Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Buku Teks Matematika Kelas IV SD/MI Kurikulum Merdeka Penerbit Erlangga Berdasarkan Kriteria Bell Bebhe, Maria Magdalena; Qibtiyah, Maryatul; Lestari, Endah Putri; Septiani, Eka
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 4 No 1 (2024): JPTI - Januari 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.371

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan buku teks matematika Kelas IV SD/MI Kurikulum merdeka penerbit Erlangga yang ditinjau dari kesesuaian materi ,kesesuaian metode penyampaian materi, kesesuaian karakter fisik buku, dan kesesuaian petunjuk untuk guru. Objek Penelitian adalah Buku Teks Matematika Kelas IV SD/MI. Metode yang digunakan adalah pustaka deskriptif yang dikumpulkan melalui metode observasi. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa kesesuaian materi matematika pada buku teks Kelas IV SD/MI Kurikulum Merdeka Penerbit Erlangga Tahun 2022 berdasarkan kriteria Bell Termasuk dalam kategori sangat baik dengan persentase sebesar 90,48%. Kesesuaian metode penyampaian materi sebesar 71,43% (Baik). Karakter fisik buku sebesar 90,91% (Sangat Baik).. Sedangkan kesesuaian petunjuk untuk Guru sebesar 78,95% (Baik). Persentase tertinggi terdapat pada fisik buku matematika yaitu 90,91% dengan kategori sangat baik dan persentase terendah terdapat pada karakter fisik buku dengan persentase sebesar 71,42% dengan kategori baik.
ETNOGRAFI KOMUNIKASI: KESALAHAN PENGGUNAAN BAHASA DALAM TAKARIR DI AKUN INSTAGRAM REDAKSI ORTAX TENTANG PENCEGAHAN VIRUS CORONA Sari, Nur Indah; Septiani, Eka
JURNAL SKRIPTA Vol 7 No 2 (2021): SKRIPTA NOVEMBER 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v7i2.1968

Abstract

Kesalahan penggunaan bahasa banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contoh dari kesalahan penggunaan bahasa adalah tulisan yang diunggah oleh warga net ke media sosial Instagram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan penggunaan bahasa dalam takarir di akun Instagram Redaksi Ortax tentang pencegahan virus corona. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa unggahan dari media sosial akun Instagram Redaksi Ortax tentang pencegahan virus corona. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan observasi catat media sosial akun Instagram Redaksi Ortax tentang pencegahan virus corona. Analisis yang dipakai menggunakan analisis kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesalahan penggunaan bahasa dalam takarir di akun Instagram Redaksi Ortax tentang pencegahan virus corona baik dari segi ejaan maupun dari segi diksi. Kesalahan ejaan yang sering terjadi dalam takarir di akun Instagram Redaksi Ortax tentang pencegahan virus corona adalah kesalahan penggunaan huruf kapital, kesalahan penggunaan huruf miring, kesalahan penulisan kata turunan, kesalahan penulisan singkatan, kesalahan penggunaan kata depan dan kesalahan penggunaan tanda garis miring serta ketidaklengkapan tanda titik. Sementara itu, kesalahan diksi yang sering terjadi dalam takarir di akun Instagram Redaksi Ortax tentang pencegahan virus corona adalah kesalahan pemilihan kata dan kesalahan penggunaan pengulangan kata.
Kritik Semiotik Pada Puisi Sajak Seonggok Jagung Karya WS. Rendra Saputry, Dessy; Hanifah, Husnun; Janah, Raudhatul; Septiani, Eka; Yuliana, Nita; Partika, Faqih Singgih; Nugroho, Bachtiar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanda-tanda linguistik dan simbolik dalam puisi W.S. Rendra yang berjudul “Sajak Seonggok Jagung” melalui pendekatan kritik sastra semiotik. Pendekatan ini digunakan untuk mengungkap makna konotatif yang tersembunyi di balik struktur linguistik dan simbol-simbol dalam puisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis isi, berfokus pada identifikasi dan interpretasi tanda-tanda semiotik berdasarkan model triadik Charles Sanders Peirce yang terdiri dari representamen, objek, dan interpretant. Hasil analisis menunjukkan bahwa simbol “seonggok jagung” mengalami pergeseran maknadari representasi harapan dan produktivitas menjadi simbol ironi sosial dan kegagalan sistem pendidikan. Pada bagian awal puisi, jagung melambangkan kesederhanaan, kerja keras, dan harmoni kehidupan pedesaan. Namun, pada bagian selanjutnya, ia berubah menjadi tanda keterasingan manusia modern yang disebabkan oleh sistem pendidikan yang terlepas dari realitas sosial. Melalui tanda-tanda ini, Rendra menyampaikan kritik sosial yang tajam terhadap ketimpangan sosial, kemiskinan, dan pendidikan yang kehilangan esensi humanistiknya. Dengan demikian, puisi ini mencerminkan transformasi tanda sebagai representasi krisis identitas individu berpendidikan di tengah kesenjangan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa semiotika dapat mengungkap lapisan makna yang lebih dalam dalam teks sastra dan menempatkan sastra sebagai medium refleksi sosial dan moral.
Implementasi Gaya Kepemimpinan Pascaperubahan Identitas Klinik Utama Elon Abdulgani Tangerang Septiani, Eka
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 8, No 2 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i2.444

Abstract

Abstrak           Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi gaya kepemimpinan di Klinik Elon Abdulgani dalam konteks perubahan bentuk usaha dari kepemilikan perorangan menjadi Perseroan Terbatas (PT). Perubahan status hukum organisasi ini membawa dampak signifikan terhadap struktur manajemen, pola kerja, dan relasi antara pimpinan dan staf. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini merumuskan pertanyaan utama: Bagaimana implementasi gaya kepemimpinan di Klinik Elon Abdulgani pada masa transisi dari klinik perorangan menjadi Perseroan Terbatas (PT)? Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan di klinik ini cenderung demokratis, yang ditandai dengan keterlibatan staf dalam pengambilan keputusan, komunikasi terbuka, dan pengakuan terhadap kontribusi individu. Meskipun demikian, dinamika perubahan organisasi juga menunjukkan adanya ciri-ciri kepemimpinan transformasional, seperti pemberian inspirasi, motivasi kerja, dan dorongan untuk tumbuh bersama dalam visi baru pasca perubahan status kelembagaan. Analisis menggunakan Teori Kepemimpinan Transformasional menurut Burns Bass menunjukkan bahwa pimpinan klinik berperan sebagai agen perubahan yang mampu menyesuaikan gaya kepemimpinannya dengan kebutuhan tim pada masa transisi. Gaya kepemimpinan ini dinilai mampu menjaga stabilitas kerja, meningkatkan keterlibatan staf, dan memperkuat organisasi selama proses transformasi. Kata kunci: Gaya Kepemimpinan Demokratis; Kepemimpinan Transformasional; Klinik; Studi Kasus; Tangerang
The Mediatization Of Religion In News Narratives On Religious Tolerance In NU Online: A Corpus Linguistics Analysis Septiani, Eka; Ocvita Ardhiani; Thenatha Lintang A; Ulva Lathifah
KOMUNIKA Vol 8 No 2 (2025): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.152/E/KPT/2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/7zx1ey37

Abstract

Indonesia is a pluralistic nation composed of diverse ethnicities, religions, and cultures. This diversity makes religious tolerance a vital pillar in maintaining national unity. Amid the challenges of pluralism, media plays a strategic role in shaping public discourse on national and religious values. This study aims to analyze the representation of religious tolerance in the news narratives of NU Online using a corpus linguistic approach. Referring to Stig Hjarvard’s theory of mediatization, this study views digital media as an institution with its own internal logic while simultaneously functioning as part of other social institutions, such as religion. A total of 50 articles related to the theme of tolerance, published on NU Online between June 2023 and June 2025, were analyzed using Voyant Tools to examine word frequency, collocation, and concordance patterns. The findings reveal that the words “tolerance,” “religion,” “Indonesia,” “Islam,” and “NU” were the most dominant. Collocations such as “religious tolerance” and “interfaith tolerance” highlight discursive patterns that reinforce the image of moderate Islam promoted by NU Online. This study affirms that NU Online not only communicates religious messages but also actively constructs social realities related to tolerance through the digital media logic. These findings contribute to understanding how moderate Islamic media constructs tolerance discourse in the digital age and can inform media literacy initiatives.   Keywords: Corpus Linguistics; Moderate Islam;  NU Online; Religious Mediatization; Religious Tolerance
Pendampingan Peningkatan Keterampilan Pengadministrasian Arsip Digital dan Literasi Digital Pemuda Karang Taruna Pondok Sungai Abu: Pengabdian Khairi, Awal; Emelinda, Emelinda; Septiani, Eka; Ikhsan, Mhd.; Efendi, Efendi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4736

Abstract

Community service is helping to improve the skills of youth organizations in digital archive administration, ICT, and digital literacy. The methods used in implementing this program included direct mentoring, training, interactive discussions, and evaluation using post-tests and Focus Group Discussions (FGD). This training aimed to improve the skills and understanding of Karang Taruna youth regarding archive administration and the digital world. The results of the community service show that the youth successfully gained a deeper understanding of digital archive administration and improved their digital literacy skills. In addition, this program also created an atmosphere that supports the character development of the youth, provides practical experience, and prepares them to face the challenges of the working world.
Implementasi Gaya Kepemimpinan Pascaperubahan Identitas Klinik Utama Elon Abdulgani Tangerang Septiani, Eka; Toni, Ahmad
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i2.444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi gaya kepemimpinan di Klinik Elon Abdulgani dalam konteks perubahan bentuk usaha dari kepemilikan perorangan menjadi Perseroan Terbatas (PT). Perubahan status hukum organisasi ini membawa dampak signifikan terhadap struktur manajemen, pola kerja, dan relasi antara pimpinan dan staf. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini merumuskan pertanyaan utama: Bagaimana implementasi gaya kepemimpinan di Klinik Elon Abdulgani pada masa transisi dari klinik perorangan menjadi Perseroan Terbatas (PT)? Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan di klinik ini cenderung demokratis, yang ditandai dengan keterlibatan staf dalam pengambilan keputusan, komunikasi terbuka, dan pengakuan terhadap kontribusi individu. Meskipun demikian, dinamika perubahan organisasi juga menunjukkan adanya ciri-ciri kepemimpinan transformasional, seperti pemberian inspirasi, motivasi kerja, dan dorongan untuk tumbuh bersama dalam visi baru pasca perubahan status kelembagaan. Analisis menggunakan Teori Kepemimpinan Transformasional menurut Burns & Bass menunjukkan bahwa pimpinan klinik berperan sebagai agen perubahan yang mampu menyesuaikan gaya kepemimpinannya dengan kebutuhan tim pada masa transisi. Gaya kepemimpinan ini dinilai mampu menjaga stabilitas kerja, meningkatkan keterlibatan staf, dan memperkuat organisasi selama proses transformasi.   Kata kunci: Gaya Kepemimpinan Demokratis; Kepemimpinan Transformasional; Klinik; Studi Kasus; Tangerang