Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENYULUHAN ANTISIPASI PENULARAN MPOX DI SMK MUHAMMADIYAH 3 JAKARTA Primaresti, Arella Fina; Nafaro, Cephas Lee; Effendi, Ida; Adriani, Donna; Handayani, Astri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.25533

Abstract

Penyuluhan antisipasi penularan Mpox di SMK Muhammadiyah 3 Jakarta dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para siswa mengenai bahaya penyakit ini dan langkah-langkah pencegahannya. Mpox adalah penyakit menular yang dapat menyebabkan ruam yang menyakitkan, pembengkakan kelenjar getah bening, demam, sakit kepala, nyeri otot, nyeri punggung, dan energi rendah. Tujuan dari kegiatan penyuluhan ini adalah untuk memberikan informasi yang jelas dan akurat terkait gejala, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah interaktif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai Mpox yang dibuktikan dengan nilai pre-test dan post-test. Penyuluhan ini diharapkan dapat mencegah penularan Mpox di sekolah dan memberikan kontribusi terhadap kesehatan masyarakat yang lebih luas
A CROSS-SECTIONAL STUDY OF NUTRITIONAL STATUS AND ATOPIC DERMATITIS IN ADOLESCENTS Effendi, Ida; Diwa, Puti Maharani
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v13i2.904

Abstract

Atopic dermatitis is the number one disease among the top 10 skin diseases affecting children. Abnormal nutritional status can affect the immune system and increase the risk of infection and allergic diseases, including atopic dermatitis. This study aimed to determine the association between nutritional status and the occurrence of atopic dermatitis in adolescents. An analytic observational study with a cross-sectional design was conducted involving 204 adolescents aged 10–18 years selected through simple random sampling from medical records at Cengkareng Regional General Hospital. Nutritional status was assessed using body mass index-for-age, while the diagnosis of atopic dermatitis was obtained from physicians’ medical records. Data analysis was performed using the Chi-Square test with SPSS. The results showed the study subjects had normal nutritional status (50.5%) and atopic dermatitis (38.7%). Atopic dermatitis was more common in the overweight and obese nutritional status groups (54.2% and 54.8%). There was a significant relationship between nutritional status and the incidence of atopic dermatitis (p=0.000). Nutritional status was significantly associated with the incidence of atopic dermatitis in adolescents.
Pelayanan Pengobatan Umum dan Mata di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia-4 Joice Kalumpiu; Kurniasari; Ida Effendi; Noviani Prasetyaningsih; Anggraeni Adiwardhani; Yuliana; Jane Florida Kalumpiu
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 08 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Populasi lansia semakin meningkat di seluruh dunia. Dengan bertambahnya umur, fungsi fisiologis mengalami penurunan akibat proses penuaan sehingga penyakit banyak muncul pada lanjut usia. Selain itu adanya proses degeneratif dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga rentan terkena infeksi. Program yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan pemeriksaan kesehatan. Pelaksanaan PKM kali ini diselenggarakan kepada warga di panti sosial tresna werdha budi mulia-4, Jakarta Barat. Kegiatan ini dilakukan pada hari Senin, 11 Juli 2022, jam 09.00-16.30 WIB. Program PKM meliputi pelayanan pengobatan umum dan pemeriksaan mata kepada seluruh peserta. Total peserta adalah 56 orang, dengan cakupan usia peserta antara 45-85 tahun (usia ≥ 60 tahun sebesar 82,1%). Jenis kelamin didominasi oleh wanita yaitu 60,7% (34 orang). Pada pemeriksaan didapatkan peserta dengan BB kurang 25%, obesitas 23,2%, pre-hipertensi 25%, hipertensi 60,7%. Hiperkolesterolemia didapatkan pada 71,4%. Pada pemeriksaan mata, ditemukan semua peserta mengalami gangguan penglihatan (visus). peserta yang mengalami katarak sebesar 73,21%. Berdasarkan analisa data tersebut, maka beberapa masalah kesehatan yang banyak diderita warga panti adalah gangguan keseimbangan gizi, hipertensi, hiperkolesterolemia, gangguan visus, dan katarak.