Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberitaan Hoaks Politik di Youtube Redaksi TV Terhadap Opini Publik pada Pemilu 2024 Ashsiddiqie, Amanda Zahra Sofiyani; Asnurifa, Deswinta; Annabil, Muhammad Naufal; Hasbullah, Muhammad Aditya; Nisa, Pia Khoirotun
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberitaan hoaks politik di kanal YouTube Redaksi TV terhadap opini publik menjelang Pemilu Presiden 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis interpretatif, didukung oleh wawancara, observasi konten video, dan dokumentasi. Objek penelitian difokuskan pada video berjudul “Perhitungan di Stop KPU dan Istana Kalang Kabut, Kecurangan Terbongkar” yang ditayangkan di kanal Redaksi TV, serta tanggapan dari penonton dalam bentuk komentar dan interaksi digital lainnya. Temuan menunjukkan bahwa video tersebut termasuk fabricated content yang menyebarkan disinformasi secara visual dan emosional, yang berpengaruh signifikan terhadap pembentukan opini publik. Banyak komentar menunjukkan respons emosional berupa ketidakpercayaan terhadap KPU dan Bawaslu, serta munculnya tuntutan ekstrem seperti pembubaran pemilu. Fenomena ini dijelaskan melalui teori Spiral of Silence yang menunjukkan bahwa dominasi narasi hoaks dapat membuat opini kritis tenggelam. Penelitian ini menegaskan bahwa hoaks politik di YouTube tidak hanya mengganggu kualitas informasi, tetapi juga berperan dalam memanipulasi persepsi publik dan membahayakan demokrasi digital.
Peran Iklan TikTok dalam Mempengaruhi Pemilih Muda pada Pemilu 2024 Maira, Wanda Halida; Az’zahra, Nadhira; Khobar, Alfyan Majid; Triantama, Zikri; Nisa, Pia Khoirotun
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1238

Abstract

Pemilihan Umum 2024 di Indonesia menjadi momentum krusial bagi partai politik untuk menarik pemilih muda, yang mendominasi lebih dari 50% Daftar Pemilih Tetap (DPT). Seiring berkembangnya media sosial, TikTok muncul sebagai platform yang strategis dalam menyampaikan pesan kampanye politik secara kreatif dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran iklan politik di TikTok dalam mempengaruhi perilaku memilih generasi muda serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi konten kampanye. Temuan menunjukkan bahwa iklan TikTok berperan penting dalam membentuk citra kandidat melalui pendekatan visual, emosional, dan narasi yang relatable. Namun, efektivitas konten dipengaruhi oleh gaya penyampaian, keaslian pesan, kredibilitas penyampai, serta literasi digital pemilih muda. Selain menjadi medium mobilisasi dan personalisasi politik, TikTok juga menimbulkan tantangan berupa polarisasi opini dan penyebaran informasi yang dangkal akibat algoritma platform. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi kampanye dua arah yang komunikatif dan literatif agar dapat mendorong keterlibatan pemilih muda secara kritis dalam proses demokrasi digital.
Co-Authors .F, Muhammad Khadafi Suhaemi Ahmad Zaky, Ahmad Akbar, Fauzan Pahrezi Akbar, Muhammad Fauzi Al Hafiz, Rizki Azhar Alamsyah, Tegar Aleksa, Nur Eka Anahiz, Sarah Annabil, Muhammad Naufal Ardian, Abigail Syafinllah Ardiansyah, M Rizky Ardiansyah, M. Rizky Arief Subhan Arsyada, Syahru Alfin Ashsiddiqie, Amanda Zahra Sofiyani Asmawi Asnurifa, Deswinta Az Zarkasyi, Jafar M. Aziz, Hilmi Azizah, Adhiya Nur Azkia Muharom Albantani Azzahra, Dinda Putri Azzahra, Fathimah Azzahra, Syawla Malika Azzahra, Vendya Shifa Az’zahra, Nadhira ‘Aisy, Firyal Rohadatul Baskara, Vanza Aulia Candra, Adian Chomairha, Vistaufa Wardhatul Damayanti, Lisna Dewi, Shinta Komal Dwisatriyo, Bambang F.N., Daffa Atha Fadhilah, Faiz Nur Aziz Fadhilah, Jihan Fadilah, Fatimah Zahro Fadiyah, Ghaza Ryzki Fahmi, Muhammad Ikhsan Faiziyyah, Ragil Sadirah Faradilah, Nur Farizi, Abdurrahman Al Favian Sirait, Fariza Fitah, Shabrina Nawal Fudholi, Muhammad Ilham Hafair, Arya Putra Hafidz, Hilman Sulaiman Hamka Hamka, Hamka Hana, Mutia Haq, Khaerunnisa Fajriatul Hasanah, Maulida Rizki Hasbullah, Muhammad Aditya Hasidiqi, Hasbi Haya, Auriel Najma Hayyan, Nabil Hazami, Muhammad Haikal Hudhriah, Syarifah Husna, Radiatul Ibadurahman, Yasin Iffah, Ismina Ilham, Muhammad Fahriansyah Istiqomah, Alfina Nur Iswatunnisa, Iis Jazil, Alfan Khoirul Kamil, Abdul Fatah Khobar, Alfyan Majid Khoerunnisa, Nabila Kultsum, Ummi Latifah, Latifatul Lila, Annisa Rahma M, Azka Aisul Mahdani, Ajriya Maira, Wanda Halida Marwazy, Akhmad Mataharembu, Ridhan Maulana, Basyar Arif Mayufid, Ridwan Misnan, Misnan Mohamad Syafri Mubarroq, Farros Arkaan Muhammad Rizki Murodi Murodi Mustofa, Tutur Ahsanil Naftali, Muhammad Lazuardi Nasywa, Mayyada Alfi Novi Sari Nugroho, Yudi Cahyo Octaviona, Vivi Pamungkas, Rio Erdi Pangestuti, Bethari Hana Pasaribu, Salwa Ramadhani Prabandari, Ririn Dwi Prayoga, Muhammad Bintang Purnomo, Anisya Septiawati Putri, Fingkan Aulia Putri, Zhalsabila Maharani Putri. W, Zafira Azzahra Rachman, Fadly Arief Rahayu, Rahma Putri Rahman, Amanda Mutiara Rajabi, Jibran Aufa Ramadhan, Gema Akbar Ramadhan, M Rifki Ramadhan, Muhammad Rifqhi Rayhansyah, Alfridho Rifaldi, Bagus Rizkiyah, Adinda Zulfa Rizqiana, Septi Rozak, Abd. RR. Ella Evrita Hestiandari Sa’id Mubarok, Ilham Bakir Saputro, Puguh Sari, Septiana Shabrian, Wildan Affad Shofwan, Muhammad Hilmi Siti Khotimah Syafani, Nur Arisyah Syamsiar, Syamsiar Taqiyuddin, Muhammad Fathi Tasya, Lulu Mayla Tazakka, Bagas Bejaji Triantama, Zikri Triyana, Devi Ulhaq, Rifqy Dhiya Uli S., Akhmad Yanti, Dewi Yulia Zakaria Zakaria