Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

OPTIMALISASI KINERJA MESIN PENDINGIN GUNA MENJAGA KUALITAS BAHAN MAKANAN DI ATAS KAPAL MT. PUJAWATI Yanu Suryaman; Darul Prayogo
Dinamika Bahari Vol 9 No 1 (2018): Edisi Oktober 2018
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.309 KB) | DOI: 10.46484/db.v9i1.84

Abstract

Salah satu penunjang yang sangat vital dan berhubungan dengan kesejahteraan dankesehatan adalah Mesin Pendingin untuk menjamin kualitas dan kuantitas bahan makanan.Untuk daging dan ikan yang masih baik adalah daging dan ikan tersebut tidak lembek, tidakbusuk dan saat disimpan dapat membeku seluruhnya dan bila perlu mengkristal. Agar bahanmakanan tetap baik, perlu suhu penyimpanan ± 2o C. Untuk penyimpanan daging dan ikankita perlu suhu penyimpanan ± 15o C. Kurang maksimalnya kerja mesin pendingin dipengaruhi oleh berbagai faktor, baikfaktor internal seperti jumlah jam kerja mesin. Untuk faktor eksternalnya hal ini sangatterkait dengan kurangnya perawatan terhadap mesin pendingin. Dalam penelitian yangpenulis lakukan ada beberapa faktor yang sangat berpengaruh dalam kelancaran operasionaldari mesin pendingin makanan. Adanya bunga es pada pipa-pipa evaporator merupakan masalah yang paling sering terjadi pada kerja evaporator. Hal ini terjadi bila suhupermukaan pipa bersuhu lebih rendah dari 00 (temperatur beku air). Berikutnya adalah Kurang baiknya proses kondensasi. Saran yang diberikan dalam masalah ini yakni: Segeratutup kembali pintu ruang pendingin pada saat masuk atau keluar ruang pendingin sertamelakukan pemantauan dan perawatan secara berkala terhadap jumlah freon melalui gelasduga dan minyak lumas yang terdapat pada kompresor. Agar proses kondensasi freonsempurna dan dapat mencukupi kebutuhan pendinginan, maka lakukan perawatan kondensordengan baik. Untuk kondisi normal sebulan sekali dan apabila dalam kondisi darurat dapatdilakukan pembersihan dan pengecekan secepatnya. Melakukan pengecekan secara berkalaterhadap adanya kebocoran pada instalasi mesin pendingin. Melakukan pemantauanterhadap minyak lumas yang terdapat pada kompresor serta kondisi dari oil separator agarminyak lumas tidak ikut mengalir bersama freon ke dalam sistem yang akan dapatmenyebabkan terjadi endapan-endapan minyak dan gelembung-gelembung udara. Melakukanpengecekan terhadap thermo-expansion valve, jika suhu pada ruang pendingin masih tinggisetel thermo-expansion valve tersebut dengan memutar baut ke kiri atau ke kanan dan gantidengan yang baru bila perlu
OPTIMALISASI PERAWATAN DEEPWELL CARGO PUMPS GUNA MEMPERLANCAR KEGIATAN BONGKAR MUAT DI ATAS KAPAL MT. CORAL RIGIDA Awel Suryadi; Darul Prayogo; Ruly Samratulangi
Dinamika Bahari Vol 9 No 2 (2019): Edisi Mei 2019
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.194 KB) | DOI: 10.46484/db.v9i2.94

Abstract

Pelabuhan merupakan tempat kapal berlabuh dan bersandar, naik atau turunpenumpang dan bongkar/muat barang. Sebagai bagian dari mata rantai transportasi laut,fungsi pelabuhan adalah tempat pertemuan (interface) dua moda angkutan atau lebih sertainterface berbagai kepentingan yang saling terkait. Dalam aktivitasnya pelabuhanmerupakan sarana yang penting dan strategis untuk pertumbuhan perekonomian suatunegara, itu terbukti dari banyaknya kapal yang berkunjung di Pelabuhan negara tersebut. Kegiatan bongkar muat dilaksanakan pada waktu 23.00 waktu setempat dikarenakanpihak terminal mengadakan pendinginan cargo line di darat. Dengan cargo line menanjakkeatas bukit mengakibatkan rasio cargo tiap jamnya hanya sedikit. Setelah beberapa jammengadakan kegiatan bongkar muatan, pada jam jaga Thrird Officer yang dimana cadet ikutserta dalam kegiatan jaga cargo dan Chief Officer sedang mengadakan pengecekan muatandan pada saat itu juga deepwell cargo pumps mengeluarkan asap dan suara yang keras. Faktor penyebab terlambatnya kegiatan bongkar muatan diatas kapal akibat kurangnyaatau tidak adanya pemeliharaan dan perawatan terhadap peralatan deepwell cargo pumps.Perusahaan pelayaran harus melakukan penyeleksian terhadap pelaut yang ingin bergabungatau mengadakan pelatihan kepada pelaut sebelum mereka bergabung diatas kapal, agarsesuai dengan criteria yang diinginkan. Mualim I di atas kapal hendaknya selalu memeriksa pekerjaan perwira lainnya agarsesuai dengan yang dikehendaki dan mendapatkan hasil yang memuaskan.
ANALISIS PENERBITAN LAPORAN SURVEYOR PADA EKSPOR KONDENSAT MT. NEW ADVANCE DI HUSKY AREA MADURA STRAIT MARINE TERMINAL Nur Rohmah; Darul Prayogo; Diyan Pratiwi
Dinamika Bahari Vol 10 No 1 (2019): Edisi Oktober 2019
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.744 KB) | DOI: 10.46484/db.v10i1.118

Abstract

ABSTRACT Husky-CNOOC Company Madura Limited (HCML) is a representative of the Government of the Republic of Indonesia to carry out oil and gas exploration and exploitation activities including condensate in the Madura Strait Block. Condensate will be distributed to domestic and foreign buyers. The factor influencing the smooth export in HCML is the completeness of the Goods Export Notification (PEB) documents in the form of a surveyor (LS) report. If LST does not issue, the company's quota will not be fulfilled as planned. This study aims to determine the flow, constraints, and efforts made in issuing survey reports on MT condensate exports. New Advance in the Husky Area Madura Strait Marine Terminal. The writer uses a qualitative descriptive method by explaining the data in detail based on the facts. For data collection methods, the authors make observations, interviews, documentation, and literature studies. To publish surveyor reports there are several stages that must be carried out along with the completeness of supporting documents such as Export Approval Letter (SPE). In the conduct of MT condensate exports. New Advance found obstacles in the issuance of surveyors because SPE had expired and bad weather at Madura Strait Marine Terminal. Efforts were made to overcome this by meeting with relevant parties such as INSW (Indonesian National Single Window), Ministry of Trade, SKK Migas, and Central Customs and Excise , check SPE documents regularly and establish good communication between parties
TATA KELOLA PENGASUHAN TARUNA DALAM MASA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN POLITEKNIK ILMU PELAYARAN (PIP) SEMARANG Vega F Andromeda; Irma Shinta Dewi; Darul Prayogo; Firdaus Sitepu; Tony Santiko; Moh. Zaenal Arifin
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol 22, No 2 (2022): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.945 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v22i2.317

Abstract

Pendidikan vokasi pelayaran adalah pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu  dibidang pelayaran. Di era kemajuan teknologi informasi seperti sekarang ini, banyak sekali pengaruh-pengaruh baik maupun buruk yang berpotensi ditiru atau diikuti oleh para peserta didik. Pola pengasuhan yang tepat juga menjadi kunci penting dalam meningkatkan kualitas peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan tata kelola pendidikan dan pengasuhan taruna dari semester I sampai dengan semester VIII di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pengambilan data penelitian melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Sedangkan analisis data penelitian menggunakan pola interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tahap perencanaan tata kelola pengasuhan taruna PIP Semarang telah menerapkan pembinaan karakter dan kesamaptaan fisik taruna dan siswa yang berorientasi pada terwujudnya lulusan yang Prima, Profesional dan Beretika (GUNAWISISTA, NIMPUNA, SISTACARA). Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengasuhan taruna di PIP Semarang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilaksanakan untuk mengawasi atau memonitor apakah pelaksanaan tata kelola pengasuhan taruna telah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Kata kunci :Tata Kelola,Pengasuhan, Taruna
PERSEPSI SEKOLAH PELAYARAN MENGGUNAKAN GAP ANALISIS Darul Prayogo
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i1.6577

Abstract

Hingga saat ini, sekolah kedinasan cenderung memiliki sifat kaku, keras, militer, senioritas, identik bekerja pada pemerintahan dan kurang menampilkan sisi akademik. Artikel ini dibuat untuk memberikan gambaran mengenai gap antara keinginan dan kenyataan yang memuat kondisi akademik, permakanan dan asrama khususnya di Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang.Harapan dari taruna untuk semua variabel tidak mencapai 100%, Artinya ada kesenjangan antara harapan taruna terhadap persepsi akademiknya, arama dan permakanan. Nilai yang lebih rendah berarti kesenjangannya lebih tinggi, Dapat disimpulkan bahwa Ketersediaan peralatan penunjang (jam, remote AC, spidol, penghapus, dll), Asrama mempunyai fasilitas yang memadai, tertib dan aman.tidak memenuhi harapan taruna, serta menu makan dan variasinya tidak memenuhi harapan Taruna.Hal Ini terjadi karena jumlah Taruna melebihi kapasitas asrama serta perlunya renovasi karena bangunan sudah berumur lebih dari 34 tahun, serta masih terdapat intimidasi dari senior sehingga Taruna merasa tidak nyaman berada di kelas atau asrama.
Kajian Manajemen Biaya Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pada Perguruan Tinggi Bidang Maritim Teguh Purnomo; Nafi Almuzani; Darul Prayogo; Abdi Seno
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 18, No 2 (2021): OCTOBER 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v28i2.37280

Abstract

The purpose of the research is review the cost of education on the ability to pay and assessment of student satisfaction in uni-versities, especially in the maritime field. Research is outlined in the description taken data from several information retrieval techniques, further literature studies are used as support for nar-rative development. The results illustrate students provide a good assessment of the cost of education and the quality of services held but the concept of budgeting mechanisms is still not affordable information by students. To improve the quality of service quality, in accordance with applicable regulations and policies, in the implementation of monitoring and evaluation of service quality, agencies/educational institutions are required to take customer satisfaction assessment. In the development of realizing a quality education, of course the implementation will not be separated from the financing element. In universities, the cost of education is still a major issue in the implementation of education. The benefits of the research are expected to contribute informa-tion to the mechanism of cost budgeting and improve-ment of education services as well as provide an understanding of the importance of balance of education costs, quality of education services and become a reference for further research from observations.
PENGARUH PRAKTEK LAUT/PRAKTEK DARAT TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA Darul Prayogo; Indarmawan Indarmawan
E-Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Akuntansi STIE Semarang (SNMAS) Vol 2 No 1 (2021): Seminar Nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 - Ekonomi Kreatif dan UMKM
Publisher : STIE Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang merupakan salah satu pendidikan tinggi kedinasan di Indonesia. Untuk mencapai tujuan pendidikan yang maksimal, pendidikan tinggi mempunyai tiga tugas pokok atau biasa dikenal dengan Tri Darma perguruan tinggi. Tri darma perguruan tinggi terdiri atas pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Praktek Laut/Praktek Darat (Prala/Prada) merupakan salah satu mata kuliah semester 5 dan 6 antara dunia pendidikan dengan dunia kerja (perusahaan pelayaran). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan regresi linier sederhana. Penelitian dilakukan pada Taruna Teknika kelas Mandiri angkatan tahun 2016/2017 sejumlah 30 Orang. Tempat Penelitian dilaksanakan PIP Semarang. Variabel bebas yang digunakan adalah nilai hasil Prala/Prada sedangkan Variabel terikat yang digunakan adalah minat berwiraswasta Taruna Teknika PIP Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sumbangan yang diberikan hasil Prada/Prala kategori rendah. Artinya bahwa sumbangan hasil Prala/Prada terhadap minat berwiraswasta Taruna Teknika PIP Semarang dikatakan sangat kecil yaitu sebesar 26,97%, sedangkan 73,04% disebabkan oleh faktor lain yang berhubungan dengan minat berwiraswasta. Dengan demikian, minat berwirausaha Taruna Teknika PIP Semarang tidak hanya dipengaruhi oleh hasil nilai Prala/Prada saja, melainkan minat dari Taruna Teknika PIP Semarang itu sendiri untuk berwiraswasta. Abstract Marine Science Polytechnic Semarang is one of the official higher education institutions in Indonesia. To achieve maximum educational goals, higher education has three main tasks or commonly known as the Tri Dharma of Higher Education. The tri dharma of higher education consists of education, research and community service. Sea Practice/Land Practice (Prala/Prada) is one of the 5th and 6th semester courses between the world of education and the world of work (shipping companies). The research method used is descriptive quantitative using a simple linear regression approach. The research was conducted on 30 people in the class of independent technical cadets class 2016/2017. The place of research was carried out by PIP Semarang. The independent variable used is the result value of Prala/Prada while the dependent variable used is the interest in entrepreneurship of PIP Semarang Taruna Teknika. The results showed that the donations given were in the low category of Prada/Prala. This means that the contribution of Prala/Prada results to the interest in entrepreneurship of the Technicala PIP Semarang cadets is said to be very small at 26.97%, while 73.04% is caused by other factors related to the interest in entrepreneurship. Thus, the entrepreneurial interest of the PIP Semarang Taruna Teknika Semarang is not only influenced by the results of the Prala/Prada scores, but also the interest of the PIP Semarang Technical Cadets themselves to become entrepreneurs.
PENGONTROL PH OTOMATIS DALAM CASCADE TANK PADA KETEL UAP BANTU Ubaidillah, Reza; Narto , Amad; Arifin, Moh. Zaenal; Prayogo, Darul
Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi Vol. 1 No. 1 (2023): Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember dan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Automation is often used to save manpower and reduce human error rates. One of the uses of technology automation in shipping is monitoring and controlling pH in the cascade tank on the auxiliary steam boiler automatically. This study aims to facilitate the control of pH and the addition of chemical pH up and pH down automatically. The method used is research and development (RnD). The manufacture of this design uses a pH sensor E-201-C as a measuring instrument, Arduino Uno as a microcontroller, a 16×2 I2C LCD as a monitor to display pH values, and a peristaltic pump as an addition to the liquid pH up or down when the pH is inside. cascade tank auxiliary steam boiler is less or more. The way this design works, there are three measurement indices in the process of measuring pH values, namely pH expressed by high pH, ​​normal pH, and low pH. This tool is expected to be able to facilitate the understanding of students in learning the working principle of an automatic pH controller that will be applied on a ship. ABSTRAK Otomatisasi sering digunakan untuk menghemat tenaga dan untuk pengurangan tingkat kesalahan yang disebabkan manusia. Salah satu pemanfaatan otomatisasi teknologi pada pelayaran adalah dengan cara memonitoring dan pengontolan pH dalam cascade tank pada ketel uap bantu secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan dalam pengontrolan pH serta penambahan chemical pH up dan pH down secara otomatis. Metode yang digunakan yaitu research and development (RnD). Pembuataan rancang bangun ini menggunakan sensor pH E-201-C sebagai alat ukur, arduino uno sebagai mikrokontroller, LCD 16×2 I2C sebagai monitor untuk menampilkan nilai pH, serta pompa peristaltik sebagai penambah cairan pH up atau pH down ketika pH yang ada di dalam cascade tank ketel uap bantu kurang atau lebih. Cara kerja rancang bangun ini terdapat tiga indeks pada proses pengukuran nilai pH yaitu pH dinyatakan dengan pH tinggi, pH normal, dan pH rendah. Alat ini diharapkan mampu mempermudah pemahaman peserta didik dalam mempelajari prinsip kerja pengontrol pH otomatis yang akan diterapkan di atas kapal.
PERSEPSI SISWA DALAM MELANJUTKAN PENDIDIKAN TINGGI DI BIDANG MARITIM PADA ERA DIGITAL Tri Cahyadi; Darul Prayogo; Damar Isti Pratiwi; Taruga Runadi
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i2.5707

Abstract

The present study aimed to investigate students’ perception in pursuing maritime higher education in digital era. It involved 72 students from 3 different majors in an Indonesian maritime higher education. This study used a quantitative research design which was facilitated by a survey questionnaire to gather the data. The questionnaire was in the form of 5-Likert scale consisting of 4 categories: education quality, economic motif, job availability, and self-competence. The data were analyzed using SPSS 25 employing Parametric tests analysis: descriptive statistics, Pearson r correlation, and Cohen d coefficient to find out the factors affecting students’ acceptance in continuing their degree in maritime higher education. The results showed that the students considered economic motif as the highest factor affecting their choice in pursuing higher degree in maritime sectors. Followed by job availability and self-competence, these factors became very important in competing toward professional maritime sectors. The lowest factor was education quality, yet the maritime higher education should keep up with improving maritime education quality as maritime industries developed fast in digital era. Some recommendations have been discussed to give insightful opinion for education policy makers and managerial board of maritime higher education institutions.
SOSIALISASI KESEHATAN & KESELAMATAN KERJA SERTA PERLINDUNGAN LINGKUNGAN MARITIM BAGI MASYARAKAT NELAYAN DI KABUPATEN KEBUMEN Narto, Amad; Husna, Iksiroh El; Prasetyo, Anugrah Nur; Pramudita, Manungku Trinata; Kensiwi, Fitri; Suryandari, Upik; Prayogo, Darul
Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): JTSE Vol.2 No.2 2024
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46484/jtse.v2i2.785

Abstract

Sosialisasi kesehatan dan keselamatan kerja serta perlindungan lingkungan maritim bagi masyarakat nelayan dilaksanakan di Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan oleh Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang yang bertujuan untuk pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk nyata akan pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja serta perlindungan lingkungan maritim yang berkomitmen untuk keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi berikutnya.