cover
Contact Name
Hartina
Contact Email
mpimumtaz@gmail.com
Phone
+6281355533005
Journal Mail Official
mpimumtaz@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sorong - Klamono Km. 17 Klablim, Sorong - Papua Barat, Gedung Fakultas Tarbiyah Lt. 1
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 31108849     DOI : https://doi.org/10.47945/al-mumtaz.v2i2.2276
Core Subject : Religion, Education,
Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam merupakan jurnal yang berisi naskah-naskah ilmiah dalam bidang manajemen pendidikan islam, berupa hasil penelitian empiris dan kajian konseptual.Al-Mumtaz berasal dari bahasa Arab yang berarti unggul, istimewa, atau terbaik. Jurnal ini hadir sebagai media publikasi ilmiah yang berkomitmen menghadirkan penelitian dan pemikiran akademik berkualitas dalam bidang manajemen pendidikan Islam. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam dan diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri Sorong. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober dengan edisi pertama Vol. 1, No. 1, April 2024 dan Vol. 1 No. 2 Oktober 2024. Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam merupakan jurnal berskala nasional dengan isu-isu yang khusus tentang Manajemen pendidikan islam. Jurnal ini secara tematik mengangkat isu:
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 29 Documents
PERAN KEPEMIMPINAN PENGAWAS MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM DI KABUPATEN FAKFAK Muhammad Rusli; Hamzah; Muhammad Rusdi Rasyid
Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-mumtaz.v2i2.2070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran pengawas madrasah menyusun program kepengawasan, melakukan supervisi akademik kepada tenaga pendidik dan manajerial kepada kepala madrasah dan tenaga kependidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di Fakfak. Penelitian dilakukan di 2 Madrasah yaitu Madrasah Tsanawiyah Negeri Fakfak dan Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Fakfak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari  pengawas madrasah, kepala madrasah, dan guru. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan (verivikasi) data. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa peran kepemimpinan pengawas madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di Kabupaten Fakfak yaitu  Pengawas menyusun program tahunan, program semester, dan Rencana Kerja Pengawas (RKP). Pengawas madrasah melaksanakan supervisi akademik yaitu pembinaan guru, pemantauan Standar Nasional Pendidikan, penilaian kinerja guru serta pembimbingan guru di MGMP. Pengawas madrasah melaksanakan supervisi manajerial untuk meningkatkan profesional kepala madrasah, dengan kegiatan antara lain pembinaan kepala madrasah, penilaian kinerja kepala madrasah serta pembimbingan dan pelatihan kepala madrasah di KKKM
PENERAPAN MODEL BALANCED SCORECARD DI LEMBAGA PENDIDIKAN UNTUK PENINGKATAN KINERJA Moch. Nur Syawalludin Nugroho; Ilman Rumadaul Ilman Rumdaul; Riska Ramadani Wali Riska; Siti Hodijah Siti; Tri Utami Utami
Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-mumtaz.v2i2.2245

Abstract

Era globalisasi membawa berbagai perubahan besar, termasuk di bidang pendidikan di Indonesia. Lembaga pendidikan dituntut mampu menyesuaikan diri melalui penerapan sistem pengelolaan yang efektif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan Balanced Scorecard (BSC) sebagai model peningkatan kinerja lembaga pendidikan. Kajian pustaka menunjukkan bahwa BSC telah banyak digunakan di sektor industri dan terbukti efektif dalam mengukur sekaligus meningkatkan kinerja organisasi. Namun, penerapan BSC di sektor pendidikan, khususnya di Indonesia, masih memerlukan pengkajian mendalam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi literatur, dengan sumber data berasal dari buku, artikel, jurnal, dan publikasi daring terkait penerapan BSC pada lembaga pendidikan. Hasil penelitian menegaskan bahwa BSC memberikan dampak positif bagi peningkatan kinerja, baik di lembaga publik maupun swasta. Selain berfungsi sebagai alat ukur, BSC juga mendukung strategi perbaikan berkelanjutan serta peningkatan kepuasan pemangku kepentingan. Kesimpulannya, BSC memiliki potensi besar untuk meningkatkan kinerja lembaga pendidikan, namun keberhasilannya ditentukan oleh komitmen pimpinan, partisipasi stakeholder
MENGOPTIMALKAN MANAJEMEN STRATEGIK DALAM MENCAPAI VISI LEMBAGA PENDIDIKAN Risma Nasuah; Abdul Azis Khoiri Khoiri; Wilda Yani; Puput Trinaila; Aulia Putri
Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-mumtaz.v2i2.2261

Abstract

Visi merupakan pernyataan penting yang menjelaskan keberadaan lembaga, tujuan utama, serta hubungan dengan stakeholders. Visi juga menjadi arah dasar dalam membangun performa, pertumbuhan, dan perkembangan lembaga pendidikan. Namun, untuk mewujudkan visi tersebut diperlukan pengelolaan yang sistematis melalui penerapan manajemen strategik yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats) sebagai alat dalam mengoptimalkan manajemen strategik guna mencapai visi lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, di mana data dikumpulkan, dianalisis, dan diorganisasi dari berbagai referensi terkait strategi manajemen pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah utama dalam pengoptimalan manajemen strategik mencakup perumusan, implementasi, serta evaluasi dan pengawasan terhadap visi lembaga. Melalui analisis SWOT, lembaga pendidikan dapat mengenali keunggulan dan kelemahan internal, sekaligus peluang dan ancaman eksternal. Dengan demikian, proses penyusunan strategi menjadi lebih efisien, relevan, dan adaptif terhadap perubahan lingkungan. Selain itu, pengawasan berkelanjutan diperlukan agar strategi yang dijalankan tetap sesuai dengan dinamika kebutuhan pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan manajemen strategik berbasis analisis SWOT dapat membantu lembaga pendidikan lebih efektif dalam mewujudkan visinya.
STRATEGI MANAJEMEN UNTUK MENGELOLA RESIKO DI INSTANSI PEMERINTAH Mutmainna; Miki Keliata Keliata; Aranti Putri Aulia Nurlita; Ulfa Amaliya; Azzahra Tunnisa
Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-mumtaz.v2i2.2262

Abstract

Manajemen risiko merupakan elemen penting dalam tata kelola yang baik karena bertujuan mengurangi potensi kerugian finansial sekaligus memperkuat akuntabilitas dan kelangsungan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran manajemen risiko dalam meningkatkan kinerja organisasi pemerintah, khususnya dalam mencegah kerugian anggaran serta mendorong efisiensi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen dan kajian pustaka, dengan sumber data berupa karya ilmiah, laporan penelitian, dokumen resmi, serta standar internasional terkait manajemen risiko di instansi pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi manajemen risiko yang efektif berdampak positif terhadap peningkatan kinerja organisasi, akuntabilitas, transparansi, serta efisiensi pelaksanaan tugas pemerintahan. Penerapan kebijakan mitigasi risiko juga memperkuat ketahanan organisasi dalam menghadapi ancaman perubahan regulasi maupun tekanan ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan, manajemen risiko berperan penting dalam mencegah korupsi, meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran, memperkuat pengawasan internal, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Dengan pendekatan yang komprehensif, manajemen risiko tidak hanya melindungi aset organisasi, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan publik dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional.
PERAN MANAJEMEN STRATEGIK DALAM MENINGKATKAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS DI INSTANSI PEMERINTAH Putri Aulia Thamrin; Hartinah; Lilik Serli Fandani; Nurul Maulidiyah; Wulan Ramadhani Usman
Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-mumtaz.v2i2.2276

Abstract

Persoalan keterbukaan dan pertanggungjawaban pada institusi pemerintahan tetap menjadi fokus krusial dalam merealisasikan pemerintahan yang baik. Aksesibilitas informasi publik dan responsibilitas aparatur birokrasi kerap belum terimplementasi secara maksimal sehingga memunculkan skeptisisme masyarakat terhadap institusi pemerintahan. Studi ini memiliki tujuan untuk mengkaji fungsi manajemen strategik dalam mengoptimalkan keterbukaan dan pertanggungjawaban pada institusi pemerintahan. Metode penelitian menerapkan pendekatan kualitatif dengan teknik kajian literatur yang mengeksplorasi berbagai referensi akademik relevan, mencakup jurnal, laporan, dan buku ilmiah. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa implementasi manajemen strategik melalui fase perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dapat mengonsolidasikan mekanisme kontrol, mengoptimalkan efektivitas regulasi, dan mengekspansi keterlibatan publik dalam mekanisme formulasi keputusan. Internalisasi prinsip keterbukaan ke dalam setiap fase strategi turut meningkatkan performansi organisasi publik dan mendorong pertanggungjawaban yang berkesinambungan. Manajemen strategik memegang peranan vital dalam membangun pemerintahan yang adaptif, terbuka, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
PENDIDIKAN ISLAM DI ERA GLOBALISASI: TANTANGAN MODERNITAS DAN PENGUATAN NILAI KEISLAMAN Hidayat, Muhammad Fajar; Rosdiana; Damopolii, Muljono; Usman, Syahruddin
Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-mumtaz.v3i1.2571

Abstract

Globalization and modernity have brought significant changes to many aspects of life, including Islamic education. The rapid flow of information, technological advancements, and cultural exchanges present both challenges and opportunities for Islamic education to remain relevant amid global changes. This paper aims to review the impact of globalization and modernization on Islamic education at various levels, assess modernization measures in Islamic education that can be implemented without neglecting the core principles of Islamic teachings, and analyze the contributions of educators, educational institutions, and society in improving the quality of Islamic education in this global and modern era. This study uses a qualitative method with a literature study approach through critical analysis of books, academic journal articles, and relevant documents from the last five years. Research results show that the phenomenon of globalization requires Islamic education to make adjustments through curriculum changes, the application of technology, and the development of 21st-century skills, while still adhering to Islamic principles such as ethics, spirituality, and balance. The modernization of Islamic education should not be understood as a process of following Western methods, but as a selective change aimed at strengthening Islamic identity. Therefore, collaboration between educators, educational institutions, and the community is very important in creating flexible, high-quality Islamic education that can compete at an international level without neglecting the core values of Islam.
DIKLAT BERBASIS PROYEK MENDORONG KREATIVITAS DAN INOVASI DI ERA MODERN Rumkel, Abdul; Syawalludin Nugroho, Moch. Nur; Hartinah
Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-mumtaz.v3i1.2779

Abstract

The development of modern education requires learning strategies that can encourage creativity, innovation, and practical skills among students. However, in Frontier, Outermost, and Disadvantaged (3T) areas such as Sorong Regency, limitations in educational infrastructure, access to technology, and availability of educators remain challenges to improving the quality of learning. This study aims to analyze the role of project-based training in promoting creativity and innovation in education in 3T areas. The study uses a literature review approach with qualitative descriptive analysis techniques through the examination of various scientific literature relevant to project-based learning. The results of the study show that project-based training can improve critical thinking skills, creativity, and the collaborative abilities of students through contextual learning activities based on real-world problem solving. This approach also has the potential to support the development of practical skills relevant to the needs of local communities and contribute to improving the quality of human resources in the region.
KOLABORASI GLOBAL DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN MEMBANGUN JARINGAN DIKLAT INTERNASIONAL Risma Nasuah; Rasid, Ruslan; Hamka, Buya
Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-mumtaz.v3i1.2783

Abstract

Kolaborasi global dalam manajemen pendidikan menjadi salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya seperti daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Wilayah Papua Barat Daya sebagai salah satu daerah 3T masih menghadapi berbagai tantangan pendidikan, antara lain keterbatasan infrastruktur pendidikan, akses internet yang belum merata, serta keterbatasan kualitas dan kuantitas tenaga pendidik. Kondisi tersebut menyebabkan kesenjangan kualitas pendidikan dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Dalam konteks ini, pembangunan jaringan pendidikan dan pelatihan (diklat) internasional melalui kolaborasi global dipandang sebagai salah satu alternatif solusi untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pendidikan serta memperluas akses terhadap pengetahuan dan inovasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi global memiliki potensi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas manajemen pendidikan di wilayah 3T melalui penguatan jejaring kerja sama, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta pemanfaatan teknologi pendidikan. Namun, implementasi kolaborasi tersebut masih menghadapi berbagai tantangan yang berkaitan dengan keterbatasan infrastruktur, sumber daya manusia, dan indikator kualitas pendidikan.
MENGELOLA PERUBAHAN ORGANISASI DI ERA AI, ADAPTASI BUDAYA DAN PERILAKU putri, anggelina; khairunisa, Hanum; Tahang, Heriyanti
Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-mumtaz.v3i1.2810

Abstract

In the era of Artificial Intelligence (AI), organizations are facing increasing demands to undergo rapid and comprehensive transformation. This transformation encompasses not only technological aspects but also workplace culture and employee behavior to ensure that changes are implemented effectively. Visionary leadership, an open mindset toward innovation, and an adaptive and collaborative organizational culture are essential in this process. This study aims to explore how organizations manage changes resulting from the implementation of AI, with a particular focus on the adaptation of workplace culture and employee behavior. The study employs a literature review approach by examining various academic journals and scholarly sources to understand change management strategies, shifts in organizational values, and forms of employee adjustment to new technologies. The findings of the literature review indicate that AI integration encourages organizations to shift from conventional structures toward more flexible and responsive models. Transformational leadership plays a crucial role in fostering an innovative environment, enhancing employee trust, and reducing resistance to change. The main challenges faced include digital skills gaps, concerns regarding data privacy, and fears of human roles being displaced by machines. Organizations that successfully manage change generally invest in reskilling and upskilling programs, strengthening soft skills, and implementing AI-based e-HRM systems to improve the efficiency of recruitment and training processes. In the context of education and the public sector, AI also contributes to administrative efficiency, personalized learning, and data-driven decision-making. However, ethical issues, data protection, and algorithmic transparency remain significant concerns. In conclusion, the success of digital transformation in the AI era largely depends on an organization’s internal readiness to synergize technology, culture, and human resources. A human-centric approach serves as an essential foundation for maintaining a balance between technological innovation and organizational sustainability in the future.

Page 3 of 3 | Total Record : 29