cover
Contact Name
Sitti Rahmi, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
admin@nusadidaktika.com
Phone
+6282399482042
Journal Mail Official
admin@nusadidaktika.com
Editorial Address
Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanete Riattang, Kab. Bone Sulawesi Selatan
Location
Kab. bone,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Nusa Didaktika : Journal of Elementary Education Innovation and Studies
ISSN : -     EISSN : 31645313     DOI : -
Core Subject :
Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies is a scholarly journal dedicated to the development and dissemination of knowledge in the field of elementary education. The journal serves as an academic platform for researchers, academics, practitioners, and education stakeholders to publish high-quality scholarly works that contribute to improving the quality of teaching and learning in elementary schools. The journal accepts various types of manuscripts, including research articles, conceptual papers, and literature reviews relevant to contemporary issues in elementary education. Its primary focus includes instructional innovation, curriculum development, literacy and numeracy, character education, inclusive education, as well as the use of learning media and educational technology. Nusa Didaktika is committed to maintaining high publication standards through a rigorous peer review process and upholding strong publication ethics. The journal is published biannually, in June and December. As an open-access journal, all published articles are freely available to the public without subscription fees or Article Processing Charges (APC), supporting the broad dissemination of knowledge.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
EFEKTIVITAS MODEL CTL DENGAN MEDIA POP UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF SISWA SD Yasrul Jamil; Aliyah Rahmadani
Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies Vol 1 No 1 (2026)
Publisher : Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengenali huruf merupakan kemampuan esensial bagi siswa sekolah dasar sebagai pijakan dalam mempelajari kemahiran membaca dan menulis. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengenal dan mengidentifikasi huruf. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam efektivitas penerapan model Contextual Teaching Learning (CTL) yang didukung dengan media Pop Up Book dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber referensi terkait model CTL, media Pop Up Book, dan pengembangan kemampuan mengenal huruf siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa model CTL dapat menciptakan pembelajaran yang bermakna dan kontekstual bagi siswa, sementara media Pop Up Book terbukti mampu menarik minat dan perhatian siswa serta memvisualisasikan konsep huruf secara interaktif dan menarik. Penggabungan pendekatan CTL dengan media Pop Up Book dinilai efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf siswa sekolah dasar. Temuan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi para guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kemampuan literasi dasar siswa, khususnya dalam mengenal huruf. Rekomendasi lebih lanjut adalah perlunya penelitian eksperimental untuk membuktikan efektivitas model dan media pembelajaran tersebut dalam konteks yang lebih luas.
MELANGKAH MAJU BERSAMA KURIKULUM MERDEKA: MENGGALI POTENSI PENDIDIKAN INOVATIF DI ERA DIGITAL Ilham Arifin; Nurhalisa
Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies Vol 1 No 1 (2026)
Publisher : Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan inovasi pendidikan yang memberikan kebebasan kepada pendidik dalam menyesuaikan pembelajaran sesuai kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan mengulas implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai artikel jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka menekankan fleksibilitas pembelajaran, fokus pada materi esensial, serta mendorong siswa mengeksplorasi isu aktual melalui kegiatan proyek. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka dapat mendukung pengembangan karakter, kompetensi, dan keaktifan siswa sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
MERAIH PRESTASI MELALUI LITERASI NUMERASI DI SEKOLAH DASAR Dea Astuti; Nurul Azisah
Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies Vol 1 No 1 (2026)
Publisher : Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prestasi merupakan pencerminan hasil belajar yang di dapatkan dari hasil belajar. Literasi sangat penting bagi siswa karena membantu mereka mengembangkan keterampilan membaca, menulis, dan berpikir kritisnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meraih prestasi melalui literasi  numerasi di sekolah dasar guna untuk membuat proses pembelajaran menjadi efektif dan efisien sehingga mampu mengatasi masalah mereka sendiri yang sangat penting untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan di segala bidang. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian studi kepustakaan atau sering disebut dengan Library Research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dituntut untuk dapat mengkonstruksi sendiri pemahamannya, sehingga pengetahuan akan diperoleh secara bermakna yang akan berdampak terhadap hasil belajar. Dengan memperhatikan prestasi belajar maka dapat diketahui kemampuan dan kualitas siswa.  Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu salah satu bukti yang menujukan keberhasilan belajar siswa di sekolah adalah prestasi yang diperoleh siswa. Prestasi adalah hasil yang telah dicapai seseorang dalam melakukan kegiatan, baik di sekolah maupun di luar sekolah.
MENYONGSONG ERA BARU PENDIDIKAN: IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR Arini Mulkisam; Fitrah Auliya
Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies Vol 1 No 1 (2026)
Publisher : Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi tantangan dan peluang dalam menyongsong era baru pendidikan melalui implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Fokus utama adalah pada fleksibilitas kurikulum, pembelajaran berbasis proyek, pengembangan keterampilan abad ke-21, keterlibatan komunitas, dan penilaian formatif. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur sebagai teknik mengumpulkan data yaitu dengan mencari artikel atau jurnal terkait. Melalui pendekatan ini, artikel ini menggarisbawahi pentingnya transformasi paradigma pembelajaran menuju kesetaraan, relevansi, dan partisipasi aktif siswa. Langkah-langkah konkret yang diusulkan memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat setempat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan inovatif. Kesimpulannya, implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar menjadi landasan yang kokoh dalam mempersiapkan generasi masa depan untuk menghadapi tantangan global dengan percaya diri dan keterampilan yang relevan.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Felisya Rimayya; Nayla Oktaviana
Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies Vol 1 No 1 (2026)
Publisher : Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar mengacu pada fungsi kepala sekolah sebagai educator, manajer, administrator, inovator, motivator, leader dan supervisor. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi literatur. Adapun teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara kepada kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah dalam implementasi kurikulum Merdeka Belajar tergolong sangat aktif. Pada peran sebagai educator, kepala sekolah memberikan bimbingan dan pemahaman kepada guru terkait pemahaman konsep merdeka belajar. Melalui fungsi sebagai manajer dan administrator, kepala sekolah harus mematikan pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar dikelola dengan baik dan mengacu pada suatu program yang sistematis dan terukur. Untuk peran sebagai inovator, motivator leader dan supervisor, kepala sekolah menciptakan dan mendorong ide-ide baru dan memberikan apresiasi manakala evaluasi kegiatan tersebut bisa berjalan baik dan membawa dampak positif bagi sekolah.
HUBUNGAN GAYA BELAJAR KINESTETIK DENGAN PRESTASI BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD INPRES 5/81 PASSIPPO KABUPATEN BONE Sitti Jauhar; Rukayah Rukayah; Muh. Rizky
Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies Vol 1 No 2 (2026)
Publisher : Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prestasi belajar merupakan salah satu indikator keberhasilan proses pembelajaran yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah gaya belajar. Gaya belajar kinestetik merupakan kecenderungan peserta didik dalam memahami dan mengolah informasi melalui aktivitas fisik, praktik langsung, dan pengalaman nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya belajar kinestetik dengan prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas V SD Inpres 5/81 Passippo Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 30 siswa yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui angket gaya belajar kinestetik dan dokumentasi nilai prestasi belajar IPAS. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi (r_hitung) sebesar 0,987 dengan kategori sangat kuat dan lebih besar daripada r_tabel sebesar 0,3061. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar kinestetik dengan prestasi belajar IPAS siswa kelas V SD Inpres 5/81 Passippo Kabupaten Bone.
ANALISIS IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP SPIRITUAL SISWA DI KELAS V SD NEGERI 22 JEPPE’E KECAMATAN TANETE RIATTANG BARAT KABUPATEN BONE Muhammad Idris Jafar; Awaluddin Muin; Rika Samsi
Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies Vol 1 No 2 (2026)
Publisher : Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan agama Islam dalam mengembangkan sikap spiritual siswa di kelas V SD Negeri 22 Jeppe’e, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone. Fokus penelitian mencakup dua aspek utama, yaitu mendeskripsikan bentuk-bentuk implementasi pendidikan agama Islam dan menganalisis hasilnya dalam mengembangkan sikap spiritual siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Adapun dari hasil penelitian menunjukkan terdapat empat bentuk utama pengimplementasian pendidikan agama Islam yang diterapkan, yaitu kegiatan pembiasaan keagamaan, pengintegrasian metode pembelajaran, pembentukan akhlak mulia, dan keteladanan guru. Yang dimana, dari keempat bentuk implementasi tersebut terbukti memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan sikap spiritual siswa yang mencakup indikator berdoa sebelum dan sesudah beraktivitas yang bergeser dari reaktif menjadi proaktif atas kesadaran diri, ketaatan beribadah yang mulai meningkat tidak hanya di sekolah tetapi mulai terbawa ke lingkungan rumah, perilaku syukur yang tercermin dari kebiasaan mengucapkan alhamdulillah dan aktif berinfaq/sedekah, serta toleransi dalam beragama yang tercermin melalui sikap kepedulian dan perilaku rukun antarsiswa.
PERSEPSI SISWA TERHADAP GERAKAN LITERASI BACA SAINS: STUDI DI KELAS V SD INPRES 5/81 PASSIPPO KECAMATAN PALAKKA KABUPATEN BONE Awaluddin Muin; Sudarto Sudarto; St. Nurul Islamiah Yusridah
Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies Vol 1 No 2 (2026)
Publisher : Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi siswa kelas V  terhadap gerakan literasi baca sains dalam pembelajaran IPA serta menganalisis pengalaman dan pandangan siswa mengenai peran kegiatan tersebut dalam membantu memahami materi sains. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek enam siswa kelas V SD Inpres 5/81 Passippo Kecamatan Palakka Kabupaten Bone yang dipilih berdasarkan tingkat keaktifan belajar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki persepsi positif terhadap gerakan literasi baca sains. Siswa memahami bahwa kegiatan literasi dilakukan melalui membaca bacaan bertema sains sebelum pembelajaran berlangsung sehingga membantu memperoleh pengetahuan awal mengenai materi yang dipelajari. Kegiatan tersebut juga meningkatkan minat membaca, keaktifan berdiskusi, serta memudahkan siswa memahami konsep-konsep IPA. Walaupun demikian, sebagian siswa masih mengalami kesulitan memahami istilah ilmiah dan isi bacaan tertentu sehingga membutuhkan bimbingan guru. Penelitian ini menunjukkan bahwa gerakan literasi baca sains memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran IPA di sekolah dasar.
PENERAPAN MODEL INSIDE OUTSIDE CIRCLE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPAS Rosmalah Rosmalah; Abd. Kadir A.; Nia Melani
Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies Vol 1 No 2 (2026)
Publisher : Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar IPAS siswa kelas VA SD Inpres 10/73 Bajoe Kabupaten Bone melalui model kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC). Subjek penelitian adalah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan motivasi belajar meningkat dari data awal 10% dengan rata-rata 2,35 menjadi 86,67% pada siklus I dengan rata-rata 3,38, lalu meningkat menjadi 96,67% pada siklus II dengan rata-rata 3,51. Aktivitas guru dan siswa juga meningkat. Dengan demikian, model IOC dapat meningkatkan motivasi belajar IPAS siswa.
ANALISIS KESALAHAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD NEGERI 276 LEMO KECAMATAN KAJUARA KABUPATEN BONE Abd. Hafid; Achmad Shabir; Putri Ainun Meilani
Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies Vol 1 No 2 (2026)
Publisher : Nusa Didaktika: Journal of Elementary Education Innovation and Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesalahan membaca permulaan dan faktor penyebabnya pada siswa kelas I SD Negeri 276 Lemo Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 15 siswa kelas I dan guru wali kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan membaca pada kelancaran, lafal, intonasi, dan pemahaman. Dari 15 siswa, 10 belum lancar, 8 melakukan substitusi, 7 penghilangan, 5 penambahan, 6 pembalikan huruf, 9 kesalahan pelafalan, 11 belum memahami bacaan, dan 9 belum tepat menggunakan intonasi. Faktor penyebab meliputi kesiapan mental, perkembangan kognitif, motivasi membaca, kondisi fisiologis, dukungan keluarga, metode pembelajaran, bahan bacaan, dan latar belakang siswa. Diperlukan pendampingan membaca yang sistematis, berulang, dan kolaboratif.

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2026 2026