cover
Contact Name
Rahmi Mulyasari
Contact Email
rahmi.mulyasari@eng.unila.ac.id
Phone
085266795393
Journal Mail Official
jss.lppm@kpa.unila.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung Gedung Rektorat Lt. 5 Universitas Lampung Jl. Prof . Soemantri Brodjonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25501089     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jss
Jurnal Sakai Sambayan menyajikan tulisan tentang pelaksanaan dan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat sivitas akademik Perguruan Tinggi di Indonesia dalam sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia. Untuk semua proses dari submisi sampai dengan publikasi online di Jurnal Sakai Sambayan tidak dikenakan biaya apapun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 656 Documents
OPTIMALISASI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI MELALUI PENGUATAN PAUD DESA RUKTI ENDAH KECAMATAN SEPUTIH RAMAN KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Arif, Suparman; Saputra, Cheri; Rachmedita, Valensy
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i2.485

Abstract

Masa anak‐anak merupakan salah satu masa dalam rentang kehidupan manusia yang pasti dilalui oleh semua manusia di dunia ini. Pada masa inilah terjadi banyak sekali proses penanaman nilai kehidupan yang pertama kali. Pada masa ini pulalah, selalu bertumpu harapan dari para orangtua yang selalu menginginkan anak‐anaknya nanti dapat menjadi seseorang yang berguna dan dapat sukses di masa mendatang. Maka tidak heran jika kemudian banyak orangtua yang berlomba‐lomba memasukkan anaknya ke dalam sekolah yang favorit, dengan harapan dapat memberikan pendidikan yang lebih berkualitas, sehingga harapannya dapat mencetak sang anak menjadi seseorang yang pintar, cerdas, dan memiliki kepribadian yang baik. Perkembangan anak usia dini memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan seorang individu. Agar seorang anak memiliki perkembangan yang baik, maka perlu ada deteksi dini tumbuh kembang anak yang memiliki tujuan tercapainya optimalisasi perkembangan seorang anak. Sangat disayangkan masih sedikit orang tua yang memiliki kesadaran untuk melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak ini. Melalui metode penyuluhan tentang deteksi dini tumbuh kembang anak oran tua diharapkan orang tua memiliki kesadaran dan keahlian dalam melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak. Kegiatan ini telah dan akan dilakukan secara berkesinambungan dengan target luaran yang jelas dan terukur dari tahun 2023 hingga 2024.
PENERAPAN TEKNOLOGI MESIN PEREBUS-PENGERING IKAN ASIN UNTUK PEMBERDAYAAN UKB PENGOLAHAN IKAN DESA MAJA: UNJUK KERJA MESIN UNTUK MENGERINGKAN IKAN TERI Harun, Suryadiwansa; Sulistiyanti, Sri Ratna; Herlinawati, Herlinawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i3.486

Abstract

Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) bagi Kelompok Usaha Bersama (KUB) Congkel Jaya Desa Maja, Kalianda Lampung Selatan telah dilakukan melalui penerapan karya dosen berupa teknologi tepat guna mesin terintegrasi perebus (sistem multi-layer)-pengering (sistem hybrid). Tujuannya untuk mengatasi permasalahan mitra dalam proses pengolahan ikan asin, yaitu proses perebusan ikan yang tidak efisien dan ekonomis, serta proses pengeringan ikan yang tidak higenis dan lama. Dengan penerapan teknologi ini, mitra dapat menghasilkan produk ikan asin dan olahan ikan lainnya yang higienis dan berkualitas, sehingga dapat meningkatkan pendapatan mitra. Tulisan ini membahas tentang pengujian unjuk kerja mesin terintegrasi itu untuk mengeringkan ikan teri asin. Pengujian ini menggunakan tiga sumber panas, yaitu sinar matahari, sinar matahari berbantuan pemanas bola lampu, serta berbantuan pemanas keramik infrared. Ikan teri asin hasil pengeringan juga diuji mutunya dengan metode Proksimat lengkap (uji laboratorium). Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengeringan ikan teri dengan sumber panas sinar matahari berbantuan pemanas keramik infrared menghasilkan waktu tercepat untuk mencapai nilai kadar air yang sesuai standar SNI (≤40%) dan kebiasaan mitra, yaitu sekitar 2 jam. Waktu pengeringan itu jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan waktu pengeringan ikan teri dengan proses pengeringan tradisional, yaitu sekitar 4 jam. Dari pengujian laboratorium, ikan teri asin hasil pengeringan dapat diketahui mutunya, yaitu nilai kadar air sebesar 29,93% (memenuhi mutu standar SNI, ≤40%), (2) nilai kadar lemak adalah 51,31%, (3) nilai kadar protein adalah adalah 14,46%, (4) nilai kadar abu atau mineral adalah 3,19%, dan (5) nilai kadar karbohidrat adalah 0,39%. Bagaimanapun, pengujian lebih lanjut menyangkut keamanan pangan (food security) perlu dilakukan, seperti pengujian bahan berbahaya (formalin/boraks) dan toksisitas. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini juga dapat berkontribusi pada peningkatan kinerja Universitas Lampung, khususnya Indikator Kinerja Utama (IKU), melalui penerapan karya dosen di masyarakat dan pengalaman pembelajaran di luar kampus bagi mahasiswa.
BANTUAN TEKNIS PEMBUATAN PETA GARIS, DESA CANDIMAS, KECAMATAN ABUNG SELATAN, KABUPATEN LAMPUNG UTARA, PROVINSI LAMPUNG Tridawati, Anggun; Sari, Atika; Hanyfa, Nanda; Kumalasari, Isti Nur; Setiadi, Gege Iwang
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i2.489

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar dengan populasi yang tersebar di berbagai wilayah, memiliki kondisi geografis dan karakteristik masyarakatnya yang beragam. Hal ini menjadi peluang dalam melaksanakan pemerataan pembangunan di negera ini khususnya di tingkat desa dalam menjalankan program pemberdayaan. Namun permasalahannya adalah banyak desa yang belum memiliki peta sebagai dasar perencanaan pembangunan desa, khususnya desa Candimas. Sehingga tujuan pengabdian ini adalah pembuatan peta garis Desa Candimas. Metode yang digunakan adalah studi literatur, sosialisasi, pengumpulan data, digitasi, dan penyajian peta. Hasil dari pengabdian ini berupa peta garis Desa Candimas skala 1:7500 yang menginformasikan penggunaan lahan diantaranya adalah sawah, fasilitas umum, bangunan, vegetasi, pemukiman, dan perkebunan. Peta tersebut dimanfaatkan sebagai bahan identifikasi wilayah-wilayah yang memerlukan perhatian khusus, sehingga program pemberdayaan dapat dijalankan dengan lebih efektif dan efisien
SOSIALISASI INTERNET SEHAT DAN PENGHEMATAN LISTRIK RUMAH TANGGA PADA DESA SANGGI, KABUPATEN PESAWARAN Suryani, Sri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i2.494

Abstract

Penghematan energi merupakan tindakan untuk mengurangi jumlah penggunaan energi baru, terbarukan dan tak terbarukan demi keberlangsungan kehidupan manusia dan lingkungan sekitarnya. Menghemat energi berarti tidak menggunakan energi listrik untuk suatu hal yang tidak berguna. Internet Sehat adalah cara berprilaku yang beretika saat mengakses suatu informasi dari internet, selain itu juga pengguna internet yang sehat tidak melakukan aktifitas internet yang melanggar hukum seperti pelanggaran hak cipta (ilegal), hacking dan mengakses konten legal (situs dewasa). Desa Sanggi memiliki luas 993,5 Ha, serta memiliki penduduk dengan jumlah KK sebanyak 840 KK dan Jiwa sebanyak 3640 dengan rincian 1705 jiwa Laki-Laki dan 1.935 jiwa perempuan. Dengan mata pencanan mayoritas adalah petani/pekebun. Efisiensi energi listrik ini sangatlah diperlukan untuk terjaganya sumber energi dimasa yang akan datang. Kini pemanfaatan teknologi Internet of Things yang sedang berkembang pesat tidak hanya untuk smart home (kebutuhan rumah tangga) tetapi juga sudah diterapkan pada bidang pertanian dan bidang lainnya.
KOLABORASI SOSIAL MELALUI INOVASI TEKNOLOGI DIGITAL DALAM MEMBANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI PADA DESA WISATA MATTAMPAWALIE KABUPATEN BONE Dyah Indriana K., Gusri Akhyar I., Syarief Dienan Yahya, Yogi Hady Afrizal, Furqan Zakiyabarsi, Sri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i1.497

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui kolaborasi sosial dengan inovasi teknologi pada desa Mattampawalie, Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan sejak Oktober hingga Desember 2023. Metode pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini di lakukan dengan cara memberikan pelatihan, pendampingan, serta pemberian alat produksi kepada masyarakat dalam membangun desa wisata yang terdiri dari program: pengelolaan desa wisata dan manajemen event, pelatihan digital marketing, pelatihan manajemen keuangan usaha, serta pendampingan kewirausahaan. Adapun sasaran pada program ini yaitu dua kelompok masyarakat yang terdiri dari kelompok sadar wisata (pokdarwis) Desa Mattampawalie dan kelompok tani (poktan) kopi hutan labongke. Hasil dari kegiatan ini yaitu menambah literasi terkait cara mengelola desa wisata, membuat event untuk mendatangkan wisatawan serta melakukan promosi melalui digital marketing untuk kelompok sadar wisata (pokdarwis) Desa Mattampawalie. Sedangkan untuk kelompok tani (poktan) kopi hutan labongke dibekali dengan pelatihan manajemen keuangan usaha, pendampingan kewirausahaan serta mempromosikan produk melalui digital marketing. Selanjutnya pendampingan diharapkan dapat di fokuskan pada penataan manajemen desa wisata serta peningkatan produksi dan promosi pada produk kopi hutan labongke.
PELATIHAN OPERASIONAL MICRO-XRF DI LABORATORIUM TEKNIK KEBUMIAN FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITASI JAMBI Utama, Hari Wiki; Aulia, Mega
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i2.499

Abstract

Di era globalisasi saat ini kebutuhan akan hasil penelitian yang detail, cepat, dan akuisisi di bidang ilmu dan teknologi pada era globalisasi saat ini sangat dibutuhkan, terutama dalam riset sumber daya alam. Penentuan adanya potensi dan indikasi dari keberadaan logam dasar seperti emas, logam tanah jarang dan logam jejak yang merupakan mineral kritis merupakan salah satu target temuan saat ini yang membutuhkan metode analisis yang akurat. Dengan metode analisis micro-XRF (μ-XRF) yang dapat mengidentifikasi unsur dari material ataupun mineral yang terkandung pada suatu objek dapat terdeteksi dengan baik, meliputi penyebaran dan persentase kehadirannya dengan teknik analisis yang menggunakan Sinar-X untuk mengetahui komposisi kimia suatu sampel. Sehingga dengan metode ini dapat menjadi solusi yang tepat digunakan untuk mengindentifikasi suatu material. Dengan demikian seiring meningkatnya riset di bidang material dengan kebutuhan analisis unsur-unsur yang sulit teridentifikasi yang dulunya menjadi krusial, namun saat ini sudah terjawab dengan menggunakan metode analisis micro-XRF. Pelaksanaan kegiatan pelatihan operasional ini dilakukan dengan beberapa tahapan, meliputi tahapan materikulasi, preparasi dan jenis sampel, tahapan selanjutnya operasional penggunaan alat, dan tahapan terakhir adalah evaluasi dari kegiatan yang dilakukan. Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Teknik Kebumian, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi dengan peserta berasal dari teknisi dan analisis (laboran) di semua laboratorium yang berada di Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi. Dalam melaksanakan pelatihan ini, Laboratorium Kebumian didukung oleh narasumber utama dari PT. Dynatech Internasional untuk memberikan pelatihan operasional dari micro-XRF. Alat yang digunakan dalam pelatihan ini adalah micro-XRF dari Bruker dan Dynatech, satu set komputer yang telah dilengkapi dengan perangkat lunak micro-XRF di dalamnya. Peralatan yang digunakan sebelumnya sudah dilakukan instalasi, artinya peralatan yang digunakan untuk pelatihan ini siap untuk dioperasikan. Alat ini sudah terhubung dengan satu set perangkat komputer untuk melihat objek yang akan diamati melalui monitor komputer yang tersedia. Bahan yang digunakan dalam pelatihan ini berupa sampel batuan yang telah diratakan di bagian atasnya, serbuk batuan, chip komputer, lem perekat sampel, parafin, kertas karbon, mortar dan stampler, dan wadah sampel.
GEOPARK GOES TO SCHOOL DI SMAN 03 KOTA JAMBI DAN SMK MUHAMMADIYAH KOTA JAMBI Utama, Hari Wiki; Siregar, Anggi Deliana; Ritonga, D.M. Magdalene; Juventa, Juventa; Amin, Sarwo Sucitra
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i2.503

Abstract

Geopark dikenal juga sebagai taman bumi yang secara geografis memiliki warisan geologi, dengan keanekaragaman geologi bernilai tinggi, termasuk di dalamnya kenaekaragaman biologi, dan keanekaragaman. Geopark didesain dengan fokus pada tiga komponen utama, yaitu perlindungan dan konservasi, pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan pariwisata, dan pembangunan sosial-ekonomi menggunakan pengembangan wilayah berkelanjutan. Geopark sendiri adalah sebutan bagi kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi di mana masyarakat setempat diajak berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan nilai warisan alam, termasuk nilai arkeologi, ekologi, dan budaya yang ada di dalamnya, secara berkelanjutan. Kata Geopark adalah singkatan dari geological park atau disebut juga sebagai taman bumi. UNESCO Global Geopark Merangin Jambi (UGGp MJ) terletak di wilayah administratif Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, dan menempati ¾ dari luas wilayah administratif tersebut. Lokasi inilah yang membuat Geopark Merangin Jambi dikenal sebagai lokasi fenomena geologi bumi dengan fosil yang berumur 300 Juta Tahun Lalu. Hal ini tentunya tidak lepas dari kondisi di permukaan bumi tersebut yang tersimpan banyak jejak kehidupan sejak jutaan tahun lalu, seperti fosil kayu, tumbuh-tumbuhan dan kerang-kerangan yang memfosil di batu endapan lava dan abu vulkanik yang dilontarkan oleh gunung api purba. Geopark Goes to school adalah program pengabdian Dosen Teknik Geologi Universitas Jambi, yang bertujuan untuk memperkenalkan dan mensosialisasikan tentang Geopark Merangin di kalangan Siswa SMA supaya dapat mengetahui dan mengenalkan bahwa ada Geopark di Provinsi Jambi. Pengabdian tahun ini berlanjut ke beberapa sekolah yang ada di kota Jambi dengan Judul Geopark Goes to School Series 2. SMK Muhammadiyah Kota Jambi dan SMAN 3 Kota Jambi merupakan salah satu mitra dalam pengabdian tahun 2023, dengan tujuan siswa/i mendapat pengetahuan mengenai UNESCO Global Geopark Merangin Jambi. Geopark Merangin Jambi divalidasi sebagai UNESCO Global Geopark Merangin Jambi, agar dapat mendapat pengakuan global, serta mendapat perlindungan hukum internasional untuk dapat menjaga segala potensi dan kelestarian bumi, flora dan fauna serta budaya.
PENINGKATAN LITERASI GOOD ENVIROMENTAL GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN SEKOLAH Mukhlis, Maulana; Yulianto, Yulianto; Parabi, M. Iqbal
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i2.505

Abstract

Upaya menciptakan generasi penerus yang tangguh dengan kesadaran lingkungan yang tinggi, memerlukan partisipasi warga sekolah di satuan pendidikan secara kongkrit. Hal ini menjadi tantangan dan permasalahan bagi seluruh satuan pendidikan di Indonesia, termasuk di Kota Bandar Lampung. Pada saat yang sama, hasil indeks literasi masyarakat Indonesia termasuk pada aspek pemahaman tentang good environmental governance masih sangat rendah. Pada aspek praktikal, sejauh ini di lokasi pengabdian belum terdapat kegiatan khusus yang dilakukan secara terstruktur dan terlembaga berkaitan dengan peningkatan literasi tentang good environmental governance dalam pengelolaan lingkungan hidup di sekolah, baik melalui kegiatan mandiri maupun dukungan pihak luar. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya literasi dan pemahaman warga sekolah tentang good environmental governance serta tersusunnya langkah-langkah dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip good environmental governance dalam pengelolaan lingkungan hidup di sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelaksanaan dengan metode sosialisasi dan kampanye serta pendampingan dengan alat bantu poster telah menaikkan aspek pengetahun siswa sebesar 72,5% serta kesadaran untuk bersedia bersikap dan mengimplementasikan sebesar 100%. Dalam jangka panjang, pembiasaan perilaku dan pelembagaan prinsip ini akan mendorong terbentuknya “Sekolah Hijau dan Berkelanjutan Berbasis Good Environmental Governance” yang tumbuh dari kesadaran dan pengetahun para pendidik dan peserta didik terutama para pengurus organisasi kesiswaan.
SOSIALISASI BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER (BUDIKDAMBER) DI DESA MONTONG BAAN, KECAMATAN SIKUR, LOMBOK TIMUR Lumbessy, Salnida Yuniarti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i2.506

Abstract

Desa Montong Baan merupakan wilayah di Kabupaten Lombok Timur yang dikelilingi oleh pertanian dan persawahan. Ketersediaan lahan yang terbatas menyebabkan kurangnya pengembangan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan. Pekarangan dapat dimanfaatkan untuk menambah kebutuhan pangan masyarakat. Budidaya Ikan Dalam Ember merupakan salah satu solusi yang dapat memanfaatkan dan mengoptimalkan lahan pekarangan. Budikdamber menggabungkan budidaya ikan dengan sayuran pada lahan yang terbatas seperti pekarangan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan sebagai salah satu solusi dalam meningkatkan ketahanan pangan dan gizi keluarga sekaligus mendukung program pertanian berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan metode sosialisasi langsung atau ceramah dialogis yang diikuti dengan pembuatan budikdamber di lapangan. Adapun tahapan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu: perencanaan dan persiapan, pelaksanaan, pendampingan dan evaluasi. Tingkat pemahaman dan keterampilan masyarakat dapat dilihat melalui proses kegiatan sosialisasi dan pembuatan budikdamber. Hasil pengabdian membuktikan bahwa peserta yang telah mengikuti kegiatan ini memperoleh peningkatan pemahaman serta keterampilan masyarakat tentang pembuatan budikdamber dan Program kegiatan budikdamber yang dilaksanakan oleh Tim KKN Pengabdian Masyarakat di Desa Montong Baan berjalan dengan lancar. Adapun evaluasi dan tindak lanjut dari kegiatan ini yakni monitoring secara berkala sehingga program dapat berkelanjutan terutama kepada masyarakat yang mulai tertarik dan berminat untuk memulai budikdamber.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK CAIR ORGANIK BERBAHAN BATANG PISANG SEBAGAI PENGGANTI PUPUK KIMIA DI DESA TALANG KARET KABUPATEN KEPAHIANG Achmad, Feerzet; Sulaiman, Ali Khotib; Fitranita, Vika; Sylvia, Teny; Firmansyah, Agus; Suhartono, Suhartono
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i3.510

Abstract

Pupuk organik cair (POC) adalah pupuk cair hasil fermentasi dengan bahan limbah organik hasil pertanian dan limbah organik rumah tangga dan dibantu dengan EM4, pupuk ini merupakan salah satu inovasi bagi masyarakat yang ketergantungan terhadap pupuk kimia yang memiliki harga yang cukup mahal. Kandungan pupuk organik cair ini pada dasarnya hampir sama dengan pupuk kimia dimana unsur yang terdapat didalam nya berupa unsur C, N, dan H yang dapat berguna bagi kesuburan tanah. Batang pisang menjadi salah satu bahan yang banyak digunakan dalam pembuatan pupuk organik cair ini, dikarenakan populasinya yang cukup melimpah di Desa Talang Karet, Kabupaten Kepahiang, yang mayoritas penduduk nya bermata pencaharian sebagai petani baik kebun maupun hortikultura. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait dengan pentingnya beralih dari pupuk kimia pada pupuk organik, sehingga dana yang dialokasikan masyarakat tidak terlalu berlebihan pada pupuk, namun dapat di alokasikan pada kepentingan kebun lainnya. Tingkat keberhasilan dari pelatihan ini dinilai dari pupuk yang dihasilkan, mencakup kekentalan, dan pH.