cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
hasansyahrizal311@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
hasansyahrizal311@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
QAYID: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 31106412     DOI : https://doi.org/10.61104/qd.v1i2
Core Subject : Religion, Education,
QAYID: Jurnal Pendidikan Islam dengan e-ISSN 3110-6412 LINK Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka yang ditinjau oleh rekan sejawat dan mengikuti kebijakan single blind review. Artikel ilmiah Jurnal QAYID merupakan hasil penelitian orisinil, gagasan konseptual, dan kajian mutakhir dalam lingkup Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Agama Islam (PAI), Teknologi Pendidikan Islam (TPI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Kependidikan Islam (KPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Ilmu-ilmu Keislaman. Artikel ilmiah Jurnal QAYID dapat ditulis secara individu atau ditulis secara tim, baik yang berafiliasi dengan institusi di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa institusi. Para penulis dari universitas atau peneliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor dan reviewer jurnal yang kompeten di bidangnya. Artikel yang terpilih akan dipublikasikan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi ShareAlike 4.0 International License.
Articles 111 Documents
Pengaruh Gadget dan Siaran Televisi terhadap perkembangan mental anak : Studi Literatur Kualitatif Mira Yuliyanti; Maharani; Muhammad Lutfi Ramdani; Muhammad Fawaz Akbar
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.854

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong peningkatan pemanfaatan perangkat gadget dan tayangan televisi di kalangan anak-anak, yang berpotensi memengaruhi perkembangan psikologis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak dari penggunaan gadget dan tayangan televisi terhadap perkembangan psikologis anak. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur, dengan mengumpulkan dan menganalisis beragam sumber ilmiah yang relevan. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan gadget dan televisi memberikan pengaruh signifikan terhadap aspek emosional, sosial, serta kognitif anak. Ketergantungan berlebihan dan tidak teratur dapat berpotensi menimbulkan efek negatif, seperti berkurangnya kemampuan fokus, gangguan pada interaksi sosial, serta munculnya perilaku agresif dan masalah emosional. Selain itu, paparan konten yang tidak sesuai dengan usia bisa memengaruhi keadaan psikologis anak. Meskipun demikian, penggunaan gadget dan televisi juga dapat memberikan keuntungan sebagai media pendidikan dan hiburan jika dilakukan dengan bijaksana dan dalam pengawasan yang tepat. Dengan demikian, keterlibatan orang tua dan lingkungan sangat krusial untuk mengatur penggunaan media digital agar mendukung perkembangan psikologis anak secara optimal.
Transformasi Belajar Dan Pembelajaran Di Era Digital Rahmatia. R; Syahruddin Usman; Saprin
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.858

Abstract

Digitalisasi dalam pendidikan telah membawa perubahan besar terhadap proses belajar dan pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk membahas hakikat belajar dan pembelajaran, komponen pembelajaran, pembelajaran di era digital, strategi, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, yaitu mengumpulkan data dari buku, jurnal, artikel ilmiah, dan sumber bacaan lain yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pembelajaran digital dapat meningkatkan fleksibilitas, partisipasi, motivasi, dan kemandirian peserta didik melalui e-learning, blended learning, video pembelajaran, aplikasi interaktif, dan forum diskusi daring. Namun, pembelajaran digital masih menghadapi hambatan, seperti keterbatasan perangkat, jaringan internet, kesiapan guru, serta kejenuhan peserta didik. Oleh karena itu, pembelajaran digital perlu dirancang secara kreatif, terarah, dan didukung literasi digital.
Rekonstruksi Belajar Dan Pembelajaran Di Era Digital: Peluang, Tantangan, Dan Strategi Pendidikan Modern Ummul Amanah; Syahruddin Usman; Saprin
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.863

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji belajar dan pembelajaran di era digital secara konseptual dan praktis. Perkembangan teknologi telah mengubah proses pendidikan menjadi lebih terbuka, fleksibel, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman terhadap pemanfaatan teknologi agar pembelajaran tidak hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga meningkatkan kualitas belajar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan. Data dikumpulkan dari buku, jurnal, artikel, dan referensi relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital dapat memperluas akses sumber belajar, meningkatkan motivasi, kolaborasi, dan kemandirian peserta didik. Namun, penerapannya menghadapi tantangan akses, literasi digital, kesiapan guru, keamanan data, dan kedisiplinan belajar siswa.
Integrasi Pendidikan Islam dan Sains Digital: Upaya Mengatasi Dikotomi Ilmu Era Modern Ilham Mukhtar Sya’bani; Linda Nabila; Luthfi Hutami Widhiastuti; Luthfiana Salwa Aulia; Muhtarudin
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.866

Abstract

Akselerasi teknologi digital seperti Artificial Intelligence (AI) dan Big Data telah membawa perubahan fundamental dalam cara perolehan, pengolahan, dan pemanfaatan pengetahuan di ranah Pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi dan konsep integrasi antara ilmu agama (ayat qauliyah) dan ilmu sains (ayat kauniyah) sebagai solusi atas problematika dikotomi ilmu yang masih menjadi hambatan struktural di lembaga pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif studi kepustakaan, dengan teknik penelusuran dan analisis isi terhadap literatur terkait transformasi kurikulum, paradigma pendidikan Islam, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam periode sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemisahan kaku antara wahyu dan rasionalitas menghasilkan ketidakseimbangan orientasi pembelajaran, di mana lulusan cenderung unggul secara teknis namun kering nilai spiritual. Era digital justru menjadi katalisator bagi renaisans pendidikan Islam melalui digitalisasi sumber otoritatif, personalisasi pembelajaran adaptif, serta integrasi etika teknologi dan adab digital dalam kurikulum. Kesimpulannya, integrasi epistemologi Islam dengan sains modern merupakan strategi vital untuk membentuk karakter peserta didik yang holistik, berpikir kritis, dan beretika. Saran penelitian ini adalah penguatan pengembangan kurikulum integratif, peningkatan kompetensi guru, serta internalisasi adab digital dalam koridor maqashid syariah agar penguasaan teknologi tetap bermuara pada kemaslahatan umat, dan model pembelajaran interdisipliner yang mempertemukan observasi ilmiah dengan tadabbur spiritual menjadi kunci utama dalam menghilangkan sekat dikotomi ilmu di masa depan.
Pengaruh Teknologi Digital terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran Modern Nur Fajrin Aslam; Syahruddin Usman; Saprin
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.881

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh besar terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Pemanfaatan media digital seperti aplikasi pembelajaran, video edukasi, dan platform belajar online menjadikan proses pembelajaran lebih interaktif, fleksibel, dan menarik. Peserta didik dapat memperoleh informasi dengan cepat dan mudah melalui berbagai sumber digital. Selain memberikan dampak positif, penggunaan teknologi digital juga menghadirkan tantangan berupa menurunnya konsentrasi belajar dan ketergantungan terhadap media sosial. Oleh karena itu, guru dituntut mampu mengelola pembelajaran digital secara kreatif dan bijak agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas belajar peserta didik di era modern.
Tafsir Ayat dan Hadis Tentang Mutu Lembaga Pendidikan Aisyah Nurul Azkia Efendi; Dwi Salsa Nabila; Irsan Suryadi; M. Ihksan; Muhammad Fitriyadi
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.890

Abstract

Mutu lembaga pendidikan Islam merupakan isu strategis yang memerlukan landasan normatif yang kokoh, bukan sekadar pendekatan manajerial teknis semata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tafsir ayat-ayat Al-Qur'an dan hadits-hadits Nabi SAW yang relevan dengan manajemen mutu pendidikan serta menganalisis relevansinya dengan konsep manajemen mutu modern. Penelitian ini menggunakan metode library research (penelitian kepustakaan) dengan pendekatan tafsir tematik (tafsir mawdhu'i), di mana ayat-ayat dan hadits dikumpulkan berdasarkan tema manajemen mutu kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an memuat prinsip-prinsip manajemen mutu yang komprehensif: QS. Al-Qashash: 77 menegaskan prinsip ihsan sebagai standar mutu tertinggi; QS. Al-Hasyr: 18 mengandung konsep perencanaan mutu (quality planning); QS. Al-Kahfi: 110 mendorong proses kerja yang berkualitas; QS. An-Najm: 39 menjadi fondasi penjaminan mutu (quality assurance); QS. Al-Mulk: 3-4 mengajarkan konsep zero defect; dan QS. As-Syu'ara: 181-183 menegaskan prinsip fokus pada pelanggan. Hadits itqan, ihsan, dan atsar Umar ibn al-Khattab memperkuat nilai-nilai tersebut secara praktikal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Islam telah meletakkan fondasi teologis yang sangat kuat dan komprehensif bagi manajemen mutu pendidikan, jauh sebelum konsep TQM modern dirumuskan oleh para ahli Barat.
Telaah Aliran Filsafat Perenialisme Terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 1 Bancarkembar Sudiro Tarnuji; Salma An Naafi; Eva Nurhamidah; Veriska Wahyu Nida Fatia; Rizqi Aulia Amania; Muh. Sukron; Izmi Hauna; Ninda Al Finda; Gesang Mulya; Yeni Guntari; Hikmah Hidayanti; Arya Ramadanu
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah relevansi aliran filsafat perenialisme terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 1 Bancarkembar. Perenialisme menekankan pentingnya nilai-nilai abadi, pembentukan karakter, serta pengembangan akal melalui proses pendidikan yang berorientasi pada kebenaran universal. Namun, dalam praktik pembelajaran PAI di sekolah tersebut, guru lebih menerapkan pendekatan student centered learning dengan penggunaan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan partisipasi serta pemahaman peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data terkait proses pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI di SD Negeri 1 Bancarkembar belum sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip filsafat perenialisme karena proses pembelajaran lebih berfokus pada keaktifan siswa, kolaborasi, dan pemanfaatan media modern dibandingkan pada pembelajaran yang bersifat teacher centered dan penanaman nilai klasik secara mendalam. Meskipun demikian, nilai-nilai moral dan karakter yang menjadi tujuan utama perenialisme tetap tercermin dalam materi dan aktivitas pembelajaran PAI. Dengan demikian, pembelajaran PAI di SD Negeri 1 Bancarkembar menunjukkan adanya perpaduan antara nilai-nilai pendidikan klasik dengan pendekatan pembelajaran modern yang lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta didik.
Model Pembelajaran PAI Berbasis Multikultural untuk Meningkatkan Sikap Toleransi siswa Muhammad Ikbal; Irhamullah; Musthafa Rahman; Indra Rhammadhanny; Resti Yulastri
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.873

Abstract

Penelitian ini membahas model pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural dalam meningkatkan sikap toleransi siswa. Keberagaman masyarakat Indonesia memerlukan pendidikan yang mampu menanamkan nilai toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan dampak pembelajaran PAI berbasis multikultural terhadap sikap toleransi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menelaah buku, jurnal, dan penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI berbasis multikultural menekankan nilai inklusivitas, moderasi, kerja sama, dan penghormatan terhadap keberagaman melalui pembelajaran yang berpusat pada siswa. Model ini membantu siswa mengembangkan empati, kesadaran sosial, dan hubungan yang harmonis di lingkungan sekolah. Guru juga berperan penting dalam menanamkan sikap toleransi melalui pembelajaran kontekstual dan budaya sekolah yang inklusif. Kesimpulannya, pembelajaran PAI berbasis multikultural berkontribusi dalam membentuk siswa yang toleran dan moderat di masyarakat multikultural.
Upaya Meningkatkan Pembentukan Nilai Agama dan Moral Pada Anak Usia Dini di TK Mekar Jaya Nurul Inayati; Nurfaizah
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.892

Abstract

Pendidikan nilai agama dan moral pada anak usia dini memiliki peranan penting dalam membentuk karakter, sikap, dan perilaku anak sejak dini. Di era modern, anak menghadapi berbagai pengaruh lingkungan dan media yang dapat memengaruhi perkembangan moral sehingga diperlukan pembiasaan religius yang dilakukan secara konsisten di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan pembentukan nilai agama dan moral pada anak usia dini di TK Mekar Jaya melalui kegiatan pembiasaan religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru, dan anak kelompok A dan B di TK Mekar Jaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan nilai agama dan moral dilakukan melalui kegiatan pembiasaan seperti salam, doa harian, hafalan surah pendek, hafalan hadis, praktik ibadah, dan kegiatan infaq Jumat. Kegiatan tersebut mampu menumbuhkan sikap religius, disiplin, sopan santun, tanggung jawab, serta kepedulian sosial pada anak. Selain itu, keteladanan guru menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pembiasaan. Dengan demikian, pembiasaan religius yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan terbukti efektif dalam meningkatkan pembentukan nilai agama dan moral pada anak usia dini di TK Mekar Jaya.
Pengaruh Media Wordwall terhadap Hasil Belajar Akidah Akhlak Peserta Didik Kelas IV MI Lailatul Qadar Erni Susilawati; Diansyah Permana; Cecep Hilman
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.894

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak serta kurang optimalnya penggunaan media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran wordwall terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas IV di MI Lailatul Qadar Cibeber Cianjur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-experimental design melalui desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 35 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan paired sample t-test dengan bantuan SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran menggunakan wordwall meningkat pada setiap pertemuan, yaitu 71,43%, 82,86%, dan 94,29%. Nilai rata-rata hasil belajar peserta didik meningkat dari 52,94 pada pretest menjadi 81,71 pada posttest. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, sedangkan hasil paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan. Dengan demikian, media pembelajaran Wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak.

Page 8 of 12 | Total Record : 111