cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Nutrition College
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 23376236     EISSN : 2622884X     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Journal of Nutrition College (P-ISSN : 2337-6236; E-ISSN : 2622-884X) diterbitkan oleh Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro sebagai media publikasi artikel-artikel ilmiah dalam biang Ilmu Gizi dengan skala terbit 4 kali dalam setahun, yaitu pada Januari, April, Juli, dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 704 Documents
ANALISIS ZAT GIZI ES KRIM PISANG BATU (Musa balbisiana colla) SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL PENCEGAH KANKER KOLOREKTAL Juwita, Riza Iska; Syauqy, Ahmad; Anjani, Gemala; Afifah, Diana Nur
Journal of Nutrition College Vol 10, No 1 (2021): Januari
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v10i1.27973

Abstract

Latar belakang: Pisang batu merupakan salah satu pangan lokal sumber kalsium dan serat pangan. Es krim dengan substitusi tepung pisang batu dengan kandungan tinggi kalsium dan serat pangan dapat menjadi alternatif pangan fungsional pencegah kanker kolorektal.Tujuan: Mengetahui efek substitusi tepung pisang batu terhadap kandungan gizi yang meliputi kadar protein, lemak, air, abu, serat pangan, dan kalsium es krim pisang batu.Metode: Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 3 taraf perlakuan, yaitu variasi substitusi tepung pisang batu 0% (N1), 12% (N2), dan 17% (N3) dengan 3 kali pengulangan. Analisis kadar protein menggunakan metode Kjeldahl, kadar lemak menggunakan metode soxhlet, kadar karbohidrat menggunakan metode carbohydrate by difference, kadar air menggunakan metode oven, kadar abu menggunakan metode pengabuan kering, kadar serat pangan dengan metode enzimatik-gravimetri, dan uji kalsium menggunakan uji titrimetrik. Analisis statistik kandungan gizi menggunakan uji one way ANOVA.Hasil: Es krim N2 dengan substitusi tepung pisang batu 12% memiliki kadar kalsium tertinggi diantara semua perlakuan dengan kandungan kalsium 0,73%, protein 3,04%, lemak 5,09%, karbohidrat 39,31%, air 51,25%, abu 1,29%, dan serat pangan 5,96%.Simpulan: Substitusi tepung pisang batu dapat meningkatkan kalsium, kadar lemak, kadar air dan menurunkan kadar abu pada es krim pisang batu.
EFEKTIVITAS SUPLEMENTASI BRANCHED-CHAIN AMINO ACID (BCAA) TERHADAP TIMBULNYA DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS (DOMS) Sanjaya, Evan Japutra; Ayusari, Amelya Aughustina; Ghozali, Dhoni Akbar; Wiboworini, Budiyanti
Journal of Nutrition College Vol 10, No 2 (2021): April
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v10i2.29947

Abstract

Background: Sensation in the form of pain, edema, and stiffness that increases 24-48 hours after high-intensity training, especially eccentric exercises is called Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS). One method to accelerate the recovery process and reduce the pain caused by DOMS is with Branched-Chain Amino Acid (BCAA) supplementation. However, until now, there has been limited research that proves the difference in the effectiveness of supplementation time between before and after exercise. Objectives: The aim of this research was to determine the difference in the effectiveness of BCAA supplementation time on DOMS.Methods: This research was an experimental research. A posttest only control group design approach was carried out to measure the effectiveness of supplementation on DOMS as measured by VAS at 24 hours after exercise. A pre and post control group design approach was carried out to measure the effectiveness of supplementation on the alteration in Range of Motion (ROM) as measured by the modified Lower Extremity Functional Scale (LEFS) questionnaire before exercise and 24 hours after exercise. The subjects were classified into 3 groups, namely the control group, 30 minutes before exercise supplementation, and 1 hour after exercise supplementation. Data were analyzed by one way ANOVA and Kruskall Wallis tests. Results Total sample in this study was 30 people. The result of oneway ANOVA test for differences in the effectiveness of BCAA supplementation on VAS was p<0.001. The result of post hoc test between the control and before and after exercise supplementation group was p<0.001, while between the before and after supplementation group was p=0.113. The result of Kruskall Wallis test to measure the effectiveness of supplementation on the alteration (Δ) in LEFS was p=0.336Conclusion: There was no significant difference in the level of pain between the before and after BCAA supplemented group. However, there were significant differences in the level of pain in both of the before and after supplementation group with the control group. There was no significant differences in the alteration of ROM between the three groups
EFEKTIVITAS MADU DAN TABLET Fe SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN Damayanti, Dini Fitri; Astuti, Wahyu; Wati, Ellisa; Marsita, Elma
Journal of Nutrition College Vol 10, No 2 (2021): April
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v10i2.29144

Abstract

Background: Anemia is a condition in which the levels of hemoglobin, hematocrit and red blood cells are lower than normal values. Women have the highest risk of developing anemia, especially in young women. The prevalence rate of anemia in Indonesia, namely in adolescent women is 26.50%. Anemia in adolescents can decreased concentration of learning, frequent fatigue, drowsiness, lower body resistance, complications in pregnancy and childbirth when a future mother. The government make a policy to overcome the problem of anemia due to iron deficiency by provision of iron supplements. Objectives: Analyze effectiveness of honey and iron supplementation to help increase the levels of hemoglobin in adolescent girl on boarding school Hidayatul Muslim Kubu Raya. Methods: This type of research is experimental pre-test and post-test with control group design. The sample of this study was young women at the Hidayatul Muslimin Islamic Boarding School in Kubu Raya aged 16-19 years, totaling 36 people with exclusion criteria (18 samples of the intervention group and 18 samples of the control group). The sampling technique was purposive sampling and the method of analysis used paired t-test and independent t-test. Results: Based on the statistic test, there was a significant difference between giving honey with iron supplementation and only iron supplementation to increase hemoglobin levels in adolescent girls (p=0.002).Conclusion: Honey with iron supplementation was effective to helped increase the levels of hemoglobin in adolescent girl on boarding school Hidayatul Muslimin Kubu Raya.
PENGARUH PEMBERIAN AJUVAN ASAM FOLAT TERHADAP FUNGSI PERSONAL DAN SOSIAL PASIEN SKIZOFRENIA KRONIK Suprapti, Rini; Fitrikasari, Alifiati; Pudjo, Rihadini; Asikin, Hang Gunawan; Noerhidajati, Elly
Journal of Nutrition College Vol 10, No 3 (2021): Juli
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v10i3.30725

Abstract

 Latar Belakang : Hasil pengobatan skizofenia menunjukkan sebanyak 85% mengalami penurunan fungsi. Remisi klinis tidak selalu mengarah pada pemulihan fungsi. Defisiensi folat diidentifikasi sebagai salah satu faktor risiko skizofrenia.Tujuan : Mengetahui manfaat ajuvan asam folat dalam memperbaiki fungsi personal dan sosial pasien skizofrenia kronis.Metode : Penelitian eksperimental dengan desain double blind – randomized controlled trial, pre post test design. Semua subjek yang memenuhi kriteria inklusi diambil menurut waktu (consecutive sampling), kemudian secara blok random dikelompokkan dalam kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Perlakuan dengan ajuvan asam folat 2 mg / hari selama 4 minggu. Kelompok kontrol mendapatkan anti psikotik dengan plasebo. Anti psikotik yang digunakan tidak sama. PSP diukur sebelum dan sesudah perlakuan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner sosiodemografi dan kuesioner wawancara terstruktur Personal and Social Performance Scale versi Indonesia.Hasil :  Terdapat 66 subjek yang memenuhi kriteria inklusi, 2 diantaranya Drop Out karena kejang dan SNM. Uji komparatif karakteristik demografik kelompok perlakuan dan kelompok kontrol tidak ada perbedaan bermakna. Terdapat peningkatan skor PSP yang bermakna secara statistik p <0,01 di kedua kelompok dengan peningkatan skor PSP kelompok perlakuan lebih tinggi (p = 0,029).Simpulan : Ajuvan asam folat memperbaiki fungsi sosial dan personal pasien skizofrenia kronis.
TINGKAT KECUKUPAN GIZI, STATUS GIZI, DAN STATUS ANEMIA MAHASISWA PENGHAFAL AL QURAN DI UIN WALISONGO SEMARANG Sholichah, Farohatus
Journal of Nutrition College Vol 10, No 1 (2021): Januari
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v10i1.28985

Abstract

Latar Belakang: Gizi merupakan salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi kualitas menghafal.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecukupan gizi, status gizi, serta status anemia mahasiswa penghafal AL Qur’an di UIN Walisongo Semarang.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Data asupan gizi diperoleh dengan food recall 3x24 jam. Wawancara mendalam dilakukan untuk memperoleh data terkait perilaku makan dalam menghafal Al Qur’an. Data status gizi diperoleh melalui pengukuran antropometri. Data status anemia diperoleh melalui pengujian kadar Hb dengan metode sahli. Analisis isi digunakan untuk data kualitatif, sedangkan analisis deskriptif digunakan untuk data kuantitatif.Hasil: Terdapat beberapa amalan terkait pola makan yang dilakukan dalam menghafal Al Qur’an, diantaranya adalah Puasa Dala’il, Puasa Mutih, Ngrowot, dan Ngeruh. Subjek penelitian memiliki tingkat kecukupan energi yang normal (45,45%), protein yang normal (72,72%), karbohidrat yang kurang (72,72%), zat besi yang kurang (90,91%), dan tingkat kecukupan lemak yang lebih (63,64%). Keseluruhan subjek penelitian (100%) memiliki tingkat kecukupan serat yang kurang. Subjek penelitian memiliki status gizi kurang (9,09%), status gizi lebih atau overweight (18,18%), obesitas (9,09%), status gizi normal (63,64%), dan mengalami anemia (36,36%). Simpulan: Mayoritas subjek penelitian berstatus gizi normal dan tidak anemia, tetapi masih diperlukan perencanaan diet yang tepat agar kecukupan energi dan zat gizi dapat terpenuhi dengan baik. 
INTERVENSI PERMAINAN MONOPOLI DAN DISKUSI GIZI SEIMBANG UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BOGOR Fitriyanti, Rita; Sriprahastuti, Brian; Cicih, Lilis Heri Mis
Journal of Nutrition College Vol 10, No 3 (2021): Juli
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v10i3.30772

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018  masalah gizi Anak Usia Sekolah di Indonesia masih cukup tinggi. Salah satu cara yang paling efektif dalam menyosialisasikan pengetahuan gizi melalui lembaga pendidikan.Tujuan : Mengetahui efektivitas permainan monopoli gizi dan diskusi untuk meningkatkan pengetahuan gizi seimbang sekolah dasar di Kabupaten Bogor.Metode : Penelitian kuantitatif eksperimen dan kualitatif dengan jenis Quasi Eksperiment dipadukan diskusi dan observasi pada siswa sekolah dasar di Kabupaten Bogor. Penelitian dirancang dengan pre and post with control desain. Jumlah sampel masing masing sebanyak 64 orang pada kelompok kontrol SDN 01 dan intervensi SDN 02. Kelompok intervensi adalah siswa yang diberikan permainan monopoli dan diskusi. Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar kelas 4. Analisis data menggunakan uji t berpasangan dan  uji Wilcoxon.Hasil : Ada perbedaan yang signifikan peningkatan pengetahuan gizi seimbang pada skor pre test dan post test kelompok intervensi p-value <0,001 sedangkan skor pre test dan post test kelompok kontrol p value 0,001 (<0,05). Perbandingan skor pengetahuan pada kelompok intervensi dan kontrol didapatkan skor pre test p value 0,638 (>0,05), post test 1 p value 0,582 (>0,05), dan p value post test 2 0,106 (>0,05) tidak ada perbedaan yang signifikan Skor Pre test, Post test 1, dan Post test 2 pada peningkatan Pengetahuan gizi seimbang. Berdasarkan perhitungan N-Gain hasil efektivitas sebesar 1,40 dapat disimpulkan kelompok intervensi dinyatakan lebih efektif daripada kelompok kontrol.  Berdasarkan hasil tidak terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata skor Sikap Gizi seimbang dan sikap terhadap media pada kelompok intervensi dan kontrol.Simpulan : Media monopoli dapat digunakan sebagai alat pembelajaran dibidang pendidikan sebagai sarana edukasi pengetahuan gizi seimbang.
PENGARUH PEMBERIAN COOKIES PELANGI IKAN GAGUK (Arius thalassinus) TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN ANAK PAUD IT IQRA’ KOTA BENGKULU Erdiana, Lilis; Simanjuntak, Betty Yosephin; Krisnasary, Arie
Journal of Nutrition College Vol 10, No 1 (2021): Januari
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v10i1.29246

Abstract

Latar Belakang : Pemberian cookies pelangi ikan gaguk sebagai makanan tambahan atau biasa dikenal snack mengandung energi dan protein tinggi yang baik untuk pertumbuhan anak usia dini.Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian cookies pelangi ikan gaguk (Arius thalassinus) terhadap perubahan berat badan anak PAUD IT IQRA Kota Bengkulu.Metode : Jenis penelitian ini yaitu pre eksperimen dengan rancangan one group pre and post design. Subjek penelitian adalah anak yang berusia 5-6 tahun dengan jumlah sampel 22 anak memiliki berat badan < 19 kg. Anak diberikan cookies pelangi ikan gaguk sebanyak 81 keping selama 27 hari per anak, atau diberikan 3 keping/ hari per anak. Analisis yang digunakan adalah uji wilcoxconHasil :, Rata-rata sumbangan energi harian cookies sebesar 120 Kkal. Rata-rata kenaikan berat badan anak sekitar 0,928 kg.Kesimpulan : Berdasarkan hasil uji statistik terdapat perubahan yang signifikan berat badan anak PAUD setelah dilakukan intervensi pemberian cookies pelangi ikan gaguk 3 keping/ hari (nilai p<0,001).
FORTIFIKASI FE MINUMAN SUSU FERMENTASI KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN DAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI ANEMIA Gunawan, Delima Citra Dewi; Dewi, Devillya Puspita; Astriana, Kuntari
Journal of Nutrition College Vol 10, No 2 (2021): April
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v10i2.29177

Abstract

Background: Adolescent girls are particularly susceptible to iron deficiency anemia. Iron fortification is easier to accept than supplementation. Probiotics and prebiotics can increase mineral absorption and optimize nutrient absorption and have been shown to improve iron status and reduce anemia. Objectives: To determine effect of Fe fortification on Fermented Milk of Red Dragon Fruit (Hylocereus polyrhizus) peel on hemoglobin levels and nutritional status in anemic adolescent girlsMethods: This study was a randomized controlled trial with a pre and post test design with a total of 40 anemic adolescent girls. Subjects were divided into 2 groups, namely control group and treatment group. Treatment group was given a fermented red dragon fruit (Hylocereus polyrhizus) peel milk with iron fortification of 100 ml/day for 3 weeks. Blood sampling to determine hemoglobin levels and measurement of nutritional status before and after intervention.Results: Based on the results of statistical tests, there was no difference average on treatment group and control group hemoglobin levels before intervention with p-value=0.355. There was a difference average on treatment and control groups hemoglobin levels after intervention (p-value =0.000). There was a difference average on hemoglobin levels before and after treatment in the treatment group (p<0.001) but not in the control group (p-value=0.777). There was a difference average on treatment and control groups nutritional status both before and after intervention (p-value = 0.018 and p-value = 0.006). There was a difference average of nutritional status before and after intervention on treatment group (p<0.001), but not in control group (p-value = 0.165).Conclusion: Fe Fortification on Fermented Milk of Red Dragon Fruit (Hylocereus polyrhizus) Peel can increase Hb levels and nutritional status in treatment group but not in control group
HUBUNGAN KEBIASAAN MENONTON MUKBANG, PENGETAHUAN GIZI DAN TINGKAT STRES DENGAN PERUBAHAN PERILAKU MAKAN NEGATIF PADA PENGGEMAR MUKBANG DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Amalia, Dea Sofa; Nuzrina, Rachmanida; Gifari, Nazhif; Angkasa, Dudung; Sitoayu, Laras
Journal of Nutrition College Vol 10, No 2 (2021): April
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v10i2.29142

Abstract

Background: Nowadays, Mukbang video is very popular on social media, especially Instagram, also known as an eating show which is a host doing a consumes various quantities of food. Teenager has an impressionable characteristic which can affect a person to imitate “negative-eating” behaviour, such as the food-vloggers did on the Mukbang video. In general, it is because the foods on the Mukbang video do not give an attention to the ingredients itself/it tends to be higher on calories, fat, and cholesterol. In case, this “negative-eating” behavior which is eating food with large portion and not balanced diet was imitated by a large part of society, then it can generate many nutrient problems that can affect to the health.Objectives: To know the relation between the behaviour of watching Mukbang, the nutrient knowledge, and the stress level with the changing of eating behaviour of Mukbang enthusiast on social media, Instagram.Methods: This research design was Cross Sectional with 125 respondents. All of the data were taken using Google Form with limited time for 10 minutes. Statistical data analysis used Chi-Square testResults: There is a significant relationship between the behaviour of watching Mukbang with the changing of negative eating behaviour (p-value = 0.003), there is a significant relationship between the nutrient knowledge with the changing of negative eating behaviour (p-value = 0.009), there is a significant relationship between the stress level with the changing of eating behaviour of Mukbang enthusiast on Instagram (p-value = 0.034).Conclusion: There is a significant relationship between the behaviour of watching Mukbang, the nutrient knowledge, and the stress level with the changing of eating behaviour of Mukbang enthusiast on Instagram. There needs to be a balance in the behaviour of watching Mukbang, the nutrient knowledge, and the stress level, in order there is no change in “negative-eating” behavior
PENGETAHUAN GIZI DAN CARA MENDAPATKAN MAKANAN BERHUBUNGAN DENGAN KEBIASAAN MAKAN MAHASISWA UNIVERSITAS DIPONEGORO Jauziyah, Shofi; nuryanto, Nuryanto; Tsani, A. Fahmy Arif; Purwanti, Rachma
Journal of Nutrition College Vol 10, No 1 (2021): Januari
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v10i1.30428

Abstract

Latar Belakang: Kebiasaan makan merupakan tingkah laku manusia terhadap makanan yang meliputi sikap, kepercayaan, dan pemilihan dalam mengonsumsi makanan yang terjadi secara berulang-ulang.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kebiasaan makan pada mahasiswa di Universitas Diponegoro.Metode: Penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Subjek adalah 110 mahasiswa Universitas Diponegoro berusia 19 – 22 tahun diambil dengan cara consecutive sampling. Data jenis kelamin,  pengetahuan gizi, uang saku, tempat tinggal, pengaruh teman sebaya, asal sumber pangan (karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, dan buah), kebiasaan makan daerah asal, dan pantangan makan diperoleh dengan menggunakan kuesioner penelitian, data kebiasaan makan diperoleh menggunakan Adolescent Food Habits Checklist. Data dianalisis statistika secara univariat dan bivariat menggunakan metode Chi-square.Hasil: Sebagian besar subjek (85,5%) memiliki kebiasaan makan yang tidak sehat sedangkan 14,5% lainnya memiliki kebiasaan makan yang sehat. Terdapat hubungan antara pengetahuan gizi, cara mendapatkan makanan sumber zat gizi berupa karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, dan buah dengan kebiasaan makan mahasiswa (p = 0,043, p = 0,005, p = 0,002, p = 0,001, p = 0,010, p = 0,018). Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin, uang saku, tempat tinggal, pengaruh teman sebaya, kebiasaan makan daerah asal, dan pantangan makan dengan kebiasaan makan mahasiswa (p>0,05)Simpulan: Pengetahuan gizi dan cara mendapatkan makanan (karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, dan buah) merupakan faktor-faktor yang berhubungan dengan kebiasaan makan mahasiswa Universitas Diponegoro.