Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Hubungan Sosiodemografi dan Lingkungan Rumah terhadap Kejadian Dengue di Kota Tasikmalaya: The Relationship of Sociodemographic Factors and Household Environment on Dengue Incidence in Tasikmalaya City Yuliani; Novianti, Siti
Aspirator Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Aspirator Volume 14 Nomor 1 2022
Publisher : Perkumpulan Entomologi Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/asp.v14i1.5668

Abstract

Abstract. Tasikmalaya City is an endemic area of dengue in West Java Province, being the fifth highest with an IR of 99.2 per 100,000 population in 2019. Home environmental factors have a role in the transmission of dengue hemorrhagic fever (DHF), this is related to the presence of potential habitats and density of mosquito vectors. The purpose of this study was to determine the relationship between sociodemographic factors and home environmental conditions on the incidence of dengue in the city of Tasikmalaya. The research design used is case control. This research was conducted in Tasikmalaya City in May–October 2021. The sample size was 114 consisting of 38 case samples and 76 control samples. Data collection is done directly (observation). Data analysis using chi-square test. The results of this study indicate that there is a socio-democratic relationship, namely age (p-value = 0.000), gender (p-value = 0.000), occupation (p-value = 0.839) and education (p-value = 0.014) to the incidence of dengue. Physical environmental factors of the house such as temperature (p-value = 0.004) and ventilation screens (p-value = 0.009) were associated with the incidence of dengue. In addition, the presence of larvae was associated with the incidence of dengue with an OR of 3.046. Therefore, dinas kesehatan and puskesmas are expected to carry out intensive counseling to the community about DHF and educate the public to take efforts to prevent DHF such as PSN 3M plus. Abstrak. Kota Tasikmalaya merupakan wilayah endemis dengue di Provinsi Jawa Barat, menjadi urutan kelima tertinggi dengan IR sebesar 99,2 per 100.000 penduduk pada tahun 2019. Faktor lingkungan rumah mempunyai peranan dalam penularan demam berdarah dengue, hal ini terkait dengan keberadaan habitat potensial dan kepadatan vektor nyamuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor sosiodemografi dan kondisi lingkungan rumah terhadap kejadian dengue di Kota Tasikmalaya. Desain penelitian yang digunakan adalah case control. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Tasikmalaya pada Mei–Oktober 2021. Besar sampel sebanyak 114 yang terdiri dari 38 sampel kasus dan 76 sampel kontrol. Pengumpulan data dilakukan secara langsung (observasi). Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan sosiodemograsi yaitu umur (p-value = 0,000), jenis kelamin (p-value = 0,000), pekerjaan (p-value = 0,839) dan pendidikan (p-value = 0,014) terhadap kejadian dengue. Faktor lingkungan fisik rumah seperti suhu (p-value = 0,004) dan ventilasi berkasa (p-value = 0,009) berhubungandengan kejadian dengue. Selain itu, faktor keberadaan jentik berhubungan dengan kejadian dengue dengan OR 3,046. Maka dari itu, dinas kesehatan dan puskesmas diharapkan untuk melakukan penyuluhan intensif kepada masyarakat tentang DBD dan mengedukasi masyarakat untuk melakukan upaya-upaya pencegahan DBD seperti PSN 3M plus.
Dampak Teknologi E-Procurement Dalam Mengurangi Korupsi pada Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Rasji, Rasji; Novianti, Siti; Nathasya, Nathasya
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 2, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v2i1.4595

Abstract

Teknologi e-Procurement telah menjadi salah satu solusi dalam mengatasi masalah korupsi pada pengadaan barang dan jasa pemerintah. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, sistem ini memperkenalkan proses pengadaan yang lebih transparan, akuntabilitas dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi e-Procurement terhadap pengurangan praktik korupsi di sektor publik. Melalui pendekatan studi literatur dan analisis data empiris, ditemukan bahwa e- Procurement mampu meminimalisasi interaksi langsung antara pihak- pihak terkait, mengurangi potensi manipulasi, serta memberikan akses yang lebih luas kepada penyedia barang dan jasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan e-Procurement secara signifikan menurunkan tingkat korupsi, meningkatkan persaingan yang sehat, dan mengoptimalkan penggunaan anggaran pemerintah. Namun demikian, keberhasilan implementasi ini sangat bergantung pada komitmen politik, kesiapan infrastruktur dan literasi teknologi. Dengan demikian, e-Procurement merupakan inovasi penting untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
PENGARUH PERJANJIAN PERDAGANGAN TERHADAP TRANSAKSI BISNIS INTERNASIONAL: IMPLEMENTASI ASEAN- CHINA FREE TRADE AREA DALAM SEKTOR EKSPOR KOMODITAS PERTANIAN INDONESIA Novianti, Siti; Lie, Gunardi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 10 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i10.2025.3907-3916

Abstract

Perjanjian perdagangan bebas menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat kerja sama ekonomi antarnegara. Implementasi ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA) sejak tahun 2010 telah memberikan dampak signifikan terhadap dinamika transaksi bisnis internasional, khususnya di sektor pertanian Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ACFTA terhadap ekspor produk pertanian Indonesia dengan melihat peluang, tantangan, serta implikasi yang ditimbulkan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan dukungan data sekunder berupa laporan perdagangan internasional, jurnal akademik, dan publikasi resmi dari Kementerian Perdagangan serta Badan Pusat Statistik. Hasil kajian menunjukkan bahwa ACFTA mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk pertanian Indonesia melalui penurunan tarif bea masuk dan penyederhanaan prosedur perdagangan. Namun, di sisi lain, Indonesia menghadapi tantangan berupa persaingan ketat dengan produk pertanian dari negara anggota ASEAN maupun China yang memiliki daya saing harga dan kualitas lebih tinggi. Kesimpulannya, ACFTA memberikan peluang besar bagi peningkatan ekspor pertanian Indonesia, tetapi perlu strategi penguatan daya saing melalui peningkatan kualitas produk, efisiensi distribusi, dan diversifikasi pasar agar manfaat perjanjian perdagangan ini dapat dioptimalkan secara berkelanjutan.
Optimalisasi Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan pada Era Revolusi Digital Andriani, Rina; Umalihayati, Umalihayati; Oktaviani, Dwi Kania; Salam, Abdu; Novianti, Siti; Hamzah, Amaylia Rosyida; Amelia, Lesta; Nurmalita Sari, Amanda Prisilia; Zidha, Barrah Mariela; Alfermanda, Muhammad Naufal
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 4 (2025): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i4.968

Abstract

This community service activity was in the form of an educational seminar aimed at improving the quality of education, particularly teaching quality, in the digital era. The activity sought to enhance educational quality through teachers as the driving force, by implementing strategies and teaching methods adapted to the digital revolution, so that the quality of education in the region could improve sustainably. The method used consisted of preparation, implementation, evaluation, and reporting. The seminar was held at SD Lempuyang, Tanara Sub-district, on Monday, August 4, 2025. The activity was attended by 14 teachers from several schools in Bendung Village. The speaker was Kusrinawati, S.Si., who serves as the Coordinator of Curriculum and Assessment for Elementary Schools at the Department of Education and Culture of Serang Regency. The seminar results indicated an increase in teachers’ understanding of using Canva, Quizizz, and various national educational platforms. Teachers also gained insights into the implementation of AI in elementary schools, the introduction of coding, and the development of technology-based extracurricular programs. This activity also strengthened collaboration among teachers, the local Department of Education, and KKM students, thereby contributing to sustainable improvements in the quality of education.
The "Gesit" E-Book on Improving Teenagers' Knowledge and Attitudes toward Obesity Management Novianti, Siti; Nadhifah, Tahani Nisrina; Gustaman, Rian Arie; Lina, Nur Lina
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v7i2.1303

Abstract

Indonesia faces a triple burden of nutritional problems, including the rising prevalence of obesity among children and adolescents. Obesity cases among senior high school students in Tasikmalaya Regency were notably high in 2023, indicating the need to analyze factors contributing to obesity in the region. This study aimed to analyze the effect of an e-booklet on obesity management on the knowledge and attitudes of obese adolescents at SMK Singaparna and SMK Daaruddakwah. A quantitative pre-experimental method with a one-group pretest–posttest design was used, and hypothesis testing was conducted using the Wilcoxon test and paired t-test. The sample consisted of 42 obese adolescents selected through total sampling. The results showed an increase in knowledge (6,21 points) and attitudes (1,91 points) regarding obesity management, indicating a significant effect of the e-booklet on improving knowledge (p-value< 0,001) and attitudes (p-value = 0,011). It is recommended that the developed e-booklet be utilized as a health promotion medium for obesity management.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI AKTIVITAS FISIK UNTUK MENGENDALIKAN HIPERTENSI Maywati, Sri; Novianti, Siti; Lina, Nur; Santiana, Santiana; Rahmat, Rahmat
Jurnal Pengabdian Siliwangi Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : LPPM Univeristas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jsppm.v11i2.16870

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular dan sering tidak terdiagnosis di masyarakat. Aktivitas fisik teratur terbukti menurunkan tekanan darah, tetapi tingkat praktiknya masih rendah di Indonesia. Menggambarkan hasil kegiatan edukasi pengendalian hipertensi berbasis aktivitas fisik pada kader posyandu dan komunitas senam di Kelurahan Mugarsari, Kota Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan pada 50 peserta menggunakan metode ceramah dan media poster, diikuti pengukuran tekanan darah, berat badan, dan pengisian kuesioner aktivitas fisik. Peserta diperkenalkan senam antihipertensi sebagai latihan aerobik ringan–sedang. Mayoritas peserta perempuan dengan rerata usia 47,56 ± 11,97 tahun. Rerata tekanan darah 133/82 mmHg; 17,3% normal, 15,3% pra-hipertensi, dan 11,2% hipertensi derajat I. Hanya 22% pernah didiagnosis hipertensi. Aktivitas fisik teratur masih rendah; sebagian besar hanya melakukan aktivitas rumah tangga 15 menit per hari. Setelah edukasi, 66% peserta menyatakan tubuh lebih bugar, 64% merasa stres berkurang, dan 72% percaya aktivitas fisik membantu mengontrol kadar gula darah. Edukasi berbasis komunitas yang menekankan aktivitas fisik sederhana efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pengendalian hipertensi. Intervensi serupa perlu diperluas melalui puskesmas dan kader untuk mendukung pencapaian Global Action Plan on Physical Activity WHO
Digital Health Literacy and Health Information Seeking Behavior among Adolescents in Indonesia Sutha, Diah Wijayanti; Christine; Novianti, Siti; Solihin, Asri Handayani
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 14 No. SI1 (2026): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Educat
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V14.ISI1.2026.1-7

Abstract

Background: The widespread use of the internet among adolescents has transformed how they access health information. However, the abundance of unverified online content poses risks for individuals who lack the skills to assess its credibility. Digital health literacy is therefore essential for enabling adolescents to seek, evaluate, and use health information responsibly. Objectives: This study examined the relationship between digital health literacy and health information–seeking behavior among Indonesian adolescents, providing empirical evidence to inform digital health promotion strategies. Methods: A cross-sectional analytic study was conducted with 524 adolescents aged 12–19 years from five provinces in Indonesia. Data were collected using an online questionnaire comprising the eHealth Literacy Scale (eHEALS) and a Health Information–Seeking Behavior (HISB) instrument developed by the researchers. Descriptive statistics were used to profile respondents, and Spearman’s rank correlation was applied to assess the relationship between variables. Results: Overall, 38.2% of adolescents demonstrated high, 46.7% moderate, and 15.1% low digital health literacy. Adolescents with higher literacy levels exhibited more active and critical health information–seeking behavior, including more frequent use of credible sources, information verification, and appropriate application of information in decision-making. A significant positive correlation was found between digital health literacy and health information–seeking behavior (ρ = 0.307; p = 0.007), indicating that digital health literacy substantially influences adolescents’ engagement with online health information. Conclusion: Digital health literacy plays an important role in shaping adolescents’ health information–seeking behavior. Strengthening digital health literacy should be prioritized in health promotion initiatives targeting young populations in the digital era.
ANALISIS KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS 1 SD NEGERI KOHOD III KABUPATEN TANGERANG Novianti, Siti; Unaenah, Een; Rini, Candra Puspita
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4718

Abstract

Penelitian ini membahas tentang keterampilan membaca permulaan kelas I pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SDN Kohod III Kabupaten Tangerang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasir seperti Triangulasi Teknik. Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keterampilan membaca siswa kela I SDN Kohod III Kabupaten Tangerang sudah baik, akan tetapi dari 20 siswa ada beberapa siswa yang belum lancar membaca. Dalam membaca permulaan seperti khusus yang terjadi di kelas I SDN Kohod III Kabupaten Tangerang adalah sebagai berikut : Memahami isi teks bacaan, membaca dengan lancar, menjawab pertanyaan dari hasil bacaan, mengenali huruf secara visual, mengidentifikasi kata umum, penggunaan kosakata baru, antusias mengikuti kegiatan membaca, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan literasi.
Edukasi Keragaman Makanan Keluarga Untuk Pencegahan Balita Stunting di Kota Tasikmalaya Lina, Nur; Maywati, Sri; Novianti, Siti
Smart Society Empowerment Journal Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ssej.v4i1.78563

Abstract

Pendahuluan: Keragaman makanan atau Dietary Diversity Score (DDS) adalah jumlah kelompok makanan yang dikonsumsi selama periode 24 jam. Indikator DDS berguna untuk menilai kualitas makanan, kecukupan gizi dan status gizi anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman kepada mitra melalui penyuluhan agar mitra bersikap atau berpersepsi baik tentang pemberian makanan yang beranekaragam.Metode: Bentuk kegiatan berupa Program Peningkatan Kesehatan Masyarakat (Pbm-PPKM) dengan judul “Edukasi Keragaman Makanan keluarga untuk Pencegahan Balita Stunting di Kota Tasikmalaya”. Pbm-PPKM dilakukan bekerjasama dengan 2 (dua) mitra yaitu Kelurahan Parakannyasag dan Kelurahan Panyingkiran yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Parakannyasag. Solusi yang disepakati dengan mitra untuk mengatasi kurangnya pengetahuan kader kesehatan tentang stunting dilakukan dengan cara mengedukasi kader tentang keragaman makanan.Hasil dan pembahasan: Telah dilakukan transfer of knowledge berupa penyuluhan terhadap 30 kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Parakannyasag. Lokasi kegiatan dilaksanakan di aula Puskesmas Parakannyasag. Selain penyuluhan, kader kesehatan juga berlatih menyusun menu minimal 4 jenis makanan sebagai syarat minimal penyajian makanan beranekaragam. Selain itu, diserahkan juga alat pengukur panjang badan bayi (Infant ruler) dan timbangan bayi (baby scale) kepada Kepala Puskesmas Parakannyasag, untuk selanjutnya akan diserahkan ke posyandu di wilayah kerjanya.Kesimpulan: Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan dengan media ceramah dan powerpoint tentang keragaman makanan untuk mencegah balita stunting (p value <0,001).Kata Kunci: keragaman makanan; stunting; Kota Tasikmalaya