Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

SELF-EFFICACY CALON GURU SEKOLAH DASAR YANG BERDOMISILI ASAL DARI REMOTE AREA Novika Lestari; Erlin Eveline; Rindah Permatasari
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 10, No 2 (2022): December 2022
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v10i2.887

Abstract

Abstract: This study aims to measure the self-efficacy of prospective primary education teachers who come from remote areas. The self-efficacy of prospective elementary school teachers who come from remote areas is in the average group. The method used is quantitative descriptive research The sample of this study was 73 elementary school teacher education students at STKIP Melawi. primary school teacher education at STKIP Melawi. The method applied in the sampling process is purposive random sampling. The results found that the self-efficacy of prospective elementary school teachers who were domiciled from remote areas was in the average group. Therefore, efforts are needed to improve self-efficacy so that elementary school teachers who are domiciled from remote areas are able to convince themselves to learn and teach in elementary schools around Melawi Regency. Keywords: remote areas, self-efficacy, elementary school, teacher, rural area Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengukur self-efficacy calon guru pendidikan dasar yang berasal dari remote areas. self-efficacy calon guru sekolah dasar yang berasal dari remote areas berada pada kelompok rata-rata. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif Sampel penelitian ini ada 73 mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar di STKIP Melawi. pendidikan guru sekolah dasar di STKIP Melawi. Cara yang diterapkan dalam proses pengambilan sampel yaitu purposive random sampling. Hasil menemukan bahwa self-efficacy calon guru sekolah dasar yang berdomisi dari daerah remote areas berada pada kelompok rata-rata. Maka dari itu, perlu upaya dalam meningkatkan self-efficacy agar caon guru sekolah dasar yang berdomisi asal dari remote areas mampu menyakinkan diri untuk belajar dan mengajar di sekolah dasar yang ada di sekitar Kabupaten Melawi. Kata Kunci: daerah terpencil, efikasi diri, sekolah dasar, guru, daerah tertinggal
WORKSHOP PENULISAN PTK DAN ARTIKEL ILMIAH PADA MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) IPA SMP/MTs KABUPATEN MELAWI Rindah Permatasari; Erlin Eveline; Nurul Apsari; Novika Lestari; Eko Fery H.S.
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v3i1.978

Abstract

: Salah satu bentuk pengembangan profesi guru adalah guru mampu menulis penelitian tindakan kelas dan mempublikasikannya dalam bentuk artikel ilmiah. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan dengan MGMP IPA SMP/MTs Kabupaten Melawi, diidentifikasi permasalahan yang dihadapi mitra sebagai berikut: (a) Guru terkendala dalam menulis PTK dan artikel; (b) Guru kurang memahami dalam merancang dan tahap-tahap dalam penelitian tindakan kelas, dan (c) Guru terkendala dalam publikasi di Jurnal Nasional Terakreditasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam penulisan PTK dan Artikel Ilmiah. Kegiatan PKM dilakukan dalam bentuk pelatihan dengan metode-metode yang bervariasi seperti ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok serta praktik pembuatan artikel ilmiah. Peserta dalam pelatihan ini adalah Guru-guru MGMP IPA kabupaten Melawi. Teknik observasi dan angket digunakan untuk melihat pemahaman dan respon guru terhadap penulisan karya tulis ilmiah. Berdasarkan data diketahui bahwa diawal kegiatan, peserta memiliki tingkat pemahaman sebesar 63 point dan meningkat menjadi 74 point setelah dilaksanakan kegiatan. Peningkatan pemahaman terdapat direntang 0.30 pada kategori sedang, artinya peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai penulisan PTK dan Artikel ilmiah dalam kategori sedang.
KEPUASAN PESERTA PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN IPA/FISIKA Novika Lestari; Rindah Permatasari; Erlin Eveline; Eko Fery Haryadi S; Nurul Apsari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15017

Abstract

Kurikulum merdeka adalah bentuk kurikulum pembelajaran intrakulikuler yang beragam dengan konten lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu dalam memahami konsep dan menguatkan kompetensi. Penerapan kurikulum merdeka pada jenjang SMP/SMA di Kabupaten Melawi masih terbatas pada beberapa sekolah penggerak. Akibatnya, masih banyak pendidik/guru di Kabupaten Melawi belum mengetahui penerapan kurikulum merdeka dalam pembelajaran. Padahal, rencana penerapan kurikulum merdeka akan dilaksanakan serentak di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Melawi. Metode pelaksanaan PKM adalah pendidikan masyarakat pada kelompok tidak produktif secara ekonomi, Peserta PKM adalah guru-guru MGMP Fisika dan IPA yang ada di Kabupaten Melawi. Pelaksanaan PKM dilaksanakan di Zoom Meeting yang diikuti oleh 67 peserta. Hasil kegiatan menunjukan bahwa kepuasan peserta kegiatan pelatihan implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran IPA/Fisika adalah baik. Namun, masih ada beberapa yang perlu diperhatikan diantaranya kesiapan fasilitas kegiatan. Hal lain yang perlu dilakukan pada kegiatan selanjutnya adalah pendampingan penyusunan instrumen yang digunakan pada proses implementasi kurikulum merdeka secara langsung dan terbimbing.
PENGUATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA SATUAN PENDIDIKAN DI DESA KOMPAS RAYA KABUPATEN MELAWI Erlin Eveline; Novika Lestari; Eko Fery Haryadi Saputro; Rindah Permatasari; Nurul Apsari
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v3i2.1052

Abstract

Abstract: The teacher's pedagogic competence is an important factor in the success of student learning in the classroom. Teachers must be able to plan and carry out learning. One of the competencies that teachers need to improve in the implementation of learning is related to learning media. Besides being able to use it, teachers need to be able to make learning media. However, in learning activities at SMPN 1 Pinoh Utara, the use of technology-based media that can be accessed online is difficult to implement due to limited internet networks. Flipbook and Ispring media can be used to overcome this problem because they can be accessed offline. This service aims to improve teacher competence in making technology-based learning media that can be accessed offline. The method used in this activity is training. The training was held on January 31, 2023 at SMPN 1 Pinoh Utara, Kompas Raya Village, Melawi Regency, and attended by 17 participants. During the activity, participants were given a pretest and posttest. The pretest was given a questionnaire to determine whether the participants were familiar with the Flipbook and Ispring applications as learning media. Posttest was given a satisfaction questionnaire on service activities. The material provided is the creation of learning media using the Flipbook and Ispring applications. The results obtained show that the participants: (1) are familiar with and able to make learning media using the Flipbook and Ispring applications, (2) Participants are satisfied with the community service activities. Only one participant stated that the time allotted was not suitable for delivering the material. Training can increase teacher competence in making learning media.Keywords: Teacher, competence, learning media, flipbook, ispring Abstrak: Kompetensi pedagogik guru menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran siswa di kelas. Guru harus mampu merencanakan dan melaksanakan pembelajaran. Salah satu kompetensi yang perlu ditingkatkan guru dalam pelaksanaan pembelajaran adalah berkaitan dengan media pembelajaran. Selain mampu menggunakan, guru perlu juga mampu membuat media pembelajaran. Namun, dalam kegiatan pembelajaran di SMPN 1 Pinoh Utara, penggunaan media berbasis teknologi dan dapat diakses secara online sulit diterapkan karena keterbatasan jaringan internet. Media Flipbook dan Ispring dapat dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan tersebut karena dapat diakses secara offline. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembuatan media pembelajaran berbasis teknologi dan dapat diakses secara offline. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan. Pelatihan dilaksanakan pada 31 Januari 2023 di SMPN 1 Pinoh Utara Desa Kompas Raya Kabupaten Melawi diikuti oleh 17 peserta. Selama kegiatan, peserta diberikan pretest dan posttest. Pretest diberikan angket untuk mengetahui apakah peserta telah mengenal aplikasi Flipbook dan Ispring sebagai media pembelajaran atau tidak. Posttest diberikan angket kepuasan terhadap kegiatan pengabdian. Materi yang diberikan adalah pembuatan media pembelajaran menggunakan aplikasi Flipbook dan Ispring. Hasil yang diperoleh menunjukkan peserta: (1) telah mengenal dan mampu membuat media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Flipbook dan Ispring, (2) Peserta puas dengan kegiatan pengabdian. Hanya satu orang peserta menyatakan bahwa waktu yang disediakan tidak sesuai untuk penyampaian materi. Pelatihan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam membuat media pembelajaran. Kata kunci: Guru, kompetensi, media pembelajaran, flipbook, ispring
Modul IPA Berbasis Etnosains pada Kurikulum Merdeka untuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila Eko Fery Haryadi Saputro; Erlin Eveline; Nurul Apsari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1177

Abstract

Implementasi kurikulum merdeka pada satuan pendidikan memerlukan sumber belajar yang sesuai dengan tujuan dan capaian pembelajaran. Modul IPA berbasis etnosains dapat digunakan tidak hanya untuk tercapainya tujuan pembelajaran IPA pada kurikulum merdeka tetapi juga memperkuat profil pelajar Pancasila. Modul IPA berbasis etnosains memuat pengetahuan masyarakat Suku Dayak Kubitn di Kabupaten Melawi dalam berladang dengan sudut pandang keilmuan atau teoritis. Tujuan penelitian adalah mengetahui kelayakan modul IPA berbasis etnosains pada kurikulum merdeka dan mengetahui pengaruh penerapan modul IPA berbasis etnosains pada kurikulum merdeka terhadap penguatan profil pelajar pancasila. Metode pada penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan desain ADDIE dengan tahapan Analysis, Design, Develop, Implementation, dan Evaluation. Tahap Analysis terdiri dari analisis materi, analisis kebutuhan dan analisis karakteristik peserta didik. Tahap Design terdiri dari penyusunan templete modul IPA, konten etnosains di Kabupaten Melawi dan Prototype Produk. Tahap Develop terdiri dari validasi produk oleh ahli, revisi tahap pertama, uji keterbacaan (skala kecil), revisi tahap kedua, finalisasi produk. Tahap Implementation dilakukan untuk mengetahui pengaruh produk terhadap penguatan profil pelajar pancasila yang terdiri dari pelaksanaan pretest, uji lapangan (skala besar), postest. Tahap evaluasi dilakukan untuk mengetahui respon dan tanggapan peserta didik terhadap produk yang dikembangkan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non tes. Instrumen non tes terdiri dari lembar validasi ahli materi dan ahli media untuk mengetahui kelayakan modul IPA berbasis etnosains yang dikembangkan, angket respon peserta didik terhadap modul IPA berbasis etnosains angket tanggapan peserta didik (skala luas) dan lembar wawancara. Instrumen penelitian tes berupa soal pretest dan postest untuk mengukur pengaruh penggunaan modul IPA berbasis etnosains terhadap penguatan profil pelajar pancasila. Tahap Implementation diperoleh bahwa modul IPA berbasis etnosains layak digunakan sebagai sumber belajar materi pencemaran lingkungan. Tahap Evaluation menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan modul IPA berbasis etnosains terhadap penguatan profil pelajar Pancasila.
Modul Fisika berbasis Kearifan Lokal dengan Pendekatan Scaffolding Erlin Eveline; Eko Fery Haryadi Saputro; Ima Dwi Jayanti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i4.1182

Abstract

Sumber belajar yang kontekstual dan sesuai dengan karakteristik siswa masih diperlukan. Namun, sumber belajar utama di sekolah masih berasal dari buku teks di mana materi yang disediakan masih umum atau tidak sesuai karakteristik siswa. Modul fisika berbasis kearifan lokal dengan pendekatan scaffolding dapat menjadi sumber belajar yang menyediakan informasi yang kontekstual. Pendekatan scaffolding diterapkan agar siswa dapat mencapai kemampuan potensial siswa yang diharapkan oleh guru. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kelayakan modul fisika berbasis kearifan lokal suku Dayak Keninjal dengan pendekatan scaffolding. Penelitian ini menggunakan metode R&D model 4D dengan tahapan define, design, develop, dan disseminate. Pengumpulan data menggunakan teknik nontes berupa angket penilaian kelayakan modul dan angket respon siswa terhadap modul. Data dianalisis dengan analisis deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata hasil penilaian dari para ahli dan mengkonversi nilai yang diperoleh menjadi ke dalam skala 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian dari ahli media dan ahli materi berada pada kategori sangat baik, sedangkan penilaian dari siswa untuk aspek materi, fungsi, dan Bahasa berada pada kategori baik. Secara keseluruhan total penilaian dari siswa berada pada kategori sangat baik. Beberapa revisi dilakukan terhadap modul berdasarkan hasil penilaian kelayakan dan uji keterbacaan modul. Modul yang dikembangkan dapat menjadi sumber belajar yang layak dan berguna dalam pembelajaran fisika.
Computer-Based Test (CBT) Assisted Assessment with Rasch Model to Improve Vocational High School Teachers' Skills Novika Lestari; Erlin Eveline; M Akip; Julia Inayatul Marifah; Noperiska Fitri Ramda
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i3.10789

Abstract

The aim of the community service program conducted is to enhance the skills of teachers and students at Bina Kusuma Private Vocational High School in Nanga Pinoh by using computer-based tests and improving teachers' skills in analysing the quality of assessment instruments using the Rasch model theory with the assistance of WinStep. The proposed solution to address these challenges involves conducting workshops and assisting in preparing test instruments. This includes guidance on using computer-based tests for both teachers and students, as well as workshops and assistance in applying the Rasch model to determine the validity of instruments. This community service used Participatory Action Research (PAR) method to find problems experienced by partners. The partners' issues consist of instruments from authentic assessments used at Bina Kusuma Private Vocational High School in Nanga Pinoh, which were made independently by the respective subject teachers and were directly used as benchmarks for student achievement, and the assessment instruments still did not utilise the available resources (computers and smartphones). Efforts made to address the partners' issues included developing authentic assessment instruments that were appropriate and valid. Based on the evaluation results of the activity implementation using the Kick Patrick Level 1 method, the average evaluation score for the presenters was 82.125, and the average evaluation score for the method, relevance and usefulness, facilities, and consumption was 88.75. The constraints encountered in this activity were that the community service program implementers needed to consider timing and conduct more in-depth evaluations. Recommendations for implementing community service program activities included developing a more structured community service program and integrating it with routine school activities.
Development of Students’ Worksheet based on Problem Based Learning with Game Based Learning And Pacu Jalur In Bouyance Force Perdana, Riki; Riwayani, Riwayani; Haroky, Faruq; Eveline, Erlin
PILLAR OF PHYSICS EDUCATION Vol 16, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/15610171074

Abstract

Indonesian local wisdom-based learning still needs to be improved, such as Pacu Jalur. This is useful for introducing the nation's culture to students, so they are not forgotten. However, learning local wisdom must also be integrated with technology-based learning so that it remains in line with current developments. The purpose of this research is to develop students' worksheets for Game-based PBL models integrated with Local Wisdom Pacu Jalur in physics learning. The topic chosen in this study is Bouyance Force. The method in this study uses the 4D model, namely Define, Design, Develop, and Disseminate. The developed students' worksheets have been validated by three physics education lecturers. The research results obtained are aspects of content eligibility 85 (decent), presentation 90 (very feasible), appearance 88 (very feasible), and language 89 very feasible. Based on these findings, it can be concluded that the students' worksheets developed are feasible and ready to be implemented in physics learning on the topic of bouyance force. The recommendation for further research is to test students' worksheets in large-scale learning in physics classes.
PENGGUNAAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Jona, Pebri Hendrik; Permatasari, Rindah; Eveline, Erlin
QUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA dan Aplikasinya Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/qjpia.v3i2.1875

Abstract

This research was conducted at Belimbing 1 State High School. This research aims to determine the effect of student worksheets based on the guided discovery learning model on critical thinking.This type of research is quantitative, using a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The sample in this study consisted of 47 students, of which the control class consisted of 24 and the experimental class consisted of 23. Data collection techniques use written tests with research instruments in the form of essay questions. Data were analyzed using the t-test. Theresults of data analysis using the t-test in the control class and experimental class showed that Tcount was greater than Ttable, namely 5.201 2.01410 and Sig. (2-Tailed) = 0.000 0.05. It is concluded that there is a significant influence on the use of student worksheets based on the Guided Discovery Learning learning model on critical thinking skills. It was concluded that there was an increase in critical thinking skills after learning using student worksheets based on the Guided Discovery Learning learning model in the high category. In this way, student worksheets based on the Guided Discovery Learning learning model are able to foster students' critical thinking abilities. Keywords       : Guided Discovery learning model, Critical Thinking Ability, Student Worksheets.
Enhancing Students’ Critical Thinking Through an Ethnophysics Module with A Scaffolding Approach Eveline, Erlin
Indonesian Journal of Education and Mathematical Science Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ijems.v6i2.24235

Abstract

Contextual learning resources that follow the characteristics of students are still needed. Meanwhile, learning resources are still general and have not been adjusted to students’ characteristics and learning environments. In addition, the Indonesian curriculum aims to strengthen the profile of Pancasila students. Critical thinking is one of the six main characteristics of the Pancasila student profile. The ethnophysics module with a scaffolding approach can be a learning resource that provides information in the form of physics material combined with local wisdom to contextualise it with a scaffolding approach. The scaffolding approach is used for students to achieve their potential abilities, namely critical thinking. The study aimed to determine the effect of implementing the ethnophysics module with a scaffolding approach on students’ critical thinking skills. This study used an experimental method with a pretest-posttest control group design. The research subjects comprised 23 students from the experimental class and 29 from the control class. The test instrument consisted of pretest and post-test critical thinking questions. The study found a significant effect of the ethnophysics module with a scaffolding approach on students’ critical thinking skills, as seen from the n-gain score and effectiveness test using Mann-Whitney U on students' critical thinking skills as seen from the n-gain score and effectiveness test using Mann-Whitney U.Keyword : Critical thinking, ethnophysics, scaffolding approach