Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengabdian Kepada Masyarakat & Implementasi Mata Kuliah Berbasis Kampus Merdeka Di Desa Taro Guntar, Elsita Lisnawati; Prami, Anak Agung Istri Ngurah Dyah; Sembiring, Ejasa; Wijana, Putu Ade
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i1.36

Abstract

Saat ini banyak desa wisata yang masyarakatnya belum memiliki pemahaman dan kesadaran yang baik akan pentingnya digital marketing untuk mempromosikan wisata alam dan wisata budaya melalui media online. Salah satu contoh desa yang mengungsung konsep pariwisata yang berbasis masyarakat adalah Desa Wisata Taro. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan penyuluhan dan mengelola sarana dan prasarana desa bagi wisatawan di Desa Siangan, Gianyar, khususnya melalui pemasaran digital.  Metode yang digunakan dalam program Pengabdian kepada Masyarakat ini meliputi metode cermah, metode diskusi, dan metode survey. Pengabdian dan implementasi mata kuliah ini terdiri dari peningkatan kualitas sarana dan prasarana wisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Kemudian pengembangan strategi pemasaran dan branding destinasi berbasis digital yang didukung tren data terkini dengan standar praktik global. Dengan mengembangkan strategi pemasaran yang efektif akan memancing wisatawan baik lokal maupun manca negara untuk datang berkunjung ke desa Taro. Dan hal ini akan membawa dampak yang baik karna akan membantu perekonomian di desa Taro.
Teacher Empowerment: Engaging E-Modules with Book Creators Elsita Lisnawati Guntar; I Made Agus Oka Gunawan; Ida Ayu Oka Purnami
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 4 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v8i4.84851

Abstract

Technological advances offer great opportunities to enrich the learning process, one of which is through the development of e-modules. However, the use of this technology is often not optimal due to limited training or lack of collaboration between teachers and book creators as content experts. By involving book creators, teachers can get guidance in producing teaching materials that are not only technology-based, but also have high quality standards. This research aims to increase teacher competence in creating interactive learning e-modules using the Book Creator application in one of the state schools. Through training and mentoring, teachers of all subjects are trained to design interesting and effective modules. In this research, researchers used field note instruments, questionnaires and unstructured interviews to find out the problems faced by participants. The number of participants was 48 people, participants came from teachers in various fields of expertise. The evaluation results show that this training is very effective in increasing participants' understanding and skills in making digital books. As many as 69.4% of participants strongly agreed that they felt more helped by using the Book Creator-based E-Module, while 72.2% felt significant benefits from this training. The resulting modules were then implemented in classroom learning and succeeded in increasing students' motivation and understanding of the subject. This shows that training in creating e-modules based on Book Creator can be an effective solution for improving the quality of learning in schools. The implications of this research provide a significant contribution to teacher professional development, especially in the context of the use of technology and enrichment of teaching materials.
PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERGAMBAR SEBAGAI MEDIA LITERASI DIGITAL ANTI KEKERASAN DIGITAL Ni Putu Ayu Kartika Sari Dewi; I Gede Gita Wiastra; I Gusti Ngurah Bagus Yoga Widiadnya; Ni Made Surpiyanti; Elsita Lisnawati Guntar
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 22 No 2 (2024): SULUH PENDIDIDKAN: Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v22i2.747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita bergambar sebagai media edukasi literasianti kekerasan digital bagi remaja. Buku cerita ini dirancang dengan pendekatan visual yang menarik,menggunakan narasi yang relevan dan dekat dengan kehidupan remaja. Dengan menggunakan metodepenelitian pengembangan (R&D), buku ini diharapkan dapat menjadi sarana yang efektif untukmenyampaikan pesan tentang bahaya kekerasan digital, cara pencegahannya, serta langkah yang dapatdiambil jika menjadi korban. Selain itu, buku ini juga didukung dengan evaluasi melalui uji cobaterbatas di kalangan siswa sekolah menengah untuk mengukur efektivitasnya dalam meningkatkanpemahaman dan kesadaran mereka. Penelitian ini menarik karena, di tengah maraknya penggunaanteknologi di kalangan remaja, masih sedikit media edukasi yang secara spesifik membahas literasi antikekerasan digital. Buku cerita bergambar menawarkan pendekatan yang unik dan interaktif, memadukanvisualisasi yang menarik dengan pesan-pesan edukatif yang mendalam. Oleh karena itu, hasil penelitianini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi dunia pendidikan dalam membentukgenerasi muda yang lebih bijak, aman, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi digital.
Sikap Bahasa Gen Z di Denpasar Terhadap Bahasa Indonesia Ni Ketut Veri Kusumaningrum; Ni Putu Veny Narlianti; Elsita Lisnawati Guntar; Ni Nyoman Widani
Journal Innovation In Education Vol. 3 No. 2 (2025): Journal Innovation in Education (INOVED)
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/inoved.v3i2.2839

Abstract

This study examines the language attitudes of Generation Z in Denpasar towards Indonesian in the context of a trilingual environment that includes Balinese, Indonesian, and a foreign language. Using mixed methods, the study involved 100 respondents selected through random sampling techniques. Data were collected using a questionnaire with a 5-point Likert scale to measure cognitive, affective, and conative aspects, as well as participatory observation in the social environment of Gen Z in Denpasar. The results showed that Gen Z in Denpasar has a positive attitude towards Bahasa Indonesia, even though they live in a multilingual environment. The majority of respondents use Indonesian as the main language in the context of learning and formal communication. However, there are variations in language use according to the social context and communication situation. Factors influencing their language attitudes include the education system, the influence of social media and the internet, the development of the tourism industry, and the dynamics of local and national identity. This research provides important insights into language use trends and challenges in national language maintenance in the digital era, and can serve as a basis for developing more effective language policies.
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN PUBLIK DI DESA DAUH PEKEN MELALUI PELATIHAN ADMINISTRASI SURAT RESMI DAN PEMANFAATAN GOOGLE FORM Guntar, Elsita Lisnawati; Ni Luh Nanik Puspadi; Richo Kais Threza Fauzi; Gusti Ayu Diantha Dara Puspita; Nurul Humairah; Riska Amira Zahrotunnisa; Agnes Nelciani Rindu; Merlinda Suryati Jitung; Rabiatul Adawiyah; Dewi Ratnatih; Hesti Hajah
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.830

Abstract

Pelayanan publik yang efektif membutuhkan sistem administrasi yang tertib, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Dalam konteks pemerintahan desa, kemampuan perangkat desa dalam menyusun surat resmi serta memanfaatkan platform digital menjadi faktor penting untuk mendukung efisiensi layanan publik. Berdasarkan hasil observasi di Desa Dauh Peken, ditemukan sejumlah kendala dalam penyusunan surat resmi dan rendahnya pemanfaatan aplikasi digital seperti Google Form. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi perangkat desa melalui pelatihan administrasi surat resmi dan pemanfaatan Google Form dengan menggunakan pendekatan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound). Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan desain pelatihan partisipatif berbasis praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lebih dari 85% peserta pelatihan mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan menyusun surat resmi sesuai dengan tata naskah dinas, serta mampu membuat dan mengelola Google Form secara mandiri untuk keperluan administrasi desa. Selain itu, pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap kepercayaan diri perangkat desa dalam menggunakan teknologi serta memperkuat efisiensi layanan publik secara keseluruhan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan SMART sangat efektif dalam mengarahkan tujuan pelatihan, memberikan tolok ukur pencapaian, dan mendorong transformasi digital di tingkat pemerintahan desa.
UPAYA MEMINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA SMK Wina Kariasih, Ni Made; Ni Luh Nanik Puspadi; Elsita Lisnawati Guntar; I Wayan Agus Wiratama; I Wayan Sumahardika
Wacana : Majalah Ilmiah Tentang Bahasa, Sastra Dan Pembelajarannya Vol. 25 No. 1 (2025): Wacana Saraswati Majalah Ilmiah Tentang Bahasa Sastra Dan Pembelajarannya
Publisher : FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI IKIP SARASWATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/wacanasaraswati.v25i1.849

Abstract

Rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks anekdot dipengaruhi oleh belum optimalnya proses pembelajaran yang digunakan, khususnya metode ceramah yang masih mendominasi. Selain itu, minimnya penggunaan media pendukung seperti gambar menyebabkan siswa kesulitan dalam mengembangkan ide dan menyusun struktur teks yang sesuai. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis teks anekdot melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah dengan media gambar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X P4 SMK Saraswati 3 Tabanan Tahun Pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 29 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa meningkat dari 61,03 pada prasiklus, menjadi 71,38 pada siklus I. Peningkatan dari prasiklus ke siklus I sebesar 16,96%. Pada siklus II seluruh siswa telah tuntas (100%) dengan nilai rata-rata 83,10. Peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 16,42%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dengan media gambar dapat meningkatkan kemampuan menulis teks anekdot siswa secara signifikan. Dengan demikian, guru disarankan untuk menerapkan model ini sebagai alternatif dalam pembelajaran menulis