Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

The Impact of TikTok Marketing on Consumer Motivation and Purchase Decisions for Tourism Products in Labuan Bajo Widilestari, Christine; Masriah, Masriah; Nugroho, Agung Yuliyanto; Putrianti, Flora Grace; Anshoriyah, Sofiyatul
International Journal of Economics (IJEC) Vol. 4 No. 2 (2025): July-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijec.v4i2.1466

Abstract

This study aims to describe the impact of social media, specifically TikTok, on advertising and marketing in Labuan Bajo's tourism industry. The study was conducted in Labuan Bajo with approximately 100 respondents, and data was collected and analyzed quantitatively to assess the influence of social media on consumer behavior and purchasing decisions. This study examines the effectiveness of TikTok as a promotional and marketing tool in encouraging consumers to purchase tourism products in Labuan Bajo. The findings indicate that TikTok is a viable promotional medium that can have a significant impact on consumer decision-making when it comes to culinary products. The use of this social media platform has a notable influence on the tourism industry in Labuan Bajo
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Soft Skill Digital Marketing di Desa Kemujan Kecamatan Karimunjawa Kurniawan, Fajar Sari; Winarni, Endra; Retnandari, Septina Dwi; Widilestari, Christine
Manggali Vol 3 No 1 (2023): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v3i1.2353

Abstract

Dari sejumlah pewirausaha di Desa Kemujan, diketahui bahwa masih sangat sedikit yang melakukan pemasaran produk atau jasa melalui media online. Kebanyakan mereka melakukan aktivitas usaha secara manual (offline), sehingga selama pandemi praktis tidak ada penjualan atau pemasukan bagi para pewirausaha Desa Kemujan. Kemampuan pengelolaan pemasaran produk atau jasa setidaknya didukung oleh dua unsur utama yaitu (1) Keinginan/ motivasi yang kuat dari pewirausaha untuk memasarkan atau mempromosikan sebuah produk atau jasa yang ditekuni melalui media online; (2) Dikuasai pengetahuan dan keterampilan teknik promosi, dalam hal ini adalah soft skill digital marketing. Tujuan Kegiatan PPM di Desa Kemujan, Karimunjawa adalah memberikan penguatan keterampilan pada kelompok pelaku usaha dalam memasarkan atau mempromosikan sebuah produk atau jasa yang ditekuni melalui media online seperti website dan marketplace agar bisa menjangkau konsumen dan calon konsumen dengan lebih luas dan cepat. Metode diterapkan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan pemasaran digital, yaitu pembuatan content sebagai media peningkatan akses promosi dan penggunaan media sosial untuk promosi online produk atau jasa yang dimiliki. Simpulan kegiatan ini adalah masyarakat dapat memanfaatkan digital sebagai sarana pemasaran produk atau jasanya secara online untuk jangkauan pemasaran yang lebih luas agar lebih dikenal oleh konsumen.
Meningkatkan Daya Saing Global: Peran Kompetensi Lulusan dan Pengalaman Kerja Petugas Pelayaran Niaga Indonesia Yulius Oscar; Novita Widyaningrum; Nurita Widianti; Juwarlan Juwarlan; Christine Widilestari; Masriah Masriah
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8051

Abstract

Perkembanganindustri maritim global yang semakin kompleks dan kompetitif semakin memacu sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis yang unggul, tetapi juga mampu beradaptasi dengan cepat dan menguasai soft skill penting seperti kepemimpinan, komunikasi, dan etika profesi. Dalam konteks ini, kualitas kompetensi wisuda pendidikan maritim menjadi faktor krusial yang menentukan daya saing mereka di pasar kerja maritim multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kompetensi lulusan dan pengalaman kerja terhadap daya saing petugas pelayaran komersial. Berdasarkan landasan teori kompetensi yang menekankan pengetahuan, keterampilan, dan sikap sebagai landasan keberhasilan karir, serta bukti empiris yang mendukung pentingnya pengalaman praktis dalam mengasah kemampuan lulusan, penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif korelasional dengan mengumpulkan data dari 105 responden. Hasil uji analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa kompetensi lulusan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap daya saing petugas pelayaran komersial dengan koefisien regresi 0,582. Demikian pula, pengalaman kerja juga berkontribusi secara signifikan dengan koefisien 0,313. Secara bersamaan, kedua variabel ini mampu menjelaskan 82,2% variasi daya saing dengan tingkat korelasi yang sangat kuat (r = 0,907 atau 90,7%). Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan kompetensi yang komprehensif termasuk hard skill dan soft skill serta peningkatan pengalaman kerja praktik merupakan kunci utama untuk meningkatkan daya saing lulusan di industri perkapalan komersial. Oleh karena itu, lembaga pendidikan perkapalan dan industri kelautan perlu bekerja sama untuk meningkatkan relevansi kurikulum dan memberikan kesempatan pelatihan praktek yang memadai agar lulusan lebih siap untuk bersaing secara nasional dan internasional. 
Penerapan Ketentuan Kesehatan Awak Kapal Berdasarkan Maritime Labour Convention 2006: Studi Kasus di PT Meratus Line Surabaya Hildan Nauril Azhar; Christine Widilestari; Fajar Sari Kurniawan; Widanto Mukti Adi
Jurnal Maritim Polimarin Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : PPPM Polimarin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52492/jmp.v11i2.147

Abstract

This study aims to determine the implementation of ship crew health standards based on the 2006 Maritime Labor Convention at PT Meratus Line Surabaya and identify the obstacles faced. The 2006 Maritime Labor Convention is an international convention that regulates work standards and the welfare of seafarers, including health aspects that include comprehensive health checks before crews serve on board ships. This study uses a qualitative approach with data collection methods through observation, in-depth interviews, and documentation. The results show that PT Meratus Line has carried out comprehensive Medical Check Up (MCU) examinations before crews on board, and issued health certificates according to the 2010 STCW standards. However, the implementation still faces various obstacles such as the limited number of competent medical personnel on board and the presence of prospective crew members who are declared unfit for duty due to health conditions. To overcome this, the company provides basic medical training to ship officers, provides medical facilities to crew members who are unfit for duty, and conducts regular health monitoring. In conclusion, although the implementation has been carried out in accordance with the provisions of the 2006 Maritime Labor Convention, it is still necessary to improve periodic evaluations and strengthen the training system to achieve optimal and sustainable ship crew health stan
Dampak Supplier Relationship Management Atas Kinerja Ekspor (Studi Kasus PT Pundi Alam Perkasa) Muhammad Fakhrizal Amri; Christine Widilestari; Lia Retian Asfirah
Jurnal Maritim Polimarin Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : PPPM Polimarin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Pundi Alam Perkasa is a company operating in the woodworking industry, with a primary focus on the export market and producing barecore products. This study identified that the company experienced a decline in the supply of wood raw materials during a certain period, while export activities continued to run smoothly. This phenomenon became the basis for conducting a more in-depth study to examine the possible influence of supplier relationship management on the availability of raw materials, which affects the smooth running of the production process. The purpose of this study is to analyse the effect of Supplier Relationship Management (SRM) implementation on the export performance of PT Pundi Alam Perkasa, as well as to examine the strategies applied by the company in dealing with raw material supply constraints. The research approach used is a mixed methods approach with an Exploratory Sequential Design. The findings show that SRM has a positive effect on the company's export performance. Strong and effective relationships with suppliers contribute to improved product quality, increased operational efficiency, and the company's ability to meet international market demand. The strategies implemented to overcome raw material supply shortages include: adjusting or increasing the price of wood raw materials, continuing the production process by making adjustments, and seeking alternative raw material suppliers.
Determinants of Freight Forwarder Selection: A Decision-Making Model in Less-than-Container-Load (LCL) Shipping Novita Widyaningrum; Edi Abdurachman; Juliater Simarmata; Tri Cahyadi; Rully Indrawan; Budi Mantoro; Christine Widilestari
Greenation International Journal of Law and Social Sciences Vol. 4 No. 1 (2026): (GIJLSS) Greenation International Journal of Law and Social Sciences (March - A
Publisher : Greenation Research & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/gijlss.v4i1.772

Abstract

Previous studies in logistics and freight transportation have largely focused on service quality, customer satisfaction, or operational efficiency, but limited attention has been given to understanding how key service attributes influence customers’ behavioral intentions and final decisions in selecting freight forwarding services, particularly in the context of LCL shipping. This indicates a research gap in the existing literature on freight forwarding service selection. This study aims to develop a decision-making model for selecting freight forwarding services in Less-than-Container-Load (LCL) shipping by examining the influence of delivery time, price, and brand image on customers’ intention to use and decision to use freight forwarding services. A quantitative research approach was employed with data collected from 200 exporters and SMEs in Semarang, Surabaya, and Jakarta that utilize LCL shipping services. The data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The results indicate that delivery time, price, and brand image have significant positive effects on both intention to use and decision to use freight forwarding services. Among the independent variables, brand image shows the strongest influence on intention to use, while delivery time has the strongest impact on decision to use. Furthermore, intention to use significantly mediates the relationships between delivery time, price, brand image, and the decision to use freight forwarding services. This study contributes to the logistics and supply chain management literature by providing an integrated decision-making model for freight forwarding service selection in LCL shipping and offering practical insights for logistics providers to improve service strategies that enhance customer intention and decision to use their services.
Pemberdayaan Pemuda melalui Pelatihan Dasar Teknik Las Listrik (SMAW) Berbasis Keselamatan Kerja dan Kewirausahaan di Kelurahan Bringin, Semarang Suyono Suyono; Noviarianto Noviarianto; Khaeroman Khaeroman; Wahyu Ari Putranto; Christine Widilestari
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.183

Abstract

Pengangguran terbuka yang didominasi oleh lulusan sekolah menengah merupakan permasalahan struktural yang memerlukan intervensi melalui pelatihan vokasi berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis, kesadaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dan mindset kewirausahaan pemuda melalui pelatihan dasar Shielded Metal Arc Welding (SMAW). Mitra kegiatan adalah remaja Karang Taruna RT 02 RW 07, Kelurahan Bringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan andragogi partisipatif dengan tahapan: (1) sosialisasi dan edukasi K3, (2) demonstrasi teknik pengelasan posisi 1G dan 2G, dan (3) praktik langsung (learning by doing) dengan evaluasi weld bead. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman K3 dan keterampilan dasar las. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan kenaikan rata-rata pemahaman teori dan K3 dari 42,5 menjadi 84,0. Secara praktis, 85% peserta berhasil menghasilkan manik las yang memenuhi standar visual dasar tanpa cacat porosity yang berarti. Lebih jauh, kegiatan ini berhasil menstimulasi minat pemuda untuk mendirikan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bengkel las. Program ini membuktikan bahwa transfer keterampilan vokasi di tingkat akar rumput efektif sebagai katalisator kemandirian ekonomi pemuda.
Pemberdayaan Pemuda melalui Pelatihan Dasar Teknik Las Listrik (SMAW) Berbasis Keselamatan Kerja dan Kewirausahaan di Kelurahan Bringin, Semarang Suyono Suyono; Noviarianto Noviarianto; Khaeroman Khaeroman; Wahyu Ari Putranto; Christine Widilestari
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.183

Abstract

Pengangguran terbuka yang didominasi oleh lulusan sekolah menengah merupakan permasalahan struktural yang memerlukan intervensi melalui pelatihan vokasi berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis, kesadaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dan mindset kewirausahaan pemuda melalui pelatihan dasar Shielded Metal Arc Welding (SMAW). Mitra kegiatan adalah remaja Karang Taruna RT 02 RW 07, Kelurahan Bringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan andragogi partisipatif dengan tahapan: (1) sosialisasi dan edukasi K3, (2) demonstrasi teknik pengelasan posisi 1G dan 2G, dan (3) praktik langsung (learning by doing) dengan evaluasi weld bead. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman K3 dan keterampilan dasar las. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan kenaikan rata-rata pemahaman teori dan K3 dari 42,5 menjadi 84,0. Secara praktis, 85% peserta berhasil menghasilkan manik las yang memenuhi standar visual dasar tanpa cacat porosity yang berarti. Lebih jauh, kegiatan ini berhasil menstimulasi minat pemuda untuk mendirikan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bengkel las. Program ini membuktikan bahwa transfer keterampilan vokasi di tingkat akar rumput efektif sebagai katalisator kemandirian ekonomi pemuda.
Pelatihan dan Pendampingan Literasi Keuangan untuk Komunitas UMKM di Kelurahan Bendan Duwur Semarang Christine Widilestari; Septina Dwi Retnandari; Masriah Masriah; Noviarianto Noviarianto; Suyono Suyono
Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Maret : Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/karunia.v5i1.1674

Abstract

Semarang City is home to numerous Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) that continue to face challenges in financial management, particularly regarding low financial literacy and a lack of systematic business financial record-keeping. This community service initiative aims to enhance the understanding and skills of MSME owners regarding business financial recording and reporting through outreach sessions and direct mentoring. The methods employed included interviews and document reviews for data collection, lectures and Q&A sessions during the outreach phase, and collaborative techniques during the practical mentoring phase. The activity involved 17 micro-entrepreneurs, with 82% of participants demonstrating high enthusiasm. The results indicate an improvement in participants' knowledge regarding financial literacy and simple bookkeeping techniques (daily cash books, general ledgers, income statements, and balance sheets), as well as their ability to analyze financial records for business decision-making; however, maintaining consistent record-keeping after the activity concludes will require further mentoring.