cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 261 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN PERPAJAKAN ATAS PENYESUAIAN PENGATURAN PAJAK PENGHASILAN UMKM N0 55 TAHUN 2022: PENDEKATAN SOSIALISASI DAN PENYULUHAN PADA UMKM BINAAN BUMDES MEDAL RAHAYU SUMEDANG Frederica, Diana; Herianti, Eva Herianti; Mutiah, Mutiah; Susilawati, Susilawati; Nuryati, Tutty; Sapridin, Sapridin
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.19425

Abstract

Abstract. This research focuses on MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) that still lack an understanding of the importance of paying taxes and the comprehension of the tax regulations under PP No. 55 of 2022. The aim of the community service conducted by the Taxation Team of Accounting Lecturers from the Faculty of Economics and Business, who are part of the Forum of Accounting Lecturers in Higher Education in the DKI Jakarta region, is to carry out socialisation and education to improve the tax understanding of MSME actors partnered with Bumdes Medal Rahayu in Ambit Situraja Village, Sumedang, regarding the adjustment of MSME income tax regulations. In 2022, this Community Service activity, in the form of socialisation and education, was attended by 31 MSME actors fostered by Bumdes Medal Rahayu in Ambit Situraja Village, Sumedang. The socialisation and education were conducted by several speakers from the ABDIMAS taxation team. The community service method included lectures, discussions, practice, and Q&A sessions. The lecturers acted as speakers while the MSMEs were participants. Before explaining the tax material, participants were asked to complete a pre-test questionnaire. The results showed that out of the 31 MSME actors present, none understood how to report taxes, only 1 person knew how to calculate taxes and the tax rates for MSMEs, and 9 MSME actors had a Taxpayer Identification Number (NPWP). After the material presentation and Q&A session, participants were asked to fill out a post-test questionnaire. Based on the results of the activity, there was a significant improvement in participants' understanding of tax reporting, tax rates, and changes in tax regulations. Abstrak. Berfokus kepada UMKM (Usaha Mikro Kecil dan menengah) yang masih kurang memahami pentingnya UMKM membayar pajak dan pemahaman aturan perpajakan PP no 55 tahun 2022 yang masih kurang baik, maka tujuan dari pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan tim perpajakan Dosen Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang tergabung dalam Forum Dosen Akuntansi Perguruan Tinggi wilayah DKI Jakarta, yaitu melakukan sosialisasi dan penyuluhan Peningkatan pemahaman perpajakan pelaku UMKM Mitra Bumdes Medal Rahayu Desa Ambit Situraja Sumedang,atas penyesuaian pengaturan pajak penghasilan UMKM. Tahun 2022, Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berupa sosialisasi dan penyuluhan, yang dihadiri oleh 31 pelaku UMKM binaan Mitra Bumdes Medal Rahayu Desa Ambit Situraja Sumedang. Sosialisasi dan Penyuluhan dilakukan oleh beberapa narasumber dari tim perpajakan ABDIMAS. Metode pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk ceramah, diskusi, Latihan dan tanya jawab.Dosen selaku narasumber sedangkan UMKM sebagai peserta,sebelum menjelaskan materi perpajakan peserta diminta menjawab kuisioner pre-test dengan hasil 31 orang pelaku UMKM yang hadir sebanyak 31 orang belum paham cara melaporkan pajak, 1 orang yang paham cara menghitung pajak dan mengetahui tarif pajak UMKM dan 9 pelaku UMKM yang memiliki NPWP. Setelah materi dan tanya jawab perserta diminta Kembali untuk mengisi kuisioner post-test berdasarkan hasil kegiatan Nampak perubahan signifikan pemahaman peserta mengenai pelaporan, tarif pajak dan perubahan aturan perpajakan. 
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN CANVA, MENTIMETER, DAN MEDIA KARYA GURU DI SMP ISLAM AL-MAARIF 02 SINGOSARI Setyowati, Lestari; Zubaidi, Nanang; Karmina, Sari; Anugerahwati, Mirijam; Dalopo, Firslady
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.18165

Abstract

Abstract. To help achieve the teaching objectives and make the learning activities runs well in the class,  teachers are encouraged to use technology-based and non-technology-based instructional media. However, not all teachers have the skills to make them. This community service aims to equip teachers in Islamic Junior High School Al-Ma'arif 02 Singosari with practical skill to create and develop instructional media, both electronic and non-electronic appropriate and relevant to their respective subjects. The methods used were conducting need analysis, coordinating, planning, implementing, reflecting, and carrying out follow-up plans for the community service. Participants in this activity were 19 teachers at Al-Maarif Islamic Junior High School 02 Singosari Malang. The workshop was held for two days on 23-24 June 2023. The results showed that the teachers were able to develop activities in non-electronic media in the form of snakes and ladders game that were adapted to their respective subjects and were able to make learning posters using Canva (95%). The results of the reflection show that all teachers (100%) got a lot of benefits from the community service and hope that similar activities were conducted more often in the future. Abstrak. Untuk menunjang kelancaran kegiatan belajar mengajar di kelas, guru seyogyanya membuat media pembelajaran berbasis teknologi maupun non teknologi. Namun tidak semua guru memiliki keterampilan untuk membuat media tersebut. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk membekali guru di SMP Islam Al- Ma’arif 02 Singosari untuk membuat dan mengembangkan media pembelajaran baik elektronik maupun non eletronik yang sesuai dengan mata pelajarannya masing-masing. Metode yang dilakukan adalah melakukan analisis situasi, melakukan kordinasi, membuat perencanaan, melaksanakan pengabdian, melakukan refleksi, melakukan rencana tindak lanjut pengabdian. Peserta dari kegiatan ini adalah 19 orang guru di SMP Islam Al- Maarif 02 Singosari Malang. Workshop dilaksanakan selama dua hari, yaitu di tanggal 23 – 24 Juni 2023. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru mampu berkreasi dengan media non elektronik berupa ular tangga yang disesuaikan dengan mata pelajarannya masing-masing, dan mampu membuat poster pembelajaran dengan menggunakan Canva (95%). Hasil refleksi menunjukkan bahwa semua guru (100%) berharap pengabdian pada masyarakat tersebut berkelanjutan, dan merasa mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut.   
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL SEBAGAI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PADA PETERNAK KAMBING DI DUSUN SOLOT KABUPATEN PAMEKASAN Widyananda, Cepryana Sathalica; Shamad, Zulfaini; Purdiyanto, Joko
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17938

Abstract

Abstract. The important role of animal husbandry where its activities are part of agriculture that includes both processing, production facilities, cultivation, handling of maintenance and post-harvest periods and related marketing of its products. In Indonesia, goats are one of the most widely recognized small ruminants with very high productivity potential. Goats are used as small factories that produce meat and milk by some people in rural areas, in addition to meat and milk the results obtained from goats are skin and manure that can be used as fertilizer. The problems faced by farmers in Dusun Solot are the process of managing orders, expanding the market and managing waste from livestock. The objectives and benefits of this service activity are to provide knowledge and skills to farmers related to the use of digital technology in marketing activities such as the use of websites and social media and improve the ability of farmers to see business opportunities for beef goats and the use of livestock waste into organic fertilizer. The service method applied includes: preparation, implementation and assistance and evaluation. The results of this service activity on the utilization of  digital technology as a marketing communication strategy and the management and utilization of livestock waste provide new knowledge and skill for farmers in utilizing digital technology for marketing activities such as the use of website and social media, the ability of farmers to see business opportunities for beef goats and the utilization of livestock waste into organic fertilizer.  Abstrak. Peran penting peternakan dimana kegiatannya merupakan bagian dari pertanian yang mencakup usaha baik pengolahan, sarana produksi, budidaya, penanganan masa pemeliharaan dan pasca panen serta terkait pemasaran hasil produksinya. Di Indonesia, kambing adalah salah satu jenis ternak ruminansia kecil yang cukup dikenal luas dengan potensi produktivitas yang sangat tinggi. Kambing ini dimanfaatkan sebagai pabrik kecil yang menghasilkan daging dan susu oleh sebagian masyarakat di pedesaan, selain daging dan susu hasil yang didapat dari ternak kambing adalah kulit dan kotorannya yang dapat difungsikan sebagai pupuk. Permasalahan yang dihadapi oleh peternak yang ada di Dusun Solot yaitu proses mengelola pesanan, perluasan pasar serta pengelolaan limbah dari ternak. Adapun tujuan dan manfaat dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada peternak terkait pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan pemasaran seperti penggunaan website dan media social dan meningkatkan kemampuan peternak dalam melihat peluang usaha kambing potong serta pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik. Metode pengabdian yang diterapkan meliputi: persiapan, pelaksanaan dan pendampingan serta evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian pemanfaatan teknologi digital sebagai strategi komunikasi pemasaran dan pengelolaan serta pemanfaatan limbah ternak ini memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi para peternak dalam pemanfaatan teknologi digital untuk kegiatan pemasaran seperti penggunaan website dan media social, kemampuan peternak dalam melihat peluang usaha kambing potong serta pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik.
SOSIALISASI PEMBELAJARAN INOVATIF MENGGUNAKAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DENGAN TEKS NARATIF BERBASIS BUDAYA LOKAL BAGI GURU-GURU SMP DI KOTA PALEMBANG Inderawati, Rita; Sofendi, Sofendi; Jaya, Hariswan Putra; Erlina, Erlina; Pitaloka, Nova Lingga
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17764

Abstract

Abstract. Reading skill is very important to be developed, but PISA 2018 reports that Indonesian literacy skill is still not satisfactory, which is ranked 72 out of a total of 77 participating countries. This is due to many educational problems in Indonesia. One solution is to use interactive multimedia with local-content based narrative texts. The purpose of this activity is to socialize the use of interactive multimedia with local-content based narrative texts. The method used in this activity was a workshop with a sequence of activities in the form of pretest, material presentation, question and answer and discussion, demonstration, practice of using interactive multimedia represented by one of the participating teachers, posttest, lesson plan development, feedback. The results of this activity indicated that there was an increase in teachers’ knowledge, teachers could use interactive multimedia well, teachers were very enthusiastic about this workshop, and able to make lesson plan. The participants also gave suggestions for ongoing workhsop on other materials such as developing instructional media.  Abstrak. Keterampilan membaca sangat penting untuk dikembangkan, tetapi PISA 2018 melaporkan kemampuan literasi Indonesia masih bekum memuaskan yaitu berada pada peringkat 72 dari total 77 negara yang berpartisipasi. Hal ini disebabkan oleh banyaknya masalah pendidikan di Indonesia. Salah satu solusinya adalah menggunakan multimedia interaktif dengan teks naratif berbasis budaya lokal. Tujuan dari kegiatan ini yaitu sosialisai penggunaan multimedia interaktif dengan teks naratif berbasis budaya lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah workshop dengan urutan kegiatan berupa tes awal, presentasi materi, tanyajawab dan diskusi, peragaan/demonstrasi, praktik penggunaan multimedia interaktif yang di wakilkan oleh salah satu guru peserta pelatihan, tes akhir, pembuatan RPP, pengisian formulir umpan balik kegiatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan guru,  guru bisa menggunakan multimedia interaktif dengan baik, sangat merasa antusias terhadap pelatihan ini, dan bisa membuat RPP. Para peserta juga memberi saran untuk pelatihan berkelanjutan dengan materi lainnya seperti pembuatan media pembelajaran.  Kata kunci: Sosialisasi, multimedia interaktif, teks naratif, budaya lokal 
PELATIHAN PEMBUATAN CINDERAMATA BERBAHAN DASAR BIOPLASTIK RESIN UNTUK MENINGKATKAN SOFT SKILL ANAK ASUH DI PANTI ASUHAN ‘AISYIYAH TUNAS HARAPAN PONTIANAK Amri, Ahmad Faisal; Mukhlishin, Hamdil; Anwari, Muhammad Khairul; Khastuti, Dilla; Majah, Ibnu
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.19091

Abstract

Abstract. The community empowerment conducted was providing training to foster children at the 'Aisyiyah Tunas Harapan Pontianak Orphanage to make souvenirs made from bioplastic resin as an effort to improve the soft skills of children. Through this training activity, the children were able to process resin into products in the form of key chains, souvenirs and various other souvenirs. The methods used are; providing pre-tests, training activities for making souvenirs made from bioplastic resin; practice and assistance in making souvenirs made from bioplastic resin; and evaluating service activities by providing post tests and response questionnaires. The results of data analysis showed that the average pretest score was 42 and the average posttest score was 85. Meanwhile, the results of the questionnaire analysis showed that as many as 82% of participants had never received training on bioplastic resin, and the material presented was new material and the delivery of the material was carried out clearly with a response value of 82% (very good). Participants also assessed that the material presented was easy to apply again with a response score of 73% (good). For the time of activities and services, the committee received very good response scores. Thus, it can be concluded that the training activities held have been effective. Abstrak. Pengabdian yang dilakukan adalah memberikan pelatihan kepada anak-anak asuh di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Tunas Harapan Pontianak untuk membuat cinderamata berbahan dasar bioplastik resin sebagai upaya peningkatan soft skill anak asuh. Melalui kegiatan pelatihan tersebut anak-anak Panti Asuhan ‘Aisyiyah Tunas Harapan dapat mengolah resin menjadi produk berupa gantungan kunci, souvenir serta berbagai macam cinderamata lainnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yaitu; pemberian pre test, kegiatan pelatihan pembuatan cinderamata berbahan dasar bioplastik resin; praktik dan pendampingan pembuatan cinderamata berbahan dasar bioplastik resin; dan evaluasi kegiatan pengabdian dengan memberikan post test dan angket respon. Hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 42 dan nilai rata-rata posttest sebesar 85. Sedangkan hasil analisis angket menunjukkan bahwa sebanyak 82% peserta belum pernah mendapatkan pelatihan mengenai bioplastik resin, dan materi yang disampaikan merupakan materi yang baru serta penyampaian materi dilakukan secara jelas dengan nilai respon sebesar 82% (sangat baik). Peserta juga menilai materi yang disampaikan mudah untuk diterapkan kembali dengan nilai respon 73% (baik). Untuk waktu kegiatan dan pelayanan panitia mendapatkan nilai respon sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan berjalan efektif. 
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGISIAN SURAT PEMBERITAHUAN TAHUNAN (SPT) PAJAK PENGHASILAN ORANG PRIBADI PADA PT. FAJAR BANGUN RAHARJA SURAKARTA Tjandra, Ronowati; Yustrianthe, Rahmawati Hanny; Grediani, Evi
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.18022

Abstract

Abstract. The aim of this community service activity is to increase participants' understanding and skills regarding fulfilling their tax obligations regarding personal income tax. This is driven by the fact in partner companies that employees and management need an updated understanding of taxation, especially as tax regulations change. So, socialization efforts and providing training regarding how to calculate, fill out and report WPOP SPTs, including new provisions or issues related to taxation, are very necessary. The targets for this community service activity are all staff and management of PT. Fajar Bangun Raharja Surakarta. The target audience is subjects who already have a fixed salary every month from the company and usually have tax deducted at once by the company treasurer, so subjects rarely fill out SPT. Apart from receiving a salary every month, subjects also usually have assets that may not have been reported in taxes. The implementation of community service activities generally runs smoothly with support, especially from the management of PT. Fajar Bangun Raharja, Surakarta. There were 20 training participants who attended. The implementation of the activity was interactive, marked by more than 50% of participants actively asking questions and giving their opinions, while also hoping that there would be further training to update their understanding of taxation. Community Service implementers assist participants in filling out e-SPT using the e-filling system. Some participants faced difficulties because they were not used to using computers and were still unsure about carrying out various options on the system. Apart from that, even though the participants had brought proof of tax deductions, they still had difficulty entering numbers or amounts into the system. The obstacles faced in this service include: (1) determining the net income that should be taxed; (2) determine the assets included in the SPT reporting; and (3) technical obstacles, namely the process of filling out the SPT using the e-filing system.  Abstrak. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta terkait pemenuhan kewajiban perpajakan mereka seputar pajak penghasilan orang pribadi. Hal tersebut didorong oleh adanya fakta di perusahaan mitra bahwa karyawan dan manajemennya memerlukan update pemahaman terkait perpajakan, apalagi ketentuan perpajakan berubah-ubah. Jadi sangat diperlukan upaya sosialisasi dan pemberian pelatihan terkait cara menghitung, mengisi, melaporkan SPT WPOP termasuk ketentuan-ketentuan atau isu-isu baru terkait perpajakan. Sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah seluruh staf dan manajemen PT. Fajar Bangun Raharja Surakarta. Khalayak sasaran tersebut merupakan subjek yang sudah memiliki gaji tetap setiap bulan dari perusahaan dan biasanya sudah dipotong pajak sekaligus oleh bendahara perusahaan, sehingga subjek jarang mengisi SPT. Selain menerima gaji setiap bulan subjek juga biasanya memiliki harta yang kemungkinan belum dilaporkan dalam pajak. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat secara umum berjalan dengan lancar dengan dukungan terutama dari manajemen PT. Fajar Bangun Raharja, Surakarta. Peserta pelatihan yang hadir berjumlah 20 orang. Pelaksanaan kegiatan berlangsung interaktif ditandai dengan lebih dari 50% peserta aktif bertanya dan memberikan pendapatnya, sekaligus mengharapkan ada pelatihan-pelatihan berikutnya untuk update pemahaman perpajakan. Pelaksana abdimas membantu para peserta dalam mengisi e-SPT menggunakan sistem e-filling. Beberapa peserta menghadapi kesulitan karena tidak terbiasa menggunakan komputer dan masih ragu dalam menjalankan berbagai opsi pada sistem. Selain itu, meski para peserta telah membawa bukti pemotongan pajak, namun mereka masih kesulitan dalam memasukkan angka atau nominal pada sistem. Kendala yang dihadapi dalam pengabdian ini yaitu antara lain: (1) menentukan penghasilan bersih yang seharusnya dikenakan pajak; (2) menentukan harta yang dimasukkanke dalam pelaporan SPT; serta (3) kendala teknis yaitu proses pengisian SPT dengan sistem e- fiiling.  
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN MEDIA CABRI GEOMETRI 2D UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA SMA ALKHAIRAAT TOBELO Sari, Diah Prawitha; Nur, Isman Muhammad
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.16831

Abstract

Abstract. Most students still face difficulties related to the use of mathematics learning media. The learning media they have studied so far have not been able to answer the problems they face. It is necessary to provide training and assistance through cabri media that can overcome problems. Based on these problems, the purpose of this activity is a) to find out student learning outcomes in solving mathematical problems using cabri geometry 2D media, b) to find out the attitudes and skills of students in using Cabri Geometry 2D media. The participants in this training and mentoring were 22 Al-Khairat Tobelo High School students. The results of this activity were the students' abilities before applying cabri geometry 2D media, there was 1 student who obtained less qualifications or in the 4.54% category and 21 students obtained failed qualifications or in the 95.45% category. While the ability of students after applying cabri geometry media, there were 3 students obtaining satisfactory qualifications or 13.64% and 19 students obtaining good qualifications or 86.36%. Based on the results of the interviews, information was obtained that the majority of students had good behavior towards learning using cabri geometry media with an average percentage of 60.79. Abstrak. Sebagian besar siswa masih menghadapi kesulitan terkait dengan pemanfaatan media pembelajaran matematika. Media pembelajaran yang mereka pelajari selama ini belum mampu menjawab permasalahan yang mereka hadapi. Perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan melalui media cabri yang dapat memecahkan permasalahan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tujuan dari kegiatan ini adalah a) untuk mengetahui hasil belajar siswa dalam memecahkan masalah matematika menggunakan media cabri geometri 2D, b) untuk mengetahui sikap dan keterampilan siswa dalam menggunakan media cabri geometri 2D. Peserta pelatihan dan pendampingan ini adalah siswa SMA Al-Khairat Tobelo berjumlah 22 orang. Hasil kegiatan ini adalah kemampuan siswa sebelum diterapkan media cabri geometri 2D, terdapat 1 siswa yang memperoleh kualifikasi kurang atau dalam kategori 4,54% dan 21 siswa memperoleh kualifikasi gagal atau dalam kategori 95,45%. Sedangkan kemampuan siswa setelah diterapkan media cabri geometri, terdapat 3 siswa memperoleh kualifikasi memuaskan atau 13,64% dan 19 siswa memperoleh kualifikasi baik atau 86,36%. Berdasarkan hasil wawancara diperoleh informasi bahwa sebagian besar siswa mempunyai perilaku yang baik terhadap pembelajaran dengan menggunakan media cabri geometri dengan rata-rata persentase sebesar 60,79.Kata Kunci: cabri geometri 2D, geometri transformasi, peningkatan pembelajaran
PELATIHAN PEMBUATAN VCO (VIRGIN COCONUT OIL) DALAM MEWUJUDKAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) PADA SISWA KELAS VII SMP WARDHANI Isrianto, Pramita Laksitarahmi; Wilujeng, Sukian; Marmi, Marmi; Sunaryo, Sunaryo; Ramadhanty, Erlinda Shella; Setianingsih, Indri
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.18350

Abstract

Abstract. The development of creativity in students in adolescence needs to be improved because in adolescence the curiosity for something new is higher. Therefore, it is necessary to hone their talents and creativity with positive things. As for the purpose of carrying out community service to students in order to develop knowledge of local wisdom products and skills that are still minimal, the idea of positive student creativity makes school conditions require a thought of transformation of science and technology by utilizing existing potential, so that it can shape the character of the community, especially students and students to be self-sufficient without leaving formal education at school. The creative solution that can be provided is to provide knowledge and training related to VCO (Virgin Coconut Oil) to seventh grade students of Wardhani Junior High School. VCO (Virgin Coconut Oil) is a pure coconut oil that is very beneficial for health. The method of implementation is providing material on the understanding and benefits of VCO, and demonstrating manufacturing techniques with the stages of preparation, implementation, assistance and evaluation. The results of the activity obtained 90% of participants have understood the basic techniques of making VCO and later students can have skills in developing VCO products into business opportunities to become entrepreneurs at a young age. Abstrak. Pengembangan kreativitas pada siswa-siswi pada usia remaja perlu ditingkatkan karena pada usia remaja rasa ingin tahu akan sesuatu yang baru lebih tinggi. Oleh sebab itu perlu mengasah bakat dan kreativitasnya dengan hal yang positif. Adapaun tujuan dilaksanakan pengabdian pada siswa siswi agar mengembangkan pengetahuan produk kearifan lokal dan keterampilan yang masih minim ide kreativitas siswa yang bersifat positif membuat kondisi sekolah membutuhkan suatu pemikiran transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi dengan memanfaatkan potensi yang ada, sehingga dapat membentuk karakter masyarakat khususnya siswa dan siswi untuk berdikari tanpa meninggalkan pendidikan formal di sekolah. Adapun solusi kreatif yang dapat diberikan yaitu memberikan pengetahuan dan  pelatihan terkait  VCO (Virgin Coconut Oil) pada siswa kelas VII SMP Wardhani. VCO (Virgin Coconut Oil)  merupakan minyak kelapa murni  yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Metode  pelaksanaannya yaitu pemberian materi tentang  pengertian dan manfaat VCO, dan  demonstrasi teknik pembuatan dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, pendampingan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan diperoleh 90% peserta sudah memahami teknik dasar pembuatan VCO dan nantinya siswa-siswa  dapat memiliki keterampilan  dalam mengembangankan Produk VCO menjadi peluang usaha menjadi enterpreuner  pada usia remaja. 
PELATIHAN DAN PEMBERIAN BANTUAN ALAT KESEHATAN SERTA MINI GARDEN PORTABLE BAGI POSYANDU REMAJA MOJO Purbowati, Rini; Hernanda, Pratika Yuhyi; Isrianto, Pramita Laksitarahmi; Tjandra, Lusiani; Masfufatun, Masfufatun; Aritania, Putu Oky; Indahsari, Noer Kumala
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.18015

Abstract

Abstract. The increase in non-communicable diseases (NCDs) that occur at young and productive ages is triggered by the tendency of teenagers to like to consume "viral" foods and drinks, which usually have high sugar content, contain preservatives, a high level of spiciness and are less hygienic. These habits of teenagers without realizing it will have a big influence on their health, growth, and development in later ages. It is hoped that the Youth Posyandu can become a forum to facilitate teenagers in understanding adolescent health problems. This community service activity aims to provide solutions to 3 problems at the "Mojo Youth Posyandu", namely: limitations on physical facilities, lack of use of appropriate technology, and poor organizational management. Activities were carried out through training methods and the delivery of health equipment as well as counseling methods targeting 12 Mojo youth posyandu cadres. The results of this activity were able to increase the completeness of adolescent health examination tools as well as improve the skills of adolescent posyandu cadres to be able to use them, increase the availability of fresh vegetables and fruit through the "Mini Garden Portable" and improve the management of the Mojo youth posyandu organization by providing 2 copies of the Adolescent Posyandu Guidebook Abstrak. Meningkatnya Penyakit Tidak Menular (PTM) yang terjadi diusia muda dan produktif dipicu oleh kecenderungan remaja yang gemar mengkonsumsi makanan dan minuman yang sedang “viral”, yang biasanya memiliki kandungan gula yang tinggi, mengandung bahan pengawet, tingkat kepedasan yang tinggi serta kurang higienis. Kebiasaan remaja tersebut tanpa disadari akan menimbulkan pengaruh yang besar terhadap kesehatan, pertumbuhan dan perkembangannya di usia-usia selanjutnya. Posyandu Remaja diharapkan dapat menjadi wadah untuk memfasilitasi remaja dalam memahami permasalahan kesehatan remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap 3 permasalahan pada Posyandu Remaja Mojo, yaitu: keterbatasan fasilitas fisik, kurangnya pemanfaatan teknologi tepat guna serta rendahnya manajemen organisasi. Kegiatan dilakukan melalui metode pelatihan dan penyerahan alat-alat kesehatan serta metode penyuluhan dengan sasaran 12 kader posyandu remaja Mojo. Hasil kegiatan ini mampu menambah kelengkapan alat pemeriksaan kesehatan remaja sekaligus meningkatkan keterampilan para kader posyandu remaja untuk dapat menggunakannya, meningkatkan ketersediaan sayur dan buah segar melalui “Mini Garden Portable” serta meningkatkan manajemen organisasi posyandu remaja Mojo melalui pemberian 2 eksemplar Buku Panduan Posyandu Remaja.
IMPLEMENTASI APLIKASI VIRTUAL REALITY DISPLAY DAN MEJA CAP BATIK PADA GRIYA BATIK WAKLUANG Nurfarida, Ellya; Efendi, Fery Sofian; Nugroho, Benni Agung; Halimi, Ahmad Dzulfikri; Aullia, Fikha Rizky
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17768

Abstract

Abstract. Griya Batik Wakhluang is a Micro Small Business (UMK) that was founded in 2020. The intense competition from the business world, both small and large scale, has not sparked the owner's interest in continuing to develop the batik business. Currently, Griya Batik Wakhluang only produces written batik which takes quite a long time to produce. Apart from that, the marketing management of batik products still cannot reach all levels of society so product introduction and product sales are still very lacking. Griya Batik Wakhluang must provide documentation in the form of photos or videos for the production process when participating in UMK production exhibition activities. This creates obstacles because the Owner's photography skills are very lacking. The aim of community service to overcome partner problems is with the following activities: 1) Implementing a web-based Virtual Reality Display Application to showcase galleries and products produced by UMK Griya Batik Wakluang and to show the batik-making process virtually. 2) design and manufacture stamped batik tables which function to increase batik cloth production capacity. The steps used to carry out community service activities are interviews, developing web-based virtual reality applications, designing and making batik-stamped tables and batik-stamped stove coasters, and training and mentoring. The Community Partnership Program has been able to provide outcomes, namely: 1) Producing batik stamped table products and 2) Implementing a Web-Based Virtual Reality Display application with the website name wakluang.com/virtual. The increase in production of Griya Batik Waklung batik cloth occurred because the process of making stamped batik was faster and saved more energy and electricity. Meanwhile, Griya Batik Wakluang used a virtual reality website when presenting its products. Abstrak. Griya Batik Wakluang merupakan Usaha Mikro Kecil (UMK) yang berdiri tahun 2020. Ketatnya persaingan dari dunia usaha baik berskala kecil maupun besar tidak menyulutkan minat dari pemilik untuk terus mengembangkan usaha batik. Saat ini Griya Batik Wakluang hanya memproduksi jenis batik tulis saja dimana waktu produksinya cukup lama. Selain itu pengelolaan pemasaran produk batik juga masih belum bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat sehingga pengenalan produk dan penjualan produk masih sangat kurang. Griya Batik Wakluang harus menyediakan dokumentasi berupa foto atau video untuk proses produksi saat mengikuti kegiatan pameran produksi hasil UMK. Hal ini menimbulkan kendala tersendiri karena kemampuan Owner dalam hal fotografi sangat kurang. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat untuk mengatasi masalah mitra adalah dengan kegiatan berikut: 1) Mengimplementasikan Aplikasi Virtual Reality Display Berbasis web untuk memamerkan galeri dan produk hasil UMK Griya Batik Wakluang dan menayangkan proses pembuatan batik secara virtual. 2) mendesain dan membuatkan meja batik cap yang berfungsi untuk meningkatkan kapasitas produksi kain batik. langkah-langkah yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat adalah wawancara, pengembangan aplikasi virtual reality berbasis web, merancang dan membuat meja cap batik dan meja tatakan kompor cap batik, pelatihan, dan pendampingan. Program Kemitraan Masyarakat telah dapat memberikan capaian luaran yaitu: 1) Menghasilkan produk meja cap batik 2) Mengimplemetasikan aplikasi Virtual Reality Diplay Berbasis Web dengan nama website wakluang.com/virtual. Peningkatan produksi kain batik Griya Batik Waklung terjadi karena proses pembuatan batik cap lebih cepat dan lebih menghemat tenaga serta listrik. Sementara itu penggunaan website virtual reality dilakukan oleh Griya Batik Wakluang saatmempresentasikan produknya.