cover
Contact Name
trio saputra
Contact Email
trio_saputra@unilak.ac.id
Phone
+6285364465335
Journal Mail Official
jurnalniara@gmail.com
Editorial Address
jl. yos sudarso Km.08 Rumbai Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
jurnal niara
ISSN : 16933516     EISSN : 25287575     DOI : 10.31849
The scope includes but is not limited to topics, e.g. public policy, administrative reform, corporate governance, collaborative governance, dynamic public services, e-government, digital governance, e-commerce, local government studies, multi-level governance, financial institutions, behavioral finance, innovation, entrepreneurship, microfinance, human resource, knowledge management, leadership, strategic management, organizational development, institutionalization, organizational behavior, learning culture, fiscal policy, tax administration, international tax, politics of taxation, welfare and national security, and sustainable development
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 18 No. 2 (2025): September" : 29 Documents clear
Analisis Faktor-Faktor Pendukung Peningkatan Pelayanan PSC 119 Di Kabupaten Bojonegoro: bahasa indonesia Hanna Putri Hendani; M. Miftahul Huda; Sri Kasiami
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/e5jat537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro dalam pengelolaan layanan Public Safety Center (PSC) 119 serta mengidentifikasi kendala dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas layanan kegawatdaruratan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi yang melibatkan koordinator PSC 119, tenaga medis, serta masyarakat pengguna layanan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi layanan PSC, antara lain sumber daya manusia, infrastruktur, teknologi, serta pengetahuan dan respons masyarakat terhadap layanan kegawatdaruratan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro telah berupaya meningkatkan kualitas layanan PSC melalui pelatihan berkala bagi petugas medis dan penerapan teknologi informasi untuk mempercepat proses koordinasi. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi adanya beberapa kendala, seperti kekurangan tenaga medis terlatih di daerah terpencil, keterbatasan infrastruktur di wilayah pedesaan, serta kurang optimalnya integrasi antara sistem teknologi yang digunakan di lapangan dan rumah sakit. Selain itu, meskipun masyarakat umumnya merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, terdapat keluhan terkait waktu tunggu yang cukup lama, terutama di daerah terpencil. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai efektivitas layanan PSC serta tantangan yang dihadapi dalam upaya meningkatkan kualitas dan kecepatan respons terhadap situasi darurat.
Dampak Re-Branding Image Makanan Tradisional Pada Restoran Sate Manang Kabau Terhadap Persepsi Masyakakat Kota Padang Muhammad Ifdhaly; Indraddin; Azwar
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/qm4n7189

Abstract

Dampak re-branding image makanan tradisional pada restoran Sate Manang Kabau terhadap persepsi masyarakat Kota Padang merupakan topik yang relevan dalam konteks pengembangan industri kuliner dan pelestarian budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi re-branding yang diterapkan oleh restoran Sate Manang Kabau dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap makanan tradisional yang disajikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan survei terhadap pengunjung restoran. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul dari persepsi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa re-branding yang dilakukan oleh restoran tidak hanya berhasil menarik perhatian konsumen baru, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian makanan tradisional. Penelitian ini menyoroti beberapa aspek penting dari re-branding, termasuk desain interior restoran, pemasaran digital, serta pengenalan menu yang inovatif namun tetap mempertahankan cita rasa asli. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat Kota Padang mulai melihat Sate Manang Kabau tidak hanya sebagai tempat makan, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan budaya lokal. Hal ini sejalan dengan teori bahwa re-branding yang efektif dapat mengubah persepsi masyarakat dan meningkatkan nilai suatu produk atau layanan. Penelitian ini menegaskan bahwa re-branding image makanan tradisional di restoran Sate Manang Kabau telah memberikan dampak positif terhadap persepsi masyarakat. Dengan strategi yang tepat, restoran ini berhasil menciptakan citra yang kuat dan relevan, yang pada gilirannya berkontribusi pada pelestarian makanan tradisional di tengah arus modernisasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku industri kuliner lainnya dalam menerapkan strategi re-branding yang efektif
Implementasi Program Bina Keluarga Lansia (BKL) Di Kelurahan Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Kota Padang Filka Khairu Pratama,; Maihasni; Alfan Miko
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/zzkj3r95

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan demografis yang dihadapi Indonesia terkait penuaan populasi, yang diperkirakan akan meningkat signifikan dari 25 juta lansia pada tahun 2019 menjadi 80 juta pada tahun 2050. Dengan meningkatnya persentase lansia, terdapat kebutuhan mendesak untuk memperkuat kebijakan kesehatan dan sosial yang mendukung kesejahteraan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi interaksi antara agen, seperti penyuluh dan kader Bina Keluarga Lansia (BKL), dengan struktur yang ada dalam mendukung implementasi program BKL di Kota Padang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, melibatkan informan pelaku dan pengamat untuk mendapatkan perspektif yang komprehensif. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, yang mencakup kodifikasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai efektivitas program BKL dan tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kebijakan yang lebih baik dalam mendukung populasi lansia yang terus berkembang, meskipun program BKL telah dilaksanakan, masih terdapat kendala dalam partisipasi masyarakat dan pemahaman tentang manfaat program. Keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam mendukung lansia sangat penting untuk keberhasilan program ini. Kesimpulannya, sinergi antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas program BKL dan memastikan kesejahteraan lansia yang berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan sosialisasi dan edukasi mengenai program BKL untuk mendorong partisipasi aktif dari semua pihak terkai
Evaluasi Kebijakan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan  Provinsi Sumatera Barat 2014-2024 Arifandi, Ridho; Hendri Koeswara; Desna Aromatica
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/0qftx094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Sumatera Barat 2014-2024, dengan fokus pada potensi dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang melibatkan wawancara semi-terstruktur dengan pemangku kepentingan kunci dan analisis dokumentasi untuk mengumpulkan data yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Sumatera Barat memiliki potensi pariwisata yang besar, tantangan seperti infrastruktur yang belum memadai, kurangnya kolaborasi antara pemangku kepentingan, dan strategi pemasaran yang tidak efektif menghambat pengembangan sektor ini. Kesimpulan dari evaluasi ini menekankan pentingnya investasi dalam infrastruktur, peningkatan keterlibatan masyarakat lokal, serta pemanfaatan teknologi digital untuk promosi, guna menciptakan pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang merata bagi masyarakat. Pengukuran evaluasi kebijakan RIPPARPROV 2014-2024 melalui pendekatan komprehensif yang mencakup input, process, output, dan outcomes. Hasil evaluasi menunjukkan keberhasilan implementasi kebijakan yang tercermin dari peningkatan data kuantitatif seperti jumlah kunjungan wisatawan dan pendapatan daerah, serta aspek kualitatif berupa partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Sumatera Barat
Strategi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Komunitas Nagari Deska, Yola; Indraddin; Azwar
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/yh2m6a17

Abstract

Pariwisata berbasis masyarakat telah menjadi pendekatan penting dalam pembangunan daerah pedesaan di Indonesia, memberikan alternatif ekonomi sambil melestarikan budaya dan lingkungan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis komunitas di Nagari Taram, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, dengan fokus pada objek wisata Kapalo Banda. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola objek wisata dan perangkat pemerintahan Nagari, observasi lapangan, serta pengumpulan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan yang diterapkan meliputi: (1) peningkatan kapasitas masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) yang menjadi ujung tombak pengelolaan wisata, didukung program pelatihan berkelanjutan; (2) pengembangan ekonomi lokal melalui diversifikasi usaha pendukung pariwisata yang melibatkan berbagai komponen masyarakat; dan (3) penguatan kelembagaan melalui struktur organisasi yang jelas, Peraturan Nagari sebagai payung hukum, serta kemitraan strategis. Model pengelolaan kolaboratif yang mengintegrasikan kearifan lokal "Alam Takambang Jadi Guru" dengan inovasi modern telah berhasil mentransformasi saluran irigasi menjadi destinasi wisata berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, mengurangi urbanisasi, dan mendorong praktik tata kelola yang baik
Pengaturan Anggaran Negara Untuk Bantuan Keuangan Partai Politik Ahmad’Adiyaat Alqarni; Syofiarti; Hengki Andora
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/7pzq7b91

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaturan anggaran negara untuk bantuan keuangan partai politik dengan fokus pada perbandingan sistem presidensial dan parlementer di negara-negara Asia Tenggara. Latar belakang penelitian mengidentifikasi permasalahan rendahnya transparansi dan akuntabilitas partai politik di Indonesia dalam pengelolaan keuangan, serta kekaburan norma dalam regulasi yang menyebabkan celah praktik koruptif. Tujuan penelitian adalah mengkaji pengaturan bantuan keuangan yang ideal, mekanisme pengawasan yang efektif, dan reformasi regulasi yang diperlukan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas keuangan partai politik. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan tiga pendekatan utama: perundang-undangan, konsep, dan perbandingan, melalui studi kepustakaan untuk mengumpulkan data sekunder. Pembahasan penelitian menguraikan perbandingan pengaturan bantuan keuangan partai politik di negara-negara Asia Tenggara dengan sistem presidensial (Filipina, Timor Leste) yang cenderung terpusat dengan dominasi eksekutif dan sistem parlementer (Malaysia, Thailand, Singapura) yang lebih terdesentralisasi dengan peran kunci parlemen. Penelitian juga membahas potensi penggunaan APBN sebagai sumber tunggal keuangan partai politik untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pendanaan melalui APBN berpotensi meningkatkan transparansi, namun memerlukan reformasi regulasi komprehensif, penguatan lembaga pengawas, dan mekanisme pelaporan efektif.
Implementasi Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) Di Desa Sumorame Ushwatun Khasanah; Isnaini Rodiyah
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/d40adr74

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) di Desa Sumorame sebagai upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa. Dengan metode penelitian kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis berbagai tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi yang kurang memadai, serta kendala teknis dalam penggunaan aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siskeudes membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan desa, namun masih terdapat hambatan dalam adaptasi sistem oleh perangkat desa dan permasalahan teknis yang memperlambat proses administrasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas SDM, dukungan infrastruktur yang lebih baik, serta kebijakan yang adaptif agar implementasi Siskeudes dapat berjalan lebih optimal.
Pengaruh Struktur Modal Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Farmasi Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2019-2023 Amelia Putri Rahmadhani; Jeneva Augustin
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/b39pm544

Abstract

Profitabilitas menunjukkan seberapa efisien perusahaan dalam mengelola pendapatan dan biayanya untuk menghasilkan keuntungan. Salah satu sektor industri non migas penyumbang terbesar keempat bagi Indonesia dan termasuk dalam prioritas dalam Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035 bagi perekonomian Indonesia yakni Industri kimia, Farmasi dan Obat tradisional. Fluktuasi profitabilitas melatarbelakangi penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas pada perusahaan farmasi di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2023. Sampel yang digunakan berjumlah 9 dari 13 perusahaan. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini adalah variabel struktur modal berpengaruh positif tidak signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien struktur modal sehingga semakin besar struktur modal akan meningkatkan profitabilitas pula walau dalam jumlah kecil berdasarkan nilai signifikan tersebut, variabel ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien ukuran perusahaan sehingga semakin besar ukuran perusahaan akan sedikit menurunkan profitabilitas berdasarkan nilai signifikan tersebut, serta struktur modal dan ukuran perusahaan secara bersama tidak memiliki pengaruh terhadap profitabilitas dengan nilai sig. 0,058 > 0,05 dan nilai R² sebesar 0,127 sehingga dikatakan bahwa struktur modal dan ukuran perusahaan menjelaskan profitabilitas hanya sekitar 12,7%.
Evaluasi Program Sistem Pelayanan Rakyat Sidoarjo (SIPRAJA) Di Desa Grabagan Deva Susanti, Meisy; Sukmana, Hendra
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/xqgz0n02

Abstract

The aim of the research is to examine the Evaluation of the Sidoarjo People's Service System Program (SIPRAJA) in Grabagan Village. This research is based on qualitative descriptive data. The types of data obtained include primary and secondary data. Data collection techniques through interviews, observation and field documentation studies. The analysis technique refers to Miles and Huberman (1984), namely collecting, reducing, presenting data and drawing conclusions. The research results show that the Evaluation of the Sidoarjo People's System Program (SIPRAJA) in Grabagan Village was considered successful in optimizing technology for efficiency and effectiveness of services. First, the effectiveness of this program has met the village government's target by providing speed and convenience in population administration services. Second, the efficiency of the SIPRAJA program provides convenience for the community with an efficient service process. Without the need to queue, people can complete administrative matters quickly and without charge. Third, SIPRAJA's ability to offer practical services by providing various types of service features that have been specifically designed to meet the various needs of the community. Fourth, the responsiveness of the SIPRAJA program has succeeded in fulfilling and satisfying the community's need for easy and fast administrative services, especially with the support of the active role of the village government in guiding residents in using SIPRAJA services.
The Crisis of Muslim Family Resilience in the Al-Quran Perspective: Solutions and Strategies in the Digital Era Nurafni; Hidayatullah Ismail; Ilyas Husti
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/4ttb7059

Abstract

Ketahanan keluarga muslim merupakan unsur penting dalam menjaga keberlanjutan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Di tengah transformasi budaya dan teknologi, keluarga merupakan benteng pertama bagi anggotanya untuk memelihara akhlak mulia, keimanan dan nilai-nilai spiritual yang diajarkan dalam Al-Qur'an. Pentingnya ketahanan ini tidak hanya untuk menghadapi tantangan zaman, tetapi juga untuk membangun generasi yang teguh imannya dan berkontribusi positif bagi umat. Al-Qur'an memposisikan keluarga sebagai institusi yang harus menjaga kekuatannya melalui kasih sayang, tanggung jawab dan keharmonisan antar anggotanya. Ketahanan ini memungkinkan keluarga untuk menjalani kehidupan dengan prinsip keadilan dan kebersamaan meskipun dihadapkan pada berbagai ujian, termasuk pengaruh era digital. Dengan menjadikan keluarga sebagai pusat pembentukan karakter dan pembelajaran agama, nilai-nilai Islam dapat terus diwariskan dengan penuh vitalitas dari satu generasi ke generasi berikutnya

Page 1 of 3 | Total Record : 29