Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Transformasi Perilaku Menuju Zero Waste Melalui Edukasi Penggunaan Tumbler Indra Bakti; Hastomo, Widi; Saputro, Ahmad Eko; Hudaa, Syihaabul; Ambardi, Ambardi; Chufran, Indra Bakti; Fitriansyah, Reza
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i2.7695

Abstract

Kampanye tumbler telah berhasil meningkatkan kesadaran siswa dan komunitas sekolah tentang dampak negatif limbah plastik terhadap lingkungan. Melalui kampanye ini, pola konsumsi siswa dan seluruh entitas sekolah mengalami perubahan positif, dengan lebih banyak orang beralih dari penggunaan plastik sekali pakai ke penggunaan tumbler yang ramah lingkungan. Komitmen siswa terhadap penggunaan tumbler mencapai 93%, yang membuktikan pentingnya pendidikan dalam membentuk perilaku berkelanjutan dan gaya hidup ramah lingkungan. Kampanye ini berhasil meningkatkan pemahaman tentang pentingnya tumbler sebagai alternatif pengganti plastik sekali pakai, serta diharapkan dapat mendorong sekolah untuk menerapkan kebijakan pengurangan limbah plastik di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan integrasi kampanye tumbler dalam dunia pendidikan, di mana sekolah memiliki kesempatan untuk melibatkan siswa sebagai agen perubahan. Melalui edukasi yang menyeluruh, siswa dapat memahami dampak besar dari perubahan kecil yang mereka lakukan, seperti beralih menggunakan tumbler. Namun, dampak kampanye ini belum dapat diukur secara menyeluruh karena hanya melibatkan dua kelas (X-XI). Agar kegiatan ini dapat berkelanjutan, partisipasi aktif dari guru sangat diperlukan. Kampanye selanjutnya dapat melibatkan orang tua dan masyarakat sekitar sekolah, serta menggunakan konten visual yang menarik untuk menyampaikan pesan lebih efektif.
PRAYING FOR PILGRIMS: WALIMATUSAFAR TRADITIONS AMONG INDONESIAN MUSLIMS Mastanah; Mahsusi; Ahmad Bahtiar; Hudaa, Syihaabul
Penamas Vol 37 No 2 (2024): Volume 37, Issue 2, July-December 2024
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v37i2.674

Abstract

Walimatussafar is a tradition among Indonesians before performing the Hajj pilgrimage. However, this tradition requires a considerable amount of money as the tradition develops in the community. Walimatussafar traditions in Indonesia also vary with the many cultures of the people in Indonesia. The purpose of writing this article is to explain the various walimatussafar cultures that exist in Indonesia. The walimatussafar culture that exists in the community will be studied based on the aspects of whether it is good or not in the view of Islam. The research method used in this research is descriptive qualitative. Data collection conducted by researchers in the form of literature review, articles, books, and interviews with experts. Based on the research conducted by the researcher, it was found that the Javanese and Betawi tribes have different walimatussafar traditions. However, the meaning in it is the same, namely: praying, asking for forgiveness, asking to be prayed for, and asking for a smooth pilgrimage.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam Mata Kuliah Bahasa Indonesia di PTKIN Hudaa, Syihaabul; Mahsusi, Mahsusi; Ying, Luo
Jurnal Konatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Labschool Cibubur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62203/jkjip.v1i2.20

Abstract

Penulisan ilmiah di perguruan tinggi memerlukan strategi khusus dalam upaya mencapai target publikasi yang diinginkan. Salah satu capaian publikasi di perguruan tinggi yang ingin dicapai yaitu mahasiswa mampu menulis di jurnal nasional atau koran digital. Tujuan penulisan artikel ini untuk membahas bagaiamana pelaksanaan KMB di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Jurusan Manajemen Pendidikan. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian mix method dengan pendekatan penelitian tindakan langsung. Responden dalam riset ini berjumlah 119 mahasiswa yang didapatkan dari kelas MP 1A, 1B, 1C, dan 1D. Hasil penelitian ini menemukan bahwa KMB yang diterapkan di Jurusan Manajemen Pendidikan terlaksana dengan baik. Rata-rata yang didaaptkan dari kelas 1A 75,4, 1B 79,5, 1C 79,3, dan 1D 75,8. Publikasi yang didapatkan di dalam kelas ini beragam, di antaranya: jurnal nasional dan koran digital yang melalui proses moderasi. Pelaksanaan model pembelajaran dengan sistem teori-praktik efektif diterapkan sebagai upaya mengatasi masalah penulisan dan pengiriman naskah yang dihadapai mahasiswa.
EDUKASI ORANG TUA SISWA TENTANG PERKEMBANGAN BAHASA DI MEDIA SOSIAL Hudaa, Syihaabul; Nuryani, Nuryani; Agustina, Yumniati; Nurcahyo, Widyat
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.2860

Abstract

Kurangnya pemahaman orang tua dalam menggunakan media sosial membuat anak dapat mengakses dunia maya dengan bebas. Kebebasan inilah yang sering kali dimanfaatkan anak untuk membuat komunitas atau bergabung di dalam komunitas tertentu. Kemudian, di dalam komunitas ini anak-anak memulai interaksi dengan anggota lainnya secara bebas tanpa diketahui oleh orang tua. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan edukasi kepada orang tua terhadap penggunaan media sosial dan perkembangan bahasa saat ini. Pemberian edukasi tentang pentingnya orang tua memiliki media sosial dan memahami cara menggunakan media sosial dapat meminimalisasi terjadinya penyimpangan sikap pada anak. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini menggunakan tindakan langsung dengan beberapa tahapan, di antaranya: pengenalan program, pendataan peserta, pelaksanaan pengabdian dengan sistem luring dan daring, serta evaluasi
KAJIAN GENDER TENTANG DUNIA PENDIDIKAN DI MEDIA SOSIAL: PENELITIAN BIBLIOMETRIK BERBASIS DATA SCOPUS Bahtiar, Ahmad; Hudaa, Syihaabul
Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender JURNAL HARKAT : MEDIA KOMUNIKASI GENDER, 21(1), 2025
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/harkat.v21i1.34973

Abstract

Abstract. The rapid development of social media has influenced various aspects of life, including education and gender construction. These issues have become increasingly complex in line with the growing use of digital media, thus requiring comprehensive scientific mapping. This study aims to map research trends on the theme of gender–education–social media based on metadata from articles indexed in the Scopus database during the period 1995–2023. The novelty of this research lies in its bibliometric approach to analyzing the evolution of keywords, author collaboration, and publication trends both thematically and spatially over a long time span. The data were analyzed using biblioshiny based on RStudio, following these steps: (1) searching for articles using specific keywords, (2) collecting metadata in Excel format, (3) processing the data through biblioshiny, and (4) conducting a descriptive bibliometric analysis. The scope of analysis includes the number of publications, author productivity, international collaboration networks, as well as thematic mapping and keyword evolution. This study is limited to metadata analysis without full-text content review and focuses only on articles available in the Scopus database. The results indicate that female authors dominate publications related to gender issues in Scopus. The most frequent collaborations occurred between authors from the USA–UK, USA–New Zealand, and USA–Canada. This mapping identifies emerging, stagnant, and potentially expandable themes. The study contributes to identifying research gaps and may serve as a foundation for further studies that explore the intersection of gender, education, and social media in more contextual and interdisciplinary ways. Abstrak. Perkembangan pesat media sosial telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan dan konstruksi gender. Isu-isu ini semakin kompleks seiring meningkatnya penggunaan media digital, sehingga memerlukan pemetaan ilmiah yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren riset bertema gender–pendidikan–media sosial berdasarkan metadata artikel yang terindeks dalam database Scopus selama periode 1995–2023. Kebaruan (novelty) dari riset ini terletak pada pendekatan bibliometrik dalam menganalisis evolusi kata kunci, kolaborasi penulis, dan tren publikasi secara tematik dan spasial dalam rentang waktu panjang. Data dianalisis menggunakan biblioshiny berbasis RStudio, dengan tahap: (1) pencarian artikel sesuai kata kunci, (2) pengumpulan metadata dalam format Excel, (3) pemrosesan data melalui biblioshiny, dan (4) analisis deskriptif bibliometrik. Ruang lingkup analisis mencakup jumlah publikasi, produktivitas penulis, jaringan kolaborasi antarnegara, serta peta tematik dan evolusi kata kunci. Batasan penelitian ini adalah tidak dilakukannya telaah isi penuh artikel serta keterbatasan pada artikel yang tersedia di database Scopus. Hasil menunjukkan bahwa penulis perempuan mendominasi publikasi terkait isu gender di Scopus. Kolaborasi paling sering terjadi antara penulis dari USA–UK, USA–New Zealand, dan USA–Canada. Pemetaan ini mengidentifikasi tema-tema yang berkembang, stagnan, dan potensial untuk digali lebih lanjut. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengidentifikasi celah riset (research gap) serta dapat menjadi dasar untuk pengembangan studi lanjut yang mengkaji hubungan antara gender, pendidikan, dan media sosial secara lebih kontekstual dan lintas disiplin. 
SANUSI PANE DALAM UPAYA MENUMBUHKAN KECINTAAN TERHADAP BUDAYA DAN BAHASA INDONESIA: IMPLEMENTASI MELALUI MKWU BAHASA INDONESIA DI PERGURUAN TINGGI Hudaa, Syihaabul; Rahman, Ahmad Syaeful
Journal of Education for The Language and Literature of Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Education for the Language and Literature of Indonesia
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jelli.v1i1.208

Abstract

The history of the emergence of culture and language in Indonesia has been a long process. In fact, some of them involve several important shops in it, one of which is Sanusi Pane. Sanusi pane became one of the figures who contributed in the form of literary works in which there was a mandate to foster a love for Indonesian culture and language. However, in this modern era, Sanusi Pane is not well known by the millennial generation. The purpose of writing this article is to analyze the work of Sanusi Pane, in which there is an effort to foster a love for Indonesian culture and language. Then, the researchers attempted to implement these values ​​through the Indonesian Language MKWU in universities. The method used in this research is qualitative using a content analysis approach. The text is studied using an objective literary study. By conducting an objective study, the researcher focuses on the text that is the material of the study. Then, the findings are analyzed based on aspects that contain love for culture and language. Furthermore, the findings are presented in the Indonesian language MKWU during the material history and language development.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA DENGAN SIMULASI TES UKBI SEBAGAI TES STANDAR BAHASA INDONESIA Hudaa, Syihaabul
Salingka Vol 16, No 1 (2019): SALINGKA, Edisi Juni 2019
Publisher : Balai Bahasa Sumatra Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/salingka.v16i1.229

Abstract

Indonesian people in the correct language practice often find language barriers, one of them is the application of Indonesian language rules. In fact, in appreciating the Indonesian language, the general public is not aware of a standard test that measures language skills, namely UKBI. The purpose of writing this article is to convey that the UKBI simulation test can be used in an effort to measure ability and improve the language skills of the general public. The method used in this study is direct action by providing training. Value retrieval is carried out in two cycles, so that the differences can be seen before training. The author found a significant increase in the Semanan community's language skills. Cycle I shows the existence of a community that has a predicate: limited to 7%, marginal 7%, average 23%, middle 36%, and superior 27%. Conversely, cycle II shows an increase in predicate, namely: 17%, middle 47%, superior 33%, and very superior 3%. It can be seen that the results of the second cycle have no more people with a limited predicate.
Pemanfaatan Facebook untuk Penyebaran dan Pelestarian Bahasa Daerah Hudaa, Syihaabul; Nuryani; An Nur, Muhammad Jabal
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v12i1.46812

Abstract

Bahasa Jawa sebagai salah satu bahasa daerah yang ada di Indonesia telah masuk sebagai muatan lokal di sekolah di berbagai tingkat. Guru dapat memanfaatkan facebook untuk menyebarkan bahasa Jawa sekaligus melestarikan bahasa Jawa melalui unggahannya. Unggahan ini juga dapat memicu pembaca untuk memberikan komentar dengan menggunakan bahasa Jawa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya guru dalam melakukan penyebaran dan pelestarian bahasa Jawa melalui facebook. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada satu akun facebook guru Bahasa Jawa. Guru Bahasa Jawa yang menjadi subyek penelitian adalah guru di SMPN 2 Plaosan Magetan. Guru Bahasa Jawa di sekolah tersebut selalu menggunakan bahasa Jawa dalam mengunggah atau melakukan update status. Berdasarkan pengamatan, dengan unggahan-unggahan berbahasa Jawa tersebut banyak pembaca yang memberikan komentar dengan menggunakan bahasa Jawa juga. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa media sosial facebook dapat dimanfaatkan sebagai saran penyebaran dan pelestarian bahasa dareah, khususnya bahasa Jawa. 
Identity and Piety: Critical Discourse Analysis on Indonesian Ulema Council’s Fatwa about The Law Using Non-Moslim Religious Attributes Subuki, Makyun; Akmal, Hilmi; Hudaa, Syihaabul
AHKAM : Jurnal Ilmu Syariah Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajis.v23i2.31280

Abstract

In December 2016, shortly after the Action to Defend Islam 212 was held, the Indonesian Ulema Council published a fatwa on the Law Using Non-Muslim Religious Attributes. This fatwa reaped controversy because it was followed by sweeping action by a number of mass organizations against the Christmas attribute. Since this fatwa caused controversy, this study sought to examine it with a critical discourse analysis approach. This study covers three dimensions of the fatwa: the textual dimension, the dimension of discursive practice, and the dimensions of social practice. Based on the analysis that has been carried out, this study has three findings. First, linguistic analysis of this fatwa  showed  that  the  fatwa  is  an  ideological  text.  Furthermore,  this  fatwa has intertextuality with other texts, namely the opinions of previous ulemas, which also prohibit the use of religious attributes of non-Muslims. Second, as a discursive practice, this fatwa affirms the view of several religious mass organizations that not only forbid wearing religious attributes of non-Muslims but also at the same time justified their attitude in sweeping against the religious attributes  of  non-Muslims,  for  example,  Islamic  Front  Defense  (FPI)  and Klaten Islamic Paramilitaries (LAKIK). Third, situationally and institutionally, this  fatwa  is  possible  to  be  issued  not  only  because  of  the  encouragement of several mass organizations that consider that using religious attributes of non-Muslims is haram but also because of the influence of consolidation of these mass organizations, which rich their peak level after the series of Action to Defend Islam. Lastly, a value system that views identity as permanent and unchanging in Indonesian Muslim society is still very dominant, so it is also determining the issuance of this fatwa.  Pada  bulan  Desember  2016,  tak  lama  setelah  Aksi  Bela  Islam  212 digelar, Majelis Ulama Indonesia menerbitkan fatwa tentang Hukum Penggunaan Atribut Keagamaan Non-Muslim. Fatwa ini menuai kontroversi karena disusul aksi sapu bersih sejumlah ormas yang menentang atribut Natal. Karena fatwa ini menimbulkan kontroversi, maka penelitian ini berupaya mengkajinya dengan pendekatan  analisis  wacana  kritis.  Kajian  ini  mencakup  tiga  dimensi  fatwa: dimensi  tekstual,  dimensi  praktik  kewacanaan,  dan  dimensi  praktik  sosial. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, penelitian ini mempunyai tiga temuan. Pertama,  analisis  kebahasaan  fatwa  ini  menunjukkan  bahwa  fatwa  tersebut merupakan  teks  ideologis.  Lebih  lanjut,  fatwa  ini  memiliki  intertekstualitas dengan  nash  lain,  yaitu  pendapat  para  ulama  terdahulu  yang  juga  melarang penggunaan atribut agama non-Muslim. Kedua, sebagai praktik diskursif, fatwa ini mengafirmasi pandangan beberapa ormas keagamaan yang tidak hanya melarang pemakaian  atribut  keagamaan  non-Muslim  namun  sekaligus  mem sikapnya dalam melakukan penyisiran terhadap atribut keagamaan non-Muslim, mislanya Front Pembela Islam (FPI) dan Laskar Islam Klaten (LAKIK). Ketiga, secara situasional dan institusional, fatwa ini dimungkinkan dikeluarkan bukan hanya  karena  dorongan  dari  beberapa  ormas  yang  menganggap  penggunaan atribut keagamaan non-Muslim haram, namun juga karena pengaruh konsolidasi ormas-ormas  tersebut,  yang  besar  di  mana  puncaknya  setelah  rangkaian  Aksi Bela  Islam.  Terakhir,  sistem  nilai  yang  memandang  identitas  sebagai  sesuatu yang  permanen  dan  tidak  berubah  dalam  masyarakat  Islam  Indonesia  masih sangat dominan sehingga ikut menentukan dikeluarkannya fatwa ini. 
Portrait of Equality, Justice, and Humanitarian Crisis in Scopus Database: A Bibliometric Study Hudaa, Syihaabul; Ying, Luo; D'Agustino, Matteo
International Journal Ihya' 'Ulum al-Din Vol. 26 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ihya.26.1.20285

Abstract

Equality, justice, and humanitarian crises are complex issues for people worldwide. These issues have always interested researchers worldwide and have been published in the Scopus database. The purpose of writing this article is to analyze articles that have been published in the Scopus database. Researchers try to find exciting research throughout the year using keywords in research that are trending research topics. This research is included in a literature study using descriptive qualitative analysis. Researchers traced the keywords in this study: equality, justice, and humanitarian crises, then collected them in CSV files. The collected data was analyzed using bibliometric analysis using bibliophily. It was found that authors from the Americas and Europe dominate the Scopus database. In addition to the authors, the journals that published the issue were from the Americas and Europe. The topics researchers are talking about from the results of bibliometric mapping include human and humanitarian crises, war, mental health, military intervention, migration, and others.