, implementasi kurikulum terpadu terbukti meningkatkan kualitas lulusan yang adaptif, kompetitif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam
Pendekatan Multidisiplin dalam Mengkaji Pernikahan Dini Integrasi Perspektif Hukum Islam, Dinamika Psikologis, dan Konstruksi Sosial Budaya Gathut Hari Permadi; Achmad Mudzakir; M. Ilham Firmansyah; Moh. Jazuli
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.733

Abstract

Pernikahan dini di Indonesia merupakan fenomena kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai dimensi kehidupan yang saling berkelindan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pernikahan dini melalui pendekatan multidisiplin yang mengintegrasikan perspektif hukum Islam, psikologi, dan sosial budaya. Menggunakan metode kualitatif normatif-empiris dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), data dikumpulkan dari sumber primer seperti Al-Qur’an, Hadis, dan kitab fikih, serta sumber sekunder berupa jurnal ilmiah dan regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hukum Islam, meskipun secara tekstual diperbolehkan pasca-baligh, pelaksanaannya sangat menekankan aspek kemaslahatan (maṣlaḥah) dan kemampuan (al-bā’ah) demi menghindari kemudaratan. Dari perspektif psikologis, ketidaksiapan mental dan rendahnya kematangan emosi pasangan usia dini menjadi pemicu utama konflik dan ketidakharmonisan rumah tangga. Secara sosial budaya, praktik ini dilanggengkan oleh konstruksi sosial yang dipengaruhi tradisi perjodohan dan tekanan ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencapaian keluarga yang harmonis memerlukan keselarasan antara keabsahan hukum agama, kematangan psikologis, serta dukungan lingkungan sosial yang sehat melalui edukasi pranikah yang holistik.
Pendekatan Maqasid Al-Syariah Jasser Auda Dalam Menjawab Tantangan Sosial Modern Gathut Hari Permadi; Moh. Jazuli
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.736

Abstract

Saat ini umat Muslim menghadapi tantangan dinamika kontemporer akibat perubahan ruang, waktu, dan teknologi yang menuntut adanya pembaruan metodologis agar hukum Islam tetap relevan. Namun, pendekatan hukum yang cenderung tekstual dan atomistik sering kali memisahkan teks dari konteks sosialnya, sehingga hukum Islam dipersepsikan kurang adaptif terhadap problem kemanusiaan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pemikiran Maqasid al-Syariah Jasser Auda melalui pendekatan sistem serta relevansinya dalam menjawab problematika hukum kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan sifat deskriptif-analitis untuk menelaah dokumen dan karya yang relevan dengan pemikiran Jasser Auda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jasser Auda melakukan rekonstruksi fundamental terhadap maqasid dengan menawarkan "pendekatan sistem" (systems approach) yang mencakup enam fitur utama: watak kognitif, kemenyeluruhan, keterbukaan, hierarki yang saling berkaitan, multidimensionalitas, dan kebermaksudan. Pendekatan ini menggeser paradigma hukum dari sekadar penjagaan (hifz) menuju pengembangan (tanmiyah) kualitas manusia dan pemuliaan hak asasi manusia. Maqasid diposisikan sebagai jantung metodologi ijtihad yang holistik, sehingga memungkinkan hukum Islam berinteraksi secara dinamis dengan realitas sosial dan memberikan solusi substantif dalam bidang hukum keluarga serta ekonomi syariah. Maqasid al-syariah sistemik Jasser Auda merupakan model rekonstruksi hukum Islam yang penting karena menawarkan jalan tengah antara konservatisme dan liberalisme dalam menghadapi kompleksitas dunia modern.
Efektivitas Media Game SnakeMind Terhadap Kemampuan Berpikir Analitis Peserta Didik Kelas X pada Pembelajaran Akidah Akhlak di MAN 2 Tuban Karismatul Maimunah; Ahmad Wildan Ittaqillah; Muhammad Asroful Anam; M. Fauzi
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.744

Abstract

This research is motivated by the low analytical thinking ability of students in learning Akidah Akhlak, which is seen from their difficulty in examining religious issues in depth. The purpose of this study is to determine the effect of using the SnakeMind Game media, a learning media based on an educational game of moving snakes designed to train students to understand questions, analyze alternative answers, and make appropriate decisions during the learning process. The research was conducted at MAN 2 Tuban using a pre-experimental approach through a one group pretest–posttest design. The research subjects consisted of 28 students of class X-1. Data were collected through analytical thinking ability tests given before and after the application of the media, then analyzed using a paired sample t-test and N-Gain calculation. The results of the analysis showed a significant increase in ability. The average pretest score of 64.04 increased to 82.39 in the posttest. The significance value (2-tailed) of 0.000 (<0.05) indicates a significant difference between before and after treatment. Furthermore, the N-Gain value ranged from 0.45 to 0.59, with an average of 0.5127, which falls into the moderate category. These findings indicate that the SnakeMind Game is quite effective in improving students' analytical thinking skills in learning about Aqidah Akhlak. This study has limitations such as a limited sample size, the use of a single class without a control group, and the material focusing solely on Aqidah Akhlak. Therefore, further research is recommended to involve a wider sample, add a comparison group, and test the application of the SnakeMind Game on different materials and educational levels to obtain more comprehensive results.
Peran Guru Akidah Akhlak dalam Membentuk Generasi Berakhlak di Dunia Maya Livia Wahidatun Ni’mah; Siti Roudlotun Nashihah; Sholikhah Sholikhah
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.745

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir analitis peserta didik dalam pembelajaran Akidah Akhlak, yang terlihat dari kesulitan mereka dalam mengkaji persoalan keagamaan secara mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Game SnakeMind, yaitu media pembelajaran berbasis permainan edukatif ular bergerak yang dirancang untuk melatih siswa memahami soal, menganalisis alternatif jawaban, serta mengambil keputusan secara tepat selama proses pembelajaran. Penelitian dilaksanakan di MAN 2 Tuban dengan menggunakan pendekatan pra-eksperimental melalui desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa kelas X-1. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir analitis yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan media, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test serta perhitungan N-Gain. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kemampuan yang signifikan. Rata-rata nilai pretest sebesar 64,04 meningkat menjadi 82,39 pada posttest. Nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05) menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu, nilai N-Gain berada pada rentang 0,45 hingga 0,59 dengan rata-rata 0,5127 yang termasuk dalam kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa media Game SnakeMind cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa pada pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini memiliki batasan pada jumlah sampel yang terbatas, penggunaan satu kelas tanpa kelompok kontrol, serta materi yang hanya fokus pada Akidah Akhlak. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih luas, menambahkan kelompok pembanding, serta menguji penerapan Game SnakeMind pada materi maupun jenjang pendidikan yang berbeda agar diperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Strategi Guru dalam Mengatasi Digital Distraction Pada Siswa Kelas 10 dalam Proses Belajar Mengajar Mata Pelajaran PAI di SMAN 4 Tuban Habibatus Sholihah; Amirur Rosida; Moh. Mundzir
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.746

Abstract

Perkembangan teknologi digital di era masyarakat 5.0 membawa dampak signifikan terhadap proses pembelajaran, termasuk munculnya fenomena digital distraction pada siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru PAI serta menganalisis strategi yang diterapkan dalam mengatasi distraksi digital di SMAN 4 Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menangkap esensi pengalaman guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama meliputi rendahnya motivasi belajar siswa, gangguan konsentrasi akibat penggunaan gawai, keterbatasan literasi digital guru, serta kurang optimalnya regulasi penggunaan perangkat di kelas. Untuk mengatasi hal tersebut, guru menerapkan berbagai strategi, antara lain integrasi teknologi terkontrol, penerapan aturan kelas yang tegas, pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran, peningkatan literasi digital guru, pembatasan waktu layar, sesi refleksi nilai keislaman, serta gamifikasi materi PAI. Strategi-strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan fokus, partisipasi, dan relevansi pembelajaran PAI di era digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi adaptif dan literasi digital guru menjadi kunci dalam meminimalkan digital distraction serta mengoptimalkan pembelajaran PAI.
Implementasi Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) pada Mata Pelajaran PAI: Studi Kasus di Kelas XI SMAN 4 Tuban Dewi Purwani; Fathimatuz Zahro; Ali Fauzi
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas XI SMAN 4 Tuban, serta dampaknya terhadap respons, keterlibatan, hasil belajar, dan motivasi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi TGT dilaksanakan melalui tahapan class presentation, team study, games, tournament, dan team recognition secara sistematis. Respons peserta didik terhadap pembelajaran menunjukkan peningkatan keterlibatan afektif, kognitif, dan sosial. Model TGT juga berdampak pada peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar, khususnya pada materi tajwid dan pemahaman ayat Al-Qur’an. Selain itu, pembelajaran TGT berkontribusi terhadap penguatan karakter kolaboratif dan tanggung jawab peserta didik. Dengan demikian, model TGT dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di tingkat SMA.
Madrasah Nizamiyyah Sebagai Lembaga State- Led Education: Analisis Historis Terhadap Politisasi Pendidikan Islam Pada Abad Ke-11 Aliyatinada Aliyatinada; Sugeng Listyo Prabowo
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.777

Abstract

Penelitian ini menganalisis Madrasah Nizamiyyah sebagai fenomena politisasi pendidikan Islam pada abad ke-11 melalui pendekatan historis-kritis. Madrasah yang didirikan oleh Nizam al-Mulk pada tahun 1066 menandai transformasi fundamental dari sistem pendidikan Islam yang spontan dan egaliter menuju model state-led education yang terstruktur di bawah kontrol negara. Menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan analisis isi historis, penelitian ini mengungkapkan bahwa pendirian Madrasah Nizamiyyah dimotivasi oleh kepentingan politik Dinasti Seljuk untuk mengkonsolidasasi kekuasaan dan memerangi pengaruh Syiah melalui indoktrinasi ortodoksi Sunni. Temuan penelitian menunjukkan bahwa institusionalisasi pendidikan membawa paradoks: kemajuan organisasional dalam hal standardisasi, pembiayaan, dan aksesibilitas, namun disertai kemunduran intelektual akibat pembatasan kebebasan akademik dan marginalisasi ilmu-ilmu sekuler. Mekanisme kontrol negara diimplementasikan melalui penunjukan profesor berdasarkan loyalitas ideologis, kurikulum yang menekankan yurisprudensi Syafi'i dan teologi Asy'ari, serta sistem beasiswa yang menciptakan ketergantungan ekonomi. Dampak jangka panjangnya adalah stagnasi intelektual yang berkontribusi pada kemunduran peradaban Islam, sementara universitas Barat mengadopsi warisan keilmuan Islam. Penelitian ini menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara dukungan negara dan otonomi akademik untuk mencegah instrumentalisasi pendidikan bagi kepentingan politik partisan
Analisis Lingkungan Internal-Eksternal Penjaminan Mutu Pendidikan Agama Islam di Indonesia Hasnan Ahmad Habiballah; Mualimin
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.785

Abstract

Rendahnya mutu pendidikan agama Islam di Indonesia menjadi fenomena sosial yang mengkhawatirkan karena menghambat visi Indonesia Emas 2045 dan melemahkan peran pendidikan Islam sebagai pilar moderasi beragama. Celah utama studi terdahulu adalah pendekatan parsial: analisis PESTEL tanpa integrasi faktor internal madrasah, serta analisis SWOT yang didominasi kekuatan internal (20% pembahasan ancaman eksternal) sehingga rekomendasi tidak actionable. Rumusan masalah penelitian ini adalah: bagaimana analisis lingkungan internal-eksternal dapat memperkuat penjaminan mutu pendidikan agama Islam di Indonesia? Penelitian ini menggunakan tipe kualitatif dengan jenis kepustakaan (library research) dan lokus pada madrasah swasta di Indonesia. Data diperoleh melalui metode dokumentasi dari jurnal terakreditasi Sinta, tesis, disertasi, dan dokumen kebijakan yang diakses melalui Google Scholar dan Neliti. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif-analitis melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian dalam matriks tematik, dan penarikan kesimpulan berbasis triangulasi sumber. Novelty penelitian ini adalah model SWOT Islami Terpadu yang mengintegrasikan nilai tauhid, ihsan, dan ukhuwah ke dalam sinergi SPMI-SPME, serta rekomendasi kebijakan holistik bagi pengelola madrasah.