Claim Missing Document
Check
Articles

Simulasi Proses Pengisian Bak Pengumpul PDAM dari Raw Water Intake dengan Kontrol PID Tetti Novalina Manik; Nurma Sari; Nurul Aina
Jurnal Fisika FLUX Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2011
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (988.047 KB) | DOI: 10.20527/flux.v8i1.3104

Abstract

Sistem pengolahan air bersih terdiri dari beberapa unit yakni Raw WaterIntake, bak pengumpul, Pulsator, Filter, Storage Well, Reservoir dan Clear Well. Padadasarnya proses pengolahan air bersih pada tiap unit sudah dilakukan secaraotomatis namun untuk pengoperasian pompa masih dilakukan secara manual,khususnya pada pengisian bak pengumpul dari raw water intake. Penelitian inimemodelkan penggunaan kontrol otomatis untuk mengatur proses pengisian bakpengumpul dari raw water intake. Kontrol otomatis yang digunakan yaitu pengontrolPID. Pengontrol PID berguna untuk mendapatkan kestabilan sistem pengisian bakpengumpul PDAM dan Simulasi pengontrolan PID ini dilakukan dengan menggunakansofware Labview 7.1. Simulasi ini merupakan top level VI yang terdiri dari 3 buahsubVI yakni subVI bak pengumpul berfungsi untuk menghasilkan level air aktual danmenghitung debit air yang keluar dari bak pengumpul, subVI pengontrol PID berfungsiuntuk menghasilkan sinyal kontrol dan subVI kontrol valve berfungsi untukmenghasilkan persentase bukaan valve. Dari hasil penelitian didapatkan bahwaproses pengisian bak pengumpul PDAM dari raw water intake dapat diperoleh cukupdengan memasang pengontrol integral (I) saja, karena dengan nilai konstanta I (Ki) =3,985 sudah dapat menghasilkan sistem pengisian bak pengumpul PDAM yang baikpada waktu 2656 detik.
Potensi Nanokomposit Fe3O4@C dari Bijih Besi Sebagai Pendeteksi Kadar Glukosa Sadang Husain; Suryajaya Suryajaya; Ninis Hadi Haryanti; Tetti Novalina Manik; Rodiansono Rodiansono; Sepfina Monica Hutasoit; Agus Riyanto; Sudarningsih Sudarningsih
POSITRON Vol 9, No 2 (2019): November Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1058.126 KB) | DOI: 10.26418/positron.v9i2.32771

Abstract

Sintesis nanokomposit Fe3O4@C dari bijih besi Tanah Laut dan sumber karbon dari gula pasir telah dilakukan dengan menggunakan metode kopresipitasi dan metode hidrotermal. Penelitian dilakukan untuk mengetahui karakteristik Fe3O4@C berbahan bijih besi. Sebanyak 6 g bijih besi digunakan sebagai bahan baku pembuatan Fe3O4. FeSO4.7H2O digunakan sebagai sumber ion Fe2+. Sampel diaduk dengan menggunakan temperatur 70oC dengan kecepatan adukan 450 rpm. Karbon (C) disintesis menggunakan metode hidrotermal pada temperatur 300oC dengan menambahkan etilon glikol sebagai surfaktan. Sampel Fe3O4 dan C digabung pada suhu 250oC selama 30 menit dengan kecepatan 500 rpm. Sampel  Nanokomposit Fe3O4@C dikarakterisasi menggunakan Vibrating Sample Magnetometer, Fourier Transform Infrared, Transmission Electron Microscopy, serta elektrokimia. Dari penelitian, diperoleh nilai magnetisasi saturasi sebesar 24,82 emu/g, jenis ikatan yang terdapat dalam nanokomposit Fe3O4@C adalah ikatan Fe-O, C=O, C=N dan O-H, distribusi ukuran partikel dalam rentang 5 nm – 20 nm, dengan rata-rata ukuran partikel 12 nm, serta nilai sensitivitas 0,285 mA/ppm.
Education for The Improvement of Student Awareness on Cleanliness and Environmental Health Sudarningsih Sudarningsih; Fahruddin Fahruddin; Tetti Novalina Malik; Ibrahim Ibrahim; Dzikri Dzikri; Ella Rachmawati Dwi Putri
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 7 No 3 (2023): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta (DIS) Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/je.v7i3.792

Abstract

The results of the situation analysis show that poor hygiene conditions and sanitation facilities that do not comply with health standards occur at SMAIT ANIC, Banjarbaru City, South Kalimantan. Based on the results of this analysis, the Community Partnership Program (PKM) seeks to solve this problem. The PKM program implemented as a solution is education about cleanliness, to increase the school community's knowledge and awareness of the importance of school cleanliness. School cleanliness plays a role in the implementation of education in schools. The method used in the activity is a lecture with questionnaires given before and after the activity as a means of evaluation. This activity also emphasizes active participation from all parties involved, including students and teachers, as well as school administration staff. The results of the activity showed an increase in students' understanding and awareness of the meaning of school cleanliness and sanitation. These results indicate that the objectives of this PKM program have been achieved. Increasing knowledge will certainly have an impact on environmental cleanliness and clean-living habits of students.
Karakteristik Akuistik Interior Ruangan Menggunakan Metode Elemen Batas Jamiatur rasyidah; Tetti Novalina Manik; Nurma Sari
Jurnal Natural Scientiae Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jns.v3i1.8750

Abstract

Telah dilakukan penelitian penentuan karakteristik akustik interior ruangan menggunakan Metode Elemen Batas (Boudary Element Method, BEM). Model ruang/ objek yang digunakan berbentuk persegi berukuran 18 m x 8 m x 3,5 m dengan asumsi permukaan rigid (keras). Ruang objek didiskritisasi menjadi 56 elemen dan 170 node. BEM merupakan salah satu metode untuk menyelesaikan masalah-masalah numerik. BEM memiliki keunggulan utama yaitu hanya permukaan sumber akustik yang didiskritisasi sehingga mengurangi dimensi persoalan yang dipecahkan, menghemat waktu komputasi dan akurasi yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan menentukan karakteristik akustik dalam domain interior yaitu tekanan akustik dan kecepatan potensial yang kemudian divisualisasikan menggunakan software MATLAB. Ada empat kasus yang akan diuji yaitu, pertama semua sumber suara ada pada permukaan ruangan, kedua sumber suara berasal dari dua buah loudspeaker, ketiga sumber suara berasal dari satu buah loudspeaker dan keempat sumber suara berasal dari dua buah loudspeaker dengan dua buah bidang permukaan diberi bahan penyerap. Hasilnya menunjukkan nilai minimum dan maksimum tekanan pada titik medan (field point) kasus pertama, kedua, ketiga dan keempat masing-masing adalah 31,768 Pa dan 1664,600 Pa; 0,019 Pa dan 1,278 Pa; 0,018 Pa dan 1,742 Pa; 0,028 Pa dan 1,283 Pa. Waktu dengung yang diperlukan pada kasus pertama, kedua, ketiga dan keempat berturut-turut adalah 1,06 detik, 1,25 detik, 1,27 detik dan 0,7 detik. Waktu dengung pada kasus keempat lebih kecil dibandingkan pada kasus kedua dengan selisih 0,55 detik (sama-sama diberi perlakuan yang sama akan tetapi pada kasus keempat diberi bahan penyerap). Hal ini memperlihatkan bahwa dua buah sumber bunyi dengan kekuatan sama dapat menyebabkan waktu dengung yang berbeda bila bahan permukaan ruangan diganti dengan bahan yang mempunyai koefisien serapan tertentu. Selain itu, didapatkan pengurangan kebisingan pada kasus keempat sebesar 2,5 dB.
Perluasan Kinerja Akustik Limbah Kayu Batang Kelapa Sawit Termodifikasi Bahan Formaldehida Manik, Tetti Novalina; Shaliha, Shaliha; Siregar, Simon Sadok; Santoso, Tanto Budi; Yahya, Iwan; Mashuri, Mashuri; Zainuri, Muhammad; Darminto, Darminto
POSITRON Vol 12, No 2 (2022): Vol. 12 No. 2 Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.893 KB) | DOI: 10.26418/positron.v12i2.55963

Abstract

Chemical modifications for waste oil palm trunks had carried out as acoustic material. This modification was conducted in two stages. Firstly, formalization with formaldehyde solution and secondly is impregnation with melamine-formaldehyde resin. Formalization was conducted in alkaline condition (pH 10) for 3 days and 5 days. Impregnation was carried out under pressure 3 bar and 5 bar and held for an hour. For completed these modification, the samples was cured at 120oC for 10 minutes and then dried at (103±2)oC to reached moisture content of less than 6%. This modification has changed the chemical structure and the morphology of wood, as shown by the FTIR and SEM results. The samples became denser, stronger and more rigid. Furthermore, the mechanical and physical properties of modified wood are also increasing. The absorption coefficient decreases with increasing formalization time and impregnation pressure. Based on trend of absorption coefficient, BKS wood can be applicated as resonant absorber with work class from A to class B and D.
Seni Musik Tifa Sebagai Media Pembelajaran Sejarah Afrika-Papua Di Rusunawa Banjarbaru Tanto Budi Susilo; Krisdianto Krisdianto; Tetti Novalina Manik; Thresye Thresye
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.11943

Abstract

Tulisan ini, bagian program pengabdian masyarakat; dengan judul “Podcast: Seni sebagai media pembelajaran sains” tiga tahun lalu. Berikut ini ulasannya; tifa atau Jimbe (bahasa Mali, djembe: kumpul) merupakan instrumen musik modern dan/atau kontemporer yang berasal dari negara Jamaica, Amerika Tengah. Instrumen ini mengandung memori dan simbolisasi penindasan bangsa Mali-Afrika Barat, dihinakan, dihewankan dan diperbudak oleh bangsa Spanyol, di benua Amerika, era kolonialisasi (abad 15-17), sebelum pindah kuasa ke Inggris (abad 17-19). Adalah dia, manusia Afrika Barat menyuarakan dan mengekspresikan sedihnya di atas drum, bedug atau djembe/kendang. Era milinialisasi, Si Mali, Si Jimbe hadir kembali untuk menghibur, untuk menuntun perasaan bangsa manusia dengan nada tersendiri dan unik. Terdapat tiga nada pada jimbe; nada tinggi ada di bagian tepi jimbe, sedang ada di bagian agak tengah jimbe dan rendah ada di bagian tengah jimbe. Patitur jimbe terletak pada cara drummer memainkan dengan kecepatan dan variatif. Metode Structural Equation Modelling (SEM) digunakan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap performance lagu Tifa Afrika, sebagai berikut; sangat mengerti (14,8%), mengerti (56,5%), kurang mengerti (28,2%) dan tidak mengerti (0,5%). Diharapkan seni musik dapat digunakan sebagai media untuk pembelajaran sain sosial dan sain natural.
Studi Alkalisasi Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Penguat Komposit Material Akustik. Meilina, Putri; Haryanti, Ninis Hadi; Manik, Tetti Novalina
Jurnal Natural Scientiae Vol 4, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jns.v4i1.12565

Abstract

The use of empty oil palm fruit bunches as reinforcement in making composite boards has been carried out. Palm oil empty bunch fiber was obtained in the Kotabaru area, South Kalimantan. Palm oil empty fruit bunch fiber is hydrophilic which causes low adhesive properties between the fiber and the matrix so it is necessary to alkalize with 3% NaOH for 5 hours first. Alkalization has increased the cellulose content by 19.36% and reduced the lignin component by 9.04% and other components, such as hemicellulose, pectin, fat and others by 59.63%. Making composite boards uses the hand lay-up method and has succeeded in improving physical and mechanical properties. Water content according to SNI. The acoustic performance of composite boards shows significant results. The acoustic properties of composite boards without alkalization are sound absorbing, while with alkalization they are reflective. These results are supported by FTIR and SEM morphology results, which show that the interfacial bonding properties between the fiber and the matrix increase, thereby changing the acoustic performance of the TKKS composite board.Keywords:  Alkalization, hand lay-up, acoustic performance, absorption, reflection.
Study of Alternative Radiation Material Shielding for Gamma Radiation using Monte Carlo Simulation Urfa, Gusti Atika; Wianto, Totok; Manik, Tetti Novalina; Nasrulloh, Amar Vijai
JURNAL TEKNOLOGI REAKTOR NUKLIR TRI DASA MEGA Vol 25, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Pusat Teknologi Dan Keselamatan Reaktor Nuklir (PTKRN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/tdm.2023.6925

Abstract

Lead as the most commonly used material for radiation shielding but possessing toxic properties. This research aims to identify alternative, lead-free, and non-toxic materials for gamma radiation shielding through Monte Carlo simulations. Bismuth Oxide (Bi2O3), Barium Oxide (BaO), Tungsten Trioxide (WO3), Tungsten Dioxide (WO2), and Molybdenum Trioxide (MoO3) were selected as potential substitutes for lead. Pure lead (Pb) and Lead Oxide (PbO) were used for comparison. The simulation were performed using Particle Heavy Ion Tracking System (PHITS) software, with a gamma energy of 662 keV. The result of the simulation shows that the linear attenuation coefficient values for Pb and PbO were 0.902 mm-1 and 0.74 mm-1, respectively. Meanwhile, the simulation results of those simulated materials that are closest to Pb and PbO are Bi2O3 and WO2 with an attenuation coefficient of 0.71 mm-1. This simulation shows that for non-lead materials, BiO2 and WO2 have potential as alternative of non-lead radiation shielding.
Penyuluhan Asal Usul Vaksin Moderna dan Pfiser Bagi Millinneal Pasca Covid-19 Di Minggu Raya (Bagian 2) Susilo, Tanto Budi; Soesanto, Oni; Sanjaya, Rahmat Eko; Yunus, Rahmat; Akbar, Arief Rahmad Maulana; Hidayat, Yuyun; Wahyono, Sri Cahyo; sutomo, sutomo; Krisdianto, Krisdianto; Manik, Tetti Novalina
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i4.12003

Abstract

Kegiatan ini merupakan bagian salah satu cara sosialisasi hidup sehat era endemi atau pasca covid-19. Ulasan ringkasanya dapat disampaikan berikut ini; Pada akhir abad ke-18, Edward Jenner, seorang dokter Inggris, membuat terobosan penting dalam perkembangan vaksinasi. Jenner mengembangkan vaksin cacar pertama yang berhasil pada tahun 1796. Observasi pada para pemerah susu yang tertular/terpapar cacar sapi, yang menunjukan gejala tidak terlalu parah, dan gejala itu akibat dari terlindungi cacar sapi. Bintil-bintil cacar sapi disuntikan ulang pada seorang anak laki-laki, yang menunjukkan kekebalan terhadap cacar. Hal ini menjadi dasar bagi vaksinasi modern. Selanjutnya, Pada akhir abad ke-19, Louis Pasteur mengembangkan vaksin rabies, yang menandai tonggak sejarah lain dalam sejarah vaksin. Hasil karyanya menunjukkan bahwa vaksin dapat mencegah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dan/atau bakteri. Keberhasilan vaksinasi cacar menyebabkan kampanye vaksinasi yang meluas untuk membasmi cacar. Para ilmuwan terus meneliti dan mengembangkan vaksin baru untuk memerangi penyakit menular yang baru muncul dan memperbaiki vaksin yang sudah ada. Contoh penting termasuk pengembangan vaksin untuk melawan human papillomavirus (HPV), retrovirus, dan covid-19. Metode structural equation modelling (SEM) digunakan untuk mengetahui respon publik terkait tulisan ini. Evalusi uji pretest dan post test terhadap 32 responden berumur kisaran 19 tahun dan 12 responden berumur kisaran 18 tahun, berturut-turut sebagai berikut; sangat mengerti (4,32), mengerti (73,45), kurang mengerti (20,85) dan tidak mengerti (1,55); dan sangat mengerti (1,38), mengerti (75), kurang mengerti (22,22) dan tidak mengerti (1,4). Secara umum, responden yang merumur 19 tahun lebih mengerti daripada responden yng berumur 18 tahun, walaupun perbedaannya tidak terlalu berarti.Kata kunci: vaksin, cacar, rabies
Membuat Sendiri Sabun Ecoenzyme Ramah Lingkungan Berbahan Limbah Minyak Goreng Manik, Tetti Novalina; Haryanti, Ninis Hadi; sudarningsih, sudarningsih; siregar, simon sadok
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v4i1.13130

Abstract

Kepedulian masyarakat dalam meminimalisasi limbah minyak goreng pada lingkungan telah dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Lambung Mangkurat kepada Masyarakat ibu-ibu PKK RT 38 RW 11 Kecamatan Cempaka Banjarbaru.  Membuat sendiri sabun ecoenzyme ramah lingkungan berbahan limbah minyak goreng telah dilakukan. Kegiatan dilakukan dengan dua kegiatan, yaitu penyuluhan tentang dampak negatif membuang limbah minyak goreng ke lingkungan dan praktik langsung pembuatan limbah minyak goreng menjadi sabun ecoenzyme yang ramah lingkungan.  Pembuatan Sabun ecoenzyme mudah dilakukan sehingga dapat dilakukan sendiri dan bahan yang digunakan mudah ditemukan. Harga produksi sangat murah dan jika diaplikasikan sangat bernilai ekonomis. Pembuatan sabun dilakukan dengan beberapa kali eksperimen di laboratorium sehingga diperoleh formulasi perbandingan penyusun sabun yang paling baik. Sabun ecoenzyme yang dibuat sangat lembut, harum, berbusa, bersih dalam mencuci tangan dan alat-alat pecah belah dan aman bagi tangan. Pembuatan sabun sangat mudah dan biaya produksi sangat murah.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Ramadhanna’il Rasjava Ade Agung Harnawan, Ade Agung Agus Riyanto Agustina, Meirani Ahmad Bakri Ahmad Rahimi Aina, Nurul Akbar, Arief Rahmad Maulana Anny Sulaswatty, Anny Arfan Eko Fahrudin Arfan Eko Fahrudin Arfan Eko Fahrudin Az Zahra, Aisyah Nur Budi Kristanto Darminto . Dewi Sri Susanti Diah Ekawati Diah Ekawati Dievy Prastika Putri Diyanti, Nofida Risna Dzikri Dzikri Dzikri Dzikri Egi Agustian Ella Rachmawati Dwi Putri Erdiansyah Rezamela, Erdiansyah Fahruddin Fahruddin Fahruddin Fahruddin Ferisa Pratiwi Futri Ayu Gerald Tamuntu Gusti Atika Urfa Hafiizh Prasetia, Hafiizh Hendris Hendarsyah Kurniawan, Hendris Hendarsyah Hindarto, Imam Husain, Sadang I Kadek Febry Anggi Pangestu Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ida Ayu Putu Sri Widnyani Irma Rifina Iwan Sugriwan, Iwan Iwan Yahya Jamiatur rasyidah Khayanti, Yuni Sri Krisdianto Krisdianto Krisdianto Sugiyanto Martha Adelina Sihombing Mashuri Mashuri Maya Safitri Meilina, Putri Meirani Agustina Muhammad Zainuri Najmi, M. Ikhwan Nasrulloh, Amar Vijai Ninis Hadi Haryanti Ninis Hadi Haryanti, Ninis Hadi Nofida Risna Diyanti Normala Safitri Nova Annisa Nurlina Nurlina Nurma Sari Nurma Sari Nurma Sari Nurma Sari, Nurma Nurul Aina NURUL HIKMAH Oni Soesanto Pratiwi, Ferisa Purba, Santi Carolina Putri, Dievy Prastika Rahimi, Ahmad Rahmat Eko Sanjaya Rahmat Yunus Ramadhoni, Benni F Rifina, Irma Rodiansono Rodiansono Sadang Husain Santoso, Tanto Budi Sembiring, Rinawati Sepfina Monica Hutasoit Shaliha, Shaliha Sihombing, Martha Adelina Simon Sadok Siregar Siti Rahmah Sri Cahyo Wahyono Sri Wahyuni Suarso, Eka sudarningsih sudarningsih Sudarningsih Sudarningsih Sudarningsih Sudarningsih Sudarningsih Sudarningsih Sudarningsih Sudarningsih Sudarningsih, Rusdiansyah Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya, Suryajaya Susilo, Tanto Budi Sutomo Sutomo Syahdiannor Syahdiannor Syaiful Bahri Thresye Thresye Thresye,, Thresye, Totok Wianto Yoga Saputra Yuyun Hidayat