cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
ISSN : 18295797     EISSN : 25499475     DOI : 10.21831
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
Analisis Adaptasi Masyarakat Minang Perantauan Dalam Kehidupan Masyarakat Multikultural di Kelurahan Kranji Bekasi (Kajian Kualitatif Dalam Pengembangan Sumber Belajar IPS) Demalia, Ema; Sapriya; Logayah, Dina Siti
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 22 No. 1 (2025): Socia: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakAdaptasi masyarakat Minang perantauan dalam kehidupan masyarakat multikultural yang mudah diterima oleh masyarakat lokal, menjadi latar belakang mereka melakukan perantauan. Proses penerimaan masyarakat Minang dilakukan dalam proses adaptasi dan interaksi sosial yang menjadi peran penting dalam membentuk hubungan antar individu juga dengan antar kelompok, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup dan memperluas jaringan sosial di lingkungan. masyarakat. Tujuan penelitian ini menganalisis adaptasi masyarakat minang perantauan dalam kehidupan masyarakat multikultural di Kelurahan Kranji Bekasi. Pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yakni masyarakat Minang yang merantau, dan masyarakat lokal di Kelurahan Kranji yang dipilih menggunakan purposive sampling non-probability. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini diuji keabsahaan nya dengan menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Minang yang merantau ke Kelurahan Kranji mengalami perubahan ditandai dengan perubahan kebutuhan hidup serta memperluas jaringan sosial di masyarakat. 2) proses adaptasi masyarakat Minang yang merantau mengalami penyesuaian bahasa dan sosialisasi di Kelurahan Kranji. 3) adanya masyarakat Minang yang merantau ke Kelurahan Kranji sebagai pengembangan sumber belajar IPS dalam interaksi sosial serta sosialisasi di masyarakat. Berdasarkan hal tersebut dalam proses adaptasi yang dilakukan oleh masyarakat Minang ke Kelurahan Kranji memiliki peran penting untuk memperluas modal sosial berupa mengikuti komunitas masyarakat Minang. Implikasi penelitian ini pada Pendidikan IPS, bahwa dari adaptasi yang dilakukan oleh masyarakat perantauan dapat mempengaruhi proses interaksi sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat.Kata Kunci: Adaptasi, Masyarakat Multikultiral, Tradisi Merantau.   AbstractThe adaptation of the overseas Minang people in the life of a multicultural community that is easily accepted by the local community, is the background for them to go overseas. The process of accepting the Minang community is carried out in the process of adaptation and social interaction which plays an important role in forming relationships between individuals as well as between groups, which can affect the quality of life and expand social networks in the community. The purpose of this study is to analyze the adaptation of the overseas Minang community in the life of a multicultural community in Kranji Village, Bekasi. A qualitative approach, with a descriptive method is used in this study. Research data collection is carried out through interviews, observations and documentation. The informants in this study are the Minang people who travel, and the local community in Kranji Village who were selected using purposive sampling non-probability. Data analysis is carried out through three stages, namely data reduction, data presentation and conclusion drawn. This study was tested for validity using data triangulation. The results of the study show that: 1) the social and economic conditions of the Minang people who migrated to Kranji Village have changed, characterized by changes in living needs and expanding social networks in the community. 2) the adaptation process of the Minang people who migrated to Kranji Village experienced language adjustment and socialization. 3) the existence of the Minang community who migrated to Kranji Village as a development of social studies learning resources in social interaction and socialization in the community. Based on this, in the adaptation process carried out by the Minang people to Kranji Village, it has an important role to expand social capital in the form of following the Minang community. The implication of this research on social studies education is that adaptation carried out by overseas communities can affect the process of social interaction that occurs in the community. Keywords: Adaptation, Multicultural Society, Migratory Tradition
Revisi Tanpa Semangat Reformasi: Residu Dwifungsi ABRI Dalam Revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 Tentang Tentara Nasional Indonesia: Revision Without the Spirit of Reform: Residues of the ABRI's Dual Function in the Revision of Law Number 34 of 2004 Concerning the Indonesian National Armed Forces Yosarie, Ikhsan; Oktaviani
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 22 No. 1 (2025): Socia: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis residu dwifungsi ABRI sebagai faktor penghambat agenda reformasi Tentara Nasional Indonesia pada masa Reformasi, dengan mengambil fokus pada momentum Revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. Baik secara proses dan substansi, revisi UU a quo regresif terhadap reformasi TNI karena semakin membuka ruang perluasan peran militer di ranah sipil. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (literature study). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat residu dwifungsi ABRI dalam paradigma pemerintah dan DPR pada revisi UU TNI. Residu tersebut terlihat melalui habituasi peran militer di luar bidang pertahanan, serta ditopang sejumlah muatan revisi UU TNI. Akibatnya muatan revisi Undang-Undang a quo tidak promotif terhadap agenda reformasi TNI di Indonesia. Kondisi ini memperlihatkan pemahaman keliru tentang dwifungsi TNI oleh pemerintah dan DPR pada masa reformasi. Reformasi TNI yang semestinya menjadi agenda penting pemerintah pasca-Orde Baru untuk memastikan peran dan batasan yang tegas mengenai posisi dan peran militer dalam demokrasi, justru berjalan mundur dengan bayang-bayang dwifungsi militer melalui muatan-muatan revisi UU TNI.
Pembelajaran Sejarah Terintegrasi Nilai-Nilai Falsafah Piil Pesenggiri Sebagai Wujud Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal Lampung Meihan, Andre Mustofa
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 20 No. 2 (2023): Socia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v20i2.65810

Abstract

Piil Pesenggiri merupakan sebuah falsafah hidup orang lampung yang menjadi aturan ataupun norma di dalam masyarakat lampung sebagai mahluk sosial. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Pembelajaran Sejarah terintegrasi nilai-nilai falsafah Piil Pesenggiri sebagai wujud menjaga eksistensi kearifan lokal Lampung. Penelitian ini akan menggunakan metode studi kepustakaan. Dalam konteks penelitian ini, akan dilakukan sebuah eksplorasi dan evaluasi berbagai buku, jurnal, catatan-catatan, dan sumber-sumber literatur yang relevan dengan topik penelitian. Data-data yang berhasil dikumpulkan dari sumber-sumber utama maupun sekunder ini akan dianalisis secara cermat sesuai dengan tujuan penelitian. Berdasarkan pembahasan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran sejarah terintegrasi nilai-nilai falsafah Piil Pesenggiri sebagai wujud menjaga eksistensi kearifan lokal Lampung dapat dilakukan dengan cara: 1) Menyusun sebuah perencanaan pembelajaran (RPP) Sejarah yang terintergrasi nilai-nilai Piil Pesenggiri; 2) Memberikan proyek/tugas yang menanamkan nilai-nilai falsafah Piil Pesengiri dalam pembelajaran sejarah; 3) Melakukan evaluasi dan refleksi terhadap pelaksanaan pembelajaran yang terintegrasi nilai-nilai falsafah Piil Pesenggiri.
Implementing Engaging Strategies to Cultivate Study Habits and Propel Academic Achievement among Secondary School Students ADEOYE, Moses Adeleke; PARAMOLE, Oyeronke Christiana; JOLAOYE, Joshua Durotoye; JIBRIL, Ayuba Olaniyi
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 20 No. 2 (2023): Socia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v20i2.65956

Abstract

Effective study habits are essential for academic success among secondary school students. However, many students struggle to develop and maintain effective study habits, leading to poor academic performance. The paper explores the significance of building bridges to success by implementing engaging strategies to cultivate study habits and propel academic achievement in secondary school students. It highlights the theoretical framework behind this approach and emphasizes the importance of study habits in the lives of students. Additionally, the paper presents evidence-based strategies and interventions that can be applied in educational settings to enhance students' study habits and academic performance. The paper also provides practical strategies that educators can employ to foster a supportive learning environment and teach effective study techniques. Additionally, it discusses the implementation of engaging strategies in the classroom, such as active learning techniques, technology integration, and collaborative learning. Lastly, the paper addresses the importance of assessing and monitoring students' progress to ensure the effectiveness of these strategies. In conclusion, cultivating study habits and promoting academic achievement among secondary school students can foster a positive and engaging learning environment and students can develop the necessary skills and habits to excel academically.
Karakteristik Pekerja Anak Dan Analisis Faktor Rumah Tangga Yang Mempengaruhi Terjadinya Pekerja Anak Di Provinsi Sulawesi Tenggara. ANWAR, DEWI FATIMAH; SUKAMDI, SUKAMDI; ALFANA, MUHAMMAD ARIF FAHRUDIN
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 20 No. 2 (2023): Socia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v20i2.66492

Abstract

Pekerja anak merupakan tiap-tiap anak yang bekerja dengan sifat dan intensitasnya bersifat mengganggu dan membahayakan kesehatan. Selain itu juga bersifat mengganggu keselamatan anak dan tumbuh kembangnya. Persentase pekerja anak selama periode empat tahun ini tidak mengalami penurunan, bahkan jumlah anak yang bekerja secara global meningkat lebih dari 8 juta. Secara nasional, Provinsi Sulawesi Tenggara menempati posisi tertinggi dalam persentase pekerja anak pada tahun 2019-2020. Penelitian ini memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik berupa data mentah survei angkatan kerja nasional bulan Agustus 2021. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif inferensial dengan persamaan logistik biner. Ciri-ciri pekerja anak di Provinsi Sulawesi Tenggara adalah sebagian besar berusia 17 tahun, berjenis kelamin perempuan, tinggal di pedesaan, tidak lagi bersekolah, bekerja sebagai buruh/pegawai/pegawai, jam kerja antara 40-70 jam per minggu, memiliki kepala rumah tangga yang tidak bekerja atau bekerja di sektor informal sebagai pekerjaan utama, dan mayoritasnya memiliki anggota rumah tangga sebanyak 5 orang.
Pengaruh Brand Image dan Kualitas Produk Tupperware Terhadap Keputusan Pemakaian Produk Oleh Konsumen Nurazizah, Devina Caysarrita; Rizky, Arta Sanggranti Aprili; Yusuf, Dalila Kamilah; Salisah, Nikmah Hadiati
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 20 No. 2 (2023): Socia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v20i2.68190

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh Brand Image dan kualitas produk Tupperware terhadap keputusan pemakaian produk Tupperware oleh konsumen. Populasi dalam penelitian ini merupakan pengguna aktif produk Tupperware sebanyak 75 responden dengan menggunakan teknik sampling non probability sampling jenis snowball sampling. Begitu juga metode pengumpulan data yang digunakan adalah berupa kuesioner online dan studi literatur serta hasil analisis dari data kuesioner tersebut diolaah dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistic 24. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode kuantitatif jenis asosiatif dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui signifikansi hubungan antara 2 variabel atau lebih. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari brand image (X1) dan kualitas produk (X2) dengan variabel dependennya yaitu keputusan pemakaian produk oleh konsumen (Y). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Brand Image memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pemakaian produk oleh konsumen. Begitu juga dengan variabel kualitas produk Tupperware yang memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pemakaian produk oleh konsumen. Maka secara bersmaan, variabel Brand Image dan kualitas produk Tupperware berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pemakaian produk Tupperware oleh konsumen.
Analisis Pengaruh Rebranding Gedung dan Service Excellent Terhadap Citra Positif PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung KCP Kota Agung Ilham, Naufal Fallah; Kartika, Tina; Wardhani, Andy Corry
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 20 No. 2 (2023): Socia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v20i2.68483

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya rebranding gedung dan service excellent dalam rangka meningkatkan citra positif perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Rebranding Gedung dan Service Excellent Terhadap Citra Positif PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Kantor Cabang Pembantu Kota Agung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey,  pengumpulan  data  penelitian  dengan  menggunakan  kuesioner yang disebar melalui google form. Populasi penelitian ini adalah seluruh nasabah PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Kantor Cabang Pembantu Kota Agung. Sampel Penelitian ini berjumlah 100 orang nasabah yang dipilih dengan cara purposive sampling berdasarkan database nasabah. Instrumen yang digunakan telah dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner, angket, dan wawancara. Data yang terkumpul di analisis dengan uji asumsi klasik dan uji regresi. Hasil penelitian ini menunjukan 1) Terdapat Pengaruh yang Positif dan Signifikan Rebranding Gedung Terhadap Citra Positif PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Kantor Cabang Pembantu Kota Agung, 2) Terdapat Pengaruh yang Positif dan Signifikan Service Excellent Terhadap Citra Positif PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Kantor Cabang Pembantu Kota Agung, dan 3) Terdapat Pengaruh yang Positif dan Signifikan  secara bersama-sama Rebranding Gedung dan Service Excellent  Terhadap Citra Positif PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Kantor Cabang Pembantu Kota Agung. Temuan penelitian ini mengisyaratkan jika perusahan ingin meningkatkan citra positif maka perlu juga meningkatkan rebranding gedung dan service excellent.
Dampak Kemunculan LMSD sebagai Media Hiburan pada Generasi Milenial (Perbedaan Generasi menurut Neil Howe dan William Strauss) Wisnuyana, Biandro; Saka, Putri Ananda
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 21 No. 1 (2024): Socia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v21i1.70683

Abstract

Hadirnya Layanan Media Streaming Digital (LMSD) di tengah eksisnya tayangan-tayangan televisi (TV) konvensional menambah opsi hiburan bagi masyarakat khususnya Generasi Y (milenial) yang lahir dalam rentang tahun 1982 hingga 2000. LMSD merupakan suatu media hiburan yang tergolong baru jika dibandingkan dengan TV Konvensional yang sudah ada sejak tahun 1950-an di Indonesia. Penyedia LMSD di Indonesia saat ini masih didominasi oleh berbagai platform hiburan online seperti Netflix, Iflix, Spotify, Joox, dan lain sebagainya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji alasan generasi milenial dalam menggunakan LMSD serta dampak positif dan negatif apa yang mereka rasakan ketika menggunakan media tersebut. Data di dalam penelitian ini diperoleh melalui metode kualitatif dengan wawancara kepada 10 orang narasumber yang tergolong ke dalam generasi milenial pada wilayah Kota Surabaya dan Sidoarjo. Guna mendukung data lapangan yang didapatkan, peneliti juga menggunakan data pendukung dari berbagai literatur ilmiah yang berkaitan dengan topik bahasan. Berdasarkan data yang telah dikumpulkan dan dianalisis, hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi milenial sangat menggemari LMSD karena dianggap sebagai media hiburan yang variatif, praktis, simpel, dan fleksibel. Akan tetapi, kemunculan LMSD sebagai media hiburan memiliki dampak negatif yang berimplikasi serius bagi kehidupan generasi milenial seperti menimbulkan efek kecanduan hingga menurunkan daya sosialisasi  maupun literasi. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan serius baik dari kalangan pemangku kebijakan maupun individu pengguna untuk membatasi penggunaan LMSD pada tataran yang diperlukan.
Fanatisme Pada Anime Terhadap Pergeseran Perilaku Konservasi Budaya Lokal Di Kota Semarang Artha, Prima Audria; Arsal, Thriwaty
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 21 No. 1 (2024): Socia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v21i1.72353

Abstract

Budaya lokal adalah warisan yang harus dijaga oleh seluruh masyarakat Indonesia, akan tetapi di era globalisasi kemajuan teknologi memudahkan budaya asing masuk dan memengaruhi masyarakat, salah satunya Budaya Jepang. Budaya Jepang menjadi terkenal melalui tayangan anime. Anime digemari oleh berbagai kalangan, bahkan telah dibentuk komunitas pecinta anime salah satunya Hocer Cosplay Semarang. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menjelaskan fanatisme pada anime menyebabkan perubahan perilaku konservasi budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif sehingga dapat dihasilkan penjelasan mendalam mengenai fanatisme anime yang memengaruhi perilaku konservasi budaya lokal. Hasil penelitian ini adalah pada tahap impuls, anggota Hocer Cosplay Semarang menganggap bahwa event cosplay adalah sarana untuk mewujudkan impian menjadi anime, di tahap persepsi mereka memaknai event cosplay dapat memberikan kepuasan karena hobi tersalurkan, di tahap manipulasi mereka memutuskan untuk ber-cosplay, dan tahap konsumasi mereka mulai ber-cosplay. Dalam kaitannya dengan budaya lokal, mereka cenderung menyukai budaya Jepang namun juga tidak melupakan budaya lokal.
Implementasi Pelatihan Tari Nusantara dalam Meningkatkan Nasionalisme dan Kesadaran Budaya Mulyani, Aan; Izzati, Umi Anugerah; Bachria, Bachtiar Syaiful
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 21 No. 1 (2024): Socia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v21i1.74415

Abstract

The study attempts to present a qualitative description about how Nusantara dance training may serve to develop nationalism and cultural awareness. That shall be accomplished via a systematic review method and presented in a qualitative descriptive manner. This research uses a systematic review process that includes a number of phases: (a) creating research questions, (b) performing a literature search, (c) performing screening and selection of research articles, (d) carrying out analysis and synthesis of qualitative findings, (e). This research indicates that dance training can be considered a process that gives support and knowledge to dance creators when creating a new movement that incorporates distinctive characteristics with the creator's creativity, and maintaining the distinctive characteristics of every person's movement. The success of the training is dependent to an approach and model that best corresponds to the creator's Key words: Training Implementation, Nusantara Dance, Nationalism, Cultural Awareness