Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Kombinasi Media Tanam Terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Cabai Merah (Capsicum annum L) alwi irawan alwi; Dewi Junita; Sumeinika Fitria Lizmah
Jurnal Agrotek Lestari Vol 9, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v9i1.6763

Abstract

ABSTRAK Media tanam adalah media yang digunakan untuk menumbuhkan tanaman, tempat akar atau bakal akar akan tumbuh dan berkembang, media tanam juga digunakan tanaman sebagai tempat berpegangnya akar, agar tajuk tanaman dapat tegak kokoh berdiri di atas media tersebut dan sebagai sarana untuk menghidupi tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi media tanam terhadap viabilitas dan vigor benih cabai merah (Capsicum annum L). Penelitian ini dilakukan pada bulan November sampai dengan Desember di lahan kebun Desa Kuta Blang Kecamatan Samadua. Penelitian ini terdiri dari 4 taraf perlakuan dengan 4 ulangan yaitu (Control) Perlakuan 0 = Tanah, Perlakuan 1 = Tanah + Pupuk kendang (1:1), Perlakuan 2 = Tanah + Pupuk kendang + Sekam padi (1:1:1), Perlakuan 3 = Tanah + Pupuk kendang + Serbuk gergaji (1:1:1).   Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa media tanam yang digunakan berupa tanah (Control) Perlakuan 0 = (Tanah), Perlakuan 1 = (Tanah + Pupuk kendang (1:1), Perlakuan 2 = (Tanah + pupuk kendang + sekam padi (1:1:1), Perlakuan 3 = (Tanah + pupuk kendang + serbuk gergaji (1:1:1), berpengaruh nyata terhadap Indeks Vigor (IV) = Tanah + Pupuk Kandang, Kecepatan Tumbuh (KCT) = Tanah + Pupuk Kandang, Keserampakan Tumbuh (KST) = Tanah, dan Tinggi Tanaman (TT) = Tanah + Pupuk Kandang, terhadap Benih Cabai Merah (Capsicum annum L), Pada umur 1 sampai 14  HST. Kata kunci: Combinasi media tanam, tanah, pupuk kendang, arang sekam, serbuk gergaji ABSTRACT Planting media is a medium used to grow plants, where roots or future roots will grow and develop, planting media is also used by plants as a place to hold roots, so that the plant canopy can stand firmly on the media and as a means to support plants. The purpose of this study was to determine the effect of the combination of planting media on the viability and vigor of red chili seeds (Capsicum annum L). Root Varieties. This research was conducted from November to December in the gardens of Kuta Blang Village, Samadua District. This study consisted of 4 levels of treatment with 4 replications, namely (Control) Treatment 0 = Soil, Treatment 1 = Soil + fertilizer cage (1:1), Treatment 2 = Soil + fertilizer cage + Rice husk (1:1:1), Treatment 3 = Soil + fertlizer cage + Sawdust (1:1:1). The results showed that some of the planting media used were soil Treatment 0 = (Soil), Treatment 1 = (Soil + fertilizer cage (1:1), Treatment 2 = (Soil + drum fertilizer + rice husk (1:1:1), Treatment 3 = (Soil + kendang fertilizer + sawdust significantly (1:1:1), affected the index vigor (IV) = Soil + fertilizer cage, growing speed (KCT) = Soil + Fertilizer cage, The Simultaneity Grow (KST) = Soil, and Plant Height (TT) = Soil + Fertilizer Cage, of Red Chili seeds (Capsicum annum L), On age One until fourteen Dey HST. Keywords: Combination of planting media, soil, drum fertilizer, husk charcoal, sawdust
PENYULUHAN PEMANFAATAN LIMBAH KULIT JENGKOL SEBAGAI PESTISIDA ALAMI DI DESA LAPANG KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT Agustinur Agustinur; Sumeinika Fitria Lizmah; Vina Maulidia; Evi Julianita Harahap; Putri Mustika Sari; Dewi Fithria
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2806-2810

Abstract

Kulit jengkol merupakan salah satu limbah pertanian yang menjadi permasalahan di lingkungan masyarakat. Penumpukan limbah kulit jengkol dapat menyebabkan pencemaran lingkungan karena dapat menghasilkan aroma dan bau yang tidak sedap. Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, limbah kulit jengkol dapat diolah menjadi pupuk kompos dan pestisida nabati.  Namun informasi ini masih minim diketahui oleh masyarakat, terutama masyarakat di Kabupaten Aceh Barat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani. Oleh sebab itu dilakukan sosialisasi untuk menginformasikan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah kulit jengkol tersebut. Kegiatan ini dilakukan di  Desa Lapang Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. Sasaran peserta kegiatan adalah masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Desa Lapang. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal.Tim Pelaksana memberikan informasi dan penyuluhan bagi masyarakat serta menampilkan contoh pengolahan limbah kulit jengkol yang sudah jadi serta cara aplikasinya melalui audio visual. Kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar serta disambut antusias oleh masyarakat. Setelah mendengarkan pemaparan materi, masyarakat menjadi lebih paham mengenai pentingnya pengelolaan limbah pertanian untuk menjadi produk yang lebih bermanfaat.
EDUKASI MANAJEMEN SAMPAH RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HANDICRAFT BERBASIS SAMPAH ANORGANIK PADA KELOMPOK PKK DRIEN RAMPAK ACEH BARAT Agustinur Agustinur; Dewi Junita; Sumeinika Fitria Lizmah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i11.4009-4015

Abstract

Desa Drien Rampak merupakan salah satu desa di Kecamaan Johan Pahlawan yang terletak di wilayah pusat pemerintahan dan perekonomian kabupaten Aceh Barat. Keberadaan desa ini yang terletak di pusat pemerintahan dan perekonomian menyebabkan jumlah konsumsi rumah tangga semakin banyak dengan berbagai macam aktivitas sehingga berdampak terhadap penumpukan sampah rumah tangga yang banyak pula. Namun pengelolaan sampah di desa Drien Rampak belum optimal dilakukan, sehingga perlu dilakukan pemberdayaan terkait manajemen sampah rumah tangga serta praktik pemanfaatan sampah rumah tangga khususnya pada Kelompok PKK  desa Drien Rampak.  Kegiatan pemberdayaan di lakukan di kantor Keuchik desa Drien Rampak Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat yang dilaksanakan dari juni sampai dengan September 2023. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas dua tahapan yaitu tahap persiapan yatu koordinasi dengan mitra, tahapan pelaksanaan edukasi dan praktik pembuatan handicraft berbahan dasar sampah anorganik rumah tangga. Keberhasilan kegiatan akan diukur dengan metode survey menggunakan instrumen kuesioner, data hasil survey disajikan dalam bentuk kuantitatif deskriptif. Kegiatan edukasi manajemen sampah rumah tangga dan pelatihan pembuatan handicraft pada kelompok PKK desa Drien Rampak berlangsung dengan baik, berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan bahwa dengan terlaksananya kegiatan pemberdayaan terjadi peningkatan nilai rata-rata pada peserta kegiatan baik dari aspek sikap, pengetahuam maupun keterampilan
BIOACTIVITY OF FRAGRANT PANDAN AND WULUH STARFRUIT COMBINATION LEAF POWDERS AGAINST THE MORTALITY OF RICE WEEVIL (Sitophilus oryzae) Lisa, Oviana; Lizmah, Sumeinika Fitria; Sari, Putri Mustika; Aminah, Siti; mustaqim, mustaqim
JBIO: jurnal biosains (the journal of biosciences) Vol 9, No 3 (2023): JBIO : Jurnal Biosains (The Journal of Biosciences)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Storing rice for a long time in the warehouse has the potential to be attacked by warehouse pests, namely rice weevil insect (Sitophilus oryzae). Rice weevil attacked on storage rice caused a decrease in the quality and quantity of rice, so environmentally friendly pest control is needed, such as the used of bioactive plant compounds as botanical insecticides. This research aimed to see the effect of bioactive compounds from the combined powder of fragrant pandan (Pandanus amaryllifolius) and wuluh starfruit (Averrhoa bilimbi) leaves on the mortality of the rice weevil pest S. oryzae. The method of this research used a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) experimental method with 4 concentration levels of botanical insecticide combination powder, that were 30, 40, 50 and 60 g. The research results showed that the combination of fragrant pandan and wuluh starfruit leaf powders contained bioactive compounds were steroids, terpenoids, saponins, flavonoids, phenolics and tannins. The activity of the bioactive compounds saponins, flavonoids, phenolics and tannins worked as inhibitors of insect feeding (antifeedant) and caused the mortality of S. oryzae. The highest mortality percentage reaching 85% was obtained after applicated by a concentration of 50 g. The increase in mortality of the S. oryzae pest occurred every week, until mortality reached more than 80% in the 3rd week was obtained in treatment concentrations of 30 g (84.2%) and 50 g (85%).    
Pendampingan Pemanfaatan Limbah Buah Jeruk Sebagai Pupuk Organik Cair di Desa Sumber Bakti Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya Afrillah, Muhammad; Rahmat Pramulya; Banta Diman; Sumeinika Fitria Lizmah
PARAHITA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/2tbd1168

Abstract

Sumber Bakti Hamlet, Makarti Jaya Village is one of the orange-producing villages that supports economic activities in the area. However, the orange farmer group faces several problems, such as (Product Diversification), Farmers do not utilize garden waste (damaged oranges) and sorting waste (undergrade oranges), (Knowledge): Farmers do not understand the process of producing organic fertilizer as a valuable product in providing direct contributions. The purpose of this community service activity is to increase public understanding of the benefits of liquid organic fertilizer; improve the ability of the Tunas Muda Sumber Bakti Farmer Group through the application of product design management for processing orange waste into liquid organic fertilizer; and increase the productivity of the Tunas Muda Sumber Bakti Farmer Group through processing orange waste into liquid organic fertilizer. Based on the results of the evaluation of all participants who took part in the activity, it showed that after the training activity was carried out, there was an increase in understanding and skills in all training participants. Tunas Muda Sumber Bakti Farmer Group Knows the proper and correct management of organic waste before training 23%, and after training 100%, Understands organic fertilizer in general before training 61.5%, and after training 92.8%, Knows the utilization and processing of citrus waste before training 7.6%, and after training 92.3%, Able to make citrus waste liquid organic fertilizer before training 0%, and after training 92.3%.
INVENTARISASI HAMA ULAT KANTUNG DAN PARASITOID DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT. KARYA TANAH SUBUR (KTS) ACEH BARAT Chairudin Chairudin; Rini Aprilna; Sumeinika Fitria Lizmah; Agustinur Agustinur; Vina Maulidia
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i2.4131

Abstract

Bagworms are one of the important pests in oil palm cultivation. Bagworm causes holes in oil palm leaves, slits and even dry out, which can cause damage and reduce productivity. Conventional control of bagworm pests using insecticides has been proven to cause long-term losses, so more environmentally friendly control is needed by using parasitoids. This research aims to inventory bagworm pests and parasitoids in oil palm plantations which have the potential to be developed for ecosystem-based pest control purposes. Sampling in this research was carried out at PT Karya Tanah Subur oil palm plantation, West Aceh. The analysis was carried out by calculating the diversity and evenness of pest and parasitoid types. From the research results, 4 types of bagworms were obtained, identified as Metisa plana, Mahasena corbetti, Clania sp. and Cremastopsyche pendula. Of the 4 types of bagworms, the more dominant ones are Metisa plana and Mahasena corbetti. Meanwhile, there are also 4 types of parasitoids found, identified as Diadegma sp., Dirhinus sp., Paraphylax varius and Telenomus sp.
Pengaruh Beberapa Spesies Bakteri Endofit Terhadap Viabilitas Dan Vigor Benih Tomat Maulidia, Vina; Jalil, Muhammad; Junita, Dewi; Fitria Lizmah, Sumeinika; Chairuddin; Agustinur
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 1 (2023): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v8i1.9536

Abstract

Bakteri endofit adalah bakteri yang hidup pada jaringan tanaman, dan bersimbiosis secara mutualisme dengan tanaman, peran bakteri endofit bukan hanya sebagai agensia hayati dalam mengendalikan penyakit tanaman namun juga berperan dalam pemacu pertumbuhan tanaman seperti perkecambahan benih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa spesies bakteri endofit terhadap viabilitas dan vigor benih tomat. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap, dengan perlakuan kontrol dan enam spesies bakteri (Arthobacter sp., P. aeruginosa, B. cereus, P. moselli, S. marcescens, dan B. thuringiensis) dengan tiga ulangan. Metode pada penelitian ini meliputi perbanyakan bakteri endofit, perlakuan benih, penanaman, dan pengamatan, serta analisis data menggunakan SPSS 25, dengan uji F dan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil pengamatan viabilitas benih menunjukkan bahwa bakteri endofit spesies B. cereus, P. moselli, S. marcescens, dan B. thuringiensis memiliki daya berkecambah dan potensi tumbuh maksimum tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya, sedangkan pada parameter vigor benih spesies P. moselli dan S. marcescens memiliki persentase indeks vigor, kecepatan tumbuh, dan keserempakan tumbuh terbaik dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Kata kunci: benih, bakteri, viabilitas, vigor
Pendampingan Pengolahan Kompos Berbasis Bioaktivator Mikroorganisme Selulolitik Bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Bungoeng Jeumpa Desa Lapang Aceh Barat Dewi Junita; Agustinur Agustinur; Sumeinika Fitria Lizmah; Muhammad Afrillah; Nana Ariska; Chairul Rizal
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 4 No. 2 (2023): May
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v4i2.7262

Abstract

This Service community aims to improve the comprehension and skills of KWT Bungoeng Jeumpa members about the processing organic waste into compost based on cellulolytic microorganism bioactivators regarding the processing of organic waste into bioactivator-based compost to fulfill fertilizer needs in KWT Bungoeng Jeumpa. The methods of this service were counseling and practice, which consisted of the initial stage (preparation, survey, and focus group discussion), the implementation stage (Counseling and practice), and the evaluation at final stage. The target partners for this service activity were KWT, totaling 21 members. The instrument for evaluating this activity used a questionnaire and were analyzed descriptively. The results of this community service activity showed that the understanding and skills of KWT Bungoeng Jeumpa members increased regarding compost processing based on microorganism bioactivators, following the results of the evaluation where the understanding and abilities of KWT Bungoeng Jeumpa members increased by 28.57% and 14.25%.
Pelatihan Pembuatan Kompos Berbasis Limbah Penyulingan Terna Nilam di Kecamatan Teunom Aceh Jaya Chairuddin Chairuddin; Muhammad Afrillah; Amda Resdiar; Nana Ariska; Sumeinika Fitria Lizmah; Dewi Junita; Evi Julianita Harahap
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 4 No. 4 (2023): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v4i4.7384

Abstract

This service aims to increase the knowledge and skills of the patchouli farming community in Teunom District in making compost based on patchouli distillation waste. The method of implementing this service used training, which included the stages of counseling, demonstrations, mentoring, and evaluation. Participants participating in this activity were patchouli farmers, totaling 15 people. The evaluation instrument for this activity used a questionnaire and was analyzed descriptively. This dedication showed (1) an increased participant's understanding of compost, and (2) an increased participant's skills in making patchouli waste-based compost.
Hubungan Karakter Agronomi Padi Varietas Ciherang Dan Inpari 32 Di Lahan Sawah Tadah Hujan Maulana Akbar, Fauzi; Asis, Asis; Fitria Lizmah, Sumeinika
Agrium Vol 19 No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i1.6764

Abstract

Setiap varietas tanaman padi mempunyai sifat atau karakter yang berbeda sehingga memberikan respon yang berbeda pada berbagai lingkungan tumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat-sifat atau karakter agronomi varietas padi di lahan sawah tadah hujan. Penelitian telah dilaksanakan di lahan sawah tadah hujan milik petani di desa Luthu Lamweu, Suka Makmur, Aceh Besar pada bulan Juli sampai November 2021. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 varietas yang diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat enam unit percobaan dengan 5 sampel tanaman pada setiap unit. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter agronomi varietas Ciherang memiliki tingkat keeratan sangat kuat antara jumlah anakan dengan jumlah malai per rumpun (0.85), jumlah gabah isi per malai dengan berat gabah isi per malai (0.84), dan berat gabah isi per malai dengan berat 1000 biji (0.84). Sedangkan Inpari 32 memiliki tingkat keeratan hubungan sangat kuat pada karakter jumlah anakan dengan jumlah malai per rumpun (0.92), jumlah gabah isi per malai dengan berat gabah isi per malai (0.83) dan berat 1000 biji (0.81), berat gabah isi per malai dengan berat 1000 biji (0.90). Kedua varietas padi tersebut menunjukkan keeratan hubungan yang berbeda antar karakter agronomi di lahan sawah tadah hujan.