Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) merupakan jalur pendidikan lanjutan yang berperan penting dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan daya saing lulusan akuntansi. Namun, minat mahasiswa untuk mengikuti PPAk masih relatif rendah karena dipengaruhi berbagai pertimbangan, terutama biaya pendidikan dan prospek pasar kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya pendidikan dan pertimbangan pasar kerja terhadap minat mahasiswa akuntansi mengikuti PPAk, serta menguji peran motivasi sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 103 mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Djuanda angkatan 2022 dan 2023 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics versi 22 melalui regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, koefisien determinasi, dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya pendidikan dan pertimbangan pasar kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat mahasiswa mengikuti PPAk. Kedua variabel tersebut juga secara simultan berpengaruh signifikan, dengan nilai Adjusted R Square sebesar 53,1%. Setelah memasukkan variabel moderasi, kemampuan model meningkat menjadi 65%. Motivasi terbukti memperkuat hubungan antara biaya pendidikan dan minat mengikuti PPAk, tetapi memperlemah hubungan antara pertimbangan pasar kerja dan minat mengikuti PPAk. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan motivasi, pemahaman manfaat pendidikan profesi, serta informasi prospek karier dapat mendorong mahasiswa untuk melanjutkan PPAk.