cover
Contact Name
Fahrullah
Contact Email
bnjakys@gmail.com
Phone
+6285250916350
Journal Mail Official
bnjakys@gmail.com
Editorial Address
https://bnj.akys.ac.id/BNJ/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal
ISSN : 26855054     EISSN : 26548453     DOI : https://doi.org/10.61878/bnj.
Core Subject : Health, Science,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan minimal 5 naskah hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke BNJ tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 1,062 Documents
Hubungan Peran Kader Kesehatan terhadap Kepatuhan Pasien dalam Menjalankan Pengobatan TBC Anindita Miftahul Jannah Mamonto; Maulana Arif Murtadho
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.976

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Keberhasilan pengobatan TBC sangat dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam menjalani terapi Obat AntiTuberkulosis (OAT). Salah satu faktor yang dapat meningkatkan kepatuhan pasien adalah peran kader kesehatan melalui kegiatan edukasi, pendampingan, motivasi, dan pemantauan pengobatan. Namun, masih ditemukan pasien yang tidak patuh menjalani pengobatan sehingga berisiko mengalami kegagalan terapi dan resistensi obat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran kader kesehatan terhadap kepatuhan pasien dalam menjalankan pengobatan TBC di Puskesmas Modayag. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner peran kader kesehatan dan kepatuhan pengobatan TBC. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai peran kader kesehatan dalam kategori baik (55,0%) dan mayoritas pasien memiliki tingkat kepatuhan yang baik dalam menjalankan pengobatan TBC (70,0%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara peran kader kesehatan dengan kepatuhan pasien dalam menjalankan pengobatan TBC. Kesimpulan: Peran kader kesehatan berhubungan signifikan dengan kepatuhan pasien dalam menjalankan pengobatan TBC. Optimalisasi peran kader kesehatan melalui edukasi, pendampingan, dan pemantauan perlu ditingkatkan untuk mendukung keberhasilan pengobatan TBC.
Efektivitas Selimut Hangat dan Selimut yang Dilapisi Aluminium Foil terhadap Hipotermi Pasien Pascaanestesi di Rumah Sakit Khusus Bedah Jatiwinangun Revalina Aulia Rahma; Magenda Bisma Yudha; Rahmaya Nova Handayani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.984

Abstract

Hipotermi merupakan komplikasi pascaanestesi spinal akibat gangguan termoregulasi selama operasi yang dapat menghambat pemulihan pasien. Penanganan nonfarmakologis yang dapat dilakukan yaitu penggunaan selimut hangat dan selimut Aluminium Foil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas selimut hangat dan selimut yang dilapisi Aluminium Foil terhadap hipotermi pasien pascaanestesi di Rumah Sakit Khusus Bedah Jatiwinangun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Quasi-Experimental menggunakan rancangan Pre-Test Post-Test control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 68 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok selimut hangat dan kelompok selimut yang dilapisi Aluminium Foil. Pengukuran suhu tubuh dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan termometer timpani. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua intervensi efektif dalam meningkatkan suhu tubuh pasien hipotermi pascaanestesi dengan nilai P-Value 0,000 (< 0,05). Namun, secara deskriptif selimut yang dilapisi Aluminium Foil menunjukkan peningkatan suhu tubuh yang lebih tinggi dibandingkan selimut hangat. Dengan demikian, secara deskriptif selimut yang dilapisi Aluminium Foil menunjukkan peningkatan suhu tubuh yang lebih tinggi dibandingkan selimut hangat.
Hubungan Sindrom Kelemahan Dan Pemberdayaan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi Afinda Vita sari; Dadang Kusbiantoro; Masunatul Ubudiyah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.985

Abstract

Kualitas hidup lansia dengan hipertensi merupakan permasalahan kesehatan penting karena dipengaruhi faktor fisik, psikologis, dan sosial. Salah satu faktor yang berperan adalah sindrom kelemahan (frailty syndrome) yang menyebabkan penurunan fungsi tubuh, serta pemberdayaan keluarga dalam perawatan lansia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara sindrom kelemahan dan pemberdayaan keluarga dengan kualitas hidup lansia hipertensi di Puskesmas Tikung Kabupaten Lamongan. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah lansia hipertensi sebanyak 132 orang, dengan sampel 100 responden yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Instrumen menggunakan teknik purposive sampling meliputi kuesioner FRAIL Scale, Family Empowerment Scale, dan WHOQOL-OLD. Analisis data menggunakan uji spearman rank hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara sindrom kelemahan dengan kualitas hidup lansia hipertensi (p = 0,003), dimana semakin tinggi tingkat kelemahan maka kualitas hidup semakin menurun. Selain itu, terdapat hubungan signifikan antara pemberdayaan keluarga dengan kualitas hidup lansia hipertensi (p = 0,033), dimana semakin baik pemberdayaan keluarga maka kualitas hidup semakin meningkat. Secara simultan, kedua variabel berhubungan signifikan dengan kualitas hidup lansia hipertensi.
Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas X Jakarta Barat Tutut Fatmafati; Ricky Riyanto Iksan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.987

Abstract

Diabetes Mellitus is a condition caused by the failure of the pancreas to produce insulin. Uncontrolled diabetes can cause hyperglycemia or increased blood sugar, which can damage various body systems. This study aims to determine the relationship between family support and medication adherence in Type II Diabetes Mellitus patients at Community Health Center X, West Jakarta. The research design uses quantitative research with a cross-sectional design. This study uses a purposive sampling technique with a sample size of 89 respondents. The instrument used is a questionnaire. The analysis used is univariate analysis and bivariate analysis using the chi-square test. Results Most respondents have high family support (58.4%) and good medication adherence (69.7%). Bivariate analysis showed a significant relationship between family support and medication adherence in patients with type 2 diabetes mellitus. Patients with high family support were 4.526 times more likely to have good medication adherence than those with low family support (OR = 4.526; 95% CI: 1.724–11.884; p = 0.003). Conclusion: There is a significant relationship between family support and medication adherence in patients with type 2 diabetes mellitus. The better the family support provided, the higher the patient's medication adherence, thus supporting the successful management of type 2 diabetes mellitus.
Kualitas Tidur Dengan Keteraturan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMA X Jakarta Popi Meykuri; Roza Indra Yeni
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.988

Abstract

The menstrual cycle is a physiological process in women that is influenced by the interaction of reproductive hormones with a normal range of 21–35 days. Menstrual cycle disorders are still common in adolescents and can be influenced by various factors, one of which is sleep quality. This study aims to determine the relationship between sleep quality and menstrual cycle regularity in female adolescents at SMA Negeri X Jakarta. This study used an analytical design with a cross-sectional approach. The research sample consisted of 58 respondents. Data collection was carried out through a questionnaire on sleep quality and menstrual cycle regularity. Data analysis used univariate tests to see the frequency and percentage distribution, and bivariate tests using Chi-Square with a significance level of 0.05. Results Poor sleep quality: 47 (87.0%) experienced disturbances and 7 (13.0%) did not experience disturbances. Good sleep quality: 1 (25.0%) experienced disturbances and 3 (75.0%) did not experience disturbances. The test results showed a p-value of 0.14 (>0.05), OR 20.143 with a 95% CI of 1.830–221.690, indicating no significant relationship, but there was a tendency for a higher risk of poor sleep quality. The conclusion of this study is that there is no significant relationship between sleep quality and menstrual cycle regularity, but there is a tendency for an increased risk of menstrual cycle disorders in adolescents with poor sleep quality.
Penerapan Health Promotion Model Dengan Media Video Terhadap Pengetahuan dan Sikap Menstrual Hygiene Remaja Putri di SMA Negeri 4 Cimahi Vira Nursanti; Wulan Novika Ambasari; Ida
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.989

Abstract

Menstrual hygiene merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja putri. Kurangnya pengetahuan dan sikap yang kurang tepat mengenai menstrual hygiene dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan reproduksi. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja adalah melalui penerapan Health Promotion Model (HPM) dengan media video. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Health Promotion Model dengan media video terhadap pengetahuan dan sikap menstrual hygiene remaja putri di SMA Negeri 4 Cimahi. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 176 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan sikap menstrual hygiene. Analisis data menggunakan uji Marginal Homogeneity untuk pengetahuan dan uji McNemar untuk sikap. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah intervensi dengan nilai p = 0,000 serta peningkatan sikap positif dengan nilai p = 0,001. Penerapan Health Promotion Model dengan media video terbukti berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap menstrual hygiene remaja putri. Media video dapat menjadi salah satu alternatif edukasi kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat pada remaja putri.
Hubungan Internet Addiction Dengan Anxiety Pada Mahasiswa Keperawatan Semester 6 STIKes Maharani Malang Vanesa Dewinta; Puguh Raharjo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.997

Abstract

Internet addiction merupakan permasalahan yang semakin meningkat di kalangan mahasiswa, khususnya pada lingkungan pendidikan kesehatan dengan tuntutan akademik yang tinggi. Penggunaan internet yang berlebihan dapat berkontribusi terhadap gangguan psikologis, termasuk anxiety, yang berpotensi menghambat prestasi akademik dan perkembangan profesional mahasiswa keperawatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 100 mahasiswa keperawatan semester 6 STIKes Maharani Malang dilibatkan sebagai sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan total sampling. Internet addiction diukur menggunakan Internet Addiction Test (IAT), sedangkan tingkat kecemasan diukur menggunakan Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS). Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji korelasi Spearman rank. Analisis univariat menggambarkan distribusi tingkat internet addiction dan anxiety pada responden. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan positif yang bermakna secara statistik antara internet addiction dengan anxiety (r = 0,353, p = 0,000), yang berarti semakin tinggi tingkat internet addiction maka semakin tinggi pula tingkat anxiety mahasiswa. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara internet addiction dengan anxiety pada mahasiswa keperawatan semester 6 STIKes Maharani Malang. Temuan ini menekankan pentingnya skrining dini dan program intervensi terkait perilaku penggunaan internet guna mendukung kesehatan mental mahasiswa keperawatan.
Hubungan Psychological Capital Dengan Coping Stres Pada Mahasiswa Yang Bekerja Di ITSK RS Dr. Soepraoen Malang Wandha Asri Rahmawati; Heny Nurmayunita
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.999

Abstract

Pendahuluan: Mahasiswa yang bekerja menghadapi tuntutan akademik dan pekerjaan secara bersamaan yang berpotensi meningkatkan stres sehingga diperlukan kemampuan coping yang baik. Salah satu faktor psikologis yang diduga berhubungan dengan coping stres adalah psychological capital yang terdiri dari self-efficacy, hope, optimism, dan resilience. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara psychological capital dengan coping stres pada mahasiswa yang bekerja di ITSK RS dr. Soepraoen Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 60 mahasiswa yang bekerja dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan Psychological capital Questionnaire (PCQ-24) dan Brief COPE Inventory. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi 0,05 karena data tidak berdistribusi normal. Hasil: Sebagian besar responden memiliki psychological capital kategori sedang (51,7%) dan coping stres kategori sedang (55,0%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara psychological capital dengan coping stres (r = 0,627; p = 0,000). Kesimpulan: Semakin tinggi psychological capital yang dimiliki mahasiswa, semakin adaptif coping stres yang digunakan dalam menghadapi tuntutan akademik dan pekerjaan. Psychological capital memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa mengelola stres selama menjalani peran ganda sebagai mahasiswa dan pekerja.
Pengaruh Video Pembelajaran Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Calon Pengantin Dalam Mempersiapkan Kehamilan Sehat Di KUA Kecamatan Limboto Fahmy Lasimpala; Zuriati Muhamad; Fidyawati Aprilia Hiola; Levana Shondakh
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1005

Abstract

Keterbatasan pemahaman calon pengantin mengenai kesehatan reproduksi dan perencanaan kehamilan sehatmasih menjadi tantangan dalam pelaksanaan pelayanan pranikah. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risikoterjadinya kehamilan tidak optimal, komplikasi kehamilan, serta berdampak pada kualitas kesehatan ibu dan anak.Salah satu pendekatan edukatif yang dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman adalah penggunaan mediapembelajaran berbasis audiovisual, seperti video, yang mampu menyajikan informasi secara sistematis, menarik,dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian video pembelajarankesehatan reproduksi terhadap peningkatan pengetahuan calon pengantin dalam mempersiapkan kehamilan sehatdi Kantor Urusan Agama Kecamatan Limboto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desainone group pretest-posttest. Jumlah sampel sebanyak 40 responden yang ditentukan melalui teknik purposivesampling sesuai kriteria inklusi. Intervensi yang diberikan berupa edukasi kesehatan reproduksi melalui mediavideo, sedangkan pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan menggunakan instrumen kuesioner sebelum dansesudah perlakuan. Analisis data dilakukan secara bivariat untuk mengidentifikasi perbedaan tingkat pengetahuanresponden sebelum dan setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuancalon pengantin setelah diberikan intervensi berupa video pembelajaran. Hasil uji statistik menunjukkan nilaisignifikansi p Value < 0,05, yang mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh yang bermakna antara pemberianvideo pembelajaran kesehatan reproduksi dengan peningkatan pengetahuan calon pengantin dalam perencanaankehamilan sehat. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video pembelajarankesehatan reproduksi efektif dalam meningkatkan pengetahuan calon pengantin. Oleh karena itu, media inidirekomendasikan sebagai alternatif strategi edukasi yang inovatif dalam kegiatan bimbingan perkawinan gunamendukung kesiapan pasangan dalam menghadapi kehamilan yang sehat dan terencana.
Analisis Asuhan Keperawatan Dengan Fokus Intervensi Latihan Batuk Efektif Pada Pasien Pneumonia CAP Ditandai Dengan TB Paru Di Paviliun Darmawan 5 RSPAD Gatot Soebroto Jessica Naurah Ibrahim; Ratna Dewi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1007

Abstract

Pneumonia Community-Acquired Pneumonia (CAP) yang disertai Tuberkulosis (TB) Paru merupakan kondisi infeksi saluran pernapasan yang dapat semakin kompleks apabila disertai komorbiditas Chronic Kidney Disease (CKD) Stadium V yang menjalani hemodialisis, karena penurunan sistem imun, retensi cairan, dan penumpukan sekret yang memperberat gangguan bersihan jalan napas. Penelitian ini bertujuan menganalisis asuhan keperawatan dengan fokus intervensi latihan batuk efektif pada pasien Pneumonia CAP ditandai dengan TB Paru di Paviliun Darmawan 5 RSPAD Gatot Soebroto. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, penegakan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi pada satu pasien lanjut usia selama tiga hari perawatan, dengan latihan batuk efektif sebagai intervensi nonfarmakologis utama untuk mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif. Hasil studi menunjukkan peningkatan skor bersihan jalan napas dari 1 menjadi 3 dalam tiga hari, ditandai dengan berkurangnya sesak napas dan bunyi napas tambahan, peningkatan kemampuan pasien mengeluarkan sekret secara mandiri, frekuensi napas yang stabil pada 20 kali per menit, serta saturasi oksigen yang dipertahankan pada 99%. Pasien juga mampu mendemonstrasikan kembali teknik batuk efektif secara mandiri. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa latihan batuk efektif merupakan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang aman dan efektif dalam memperbaiki bersihan jalan napas pada pasien pneumonia dengan komorbiditas kompleks,sehingga direkomendasikan untuk diintegrasikan sebagai bagian dari asuhan keperawatan standar pada pasien dengan kondisi serupa.

Page 95 of 107 | Total Record : 1062