cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 261 Documents
PENDAMPINGAN DIGITALISASI PERPUSTAKAAN DAN PELATIHAN OPERASIONAL SISTEM DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 SAWOO PONOROGO Awaludin, Asep; Majid, M. Kharis; Purnomo, Adi; Setyo, Dito; Yusril, Raden
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17846

Abstract

Abstract. In this era dominated by digital advancements, reading books in libraries often loses its appeal for students. Therefore, there is a need for innovation in library management that aligns with the times. The digitalization of libraries and operational system training at SDN 1 Sawoo Ponorogo is carried out to advance information technology within the library. Additionally, it aims to enhance the efficiency and effectiveness of library management and operational systems at SDN 1 Sawoo Ponorogo. There are four methods utilized in this support initiative: conducting a library location survey, providing direct training to library staff, offering continuous guidance and evaluation to library staff. The results of this accompaniment indicate that the digitalization of the library and operational system training at SDN 1 Sawoo can enhance accessibility and efficiency in library management while maximizing its benefits. Thus, this support initiative provides substantial advantages for modern library management, especially in achieving effective and efficient library access. Abstrak. Pada Zaman yang serba digital ini, sering kali menjadikan membaca buku di Perpustakaan tidak menarik lagi bagi siswa. Maka dari itu perlu adanya inovasi dalam pengelolaan Perpustakaan yang sesuai dengan zaman ini. Pendampingan Digitalisasi perpustakaan dan pelatihan operasional sistem di SDN 1 Sawoo Ponorogo ini dilakukan untuk mengembangkan teknologi informasi di perpustakaan tersebut. Selain itu bertujuan juga untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan perpustakaan dan sistem operasional yang ada di SDN 1 Sawoo Ponorogo. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini ada empat, yaitu: survey lokasi Perpustakaan, pelatihan langsung kepada Staf Perpustakaan, dan proses pendampingan serta evaluasi kepada Staf Perpustakaan. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan bahwa digitalisasi perpustakaan dan pelatihan operasional sistem SDN 1 Sawoo dapat meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi pengelolaan perpustakaan serta memaksimalkan manfaatnya. Dengan demikian pendampingan ini memberikan manfaat yang besar untuk pengelolaan perpustakaan modern, khususnya dalam pengaksesan perpustakaan yang efektif dan efisien.  
TRANSFER TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY BAGI GURU ‘AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL SEBAGAI MEDIA PENANAMAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN PADA ANAK USIA DINI Setiadi, Anandita Eka; Nengsih, Nengsih; Sunandar, Ari
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.18848

Abstract

Abstract. Environmental awareness in early childhood needs to be developed through education to save the environment from damage and prevent the loss of biodiversity and natural resources in the future. Aisyiyah Bustanul Athfal teachers in Kubu Raya Regency face problems related to learning media for developing an attitude of environmental concern. This service activity is prioritized to provide exciting learning media solutions in developing an attitude of concern for the environment through Augmented Reality technology. The service program is implemented through three activities: (1) Education on the importance of developing an attitude of caring for the environment in early childhood, (2) Training on making Augmented Reality learning media, and (3) Providing Augmented Reality learning media for introducing the Ecosystem using the Assemblr Studio Web application. The program evaluation results showed that the participants' responses were excellent. Participants in education and training activities admitted they gained new knowledge, cared more about the environment, and felt helped in preparing engaging media for students. 100% of Aisyiyah Bustanul Athfal Kindergarten teachers in the Kubu Raya district who participated in the activity stated they would use Augmented Reality as a learning media. Abstrak. Menanamkan kepedulian lingkungan kepada anak usia dini melalui pendidikan akan menyelamatkan lingkungan hidup dari kerusakan dan mencegah hilangnya keanekaragaman hayati serta sumber daya alam dimasa yang akan datang. Guru-guru Aisyiyah Bustanul Athfal Kabupaten Kubu Raya menghadapi permasalahan yang berkaitan dengan media pembelajaran untuk penanaman sikap kepedulian lingkungan. Kegiatan pengabdian ini diprioritaskan untuk memberikan solusi media pembelajaran yang menarik dalam menanamkan sikap kepedulian terhadap lingkungan melalui teknologi Augmented Reality. Program pengabdian dilaksanakan melalui tiga kegiatan, yaitu: (1) Edukasi pentingnya penanaman sikap peduli lingkungan pada anak usia dini, (2) Pelatihan pembuatan media pembelajaran Augmented Reality, dan (3) Penyediaan media pembelajaran Augmented Reality untuk pengenalan Ekosistem. Pembuatan media pembelajaran Augmented Reality menggunakan aplikasi Assemblr Studio Web. Hasil evaluasi program menunjukkan respon peserta sangat baik. Peserta kegiatan edukasi dan pelatihan mengaku mendapat pengetahuan baru, lebih peduli terhadap lingkungan, dan merasa terbantu dalam menyiapkan media yang menarik untuk peserta didik. Sebesar 100% guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal kabupaten Kubu Raya peserta kegiatan menyatakan bersedia menggunakan media Augmented Reality dalam pembelajaran.  
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI MEDIA ETHNO WEB DIGITAL DI SEKOLAH INKLUSI Zayyadi, Moh; Lanya, Harfin; Linarsih, Yanti; Mosdalifah, Mosdalifah; Saputra, Andi
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.18026

Abstract

Abstract. The aim of the dedication is to help in the implementation of digital ethno web media at the Gladak Anyar 2 Pamekasan elementary school. Gladak Anyar 2 State Elementary School is one of the inclusive schools in Pamekasan Regency. Ethno web digital learning media provides space for teachers to adjust the learning materials that will be given to students. The method of implementing this activity is problem identification, creating digital ethno web media, mentoring, and evaluation. Partner schools have digital ethno-web learning media that can be used in implementing the independent curriculum, differentiated learning, and strengthening the profile of Pancasila students. Implementation of the use of digital ethno-web for students with special needs which can improve learning outcomes. digital ethno-web-based applications can help in developing skills in using technology in learning.Abstrak. Tujuan pengabadian adalah melakukan pendampingan implementasi media ethno web digital di sekolah dasar Gladak Anyar 2 Pamekasan. Sekolah Dasar Negeri Gladak Anyar 2 merupakan salah satu sekolah inklusi yang ada di Kabupaten pamekasan. Media pembelajaran ethno web digital memberikan ruang bagi guru untuk menyesuaikan materi pembelajaran yang akan diberikan ke siswa. Metode pelaksanaan dari kegiatan ini adalah identifikasi masalah, pembuatan media ethno web digital, pendampingan, dan evaluasi. sekolah mitra memiliki media pembelajaran ethno-web digital yang dapat digunakan dalam implementasi kurikulum merdeka, pembelajaran berdiferensiasi dan penguatan profil pelajar pancasila. Implementasi penggunaan ethno-web digital bagi siswa berkebutuhan khusus yang dapat meningkatkan hasil belajar. aplikasi berbasis ethno-web digital dapat membantu dalam pengembangan keterampilan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
PENDAMPINGAN GURU MGMP MATEMATIKA OGAN KOMERING ILIR DALAM MERANCANG ASSESSMENT BERBASIS PEMODELAN UNTUK MENUNJANG AKM PESERTA DIDIK Hartono, Yusuf; Hiltrimartin, Cecil; Araiku, Jeri; Nuraeni, Zuli; Kurniadi, Elika
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.18275

Abstract

Abstract. Mathematical modeling is the process of mathematizing real-life problems into mathematical language. Modeling assessment is conducted to evaluate student learning outcomes at the end of the learning process and to gather information on students’ abilities, guiding teaching strategies. The lack of teacher competence in preparing mathematical modeling assessments and students' struggles in mathematical modeling result from a lack of experience in connecting mathematical concepts with real-life problems. This service activity aims to provide training for mathematics teachers in developing assessments based on mathematical modeling to enhance students' AKM. It also aims to understand the response of MGMP mathematics teachers to the training and to obtain high-quality learning tools based on mathematical modeling. The model for implementing this activity is a mentoring model designed to enhance teacher professionalism in preparing teaching and learning activities, particularly in creating digitally assisted learning tools. A total of 22 participants from Ogan Komering Ilir Regency took part in this activity, conducted synchronously and asynchronously. The analysis of the satisfaction response questionnaire revealed positive results in terms of relevance, material attractiveness, practicality, program design, feedback, and recommendations. Abstrak. Pemodelan matematika merupakan proses matematisasi dari permasalahan kehidupan nyata menjadi bahasa matematika. Asesmen pemodelan dilakukan untuk mengetahui hasil pembelajaran siswa di akhir pembelajaran dan juga untuk mendapatkan informasi kemampuan siswa agar bisa menentukan tindakan dalam mengajar siswa. Kurangnya kompetensi guru dalam menyusun asesmen pemodelan matematika dan kelemahan siswa dalam pemodelan matematika dikarenakan kurangnya pengalaman dalam menghubungkan konsep-konsep matematika pada permasalahan kehidupan nyata. Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan yaitu memberikan pelatihan kepada guru matematika dalam mengembangkan asesmen berbasis pemodelan matematika untuk menunjang AKM peserta didik, mengetahui respon guru-guru MGMP matematika terhadap pelatihan, serta mendapatkan perangkat pembelajaran berbasis pemodelan matematika yang berkualitas. Model pelaksanaan kegiatan ini adalah model pendampingan berkelompok untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam mempersiapkan kegiatan belajar mengajar khususnya dalam membuat perangkat pembelajaran yang berbantuan digital. Jumlah peserta yang menghadiri kegiatan ini sebanyak 22 orang peserta dari Kabupaten Ogan Komering Ilir yang dilakukan secara synchronous dan asynchronous. Hasil analisis angket respon kepuasan mendapatkan hasil yang positif dari aspek relevansi, daya tarik materi, kepraktisan, desain program, umpan balik, hingga rekomendasi. 
REVITALISASI KAMPUNG WISATA SOHEDEN (SOCO HERBAL GARDEN) KABUPATEN MAGETAN Fatmala, Fenti; Sari, Nika Kartika; Yusdita, Elana Era
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.17975

Abstract

Abstract. The purpose of this article is to explain the implementation of community service carried out by the Ormawa Himadik PPK team. The program was implemented in Soco Village, Bendo District, Magetan Regency with the theme Eduwisata. Soco Village is one of the villages that has started implementing the Edutourism Village program since 2021. However, everything seems neglected and not well maintained due to the lack of visitors and the absence of good and correct tourism management. The activity implementation method consists of 12 methods ranging from surveys to making reports. The results of this program are new conditions including (1) Tourism managers gain knowledge of soft skills and hard skills for tourism management and financial management; (2) After the formation of the POKDARWIS management structure, it is hoped that there will be a clear division of tasks based on the knowledge presented previously; (3) The existence of supporting facilities and infrastructure for the safety and comfort of visitors, namely plant name labels, increasing the number of plant species, repairing miniature ship ladders, and learning facilities for Pancasila student profiles; (4) Arrangement of tourist routes and installation of tourist layouts in Soco Village; (5) There are additional visitors after the facilities and infrastructure have increased, both from students and the general public Abstrak. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan implementasi dari pengabdian masyarakat yang dilaksanakan tim PPK Ormawa Himadiksi. Program dilaksanakan di Desa Soco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan dengan tema Eduwisata. Desa Soco merupakan salah satu desa yang mulai melaksanakan program Desa Eduwisata sejak tahun 2021. Akan tetapi semua terkesan terbengkalai dan tidak terawat dengan baik karena sepinya pengunjung serta tidak adanya pengelolaan wisata yang baik dan benar. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari 12 metode mulai dari survey sampai dengan pembuatan laporan. Hasil dari program ini adanya kondisi baru meliputi (1) Pengelola wisata mendapatkan ilmu softskill dan hardskill untuk pengelolaan wisata dan manajemen keuangan; (2) Setelah terbentuknya struktur kepengurusan POKDARWIS diharapkan ada pembagian tugas yang jelas berdasarkan ilmu yang disampaikan sebelumnya; (3) Adanya sarana dan prasarana penunjang untuk keselamatan dan kenyamanan pengunjung, yaitu label nama tanaman, penambahan jumlah spesies tanaman, perbaikan tangga miniatur kapal, dan sarana pembelajaran profil pelajar pancasila; (4) Adanya penataan alur wisata dan pemasangan layout wisata di Desa Soco; (5) Adanya penambahan pengunjung setelah sarana dan prasarana bertambah baik dari kalangan pelajar maupun umum  
SOCIALIZATION AND IMPLEMENTATION OF LONG RANGE IN MONITORING PLANT CONDITIONS IN GREENHOUSES IN PALEMBANG CITY Salamah, Irma; Suzanzefi, Suzanzefi; Ningrum, Shinta Sulistiya; Kusmanto, RD.
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17911

Abstract

Abstract. Palembang City is an area that has several ornamental plant farmers with quite ample sales opportunities. However, the influence of the unfavourable environment has disrupted the process of cultivating several plants with high selling prices. Therefore, this community service activity aims to examine the long-term application of technology in monitoring the condition of plants in greenhouses. The tools used in this extension enable more extensive, accurate and efficient monitoring of temperature and humidity in the greenhouse. The target of this activity is an effort to support the results of practical work on making tools that are useful for farmers or ornamental plant hobbyists. Implementation will be carried out from January to August 2023. The initial stage is to submit proposals and reports to ornamental plant farmer business partners, which will be reviewed directly together. Then, preparations are made for making tools that suit the farmers' basic needs, and then the first partner, who will be the focal point for the tools to deliver the material, is selected, as well as how to use and hand over the equipment. The result of this activity is that farmers can demonstrate an increased understanding of long-term benefits and their role in optimizing greenhouse management. This successful implementation underscores Long Range's potential to revolutionize greenhouse farming. Overall, teaching and practical experience play an essential role in facilitating the use of advanced technologies, ultimately improving agricultural practices and outcomes. This also highlights the importance of obtaining information and knowledge related to the application of IoT technology, which is very beneficial for everyday life. Abstrak. Kota Palembang merupakan daerah yang memiliki beberapa petani tanaman hias dengan peluang penjualan yang cukup luas. Namun pengaruh lingkungan yang kurang mendukung mengganggu proses budidaya beberapa tanaman yang harga jualnya tinggi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teknologi jangka panjang dalam pemantauan kondisi tanaman di rumah kaca. Alat yang digunakan dalam ekstensi ini memungkinkan pemantauan suhu dan kelembapan di rumah kaca secara lebih ekstensif, akurat dan efisien. Sasaran kegiatan ini adalah upaya menunjang hasil kerja praktek pembuatan alat-alat yang berguna bagi petani atau penghobi tanaman hias. Pelaksanaannya akan dilakukan pada bulan Januari hingga Agustus 2023. Tahap awal adalah penyampaian proposal dan laporan kepada mitra usaha petani tanaman hias untuk dikaji langsung bersama. Kemudian dilakukan persiapan pembuatan alat yang sesuai dengan kebutuhan dasar petani, kemudian dipilih mitra pertama yang akan menjadi fokal alat untuk menyampaikan bahan, serta cara penggunaan dan penyerahan alat tersebut. . Hasil dari kegiatan ini adalah para petani dapat menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai manfaat jangka panjang dan peran mereka dalam mengoptimalkan pengelolaan rumah kaca. Keberhasilan implementasi ini menggarisbawahi potensi Long Range untuk merevolusi pertanian rumah kaca. Secara keseluruhan, pengajaran dan pengalaman praktis memainkan peran penting dalam memfasilitasi penggunaan teknologi maju, yang pada akhirnya meningkatkan praktik dan hasil pertanian. Hal ini sekaligus menyoroti pentingnya memperoleh informasi dan pengetahuan terkait penerapan teknologi IoT yang sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.  
ASISTENSI PENGGUNAAN E-FILING DALAM PELAPORAN SPT TAHUNAN BAGI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI KPP PRATAMA KARAWANG Nurhidayat, Intan; Mahpudin, Endang
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17024

Abstract

Abstract. Some taxpayers do not understand how to operate e-filing because the various features and menus seem complicated. Therefore, assistance in filling out and reporting the Annual SPT is needed to assist individual taxpayers in operating e-filing to submit the Annual SPT. The method applied in this service is assistance in filling out and reporting the annual SPT to WPOP located in the Karawang area with 3 (three) implementation stages, namely the technical guidance stage, the assistance implementation stage, and the evaluation stage. Around 4,102 taxpayers received assistance from the tax volunteer team to submit SPT 1770SS and SPT 1770S. This assistance was carried out offline for 2 (two) months, namely February and March 2023. To measure the success of implementing this assistance, KPP Pratama Karawang and the Tax Center FE Singaperbangsa University Karawang carried out a 2023 tax volunteer service satisfaction survey with 3 (three) indicators assessment, namely assessment of attitudes/behavior with a value scale of 94.46%, assessment of understanding of taxation with a value scale of 94.10%, and assessment of communication skills with a value scale of 94.46%. The survey results show that respondents are very satisfied with the services provided by tax volunteers in helping individual taxpayers to submit annual tax returns. Abstrak. Sebagian wajib pajak belum memahami cara pengoperasian e-filing karena berbagai fitur dan menu yang terkesan rumit. Oleh karena itu, pendampingan pengisian dan pelaporan SPT Tahunan diperlukan guna membantu wajib pajak orang pribadi dalam mengoperasikan e-filing untuk menyampaikan SPT Tahunan. Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini adalah pendampingan pengisian dan pelaporan SPT tahunan kepada WPOP yang terletak di daerah Karawang dengan 3 (tiga) tahap pelaksanaan, yaitu tahap bimbingan teknis, tahap pelaksanaan asistensi, dan tahap evaluasi. Sekitar 4.102 wajib pajak yang mendapat pendampingan dari tim relawan pajak untuk menyampaikan SPT 1770SS dan SPT 1770S. Asistensi ini dilakukan secara luring yang dilaksanakan selama 2 (dua) bulan yaitu Februari dan Maret 2023. Untuk mengukur keberhasilan dari pelaksanaan asistensi ini, KPP Pratama Karawang dan Tax Center FE Universitas Singaperbangsa Karawang melaksanakan survei kepuasan layanan relawan pajak 2023 dengan 3 (tiga) indikator penilaian, yaitu penilaian terhadap sikap/tingkah laku dengan skala nilai 94,46%, penilaian terhadap pemahaman perpajakan dengan skala nilai 94,10%, dan penilaian terhadap kemampuan komunikasi dengan skala nilai 94,46%. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa responden sangat puas dengan pelayanan yang diberikan oleh relawan pajak dalam membantu wajib pajak orang pribadi untuk menyampaikan SPT Tahunan.  
PENDAMPINGAN APLIKASI INSEKTISIDA DARI KULIT BIJI JAMBU METE DI DESA JENGGRIK, KECAMATAN KEDUNGGALAR-KABUPATEN NGAWI Andayanie, Wuye Ria; Puspitawati, Indah Rekyani; Wardhani, Ratna Mustika
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.19028

Abstract

Abstract. Cashew nut shells are waste from cashew seed processing. Cashew nut shells contain anacardic acid compounds from the flavonoid group and have high biodegradability, making them environmentally friendly for pesticides. The mentoring activity aims to improve farmers' skills in producing and applying vegetable insecticides for soybean plants from cashew nut shells. The mentoring activity method is carried out using a Participatory Rural Appraisal (PRA) pattern with soybean farmer partners who are members of the farmer group (Gapoktan) "MUKTI RAHAYU" in Jenggrik Village, Kedunggalar District with a land area of around 960 m2 as a demonstration plot. Activities are carried out with Participatory Rural Appraisal, applied studies, and application practices Farmers' responses to mentoring activities show an understanding of environmental awareness and the product and application of vegetable insecticides from cashew nut shells. The evaluation results show that 71% of soybean farmers understand how to make vegetable pesticides from cashew nut shells and apply them on their land and continue to develop them. The application of this technology is able to reduce the use of chemical pesticides before the generative phase and soybean productivity is around 1,876 tons/ha. The average income from soybean farming at harvest using vegetable insecticides has increased soybean farming by IDR 572,365 per Ha. Abstrak. Kulit biji jambu mete merupakan limbah pada pengolahan biji jambu mete. Kulit biji jambu mete mengandung senyawa asam anakardat dari golongan flavonoid dan mempunyai biodegrabilitas tinggi, sehingga ramah lingkungan untuk pestisida. Kegiatan pendampingan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan petani dalam memproduksi  dan aplikasi insektisida nabati untuk tanaman kedelai dari kulit biji jambu mete. Metode kegiatan pendampingan dilaksanakan dengan pola Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan mitra petani kedelai yang tergabung dalam kelompok tani (Gapoktan) “ MUKTI RAHAYU” di Desa Jenggrik Kecamatan Kedunggalar dengan luas lahan sekitar 960 m2  sebagai demplot. Kegiatan dilakukan dengan Participatory Rural Appraisal, kaji terap, dan praktek aplikasi. Respon petani terhadap kegiatan pendampingan menunjukkan pemahaman terhadap kesadaran lingkungan dan  produk serta aplikasi insektisida nabati dari kulit biji jambu mete. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 71% petani kedelai memahami pembuatan pestisida nabati dari kulit biji jambu mete  dan mengaplikasikan di lahan miliknya serta terus mengembangkannya. Penerapan teknologi ini mampu menekan penggunaan pestisida kimia sebelum phase generatif dan produktivitas kedelai sekitar 1.876 ton/ha. Rata-rata penerimaan usaha tani kedelai saat panen dengan menggunakan insektisida nabati mengalami peningkatan usaha tani kedelai sebesar Rp 572.365,- setiap Ha.   
PEMBERDAYAAN KELOMPOK MASYARAKAT DUSUN TLOCOR DENGAN IMPLEMENTASI MESIN PENGADUK ADONAN UNTUK PEMBUATAN DODOL RUMPUT LAUT Fahruddin, Arasy; Hudi, Lukman; Prihatiningrum, Andriani Eko; Budiandari, Rahma Utami
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17961

Abstract

Abstract. Abstract. Gracillaria verrucosa seaweed is usually used as a raw material for making agar-agar, but it is necessary to develop alternative products that have economic value and good nutritional value, one of which is processed dodol. Dusun Tlocor, Kedungpandan, Jabon is mostly in the form of aquaculture and Gracilaria verrucose seaweed producers, as well as marine tourism destinations. Tlocor has great potential for the development of seaweed-based products as well as a typical snack center to support these tourist destinations. The problem faced is that the potential has not been optimally developed, related to the need for a dough molen machine for seaweed dodol production. Community service activities were carried out first by providing training on how to make seaweed dodol that has a good taste and good nutritional content. The second stage was to demonstrate the making of seaweed dodol as well as provide assistance for the dough-making machine to the Dusun Tlocor community group that cultivates seaweed. The third stage was to assist with the registration of a seaweed dodol product name permit, a business group for the seaweed farming community, and the marketing strategy for the product.  As a result of the socialization and training carried out, the community received very good improvements in terms of skills in making dodol, knowledge of dodol ingredients, and skills in using the dodol dough mixing machine. Abstrak. Rumput laut Gracillaria verrucosa biasanya digunakan sebagai bahan baku pembuatan agar-agar, namun perlu dikembangkan produk alternatif yang memiliki nilai ekonomis dan nilai gizi yang baik salah satunya berupa olahan dodol. Dusun Tlocor Kedungpandan Jabon sebagian besar wilayah berupa pertambakan dan penghasil rumput laut gracilaria verrucose juga menjadi destinasi wisata bahari Tlocor sangat potensial untuk pengembangan produk berbasis rumput laut sekaligus menjadi pusat jajanan khas untuk mendukung destinasi wisata tersebut. Permasalahan yang dihadapi adalah belum dikembangkan potensi tersebut secara maksimal, terkait dengan kebutuhan mesin molen adonan untuk produksi dodol rumput laut. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pertama dengan memberikan pelatihan bagaimana membuat dodol rumput laut yang mempunyai cita rasa yang enak dan kandungan nutrisi yang baik. Tahap kedua adalah mendemonstrasikan pembuatan dodol rumput laut sekaligus memberikan bantuan mesin molen pembuat adonan tersebut kepada kelompok masyarakat dusun Tlocor yang membudidayakan rumput laut. Tahap ketiga adalah membantu pendaftaran untuk izin nama produk dodol rumput laut dan kelompok usaha bagi masyarakat pembudidaya rumput laut dan strategi pemasaran produk tersebut. Dari hasil pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan, masyarakat mendapatkan peningkatan sangat baik dalam hal ketrampilan pembuatan dodol, pengetahuan bahan dodol, dan ketrampilan penggunaan mesin pengaduk adonan dodol.  
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PESTISIDA ORGANIK UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT TANAMAN SAYUR DATARAN TINGGI RAMAH LINGKUNGAN Sumarni, Eni; Soesanto, Loekas; Herliana, Okti; Leana, Ni Wayan Anik; Zulkifli, Lutfi; Priswanto, Priswanto; Purnomo, Widhiatmoko Herry
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.14563

Abstract

Abstract. Secondary metabolites are organic compounds by-products of organisms metabolism. The use of antagonistic microbial secondary metabolites has been applied and can control several plant diseases. However, the socialization of antagonistic microbial secondary metabolites and their production among farmers has not been carried out. The aim of the activity was to increase farmers' knowledge about safe and environmentally friendly control of vegetable plant diseases, farmers' skills in effective, efficient, environmentally friendly plant disease control, the quantity and quality of crop production, and farmers' income through increasing farming efficiency. The target of this activity is the Rahayu Makmur Farmer Group Association (Gapoktan), Bansari District, Temanggung Regency. Gapoktan Rahayu Makmur, which consists of 21 farmer groups, is a highland horticultural crop farmer. Transfer of environmentally friendly plant disease management technology is carried out through education in the form of providing materials and discussions and practice. Technical guidance activities are able to increase farmers' knowledge regarding the manufacture of organic pesticides and the independence of farmers to produce organic pesticides. This is evidenced by the follow-up of two farmer groups who practice the manufacture of organic pesticides after the guidance. Abstrak. Metabolit sekunder merupakan senyawa organik hasil samping dari metabolisme organisme. Metabolit sekunder mikroba antagonis sudah diaplikasikan dan dapat mengendalikan beberapa penyakit tanaman. Akan tetapi, sosialisasi tentang metabolit sekunder mikroba antagonis dan pembuatannya di kalangan petani belum dilakukan, sehingga perlu diadakan bimbingan teknis (Bimtek) pembuatan pestisida organik berbasis metabolit sekunder mikroba antagonis untuk mengendalikan penyakit tanaman. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan petani tentang pengendalian penyakit tanaman sayur aman dan ramah lingkungan, ketrampilan petani tentang pengendalian penyakit tanaman yang efektif, efisien, ramah lingkungan, kuantitas dan kualitas produksi tanaman, serta pendapatan petani melalui peningkatan efisiensi usahatani. Sasaran kegiatan adalah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Rahayu Makmur, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung. Gapoktan Rahayu Makmur yang terdiri dari 21 kelompok tani merupakan petani tanaman hortikultura dataran tinggi. Transfer teknologi pengelolaan penyakit tanaman ramah lingkungan dilakukan melalui pendidikan berupa pemberian materi dan diskusi serta praktik pembuatan. Kegiatan Bimtek mampu meningkatkan pengetahuan petani mengenai pembuatan pestisida organik. Selain peningkatan pengetahuan petani, Bimtek juga meningkatkan kemandirian petani untuk memproduksi pestisida organik. Hal ini dibuktikan dengan adanya tindak lanjut dari dua kelompok tani yang mempraktekkan pembuatan pestisida organik berbasis metabolit sekunder pasca Bimtek. Pestisida organik berbasis metabolit sekunder tersebut mereka gunakan untuk mengendalikan hama penyakit pada tanaman yang dibudidayakan.