cover
Contact Name
Amzul Rifin
Contact Email
jagbi@apps.ipb.ac.id
Phone
+62251-8629654
Journal Mail Official
jagbi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Jl. Kamper, Wing 4 Level 5 Kampus IPB Dramaga Bogor 16680, Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness)
ISSN : 23545690     EISSN : 25793594     DOI : doi.org/10.29244
Journal of Indonesian Agribusiness is a periodical scientific journals of agribusiness in Indonesia. This journal is media of information dissemination which is the thinking results and research of lecturers, researchers and practitioners who are interested in agribusiness development. This journal is expected to help the agribusiness practitioners, policy makers, lecturer, students, and other people to get better understanding of the situation and condition of Indonesian agribusiness. Especially, benefit for the Indonesian agribusiness development and generally for improving the welfare of the Indonesian people. This journal is published twice a year (June and December Edition) by the Department of Agribusiness, Faculty of Economics and Management, Institut Pertanian Bogor.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
Analisis Usaha Peternakan Ayam broiler dengan Sistem Kemitraan PT Ciomas Adisatwa di Kecamatan Kepanjen Ade Meylanie, Tiara; Gagung S, Joko; Nur Aini, Fitria
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.157-170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis usaha, mengukur risiko produksi, biaya, dan pendapatan pada sektor peternakan ayam broiler di Kecamatan Kepanjen dengan sistem kemitraan PT Ciomas Adisatwa serta menentukan langkah-langkah yang diambil untuk mengurangi risiko tersebut. Studi menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pengambilan sampel dengan metode sensus yaitu 3 peternak yang bermitra dengan PT Ciomas Adisatwa. Data primer dan sekunder digunakan dalam studi ini. Rasio R/C, Break Even Point (BEP), Return on Investment (ROI), dan Payback Period (PP) digunakan dalam pendekatan analisis bisnis. Rumus Koefisien Variasi (CV) dan batas bawah (L) digunakan untuk menganalisis besarnya risiko produksi, harga dan pendapatan. Temuan analisis usaha menunjukkan bahwa usaha ini layak karena rata-rata hasil indikator kelayakan R/C Ratio 1,08, harga BEP, dan produksi BEP lebih rendah dari jumlah produk dan harga jual ayam broiler yang diperoleh, ROI 8,01%, dan PP kurang dari setahun. Bekerja sama dengan PT Ciomas Adisatwa, peternakan ini memiliki risiko produksi sebesar 0,49, risiko harga 0,04 dan risiko pendapatan 0,58 dengan batas bawah Rp 229,10/kg. Manajemen risiko peternak memadai dan mengikuti bimbingan instruktur lapangan PT Ciomas Adisatwa.
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN BUSINESS MODEL CANVAS AGROINDUSTRI COCOFIBER CV. SUMBER SARI KABUPATEN JEMBER Bahayyil, Fadhil; Apri Utami, Ratih; Soejono, Djoko; Ibanah, Indah
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.61-75

Abstract

Agroindustri CV. Sumber Sari merupakan agroindustri di Kabupaten Jember yang konsisten dari tahun 2000 mengolah sabut kelapa menjadi cocofiber. Banyaknya limbah kelapa yang ada di Kabupaten Jember dapat meningkatkan potensi CV. Sumber Sari untuk mengolah limbah sabut kelapa menjadi produk yang bernilai. Permasalahan pada CV. Sumber Sari antara lain adalah tenaga kerja tidak tetap, teknologi terbatas, cuaca dan belum adanya kontrak kemitraan dalam jangka panjang. Metode Hayami digunakan untuk mengukur besarnya nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan sabut kelapa menjadi cocofiber. Business Model Canvas (BMC) digunakan untuk mengetahui 9 elemen kunci yang dapat mempermudah pebisnis dalam mendeteksi kondisi perusahaan serta untuk mengetahui keunggulan bersaing perusahaan. Hasil analisis pendekatan Business Model Canvas (BMC) pada agroindustri CV. Sumber Sari adalah harus memperbaiki beberapa blok dari BMC, diantaranya adalah (a) key partnerships, dengan menambah kemitraan (b) Key Resources, yaitu menggunakan teknologi produksi untuk pengeringan cocofiber dan membuat SOP untuk tenaga kerja.
MODEL BISNIS KANVAS TIGA LAPIS SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SAYUR ORGANIK Walaela, Khais; Suprehatin, Suprehatin; Kilat Adhi, Andriyono
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.30-48

Abstract

Saat ini, konsumen menjadi lebih sadar dan peduli terhadap isu-isu sosial dan lingkungan dalam keputusan pembelian mereka seperti bagaimana produk tersebut diproduksi dan bahan apa yang digunakan. Sebagai konsekuensinya, bisnis perlu mengambil keputusan yang selaras dengan nilai-nilai dan berkontribusi terhadap keberlanjutan. Namun, hal itu membutuhkan model dan strategi bisnis yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model bisnis berkelanjutan sayur organik. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus pada Kelompok Tani Citra Muda yang berbeda di Jawa Tengah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci ketua kelompok tani dan karyawan. Data dianalisis menggunakan Triple-Layered Business Model Canvas (TLBMC). Hasilnya menunjukkan bahwa model bisnis pertanian organik saat ini bervariasi dari segi dimensi ekonomi, sosial dan lingkungan. Hasil TLBMC menunjukkan bahwa faktor kunci keberlanjutan usaha pertanian organik adalah produksi, sumber daya manusia, nilai produk, hubungan baik dengan pemangku kepentingan, dan media. Memahami praktik bisnis yang berorientasi keberlanjutan seperti pertanian organik, saat ini memberikan wawasan untuk mengembangkan model bisnis berkelanjutan dengan mempertimbangkan dimensi ekonomi, lingkungan dan sosial.
Dinamika Daya Saing Cerutu Indonesia di Pasar Internasional Yafi, Muhammad Ali; Suharno, Suharno; Erwidodo, Erwidodo
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.76-93

Abstract

Tembakau menjadi komoditas yang memiliki potensi di Indonesia. Olahan tembakau yang banyak dikonsumsi masyarakat yaitu cerutu. Nilai dan kuantitas ekspor cerutu Indonesia mengalami penurunan pada tahun 2022. Indonesia sebagai eksportir cerutu dunia masih harus bersaing dengan negara-negara eksportir lainnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis daya saing cerutu Indonesia dan dinamika posisi daya saing sebagai eksportir dunia dan negara pesaing. Negara yang diamati sebagai negara pesaing yaitu Republik Dominika, Jerman, Belgia, Belanda, Spanyol, dan Hungaria. Analisis dilakukan dengan rentang waktu 12 tahun dengan kode HS yaitu 240210. Metode analisis untuk menjawab tujuan penelitian yaitu Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Revealed Symmetric Comparative Advantage (RSCA) untuk mengideentifikasi tingkat daya saing komperatif cerutu Indonesia dan Export Dynamic Product (EPD) untuk menganilisis posisi daya saing kompetitif cerutu Indonesia. Hasil penelitian diperoleh ekspor cerutu Indonesia memiliki keunggulan komperatif dengan nilai trend daya saing yang terus meningkat, tetapi mengalami penurunan pada dua tahun terakhir. Posisi daya saing cerutu Indonesia memiliki posisi retreat di periode pertama dan menjadi falling star di periode kedua. Pada periode ketiga mengalami peningkatan di posisi rising star dan kembali jatuh pada periode keempat di posisi lost opportunity.
KEPUTUSAN UNTUK BERMITRA DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA INDUSTRI MIKRO KECIL (IMK) DI INDONESIA Jasman, Wahyu Salsabila; Salsabila, Wahyu; Baga, Lukman M.; Feryanto, Feryanto
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.185-197

Abstract

Industri Mikro dan Kecil (IMK) di Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan daya saing mereka, seperti keterbatasan modal, sumber daya manusia, dan akses pasar. Sebagai solusinya, pemerintah telah mempromosikan kemitraan, yang menawarkan dukungan keuangan, pelatihan, dan akses pasar. Kemitraan diharapkan dapat meningkatkan kinerja bisnis, meskipun hanya sebagian kecil dari IMK yang terlibat di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan kemitraan pada IMK dan dampak kemitraan terhadap kinerja bisnis di Indonesia. Dengan menggunakan data sekunder dari Survei IMK 2019, penelitian ini menggunakan metode Propensity Score Matching (PSM) untuk menilai dampak kemitraan terhadap kinerja MSI. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa: Tingkat pendidikan, pelatihan, dan hambatan bahan baku berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan menjalin kemitraan. Usia industri berpengaruh signifikan terhadap keputusan kemitraan pada industri mikro makanan. Sebaliknya, pada industri mikro non-makanan, hanya pelatihan yang menunjukkan pengaruh positif signifikan terhadap keputusan kemitraan. Pada industri kecil makanan, pendidikan, pelatihan, dan hambatan bahan baku memengaruhi keputusan kemitraan. Secara keseluruhan, pelatihan muncul sebagai faktor penting yang berdampak signifikan terhadap keputusan kemitraan. Implementasi kemitraan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kinerja industri mikro dan kecil (IMK). Kemitraan berkontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja. Kata Kunci: Industri Mikro dan Kecil, Kemitraan, Kinerja Bisnis, Prospensity Score Matching
PERAN KEWIRAUSAHAAN SOSIAL TERHADAP MENINGKATKAN KINERJA USAHA MITRA SP, MSi, Maryono; Maryono, Maryono; Afiani, Nur
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.105-118

Abstract

Kewirausahaan sosial telah banyak diterapkan oleh wirausaha sebagai alternatif solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan sosial. Perkembangannya semakin dikenal sejak hadirnya Grameen Bank yang didirikan oleh Muhammad Yunus di Bangladesh. Salah satu contoh usaha sosial di Indonesia adalah Kampung Wisata Bisnis Tegalwaru, yang terletak di Bogor. Usaha ini bertujuan untuk memajukan Desa Tegalwaru sekaligus membantu pengembangan usaha milik penduduk setempat. Penelitian ini bertujuan menganalisis elemen kewirausahaan sosial yang ada pada Kampung Wisata Bisnis Tegalwaru serta dampaknya terhadap kinerja usaha mitra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Wisata Bisnis Tegalwaru memiliki elemen kewirausahaan sosial berupa nilai sosial, partisipasi masyarakat sipil, inovasi, dan aktivitas ekonomi. Analisis dampak menunjukkan bahwa secara keseluruhan, Kampung Wisata Bisnis Tegalwaru memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kinerja usaha mitranya.
TATA KELOLA RANTAI NILAI KOPI ARABIKA DI DATARAN TINGGI GAYO Wirda, Bunga; Nurmalina, Rita; Muflikh, Yanti Nuraeni
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.1-15

Abstract

Struktur kekuasaan dan tata kelola berperan penting dalam pengembangan rantai nilai kopi, khususnya kopi arabika yang memiliki potensi ekonomi yang besar. Tata kelola rantai nilai yang baik dapat memperkuat keseluruhan rantai nilai kopi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur tata kelola rantai nilai kopi arabika di Dataran Tinggi Gayo. Metode penelitian yang digunakan adalah survei terhadap 85 aktor utama dalam rantai nilai kopi arabika. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan kerangka tata kelola rantai nilai yang dikembangkan oleh Gereffi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktor dalam rantai nilai kopi arabika di Dataran Tinggi Gayo terdiri dari petani, pedagang pengumpul tingkat desa, pedagang pengumpul tingkat kecamatan, roastery, pengecer, serta koperasi dan eksportir. Sebagian besar kopi Arabika di Dataran Tinggi Gayo di ekspor keluar negeri dalam bentuk biji kopi green bean, dan sisanya dipasok ke roastery sebagai bahan baku pembuatan kopi sangrai dan kopi bubuk. Tata kelola rantai nilai kopi arabika di Dataran Tinggi Gayo dikategorikan sebagai tata kelola modular, dengan ciri-ciri kompleksitas yang tinggi pada proses transaksi, kodifikasi informasi yang tinggi, serta kapabilitas dari pemasok yang juga tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa untuk meningkatkan rantai nilai kopi arabika di Dataran Tinggi Gayo dibutuhkan dukungan dari semua aktor yang terlibat. Perlu ada penguatan kolaborasi antara aktor rantai nilai, mulai dari petani hingga eksportir dan roastery.
Analisis Keuntungan Usahatani Kentang Sistem Irigasi Sprinkler dan Permukaan di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung Salma, Salma; Nurmalina, Rita; Muflikh, Yanti Nuraeni
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.129-143

Abstract

Jawa barat menempati posisi ketiga sentra produksi kentang terbanyak di Indonesia, Kecamatan Pangalengan di Kabupaten Bandung menyumbang produktivitas tertinggi terhadap produkvitas kentang di Jawa Barat. Harga yang diterima oleh petani sangat berfluktuatif dan berpengaruh terhadap keuntungan petani. Saat panen raya, ketersediaan kentang melimpah sehingga harga yang diterima petani ekcil. Berbending terbalik saat musim kemarau, harga yang diterima lebih besar karena ketersediaan yang terbatas. Upaya untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan mengusahakan kentang pada musim kemarau dengan pemanfaatan irigasi yaitu irigasi sprinkler. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi usahatani kentang irigasi sprinkler dan permukaan. Metode yang digunakan yaitu analisis keuntungan dan Uji beda T-test dengan total responden sebanyak 60 petani, diantaranya 50 petani irigasi sprinkler dan 10 petani irigasi permukaan. Efisiensi rasio R/C atas biaya total usahatani kentang irigasi sprinkler lebih besar yaitu 1,45 dibandingkan dengan irigasi permukaan yaitu 1,24.
Factors Affecting Production and Inefficiency of Smallholder Oil Palm Plantations in Riau Province: A Stochastic Frontier Analysis Liana, Limetry; Siregar, Hermanto; Marulitua Sinaga, Bonar; Hakim, Dedi Budiman
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.49-60

Abstract

This research, conducted in Siak Regency, a key area of smallholder plantations in Riau Province, holds significant implications for the local agricultural community. The main objective of this study is to analyze the factors that influence production and the inefficiency of smallholder oil palm plantations, analyzed using the Stochastic Frontier Analysis (SFA) method with STATA 17 software. Data were collected through field surveys and direct interviews with 132 smallholder farmers in Empang Pandan and Keranji Guguh Koto Gasib District Riau. The SFA estimation results show that five input variables significantly affect smallholder plantation production: land area, K fertilizer, organic fertilizer, and labour, which positively correlate with the increase in Fresh Fruit Bunch (FFB) production. In contrast, N fertilizer showed a negative correlation. We also found that the dummy variables for plantation management patterns and agricultural extension or training significantly impacted the inefficiency of smallholder oil palm plantations in Riau Province. The alternatives of the interaction between input variables on smallholder plantation production reveal that five alternative interactions between input variables significantly affect the increase in smallholder plantation production by more than 5 per cent, including the interaction of land area >< plant age, plant age >< pesticide, plant age >< labour, N fertilizer >< P fertilizer, and organic >< pesticide interaction.
Analisis Sikap Konsumen dan Kinerja Atribut Sosis Kemasan Merek Fiesta di Wilayah Jabodetabek Suharno; Yunus, Zabrina; Suharno, Suharno; Adhi, Andriyono Kilat
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.198-213

Abstract

The intense competition in the packaged sausage industry necessitates that producers understand the attributes deemed important by consumers. Such understanding is crucial for formulating effective marketing strategies. This study has three primary objectives: to identify the consumer decision-making process in purchasing packaged sausages, to analyze consumer attitudes toward the product, and to evaluate the performance of various attributes of Fiesta brand packaged sausages. The findings of this study are expected to serve as an evaluation tool for companies in improving and developing products that better align with consumer preferences.This study employs a primary data approach, with data collected through a survey of 156 respondents. The data were analyzed using descriptive analysis, the multi-attribute Fishbein model, and Importance-Performance Analysis (IPA). The results indicate that consumers go through five stages in the decision-making process, ranging from need recognition to post-purchase behavior. Furthermore, consumer attitudes toward all attributes of Fiesta brand packaged sausages fall into the positive and highly positive categories, with the highest attitude score recorded for the clarity of the expiration date. The Importance-Performance Analysis (IPA) further reveals that the attributes of Fiesta brand packaged sausages are distributed across four quadrants of the Cartesian diagram. Among these attributes, variations in size/packaging options, sausage texture, and price have been identified as top priorities for improvement. Therefore, companies need to enhance or refine attributes that have yet to meet consumer expectations based on priority scales, ensuring a significant impact on consumers’ overall evaluation of the product.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 9 No. 1 (2021): Juni 2021 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 8 No. 2 (2020): Desember 2020 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 8 No. 1 (2020): Juni 2020 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 7 No. 2 (2019): Desember 2019 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 6 No. 2 (2018): Desember 2018 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 6 No. 1 (2018): Juni 2018 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 5 No. 2 (2017): Desember 2017 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 5 No. 1 (2017): Juni 2017 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 4 No. 2 (2016): Desember 2016 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 4 No. 1 (2016): Juni 2016 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 3 No. 2 (2015): Desember 2015 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 3 No. 1 (2015): Juni 2015 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol 2, No 1 (2014): JAI Vol 2 No 1 Juni 2014 Vol. 2 No. 2 (2014): Desember 2014 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 2 No. 1 (2014): Juni 2014 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol 1, No 2 (2013): JAI Vol 1 No 2 Desember 2013 Vol 1, No 1 (2013): JAI Vol 1 No 1 Juni 2013 Vol. 1 No. 2 (2013): Desember 2013 (Jurnal Agribisnis Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2013): Juni 2013 (Jurnal Agribisnis Indonesia) More Issue